
Happy reading
πΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Pagi ini sudah masuk hari libur alias hari minggu dan pasangan suami istri Adit dan Dara memutuskan untuk menghabiskan waktu mereka seharian ini di rumah saja.
"Yank.. masak apa kita hari ini?" tanya Adit kepada Dara yang baru saja keluar dari kamar mandi setelah membersihkan diri.
"Masak? entah? nanti aku periksa dulu ke dapur ya hubby." jawab Dara juga bingung mereka makan apa hari ini.
"Owh begitu yah, mau aku bantuin masak?" tanya Adit kepada istrinya
"Emang bisa?" tanya Dara sambil mengangkat alisnya satu ke atas seakan sedang meremehkan seorang Adit.
"Sayang.. kemari sebentar." panggil Adit kepada istrinya dan Dara pun seakan di hipnotis langsung ikut saja
"Iya ada apa?"tanya Dara
"Yank kamu tau bakso beranak?" tanya Adit lagi
"Iya tau." jawab Dara
"Itu abang ku yang hamilin." jawab Adit dengan pongahnya
"Tapi kamu ga punya abang hubby." cicit Dara mengerucutkan bibirnya cemberut.
"Hehe... makanya jangan suka meremehkan suamimu ini." ucap Adit lagi
"Owh... begitu kah?" ucap Dara antara percaya dan tidak menatap suaminya dengan memicingkan kedua matanya
"Hubby, kamu tau Bank Mandiri?" Dara pun ikutan memberikan pertanyaan
__ADS_1
"Ehmm... tau lah." jawab Adit
"Itu istrimu ini yang didik biar gak manja." ucap Dara dengan bangga
"Puppssttt... gitu?" Adit menahan tawa lalu bertanya seolah ia percaya dan tidak nya
"Dan kau tau hubby Sarimi isi dua? itu istrimu ini yang ngeduain." ucap Dara lagi tanpa sadar dirinya pun ketularan ga jelas sama kayak suaminya
"Hahah... bisa gitu ya? ternyata istri ku ini pemain." Adit memberikan apresiasi goblok mereka berdua akan obrolan tak bermakna itu.
"Tapi sayang apa kau tau?" tanya Adit dan dijawab spontan oleh Dara
"Tidak tau." jawab Dara
"Sayang, kamu tau darah tinggi kan? itu suamimu ini yang nemenin dari bawah." ucap Adit dan seketika sepasang suami istri itu tertawa terbahak-bahak akan kekonyolan mereka akan pertanyaan-pertanyaan yang tidak masuk akal itu.
"Ya udah ayo kita ke dapur. " Adit langsung berdiri dan mendului Dara yang masih berdiri di tempat.
Setelah tiba di dapur mereka pun memakai Apron di tubuh masing-masing untuk melindungi pakaian mereka dari kotoran yang ada di dapur nantinya.
Mereka berdua pun sepakat untuk membuat chicken katsu dengan bahan seadanya yang ada di dapur mereka.
Adit bagian membersihkan sayur dan mengkukusnya sebentar seperti wortel kentang dan lain sebagai nya.sedangkan Dara bertugas membersihkan ayam juga membuat saus nya.
"Sayang goreng chicken nya jangan terlalu besar api nya,nanti masak di luar dalem nya mentah." Adit seakan memberi intruksi kepada Dara yang notabene seorang istri dan seharusnya istri lah yang paham akan dapur mereka.
Dara yang seakan sedang di ajarkan itu merasa tidak terima seolah dirinya tak tau masak.
"Aku tau lah." ketus Darw sambil membolak-balikan chicken yang digoreng nya
"Kan suami mu ini cuma kasih tau yank." gumam Adit
__ADS_1
"Jangan sinis gitu dong jawab nya, smile." goda Adit lagi
"Tapi kamu tu ya hubby seakan meremehkan istrimu ga bisa masak, aku tu bisa dan ngerti." Dara sudah mulai ngegas
"Ya udah maaf,, udah diem lah kita fokus masak dulu." ucap Adit lagi menyudahi percakapan itu
"Aku lagi marah ya hubby,kenapa disuruh diem?" tanya Dara berkacak pinggang
"Yaudah lanjut." ucap Adit pasrah
"Nyepelein aku?"tanya Dara lagi terpancing karna jawaban suaminya
"YaAllah.. enggak sayang." jawab Adit ga Terima
"Ga usah nyebut-nyebut nama Allah segala." ketus Dara lagi
"Yaudah deh suami mu ini diem." ujar Adit mengalah
"Aku lagi marah-marah kamu nya diem? mau nyuekin aku?" Dara sudah mulai posesif dan negatifan
"Allahuakbar... enggak." ucap Adit kaget dituduh yang bukan-bukan
"Nggak usah takbir belum lebaran." ketus Dara
"Terus suami mu ini harus gimana?" Tanya Adit udah mulai pasrah
"Pikir sendiri." ketus Dara lalu mebelakangi Adit
"Ternyata perempuan itu selalu benar dan egois ya." gumam Adit pelan menatap punggung istrinya.
Bersambung....
__ADS_1
Maaf author baru update ππβΊπΉ