Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Kedatangannya.!


__ADS_3

Happy reading


♥♥♥♥♥


"Wahi..." panggil Adit kaget akan wanita yang menyapanya dari kejauhan itu , kaget dan senang Adit pun tak bisa menjelaskannya.


Wanita yang dipanggil dengan sebutan wahi itu pun langsung berlarian dan memeluk Adit


Brugkk..


Wanita itu memeluk Adit dengan sangat erat nya didepan papa Vano yang hanya diam melihat semua nya.


"Wahi... wahi.. kamu kesini? sama siapa?" tanya Adit masih di dalam posisi yang sama namun tanpa mereka sadari ada orang lain yang memanfaatkan kondisi mereka saat ini.


"aaa....Wahi kangen....kak Adit ga bilang-bilang ke Indonesia." rengek wanita itu manja masih didalam pelukan Adit.


Papa Vano menatap Adit dengan horor membuat Adit langsung paham akan arti tatapan tersebut.


"Wahi.. jangan kek gini, gak enak di liatin orang dan ada papa juga disini." ucap Adit melepas paksa pelukan wanita itu


"Wahidah...sama siapa ke sini?" tanya papa Vano


"Om... " wanita yang di panggil wahidah itupun langsung mendekati papa Vano dan menyalami punggung tangan nya


"Jangan bilang kau kabur wahi?" Adit langsung memasang wajah curiga kepada wahidah

__ADS_1


"Wahi... wahi... nggak kabur kok." ucap wanita itu tak ingin melihat wajah Adit dan Adit paham jika saat ini gadis itu berbohong padanya


"Sama siapa ke Indonesia?" tanya papa Vano lagi kepada wahidah


"Wahi..." gadis itu memainkan jari tangannya dengan berkata gugup


"Wahi... ke Indonesia sendirian om, wahi ke rumah tante Lala tapi kata pelayan kalian sudah berangkat dan wahi.. minta alamat yang kalian tuju di Indonesia dan tadi saat wahi mau cek in hotel ga sengaja liat kalian berdua." ucap Wahida jujur sambil menundukan pandangannya


"Apa bibi mu yang di Indonesia tau jika wahi pulang ke Indonesia juga?" tanya Papa Vano sedangkan Adit melipat kedua tangannya sambil berfikir.


"No." Wahidah pun menggeleng kan kepalanya


"Wahi... ayo kau aku antar pulang." ucap Adit tiba-tiba menarik paksa tangan gadis itu


"Adit." panggil papa Vano


"Kak Adit kita mau kemana?" Wahi kesulitan menginbangi langkah kaki Adit karna Adit terlalu cepat melangkah sedangkan gadis itu menggeret koper kecilnya juga


"Kita balik ke bandara, kau harus pulang ke LN wahi." ucap Adit sambil berjalan menggenggam tangan Wahi namun gadis itu dengan cepat melepaskan tanganya sekuat tenaga


"No... wahi tidak mau." ucap gadis itu memundurkan tubuhnya menjauhi Adit


"Jangan keras kepala wahi,, ayo pulang.. kau harus kembali menemui dokter Joe." ucap Adit lagi mendekati gadis itu namun yang di dekat memundurkan langkah nya


"I'm not sick." teriak gadis itu dihadapan Adit dengan amarah

__ADS_1


"I'm not sick.. aku tidak sakit... I'm not sick." wahidah melototkan kedua matanya kepada Adit


"Iya kakak tau, tapi kau harus menemui dokter Joe." ucap Adit kembali mendekati Wahidah


"Tapi aku tidak mau.. please jangan memaksa." ucap Wahidah memohon kepada Aditya dengan wajah memerah


"Apa kau lupa dengan janjimu kak Adit?" tanya wahidah dengan menatap manik mata Adit


"I will always be there when you are down." ucap Adit sambil membalas tatapan gadis itu


"I will always be there when you are down, Artinya?" Wahidah mempertanyakan janji tersebut


"aku akan selalu ada disaat-saat keterpurukan mu." Adit menjawab pertanyaan itu


"Wahi sedang terpuruk kak bahkan terpukul sendirian tanpa ada yang support seperti kemarin-kemarin." ucap nya terisak


"Kau jahat... hihks....." gadis itu terisak-isak sambil menahan dadanya yang perih


Adit langsung memeluk gadis itu dan mengusap rambutnya "Tidak ada yang baik-baik saja didunia itni wahi, semua sedang berjuang dengan ujian nya masing-masing, kau bisa hmm..." ucap Adit ikut merasakan apa yang dirasakan gadis itu


Mereka sama-sama berbagi dan menguatkan di halaman parkir hotel itu namun.


"Hubby."


bersambung...

__ADS_1


Hayo... mau yang kek gimana? 🤭🤭🤣tahan.. tahan nafas


like komen dan vote othor receh ini yah 🙏


__ADS_2