Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Duren di bela (skip)


__ADS_3

Happy reading dan tahan nafas 🤭skip ya


🔥♥🔥♥


Setelah membuka pintu ruangan itu Adit dengan posisi sama menggendong Dara ala bridal style membuat semua pasang mata terkagum-kagum akan kemesraan bos alias pengantin baru itu.


Dara yang benar-benar antar bahagia dan malu di perlakukan Adit seperti itu hanya bisa menutup wajah nya di leher Adit, ini kali pertama Dara di perlakukan layaknya seorang pasangan bahkan ia seakan menjadi seorang putri yang sedang di gendong pangerannya.


Tak lama mereka tiba didalam mobil tidak menunggu lama Adit melajukan mobilnya menuju hotel dimana mereka menginap semalam dan tak lama mobil pun sampai dan Adit kembali mengangkat tubuh istrinya masuk kedalam gendongannya.


Tiba di depan pintu kamar Adit langsung membuka pintu itu.


Setelahnya ia langsung mengunci pintu kamar, tak sabar langsung Adit mendekap tubuh Dara. ia langsung mencium bibir istrinya dengan penuh gairah. Tangannya dengan gemas mere mas gundukan kembar milik Dara. Setelah puas menciumi bibir istrinya , Adit pun menciumi lehernya, dan kemudian segera ia buka kancing baju yang di kenakan Dara . “ehmmm......ah...hmm." Dara mende sah dan tangannya menahan baju yang akan Adit buka namun Adit tak menghiraukan istrinya itu, langsung ia angkat cup penutup gundukan Dara yang tampak kekecilan untuk menampung gunung kembar yang besar itu. Langsung Adit tanpa aba-aba menghi sap dengan gemas daging kenyal milik Dara wanita cantik yang sekarang menjadi miliknya seutuhnya. “Ahh.. Ahh” erang Dara ketika put ing gundukanya yang telah mengeras Adit jil ati dan di his ap. Tangan Dara mengangkat gundukannya, sambil tangannya yang lain menekan kepala Adit ke dadanya.


“Ehmmm.... Ahh” erang Dara lebih lanjut saat mulut Adit dengan ganas menikmati gunung yang sangat menggoda nafsu birahi itu.


Erang Dara semakin menjadi dan tangannya menjambak rambut suaminya ketika Adit turuti permintaannya dengan senang hati. Puas menikmati gunung kembar itu kembali Adit ciumi wajah istrinya yang cantik.Adit membalikkan badan Dara dan ia meminta Dara menungging bertumpu di meja rias di hotel itu,lalu Adit membuka ****** ******** sehingga Dara hanya tinggal mengenakan baju nya saja kancingnya telah terbuka. “Ahh..” jerit Dara panjang ketika senjata suaminya mulai mencoba menerobos miliknya yang sempit.


Adit menghentikan gerakannya tak ingin menyakiti istrinya "Sakit?" tanya Adit yang berada dibelakang Dara


Gadis itu mengangguk, "Apa mau dilanjutin atau di tunda aja dulu?" tanya Adit lagi dengan lembut sambil menciumi punggung istrinya

__ADS_1


Namun Dara tak ingin membuat suaminya kecewa dan wanita itu langsung menggelengkan kepalanya "Pelan-pelan." suara parau namun terdengar manja dan sangat sensual di telinga Adit


Karna Dara mau Adit pun mencoba menggerakan pinggulnya lagi dengan sekali hentakan "Agggghhhhhh." Kali ini teriakan Dara benar-benar nyaring dan besar, tubuhnya seakan remuk dan sakit bukan main. Dara yang membelakangi Adit hanya bisa mencengkram pergelangan tangan suaminya yang memegang Pinggulnya itu


“Dara..sayang,,apa kau kesakitan?apa baik-baik saja..” kata Adit ketika merasakan jepitan dinding ****** istrinya dan Adit melihat bercak merah menetes di lantai.


Dara yang masih membelakangi Adit meneteskan airmata nya karna menahan sakit perih juga perasaan aneh bercampur aduk menjadi satu


"Mau istirahat dulu?" Adit hendak melepaskan senjatanya di dalam vania istrinya namun pinggangnya ditahan Dara


"Ayo selesai kan." ucap Dara memiringkan kepalanya lalu menciumi bibir Adit sekilas dengan nafsu


"Ehemm... jika sakit, kau boleh membagikan kesakitanmu dengan ku hmm." ujar Adit bersungguh sungguh dan Dara pun mengangguk


Melihat Dara yang sudah mulai mengimbangi bahkan sudah mulai bernafsu Adit langsung memompa senjatanya di dalam milik wanita cantik itu. Sementara itu, tangan Adit memegang pinggul istrinya, terkadang mere mas pantatnya yang membulat. Dara pun menjerit-jerit nikmat saat tubuhnya disetu buhi dengan gaya dog gy-style. Adit melihat di kaca meja rias, wajah istrinya tampak begitu meran gsang. Wajah cantik yang sedang menikmati persetu buhan.


Gunung kembarnya pun tampak bergoyang-goyang menggemaskan di balik baju yang terbuka. Bosan dengan posisi ini, Adit kembali duduk di kursi.Dara lalu duduk membelakangi suaminya dan mengarahkan senjata ke dalam miliknya. Dara menyibakkan rambutnya yang panjang indah itu dan Adit pun menciumi leher Dara yang putih mulus. Sementara itu tubuh Dara bergerak naik turun menikmati kejantanan suaminya.


Tangan Adit tak ketinggalan sibuk mere mas gunung kembarnya. “Ahh.. Ahh.. Ahh..” erang Dara seirama dengan goyangan badannya di atas tubuh Adit. Terkadang erangan itu terhenti saat Adit menyodorkan jemarinya untuk dihisapnya. Beberapa saat kemudian, Adit menghentikan goyangan badannya dan ia condongkan tubuh istrinya agak ke belakang, sehingga Adit dapat menghisapi gunung kembarnya.Dengan gemas Adit melahap bukit kembarnya dan sesekali ia jilati chochochip yang berwarna merah muda.


Erangan Dara semakin keras terdengar, membuat Adit menjadi semakin bergairah. Setelah selesai Adit menikmati gundukan ranum istrinya, . Cukup lama Adit menikmati persetubuhan dengan wanita cantik bejuluk istri itu di atas kursi. Lalu Adit meminta Dara berdiri, dan kembali mereka berdua berciuman. Adit membuka baju Dara berikut pengait tapi gunungya sehingga sekarang mereka berdua telah telan jang bulat. Kembali dengan gemas Adit mere mas dan menghi sap gundukan istrinya. Adit ingin segera menuntaskan permainan ini. Lalu ia tuntun Dara untuk merebahkan diri di atas ranjang. Adit pun kemudian mengarahkan senjatanya kembali ke dalam milik istrinya. “Ahh..” erang Dara kembali ketika senjata Aditkembali menyesaki liang miliknya. Langsung Adit mempompa dengan ganas tubuh wanitanya itu. Erangan nikmat mereka berdua memenuhi ruangan itu, ditambah dengan bunyi derit ranjang menambah panas suasana.

__ADS_1


Adit melihat Dara yang cantik menggelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri menahan nikmat. Tangannya mere mas- rem as sprei ranjang. “Agh...aku hampir sampai... Ahh.. Ahh” jerit Dara sambil tubuhnya mengejang dalam dekapan Adit


Tampak istrinya itu telah mencapai orga smenya. Adit menghentikan pompaannya dan tubuhnya pun kemudian lunglai di atas ranjang. Adit perhatikan butir keringat mengalir di wajahnya nan ayu. gundukannya naik turun seirama dengan helaan nafasnya. Gundukan istrinyayang indah, besar, kenyal, dan padat. Mulut Adit pun dengan gemas kembali menikmati gundukan itu dengan bernafsu. Tak lama Adit kembali menancapkan senjatanya dan menggoyangkan pinggulnya .


"Ah... sayang... ahh... aku mau keluar... ahh... " erang Adit dan Dara pun ikut mendesah dan


"Ahhhhhh..... " Adit menyemburkan seluruh mayones nya kedalam milik Dara begitu banyak hingga tumpah keluar.


Mereka berdua terkulai lemah diatas kasur tanpa busana.


Berulang kali mereka melakukan olahraga tersebut baik di atas ranjang, di meja rias, di kursi, ataupun di kamar mandi sambil berendam di bathtub.


"Dara terimakasih." ucap Adit diatas ranjang hanya dengan selimut tebal yang menutupi tubuh mereka


Cup


Mereka kembali menyatuhkan bibir itu kembali



Bersambung...

__ADS_1


Oh gerah,,, 🤭🔥🔥mana nih hadiah untuk othor super lugu ini yang telah mengobrak-abrik segala-galanya 😂😂😂


Support terus ya karya receh othor 🙏


__ADS_2