Terjebak Kawin Kontrak

Terjebak Kawin Kontrak
Ngerakeun


__ADS_3

Satu minggu pasca keguguran~


Meskipun belum pulih sepenuhnya, tapi Alita memaksa untuk dibawa pulang. Gadis itu tidak betah berlama-lama dirumah sakit yang tidak mengizinkannya melakukan apapun selain merebahkan diri diatas brankar. Alita bosan. Lagipula ia sudah ingin menghibur suaminya yang pasti masih merasakan duka kehilangan calon anak pertama mereka. "Alit mau pulang aja A'." Lirih gadis itu menatap suaminya.


"Dokter belum izinin kamu pulang, sayang. Sabar yaa." Cupp!! Eza mengecup punggung tangan Alita. Membuat mata Alita rasanya perih ketika melihat pemandangan itu. Kenapa Eza masih memperlakukan dirinya seperti itu setelah kejadian memilukan itu? Apa lelaki itu benar-benar tulus akan cintanya?


"Alit mau dirumah aja, Alit pengen hibur Aa'. Alit tau kalo Aa' masih sedih tentang kejadian ini.


Sedih. Eza memang masih sedih jika harus mengingat kembali kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi apalah daya, Eza tidak bisa menyalahkan siapapun apalagi Alita. Kejadian itu murni kecelakaan, meskipun sebenarnya didalangi oleh kebar-baran kang Eman.


"Jangan mikirin Aa', yang penting kamu sembuh dulu aja yaa." Eza melemparkan senyumannya. Menguatkan Alita meskipun ia sama rapuhnya. Tapi psikis Alita pasti lebih terluka daripada Eza, maka dari itu Eza harus memberikan pengertian yang lebih.


"Maafin Alit yah A'."


Tok..tok.. Pintu ruang rawat inap Alita diketuk, membuat dua orang yang sedang berbincang spontan menoleh ke arah pintu tersebut. Yoga. Itu Yoga.

__ADS_1


"Sorry, ganggu ya?" Yoga tersenyum aneh tatkala menyaksikan Alita dan Eza yang sepertinya dalam keadaan haru. Mata kedua orang itu terlihat memerah dan sedikit berair.


"Gapapa.." Cring!! Eza mengusap air matanya, kemudian menghampiri Yoga yang membawa dokumen-dokumen. Lelaki itu pasti mengantarkan beberapa pekerjaan yang memang harus Eza sendiri yang mengerjakan.


Dua lelaki itu kemudian menyelesaikan pekerjaan mereka diruang rawat Alita, karena Eza sama sekali tidak mau meninggalkan gadis itu sendirian. Lelaki itu memang selalu mengorbankan apapun untuk Alita, termasuk mengorbankan waktu dan juga hal-hal penting yang seharusnya Eza tangani. Alita lebih penting, pikirnya.


"Jadi gimana? kapan lo mau penuhin panggilan polisi buat lengkapin datanya?" tanya Yoga sesaat setelah pekerjaan mereka selesai, Yoga sangat gemas sekali dengan permasalahan yang menimpa Boss sekaligus sahabatnya itu.


"Gue gak mau ninggalin Alita sendirian disini, dia butuh gue. Lo anterin hasil visum sama rekaman cctv dulu aja, secepatnya gue pasti datang."


"Sip. Sekalian tuh si uler juga kasih pelajaran. Gak ngerti gue itu perempuan gila maunya apaan sih!"


"Setuju, safety first."


Brakh!! Tiba-tiba pintu ruangan itu dibuaka dengan cukup kencang, mengakibatkan suara yang cukup membuat orang-orang didalam sana terkaget-kaget.

__ADS_1


"Mamaa.." Eza langsung bangun dan menghampiri wanita paruh baya yang menempelkan tangannya didada. Wanita itu terlihat masuk tidak beraturan sekali.


"Jadi beneran Za kalo kamutuh hamilin anak orang?" Huuuuu. Raut Mama Rosa sudah sangat menyedihkan, kaget sekaligus marah dengan berita yang ia dengar soal putra semata wayangnya. "Astagfirullah, Za!! NYEBUT!! Mama emang pengen punya cucu, tapi bukan begini caranya." Hiks. Wanita itu menangis. "Kenapa kamu menodai ponakan bik mumun, memangnya tidak ada lagi wanita yang suka sama kamu? kenapa hidup kamu seperti disinetron yang judulnya 'majikan menca*buli ponakan pembantu." Hiks. Menangis lagi.


"Maa.. Tenang dulu dong, kenapa sih dateng-dateng udah nyerocos aja." Eza mengusap pundak Mama Rosa yang menangis sesenggukan.


"Kamumah ngerakeun! Diajarin saha kaya gitu?!" Mama Rosa malah memukul bahu Eza. "Kamu teu kunanaon Lit?" Dan sedetik kemudian menghampiri Alita yang sedang menyaksikan adegan itu dengan wajah pucatnya.


"Nggak Nyah, Alit gak papa." Gadis itu tersenyum tipis.


Hihi. Sayup terdengar Yoga malah cengengesan menyaksikan Eza yang diperlakukan seperti itu oleh ibunya. Wajar. Orang tua Eza memang belum mengetahui tentang apa yang terjadi antara Eza dan Alita.


 


 

__ADS_1


 


Bersambung~


__ADS_2