Terjebak Pergaulan Bebas

Terjebak Pergaulan Bebas
Bab 45 Ke Pasar Malam


__ADS_3

Sela pun menelfon Adam dan Adam langsung mengangkat nya


"Hallo, nanti malam kamu nggak sibuk kan? Soalnya nanti malam mau ke pasar malam, kamu harus datang, semua teman kamu Aldi dan Rifki juga datang, jadi kamu harus datang juga jam 7 malam ok" ucap sela dan langsung mematikan telponnya


"Bener-bener deh nih, sela setelah jadian main paksa saja, aku saja belum bilang iya, dia sudah mematikan telponnya, giliran di kampus cuek banget, nggak tau maunya apa si sebenarnya" serius adam dalam hati.


"Maaf ya Adam aku harus tetap cuek sama kamu selama kita masih di kampus" seruh sela tidak lama kemudian sela pun pulang ke rumahnya, sesampainya di rumah dia langsung ke kamar dan melihat baju di lemari dan mengatakan baju yang mana ya yang harus aku pake.


Nggak ada bajuku yang bagus, aku coba aja satu satu mana yang cocok itu aja yang aku pake.


Sela pun mencoba semua baju nya yang ada di lemari dan menemukan satu yang cocok, ini ada deh yang aku pake.


Sela pun pergi mandi, habis mandi makan dan bersiap-siap, tidak terasa sudah pukul 6, sela pun langsung pergi ke parkiran mobil dan langsung naik mobil lalu berangkat ke pasar malam, namun pasar malam begitu ramai sekali sehingga membuat macet jalan, tiba-tiba salsa menelfon, dan sela langsung merangkatnya


"Hallo"


"Kamu sudah di mana sekarang?" Tanya salsa


"Aku lagi di jalan macet Banget nih, kalo kamu sudah dimana sekarang?"


"Aku sudah di depan pintu masuk pasar malam, aku belum masuk karena tunggu kalian"


"Rina sudah datang?" Tanya sela


"Belum datang, mungkin masih di jalan juga"


"Iya sudah ya aku masih nyetir nih"


"Iya hati-hati dijalan".


Tidak terasa Aldi dan Rina pun sudah datang dan tidak lama kemudian adam pun juga sudah datang.


"Sela sudah datang?" Tanya Adam


"Belum katanya masih di jalan Kena macet" ucap salsa


"Kita tunggu saja disini"


Sekitar 15 menit sela pun sudah sampai dan Adam langsung mengatakan "Lama sekali"


"Maaf, macet di jalan"


"Tidak apa-apa yang penting sudah datang" jawab Rina


Lalu Mereka pun masuk ke dalam pasar malam dan membeli tiket, mereka saling memilih wahana yang mau mereka naiki.


"Aku mau kesana naik yang itu" ucap Rina


"Aku juga mau cari wahana yang mau aku naiki" ucap salsa


"Ya sudah kalian naik saja yang kalian suka" ucap sela


Mereka pun berpisah, Adam dan sela pun pergi bersama tapi tidak menaiki wahana, sela pun malah pergi ke toko aksesoris, sela pun melihat sebuah kalung yang punya ukiran nama, sontak saja Adam langsung bilang


"Mass saya mau beli kalung yang insial A dan S tapi perhiasan yang paling bagus"


Sela pun kaget karena dia belum sempat bilang apa-apa tapi Adam sudah langsung membeli, "Kamu kok langsung main beli saja"


"Husssss diam saja, gimana mas ada nggak" tanya Adam


"Ada saya ambilkan dulu" ucap mas penjual


Masnya pun mengambil dan memberikan kepada Adam "ini mas inisial A dan S"


Adam pun langsung membayarnya dan memberikan uangnya kepada mas penjual, lalu dia memasangkan ke leher sela dan mengatakan


"Aku mau kamu pakai kalung ini, supaya kamu selalu ingat aku disaat melihat kalung ini"


Sela pun mengucapkan Terimakasi.


Sela dan Adam meninggalkan toko aksesoris dan pergi mencari wahan,


"Adam, kita naik wahana yuk apa saja yang penting kita naik" ucap sela


"Iya ayo" melihat sela begitu semangat mau naik wahana dalam hati Adam "tadi di kampus cuek banget, nggak ngajak ngomong, tapi sekarang ini kelihatan seneng banget kaya nggak ada salah"


"Aku mau naik yang ini ya" ucap sela sambil menunjuk wahana yang ia ingin naiki


"Iya aku beli karcis dulu" Adam pun pergi mengantri beli karcis dan tidak lama kemudian Adam pun membeli karcis dan mereka pun naik wahana, saat wahananya berjalan sela pun ketakutan dan memeluk erat tubuh Adam, disaat itu pun Adam langsung tersenyum, "mau naik wahana tapi ketakutan"


Tidak lama kemudian wahana pun berakhir dan sela pun masih saja memeluk Adam


"Wahana sudah berhenti ayo kita turun" ucap Adam dan sela pun kaget dan langsung melepaskan pelukannya, "maaf-maaf nggak sengaja nggak usah GeEr ya"


"Gimana si ni perasaan cewe, dia sendiri yang peluk dia sendiri yang marah- marah dasar cewe, susah Banget untuk di mengerti", seruh Adam dalam hati


Dan akhirnya mereka pun turun dari wahana tidak terasa mereka sudah berputar- putar, dan sela pun merasa lapar.


"Adam kita makan yuk, lapar nih"


"Iyaa ayo kita cari makan"


Mereka berdua pun pergi mencari makanan, sesampainya di tempat makanan mereka pun makan bersama.


"Makan kesukaan kamu apa?" Tanya sela

__ADS_1


"Aku paling suka makan bakso tapi tidak pake batang bawang, aku suka makan nasi goreng sama ayam asam manis pokoknya makanan yang enak-enak aku suka hahaha"


Sela pun tertawa "ada-ada saja kamu ini"


"Supaya kamu selalu tersenyum selama bersamaku"


"Iya-iya" ucap sela sambil tersenyum


"Kalau makanan ke sukaan kamu apa?" Tanya Adam balik


"Kalau aku suka makan nasi goreng sama martabak"


"Cobain de makanan aku" Adam menyuapi sela "Gimana rasanya?"


"Enak" dan sela pun menyuapi Adam "cobain juga punya ku"


"Ko rasanya beda ya?"


"Beda apanya, sama kok sama punya mu"


"Jelas beda lah, punyamu lebih asam, manis gurih gitu, seperti asam manis gurih cinta kita, hehehe"


Sela pun tertawa "ada-ada aja aku kira beneran tadi eeh tau-tau nya cuma gombalan doang"


"Supaya kamu selalu tersenyum"


"Kamu sering ya ngegombalin cewe kek gitu"


"Nggak pernah lah, orang yang pertama aku gombalin ya cuma kamu doang"


"Masa sih aku nggak percaya"


"Mau aku gombalin lagi? Di depan banyak orang nih?"


"Nggak usah aku sudah percaya kok hehehe, yang ada cuma bikin malu"


"Adam kamu mencoba bertingkah lucu demi membuat aku senang kan" seruh sela dalam hati sambil tersenyum menatap Adam.


"Kok makanannya nggak di makan?" Tanya Adam


"Ini baru mau di makan" jawab sela


Mereka berdua pun makan makanannya tidak lama kemudian makanan pun sudah habis dan Adam pun membayarnya.


"Habis ini kita masuk lagi ke pasar malam yuk aku masih mau naik wahana lain nih" ucap Adam


"Iya-iya, tapi jangan pulang larut malam ya, entar bibi sama mbo khawatir di rumah dan bisa bisa nelfon ke orang tuaku, dan akhirnya aku di larang keluar malam lagi, kamu mau begitu?"


"Nggak lah, oke kita akan pulang sebelum jam 11 malam"


"Oke deh, terima kasih pengertian nya"


"Ayo kita cari wahana yang menegangkan" ucap Adam


Mereka pun berjalan bersama- sama mencari wahana yang lebih menegangkan,


Tiba tiba Adam melihat balapan motor dan memanggil sela "Kita nonton balapan motor dulu, seru kayanya"


"Iya ayok aku juga suka nonton balapan motor"


Adam pun membeli tiket dan antri masuk tidak Lama kemudian Adam pun keluar dan menghampiri sela "Aku sudah beli tiket balapan motor nih"


Tiba tiba hp Adam berbunyi yang menelfon adalah Rifki lalu mengangkat nya


"Hallo Adam, kamu dimana?"


"Aku di depan balapan motor, kamu dimana?"


"Aku di depan jual cireng"


"Kamu kesini ramai banget"


"Oke aku kesitu" ucap Rifki dan Rifki pun mematikan telepon nya


Adam dan sela pun menunggu Rifki dan salsa sekitar 5 menit mereka pun sampai.


"Dari mana saja?" Tanya Adam


"Cuma sekitaran sini saja" jawab Rifki


"Salsa kamu sudah naik wahana apa saja?" Tanya sela


"Sudah banyak banget, seru tau, tadi Rifki main masukin gelang ke botol dan dapat hadiah Doraemon"


"Hebat Banget ya Rifki"


"Nggak juga cuma sudah sering main waktu masih kecil" ucap Rifki santai


Mendengar perkataan sela menuji Rifki, Adam pun langsung sontak saja bicara "biasa saja kok, cuma masukin gelang saja ke botol aku juga bisa"


"Yuk Kita masuk saja Nonton balapan motor" ucap Rifki


"Aku mau masukin gelang di botol, sorry Rifki aku cari dulu tempatnya" ucap Adam dan Adam pun menarik tangan sela dan pergi meninggalkan salsa dan Rifki.


"Kan tadi bilang nya mau nonton balapan motor, ini kok malah pergi ke tempat masukin gelang ke botol si?" Tanya sela

__ADS_1


"Sudah ikut saja, nggak usah banyak pertanyaan"


Sesampainya di tempat permainan Adam pun langsung bilang "mass saya mau main mana gelangnya"


"Ini mas silahkan di coba semoga berhasil" ucap masnya.


Adam pun mencoba namun gagal, kedua kali gagal lagi, ketiga kali masih gagal lagi, ke empat kalinya masih gagal.


Sela pun tersenyum Melihat ke gigihan Adam yang berusaha "sudahlah Adam tidak usah dipaksakan, kita pindah saja yuk main yang lain"


"Tidak mau nanti saja aku masih mau main ini"


Ketika kesempatan yang terakhir tak disangka sangka Adam memasukkan gelang ke botol, langsung saja dia lompat- lompat karna bahagia, "sel, aku bisa masukinnya, hebat kan aku"


"Iya hebat yang ke 5 kalinya baru bisa masuk" seruh sela


"Yang penting aku sudah berusaha buat kamu"


Sela pun tersenyum sambil merangkul tangan Adam dan kini Adam mendapat hadiah namun hadiah bonekanya telah habis


"Mas saya nggak mau tau harus ada boneka nya, gimna sih mas teman ku main dia dapat Boneka, aku juga mau boneka"


"Maaf mas boneka nya habis, yang ada tinggal boneka bantal sama boneka bola" jawab mas nya


"Aku mau boneka Doraemon, tidak mau yang lain, pokoknya boneka Doraemon"


"Sudahlah Adam tidak ada" sela pun mengatakan "maaf ya mas, nggak papa mas yang boneka bantal saja mas, Makasih ya mas maaf sebelumnya" mereka pun pergi meninggalkan tempat permainan itu.


"Sudahlah Adam lagian tidak ada juga Bonekanya, kita kan sudah dapat yang ini"


"Dasar masnya saja itu yang kaya gitu, tau-tau sudah berjuang malah habis" ucap Adam kesal


Sela pun langsung cubit pipi sela dengan manis "jangan marah lagi ya, sudah ya ngga usah di pikirkan mending kita cari wahana lagi yuk"  ucap sela dan mereka pun pergi mencari wahana lagi.


Sela pun membeli gulali "Adam aku beli ini cobain deh" ucap sela sambil menyuapi Adam


"Rasanya manis banget yah kaya cinta kita yang selalu manis"


"Mulai deh gombalnya, tapi tidak apa-apa deng yang penting sudah semangat dan tidak emosi lagi kaya tadi"


"Sudah enggak kok hehehe, yuk kita nonton balapan motor aku sudah beli tiketnya"


Mereka pun berjalan menuju balapan motor, sesampainya di balapan motor antri masuk ke dalam berdesak-desakan, Adam pun memegang tanga sela agar tidak terpisah karna banyaknya orang yang masuk, setelah sudah di dalam saat sudah mendekat menonton tiba-tiba ada seseorang yang menyenggol sela dengan sangat kuat, sela pun terjatuh dan tangannya terbentur ke batu lalu berdarah, sela terjatuh kesakitan ahhh tanganku berdarah


Orang yang menyengol mengatakan "Hei mba lihat-lihat dong jangan cuma berdiri saja, menyingkir dari situ"


Adam begitu emosi melihat di hadapannya sela di perlakukan seperti itu


"Eh mas jelas-jelas mas yang salah, mas yang menyengol pacar saya hingga terjatuh bukannya minta maaf malah salahkan pacar saya" ucap Adam, dan langsung bukkkkkkkkkk" Adam memukul orang yang menabrak sela sampai bibinya terluka


Saat itu mau membalas, ada pun kembali memukul ke dua kalinya hingga terjatuh, semua orang berkumpul karena orang itu bersuara keras, "hey kamu, urusan kita belum selesai, kamu sudah memukul saya tunggu balasan dari saya"


"Saya tidak Takut sama kamu, sini maju lagi kalau kamu masih berani" ucap Adam dengan nada emosi, semau orang berkumpul ramai menontoni mereka.


"Sudah tidak usah di ladeni" ucap sela


"Orang kaya gitu harus di beri pelajaran"


Karena orang itu sudah babak belur di pukul Adam dia pun pergi, Adam pun melihat tangan sela "Kamu terluka sel, pasti perih banget"


"Nggak kok cuma perih dikit makasih ya sudah belain aku tadi"


"Iyalah pasti aku belain, kamu kan pacar aku sekarang, kalau aku bawa kamu pergi berarti kamu tanggung jawab aku_


"Tapi tidak usah berlebihan gitu juga kaya tadi sampai pukul orang"


"Memang sepantasnya orang seperti itu di hajar babak belur, supaya nanti nya dia bisa menghormati orang lain, sudahlah nggak usah di bahas mending kita naik wahana lagi"


"Lain kali saja kita naik wahana nya lagi, sekarang kita pulang saja, soalnya sudah malam juga jam 10 malam, kalau pulang terlalu larut malam, sudah tau kan alasannya"


"Yaudah iya kita pulang sekarang, tapi aku antar kamu pulang" ucap Adam


"Terus mobilku gimana?"


"Nanti ada yang bawa"


"Siapa yang bawa?"


"Supir aku yang di rumah sayang, aku sudah kirim SMS untuk datang kesini dan sekarang dia sudah ada di sini juga"


"Segitunya Persiapan"


"Iya dong, supaya kita bisa pulang bersama"


"Iihhh" ucap sela sambil mencubit Adam


"Aduh sakit tau".


Tidak lama kemudian Adam pun mengantar sela pulang, mereka pun berjalan bersamaan menuju parkiran motor.


Sekitar 40 menit Adam pun sampai di rumah sela, sela pun turun dari motor dan mengucapkan "Terimakasih sudah mengantarkkan aku pulang"


"Iya sama-sama, masuk gih sana udah malam, mimpi yang indah ya" ucap Adam


Saat sela melangkah masuk dan Adam mulai menghidupkan motor nya tiba tiba sela keluar lagi mencium pipi Adam dan langsung lari masuk rumah karena malu.

__ADS_1


Bersambung!


****


__ADS_2