Terjebak Pergaulan Bebas

Terjebak Pergaulan Bebas
Bab 54 Cemburu


__ADS_3

Pembawa acara pun mengatakan bahwa acara ulang tahun Reni akan segera di Mulai, dan meminta semua tamu undangan untuk berkumpul.


Semua nya pun sudah berkumpul lalu acara pun di mulai.


Lalu orang- orang pun menyanyikan lagu selamat ulang tahun, setelah itu tibalah Reni untuk memotong kue nya.


"Kira- kira potongan kue pertama nya, akan di berikan kepada siapa ya" ucap pembawa acara tersebut.


Disana ada sela dan Adam yang berdiri bersamaan, dan ada juga teman temannya yang lain, ada pun menoleh ke sebelah kirinya, ternyata ada cowok Reni.


Reni pun berjalan ke arah Adam lalu memberikan potongan kue pertama nya kepad Adam, sekita Adam pun kaget.


"Kok aku?" Ucap Adam


Sela yang melihat hal tersebut pun juga sedikit kaget, karena tidak menyangka kalau Reni akan memberikan kue pertama nya kepada Adam.


"Maksudnya apa sih, jadi ini alasan dia ngundang kita semua, supaya dia mau kita menyaksikan dia memberi kue pertama nya ke adam gitu, terus membuat sela cemburu, dasar cewe gak jelas" seru salsa yang sedikit geram kepada Reni.


"Aku mohon Adam terima lah kue pertamaku ini, Jangan permalukan aku di depan banyak orang" ucap Reni yan tangan nya menyodorkan kue tersebut.


Adam pun seakan tidak ada pilihan lain, lalu menerima suapan kue pertama dari Reni.


Reni pun menggandeng tangan Adam di depan orang banyak bahkan dihadapan cowok nya sendiri.


Sela yang melihat hal tersebut merasa cemburu dan emosi tapi dia tetap mencoba tenang.


Namun salsa dan Rina yang juga begitu emosi ingin langsung melabrak Reni tapi sela menahannya.


"Biarkan saja, hari ini hari bahagia nya Reni, lagian juga banyak orang gak enak nantinya, aku nggak apa-apa kok" ucap sela berusaha menenangkan sahabat nya yang emosi.


Salsa dan Rina pun menghela nafasnya dalam dalam lalu menghembuskan nya secara perlahan, dan mereka pun mencoba tenang.


Tibalah acara musik dansa di mulai, lalu semua orang yang datang di acara tersebut pun berdansa dengan pasangan nya masing-masing.


Saat itu Adam mencoba mendekati cowok yang ia ketahui adalah pacar Reni.


"Hei, masih ingat aku? Yang waktu kita ketemu dulu, saya teman sekolah nya Reni" ucap Adam

__ADS_1


"Kamu itu...., Oh iya aku ingat"


"Kamu pacar nya Reni kan?" Tanya Adam


"Iya aku pacarnya Reni, kenalin aku David"


"Aku Adam, salam kenal, maaf ya tadi Reni malah ngasih kue pertama nya ke aku, mungkin Reni pikir karena aku teman Reni waktu SMA dulu, dan mungkin juga dia hanya ingin membuat kamu cemburu"


"Iya gapapa, santai aja, mungkin saja sih soalnya sejak pulang dari luar negeri Reni juga sudah Berubah"


"Berubah gimana maksudnya?"


"Dia kaya menjauh dari aku gitu, mungkin sejak dia tau kalau orang tua ku sedang mengalami penurunan ekonomi, dan aku juga sadar diri sih Sekarang, Reni kan sebentar lagi akan jadi dokter, sedangkan aku hanya kerja di cafe, tidak selevel dengan dia"


"Nama nya cinta tidak akan melihat dari status sosial nya, coba de kamu dekatin lagi pake hatimu, kamu masih sayang kan sama dia?"


"Iyaa, aku bahkan sangat sayang sekali kepada nya, tapi aku takut untuk mendekati dia lagi, takut dia merasa malu dengan ku"


"Kamu coba aja dulu, kan gak ada salahnya untuk mencoba, aku yakin Reni juga masih sayang sama kamu" ucap Adam


Setelah selesai berbincang-bincang dengan David, Adam memutuskan untuk menghampiri teman temannya.


"Rina sabar" ucap sela


"Nggak usah sabar sabar sel, ini masalah hati!"


"Biarin Adam jelasin dulu, dia pasti punya penjelasan nya sendiri" ucap salsa


Lalu Adam mendekati sela, "sela, coba kamu lihat cowok yang dekat dengan Reni itu, dia itu adalah pacar Reni yang sebenarnya" ucap Adam menunjuk ke arah Reni dan David


"Maksudnya Gimana?" Tanya sela


"Ya dia itu pacar Reni, Reni meberikan aku kue pertama nya, supaya pacarnya itu cemburu"


"Maksudnya apa sih aku belum mengerti"


"Nanti aja aku jelasin lagi".

__ADS_1


Rina pun mendekat ke sela dan mengatakan, "sel, ada apaan si sebenarnya? Kok kayak kacau gini?"


"Aku juga nggak tau, tapi kita nikmati saja acaranya"


"Kamu masih bisa bilang nikmati? Sedangkan kamu tau kalau Reni itu sengaja mengundang kita supaya kamu cemburu dan sakit hati karena dia memberikan kue pertama nya kepada Adam"


"Bukan begitu tapi kita kan cuma datang untuk menghargai undangan nya saja"


"Sudah lah sel, kamu jangan terlalu baik, entar mereka malah makin jadi, kesel banget deh aaaahhhh" ucap Rina yang sudah merasa sangat kesal melihat sikap Reni.


Tiba tiba hp sela berdering, ia pun langsung mengangkat nya sambil menjauh dari teman-temannya dan ternyata yang menelpon adalah kakak nya yaitu adelio.


"Kamu lagi dimana? Kok suara nya berinsik sekali?" Tanya adelio


"Di acara ulang tahun teman aku, nanti saja telfonnya kalau aku udah dirumah" ucap sela lalu mematikan telponnya.


Sela pun menoleh ke arah Adam yang bersama Reni sedang mengobrol, hal itu membuat sela semakin cemburu dan kesal.


Salsa pun datang Menghampiri sela, "Adam ini kenapa sih kok kayak sengaja banget deh, bikin orang emosi saja" ucap salsa


Sela hanya bisa diam saja, tapi dalam hatinya terbakar api cemburu, namun ia tetap mencoba untuk terus tersenyum.


Sela pun mengajak salsa untuk mengambil makanan saja, setelah itu dia pun makan, setelah selesai makan, dia pun kembali ketempat nya, dan dia masih melihat Adam yang asyik mengobrol dengan Reni, sehingga membuat sela tambah kesal, dan merasa tidak dihargai oleh Adam sebagai pacarnya.


"Aldi, aku merasa kasihan melihat sela, kok Adam begitu banget sih, ketemu Reni lupa sama sela" ucap Rina


"Aku nggak bisa bilang apa-apa, takut salah ngomong" jawab Aldi


"Kamu sendiri yang cari masalah Adam" seru Rifki dalam hati, dia pun juga merasa agak sedikit kesal dengan sikap Adam yang malah bersama Reni terus, dan mengabaikan sela yang pacar nya sendiri.


"Rifki, gimana nih, kok adam begitu sih sama sela, memang nya dia gak mikirin perasaan sela apa" ucap salsa


"Aku saja bingung melihat sikap Adam yang kek gitu" jawab Rifki.


Sela masih melihat Adam yang sedang mengobrol dengan Reni, sela semakin emosi ketiak melihat Adam yang tersenyum kepada Reni, sela pun tidak dapat menahan emosinya lagi dan dia pun memutuskan untuk pergi dari sana, ia berjalan menuju parkiran mobil, namun dia baru sadar kalau kunci mobilnya di pegang oleu Adam.


"Gimana nih, aku harus balik lagi atau tidak, tapi aku malas liat mereka lagi" seru sela.

__ADS_1


Bersambung!


****


__ADS_2