
Adam pun tersenyum malu mendapatkan cium dari sela lalu ia pun memegang pipinya, saat Adam melihat ke kamar sela, lampunya sudah menyala, dalam hati Adam sela sudah masuk kamar.
Lalu Adam pun menghidupkan motor nya lalu pulang kerumahnya, sekitar 25 menit ia pun sampai, Adam pun langsung masuk kerumahnya dan menuju kamar tiba-tiba mama Sofia memanggil nya, "Adam kamu dari mana saja sudah jam 11 malam baru pulang?"
"Tadi ada acara di rumah teman ma"
"Mama perhatikan kamu akhir akhir ini kamu banyak keluar malam dan keluyuran, tidak lama lagi kuliah mu itu berakhir, mama mau kamu fokus sama praktek mu, mama dapat undangan ini dari kampusmu katanya ada acara rapat orangtua, mama mau kamu fokus kuliah jangan cuma pacaran saja"
"Iya ma, Adam mau masuk ke kamar dulu sudah mengantuk"
"Kamu dengar nggak kata- kata mama? Kamu ini sudah Mulai tidak mendengarkan perkataan mama"
"Iya ma, Adam dengar tapi sekarang mau istirahat dulu besok ada praktek jadi mau cepat istirahat", ucap Adam dan dia pun masuk kamar meninggalkan mamanya.
"Huuu, kenapa sih mama marah- marah Mulu nggak tau apa anaknya lagi seneng juga, malah di marahin, sudah lah aku mengantuk besok kan harus praktek" seruh Adam dalam hati dan akhirnya dia pun tertidur.
Keesokan paginya sela pun bangun dan terburu- buru langsung turun ke bawah dan lihat kalau mobilnya ada di garasi lalu bertanya ke pada pak satpam "pak mobil siapa yang bawa"
"Ada orang yang antar tadi malam non, katanya supirnya mas Adam" ucap satpam.
Lalu sela pun pergi mandi dan sarapan karena hari ini ada praktek masuk jam 9 pagi, jadi masih bisa santai dirumah dulu, tidak lama kemudian mama Mutia menelfon, handphone sela pun berdering dan langsung mengangkatnya "Kamu sehat di sana nak?"
"Sehat ma, mama kapan pulang?"
"Dua Minggu lagi mama pulang sayang"
"Papa sehat ma?"
"Sehat sayang"
"Kalau kak adelio?"
"Iya sehat semua sayang, kamu jaga kesehatan ya, makan yang teratur dan jangan sering begadang"
"Siap mama ku sayang"
"Sudah dulu ya nak, mama mau masuk dulu" ucap Mutia dan mematikan telponnya.
Tidak terasa sudah jam 8, sela pun bersiap-siap dan pergi ke rumah sakit, sesampainya disana teman teman yang lainnya sudah sampai duluan dirumah sakit tetapi terbagi beberapa kelompok seperti biasanya mereka praktek.
Sela satu kelompok dengan Salsa, dengan teman yang lain sekitaran 12 orang perkelompok, sedangkan Adam di satu kelompok dengan Rina, Rifki dan Aldi, sela dan Adam berpisah kelompok karena di gabung dengan kelas yang lain.
Sela pun bertemu dengan kelompoknya, dan mengatakan "salsa apakah semaunya sudah datang?"
"Iya sudah datang semua"
"Ayo kita masuk ke dalam mau laporan dulu kepada dokter rumah sakitnya"
Setelah mereka selesai laporan dan di ijinkan praktek seperti biasanya laporan pertama mereka langsung dinas pagi, mereka memeriksa status pasien dan melihat kondisi pasien, dan tidak terasa waktu begitu cepat dan menunjukkan pukul 3 sore, perut sela pun sudah keroncongan.
"Salsa, ayo kita ke kantin aku sudah lapar banget nih?"
"Aku juga sudah lapar sekali, cuma aku tahan dari tadi"
"Ya sudah Ayuk ke kantin"
"Yuk, oh iya aku coba tanya dulu ke Rina apakah mereka semua sudah keluar"
Salsa pun menelfon Rina namun tidak di angkat, tidak Lama kemudian Adam pesan masuk dari Rina
"Nanti saja telfon nya, aku masih di dalam ruangan, ada dokter yang lagi ngasih pengarahan"
Salsa pun mengatakan nya ke sela bahwa Rina dengan yang lain belum bisa keluar karena masih ada pengarahan dari dokter
"Ya sudah kita saja yang pergi ke kantin" ucap sela dan teman- teman kelompok yang lain pun ikut dang mengatakan "kalian mau ke kantin ya, barengan saja" lalu mereka pun berjalan ke kantin.
"Sela, kayanya kita sudah susah deh ketemu sama mereka" ucap salsa
"Kan bisa ketemu kalau sudah selesai dinas" jawab sela
"Iya sih tapi kalau kita beda dinas, kita tidak bisa ketemu lagi dengan mereka"
"Gapapa yang penting kan kita satu rumah sakit, coba kalo beda rumah sakit kan lebih susah lagi, jadi syukuri saja walaupun kita jarang ketemu setidaknya kita masih bisa bertemu dengan mereka setelah selesai dinas nanti"
"Iya-iya"
Mereka pun sampai di kantin dan memesan makanan, setelah selesai makan mereka pun kembali ke ruangan untuk mengecek pasien lagi.
Mereka pun berpisah dan pergi mengecek pasien satu persatu, lalu mencatat Nya, sesudah memeriksa semua pasien sela ke ruangan tempat salsa memeriksa pasien.
"Salsa sudah kelar?" Tanya sela
"Belum tapi tinggal satu yang belum di catat" jawab salsa
"Habis ini kita bikin laporan" ucap sela.
Sela dan salsa pun mereka berjalan keluar dari ruangan pasien, waktu pun sudah menunjukan pukul 7 malam dan sudah waktunya pergantian dinas Koas dan dokter pun sudah datang.
"Sela ayo kita isi absen dulu baru pulang, hari ini aku merasa sungguh melelahkan" ucap salsa
__ADS_1
"Sama aku juga, tapi kita harus tetap semangat" ucap sela
Setelah mengisi absen mereka pun berjalan ke tempat parkir, "salsa kamu pulang bareng aku saja" ucap sela
"Nggak deh, soalnya aku bawa mobil sendiri, mobilku sudah keluar dari bengkel kemarin sore diambil sama kakaku, mungkin kakaku sudah bosan antar jemput aku terus kayaknya" ucap salsa
"Ya sudah kita pisah di sini aja, daaaah" ucap sela dan langsung naik ke dalam mobilnya lalu pulang menuju rumahnya.
Sekitar 30 menit sela pun sampai di rumahnya, dia pun langsung masuk ke dalam kamar dan langsung melihat handphone nya namun tidak ada pesan ataupun telepon dari Adam.
Sela pun mengerti kalau Adam pasti sibuk dan capek sehingga tidak sempat memegang hp, karena dirinya juga begitu.
"Aku lapar banget, aku mau makan dulu ahhh" seruh sela dalam hati dan dia pun turun ke bawah menuju meja makan, saat dia sedang makan tiba-tiba telpon rumah berbunyi dan bibi yang mengangkat nya.
"Hallo keluarga raja disini ini dengan siapa?" Ucap bibi
"Bi, ini ibu ada sela bi?" Tanya mama Mutia
"Ada Bu lagi makan"
"Kenapa nggak di angkat pas saya telpon di hp nya, bilang sela mama telfon"
"Tunggu Bu saya panggilin dulu", ucap bibi dan menaruh telepon nya lalu menemui sela dan mengatakan "non ibu tadi telfon, katanya non kenapa nggak angkat telfon dari ibu tadi, dan sekarang ibu mau bicara sama non"
Sela pun berjalan ke telfon rumah dan mengangkatnya, "iya ma"
"Kamu di telfon nggak di angkat angkat bikin orang tua khawatir saja" ucap Mutia
"Lagi makan ma, nggak bawa hp, hp nya sela tinggalin di kamar" jawab sela
"Lain kali hpnya selalu di bawa, supaya mama nggak khawatir kalau lagi nelfon kamu, kok kamu makan nya sudah jam 9 malam?"
"Iya ma soalnya ini baru pulang dari rumah sakit ma, sela sudah praktek lagi jadi nggak sempat makan, jadi ini baru makan"
"Ya sudah kamu lanjut makan lagi saja, terus langsung istirahat, intinya kamu harus jaga kesehatan, kalau ada apa-apa langsung kabari mama"
"Iyaa mama ku sayang"
"Ya udah asalamualaikum"
"Walaikumsalam"
Mama nya pun mematikan telfonnya, lalu sela melanjutkan makannya, tidak lama kemudian sela pun selesai, setelah itu dia langsung pergi ke kamar, karena kelelahan ia pun langsung tertidur.
Keesokan paginya sela pun melihat jadwal dinas yang berada di grup handphone nya, dan sela mendapatkan dinas pagi, lalu ia pun bersiap-siap dan langsung berangkat ke rumah sakit.
Sekitar 40 menit dia pun sampai, Karena tadi terburu- buru ia pun sampai tidak sempat sarapan, di sana sudah ada salsa yang menunggu nya lalu sela pun menghampiri salsa.
"Baru saja sampai, yuk masuk" ucap salsa
Setelah mereka masuk ruangan ada dokter yang menunggu mereka disana lalu berkata "kalian mahasiswa tingkat akhir yang Praktek disini?"
"Iya dokter" jawab salsa
"Berarti keahlian kalian Sudah bisa di andalkan"
Mendengar perkataan dokter yang seperti itu hati salsa mulai merasa was-was
"Kalian kan sudah berpengalaman dan tidak lama lagi kalian akan jadi dokter sungguhan, kalian harus bisa fokus dengan pasien kalian" ucap dokter lagi
"Iya dok kami mengerti" ucap sela
"Ya sudah Kalian bisa lanjutkan kegiatan kalian"
Lalu sela dan salsa meminta ijin permisi dan keluar dari ruangan dokter munuju ruangan pasien.
"Salsa aku mau lihat status pasien dulu"
"Iyaa aku juga mau keruangan sebelah" ucap salsa.
Sela pun masuk keruangan mawar, tiba-tiba dia menabrak seorang dokter, dan dokter itu mengatakan "hey kamu hati-hati kalau jalan, matamu kamu taro dimana!"
"Maaf dokter saya tidak sengaja" jawab sela
Dokter melihat identitas sela yang tergantung dilehernya "kamu mahasiswa kedokteran yang praktek disini ya?" Tanya dokter
"Iya dokter" jawab sela
"Kamu baru mahasiswa saja sudah teledor gini, bagaimana kalau nanti pasien kenapa- kenapa coba"
"Loh Kok bahas pasien, nyebelin banget si ni Dokter" seruh sela dalam hati
"Iyaa maaf dokter saya tidak akan teledor lagi" ucap sela
"Ya sudah kamu cari tau pasien Yang sudah pindah ruangan ke ruangan lain, cari tau dimana saja pasien-pasien yang sudah pindah setelah bikin laporan segera kasih ke saya, mengerti?"
"Iya dokter, kalau begitu saya permisi"
Lalu sela pun pergi keluar "aduh kali ini aku kena masalah, mana sama dokter nyebelin lagi" seruh sela dalam hati.
__ADS_1
Sela pun memeriksa semua status pasien satu persatu, dan tiba-tiba handphone nya berdering saat di liat ternyata Adam yang menelfon nya dan sela pun langsung mengangkat nya.
"Hallo, ada apa?"
"Kamu dimana?" Tanya Adam
"Aku lagi di rumah sakit dinas pagi, kamu dinas apa?"
"Aku dinas malam, jadi kita nggak bisa ketemu dong" ucap Adam
"Nggak apa-apa, kali ini kita saling mengerti saja ya" ucap sela
"Tapi aku Kangen, pengen ketemu kamu"
"Baru dua hari nggak ketemu sudah kangen aja"
"Iya lah kangen Banget sama pacarku yang cantik ini"
Tiba-tiba terdengar dokter yang jutek tadi memanggil "hey kamu kesini dulu"
"Adam nanti lagi ya telfonnya, soalnya aku dipanggil dokter"
"Yaudah semangat"
"Iyaa"
Lalu sela pun pergi ke ruangan dokter yang memanggil nya tadi.
"Kamu mahasiswa tingkat akhir kan?" Tanya dokter
"Iya dokter" jawab sela
"Kamu sudah periksa semua pasien di ruangan ini?"
"sudah dokter"
"Kalau ruangan sebelah nya?"
"Belum dokter"
"Harus di periksa sekarang juga"
"Iya dokter"
"Kamu itu mahasiswa tingkat akhir harus teliti dalam bekerja jangan ada yang salah"
"Iya saya mengerti dokter" jawab sela dan dia pun langsung keluar dari ruangan dokter, dan salah satu dokter yang lainnya datang menghampiri sela
"Yang sabar ya de, dokter yang baru masuk itu memang orangnya keras dan kelihatan disiplin banget, jadi harap maklumi saja ya, Yaudah semangat"
"Iya dok" jawab sela sambil tersenyum
Tidak lama kemudian salsa pun datang dan melihat sela begitu kebingungan
"Kamu kenapa sel?" Tanya salsa
"Sa kayanya aku kena masalah deh"
"Masalah apa?"
"Tadi aku nggak sengaja menabrak dokter di ruangan mawar A dan dokter itu marah- marah sama aku, dan kayaknya dia nggak suka sama aku, jadi aku di suruh-suruh terus sama dia" ucap sela
"Masa sih sel?"
"Iya sa, hari ini aku bener bener bener cape banget, kita makan dulu yuk aku sudah lapar banget"
Saat sela dan salsa berjalan menuju kantin tiba-tiba ada dokter yang memanggil "De satu orang temani saya disini"
"Sel kamu pergi makan saja dulu, nanti aku nyusul" ucap salsa
"Ya sudah semangat ya" ucap sela dan sela pun berjalan sendiri ke kantin karena sudah sangat kelaparan, ia juga tidak sempat sarapan tadi pagi dan sekarang ini sudah mau jam 4 sore.
Saat sedang makan tiba-tiba dokter yang tadi menyuruh nyuruh sela melihat sela yang sedang makan lahap, dan dokter tersebut langsung menghampiri nya.
"Kamu sudah periksa semua pasien di ruangan?" Tanya dokter
"Sudah dok" jawab sela yang mulutnya sedang mengunyah nasi
"Aku boleh duduk disini kan?" Tanya dokter yang duduk didepan sela
"Iya, silahkan dok" ucap sela, dalam hatinya ngapain dokter ini kesini.
"Cewe ini kelihatan manis juga, dan apa adanya, orang lain kalau makan di depan orang lain pasti makannya pelan, tapi cewe ini sama sekali tidak malu dan apa adanya" seruh dokter dalam hati.
"Mau saya pesankan makanan dok?" Tanya sela
"Aku sudah pesan, nah itu makanan aku sudah datang" ucap dokter dan ia pun memakan makanannya dengan lahap sambil memandangi sela yang didepan nya.
Bersambung!
__ADS_1
****