Terjebak Pergaulan Bebas

Terjebak Pergaulan Bebas
Bab 52 Dapat Undangan


__ADS_3

"Bi ada sela nggak?" Tanya Mutia


"Di kamar nya Bu, sudah tidur" jawab bibi


"Sudah makan belum dia?"


"Sudah Bu, sekitar 30 menitan tadi baru selesai makan"


"Nggak sakit kan sela?" Tanya Mutia lagi merasa khawatir dengan anak nya.


"Nggak bu, cuma kecapean doang mungkin karena pulang dinas, dan beberapa hari ini dia sibuk praktek Bu" ucap bibi menjelaskan


"Ya sudah kalo gitu tidak usah di ganggu"


"Iya Bu"


Setelah selesai makan mereka pun pergi istirahat, namun karena mama nya khawatir dengan sela, dia pun mencoba mengecek sela di kamarnya.


Mutia pun pergi ke lantai 2, setibanya di sana ia melihat anak nya sedang berbaring dan tertidur pulas, melihat sela tertidur pulas, ia pun menutup pintu nya lalu pergi ke kamarnya.


"Mama dari mana?" Tanya raja


"Dari kamarnya sela" jawab Mutia


"Ada nggak?"


"Ada tu lagi tidur pulas"


"Mungkin kecapean kali ma, mangkanya dia langsung tidur, lagian kan dia sudah semester akhir jadi dia sangat sibuk"


"Iya juga si pa"


"Ya sudah kita istirahat, papa cape nyetir tadi sudah mengantuk" ucap raja


"Iya sudah kita tidur yuk" jawab Mutia


Setelah berbaring Mutia Berbicara lagi


"Pa, kok perasaan mama kaya nggak enak ya, apa ada sesuatu sama sela?" Ucap mutia


"Nggak usah dipikirin ma, yang penting sela sudah ada di kamarnya"


"Iya sih, apa jangan jangan adelio?"


"Ini barusan papa bicara sama Adelio, waktu mama pergi ke kamar sela, katanya lagi mau tidur dan dia nggak kenapa Kenapa"


"Mungkin perasaan mama aja kali ya pa"


"Iya ma, mungkin saja mama terlalu khawatir mikirin anak- anak, karena kita sering tinggal tinggal, tapi anak kita sekarang sudah dewasa semua jadi bisa menjaga dirinya masing-masing kok, sudah yuk tidur papa ngantuk sekali" ucap raja, lalu mereka pun tidur.


Keesokan paginya sela pun sudah bangun, lalu ia langsung mandi dan siap siap untuk berangkat ke kampus, setelah selesai ia pun pergi ke bawah menuju meja makan, di sana sudah ada mbo dan bibi yang menyiapkan makanan.


"Bi, mama sama papa belum bangun?" Tanya sela


"Belum non, mungkin karena kecapean mangkanya belum bangun, non sela mau kemana? Bukankah masih sakit?"


"Sudah merasa sehat bi, lagian kalau mama tau kalo aku sakit nanti di larang pergi ke kampus"


"Iya juga sih non, Yaudah sarapan dulu gih non" ucap bibi lalu menyiapkan sarapan untuk sela.


Tidak lama kemudian Mutia dan raja pun bangun dan langsung menuju meja makan


"Kamu sudah bangun?" Tanya mama Mutia


"Iya ma, soalnya aku mau ke kampus" jawab sela


"Kok masih ke kampus, kan sudah mau selesai perkuliahan nya, sudah nggak terlalu aktif belajar kan?" Tanya papa raja


"Kan tetap aja masih kuliah, lagian masih banyak yang harus di urus" jawab sela


"Sebentar lagi kan kamu wisuda, kamu kerja di rumah sakit terdekat di sini saja, kebetulan papa ada teman, dia direktur rumah sakit, dan papa mau ngerekomendasi kan kamu untuk masuk situ, kamu mau kan?"


"Sela mau cari sendiri pa, sela mau berusaha sendiri tanpa bantuan papa, soalnya sela mau mandiri, boleh kan?"

__ADS_1


"Boleh kok sayang, tapi kalau kamu ada apa-apa, kabarin papa ya"


"Siap pa, makasih ya pa" jawab sela, dan tidak lama kemudian sela pun sudah selesai makan.


"Pa, ma, sela berangkat dulu ya, assalamualaikum"


"Walaikum salam" jawab Mutia dan raja bersamaan


Lalu sela pun menuju garasi mobil, dan berangkat ke kampus, sesampainya di kampus ia langsung masuk ke kelas tanpa menunggu salsa dan Rina.


Saat sudah sampai di kelas ia pun langsung duduk dikursi nya, dan tidak lama kemudian salsa pun sudah datang.


"Sela, aku mau tanya soal masalah kamu kemarin itu gimana?" Tanya salsa saat sudah duduk dikursi nya yang bersampingan dengan sela.


"Yang mana?"


"Masalah yang di rumah sakit dengan dokter Raka itu"


"Udah nggak apa apa kok"


"Adam Gimana?"


"Dia marah sih, tapi sekarang udah enggak kok"


"Tau nggak sel, dokter Raka sama tunangannya, katanya pertunangan mereka batal" ucap salsa


"Kok bisa si?" Tanya sela penasaran


"Dokter Raka nggak mau terima tunangannya lagi, kasian banget tau"


"Aku sama sekali nggak nyangka kalo mereka membatalkan pertunangannya".


Saat sedang asik mengobrol, tiba lah Rani, Aldi, Rifki dan Adam.


"Eeh ini ada undangan buat kalian bertiga" ucap salah satu temannya di kampus


"Undangan apa?" Tanya salsa


"Ulang tahun Reni, dan kita semua di undang"


"Nggak usah datang, ngapain juga datang kesana" ucap salsa


"Iya bener itu, ngapain juga datang" ucap Rina


"Kita harus datang, hargai orang, dia kan udah ngasih undangan ke kita" ucap sela


"Serius kamu mau datang?" Ucap Rina


"Iyaa, kita datang karena menghargai dia aja"


"Nggak salah nih kamu mau datang ke pesta ulang tahun orang kaya dia?" Ucap salsa


"Adam, Rifki dan Aldi kalian semua datang ya, supaya kita saling menghargai undangan orang lain" ucap sela


Adam yang mendengar perkataan sela pun langsung memanggil sela dan menariknya keluar kelas.


"Ngapain si Kamu mau datang ke acara Reni?" Tanya Adam


"Aku hanya menghargai undangan nya"


"Tapi aku malas mau datang ke pesta nya"


"Harus datang, Lagian kalian juga pernah berteman dekat kan, apa lagi kalian dulu satu sekolah"


"Terus masalahnya apa kalau satu sekolah sama pernah berteman?"


"Ya gapapa, tapi kan kita harusnya menghargai, itung-itung silahturahmi aja"


"Iya sudah aku akan datang, tapi kamu harus selalu bersama ku"


"Nah gitu dong, Yaudah yuk masuk kelas"


Mereka berdua pun masuk ke kelas lagi, dan saat duduk sela Berbicara lagi kepada sahabatnya.

__ADS_1


"Salsa, Rina, kalian pokoknya harus datang juga ke acara nya Reni" ucap sela


"Sel, mereka itu pasti punya rencana jelek ke kamu tau nggak" jawab salsa khawatir dengan sela jika nanti malem ke acara Reni terjadi apa-apa olehnya.


"Mereka itu ngundang kita pasti ada tujuan nya" sambung Rina


"Jangan soudzon dulu sama orang, berfikir positif aja, kita datang juga kan karena menghargai undangan mereka, Rifki, Aldi dan Adam juga datang kok, menjalin silaturahmi sama mereka"


"Ya sudah deh kita datang" ucap salsa


"Gitu dong, sahabatku yang baik hati".


Tidak Lama kemudian dosen pun datang, lalu menyampaikan pengarahan, setelah beberapa jam dosen pun keluar dan kuliah sudah boleh pulang.


"Ke cafe yuk makan- makan" ajak Rina


"Terakhir ya?" Jawab salsa


"Bayar masing-masing dong, aku lagi nggak ada uang lebih"


"Yaudah yuk ke cafe lagian jarang jarang kita nongkrong" ucap sela


"Kalian mau ke cafe tapi nggak ngajak kita nih?" Sahut Aldi


"Wah wah wah tega bener ni cewe- cewe" ucap Rifki


"Emang parah sih nih cewe cewe" sambung Adam


"Kalian juga boleh ikut kok, ayo kita kesana sekarang" ucap rina


Lalu mereka pun keluar dari kampus dan menuju parkiran bersama-sama, saat sedang jalan Adam pun mendekatkan diri ke sela.


"Kamu udah sehat?" Tanya Adam


"Iya sudah" jawab sela


"Tapi kok kamu masih kelihatan pucat"


"Aku sudah sehat kok" ucap sela meyakinkan Adam


"Ya sudah biar aku saja yang bawa mobilnya, nanti biar Rina yang bawa motorku"


"Jangan, Rina bareng Sama Aldi, masa mau dipisahkan"


"Nggak apa-apa, kan nggak lama juga"


"Reseee dehhh"


Lalu Adam pun berbicara kepada Rina yang sedang mengobrol dengan Aldi saat itu


"Bro sorry nih ya, aku ada perlu sama Rina"


"Apa?" Tanya Rina


"Aku minta tolong sama kamu untuk bawa motorku ke cafe, soalnya aku mau bawa mobil, kasian sela karna dia baru sembuh, kemarin kan dia sakit, seharusnya dia hari ini langsung pulang dan istirahat, tapi ini dia malah mau ke cafe"


Salsa dan Rina pun kaget karena mereka tidak tau kalau sela sedang sakit.


"Kamu sakit kok nggak bilang si sel?" Tanya salsa


"Iya nih" sambung Rina


"Iya maaf, tapi sekarang aku sudah nggak apa-apa kok" jawab sela


"Adam, iya deh aku yang bawa motor nya, kamu barengan saja sama sela" ucap Rina


"Terimakasih kasih ya Rina atas pengertiannya" ucap Adam.


Mereka pun sampai di tempat parkir lalu bergegas menuju cafe untuk nongkrong.


"Kamu sudah benar-benar sehat?" Tanya Adam saat sudah di dalam mobil, dia masih ragu dengan keadaan sela.


"Sebenarnya aku masih sedikit pusing cuma, kalau aku tidur seharian di rumah, mama sama papa akan tau kalau aku sedang sakit, dan nantinya aku nggak boleh keluar rumah" jawab sela.

__ADS_1


Bersambung!


****


__ADS_2