Terjebak Pergaulan Bebas

Terjebak Pergaulan Bebas
Bab 62 Pertemuan Keluarga Menjadi Berantakan


__ADS_3

Sela dan keluarga mengambil makanan dan saat itu tiba-tiba Adam datang menghampiri sela.


"Habis ini kita ketemu di depan ya, aku mau memperkenalkan kamu sama keluarga aku", ucap Adam


"Iya aku juga mau memperkenalkan kamu sama keluarga aku juga supaya mereka saling mengenal", jawab sela


"Oke nanti aku nanti aku tunggu di depan ya", ucap Adam dan langsung pergi meninggalkan sela.


Setelah selesai mengambil makanan sela duduk disebelah papanya


"Pa, mama mana?" Tanya sela


"Lagi ngambil makanan, emang nya kamu nggak ketemu?" Tanya raja balik.


"Tidak pa".


Dan saat itu tiba-tiba mamanya datang, dan mengatakan, "mama lagi ngambil es buah soalnya mama haus sekali".


"Punya adelio mana ma?" Tanya adelio


"Ini sudah mama ambilkan" ucap Mutia dan memberikan es buah milik anak laki-lakinya itu.


sela dan keluarga nya pun memakan makanannya, dan tidak lama kemudian mereka selesai, lalu tiba lah waktunya untuk sesi foto, sela dan keluarga pun berfoto bersama-sama.


Tiba -tiba Handphone sela berbunyi, lalu sela pun langsung membuka handphone, dan ternyata ada pesan dari Adam.


"Sela aku tunggu di depan sekarang".


Setelah sela membawa pesan dari Adam, sela langsung memanggil orang tuanya untuk ke depan.


"Ma, pa kita kedepan yuk, aku mau kenalin teman aku". Ucap sela dan keluarga nya pun berjalan menuju ke depan, dan disana sudah ada keluarga Adam yang menunggu.


Sesampainya disana Adam memanggil sela, dan sela dengan keluarga nya menghampiri Adam, namun entah mengapa keluarga Adam dan keluarga sela malah kelihatan begitu emosi saat bertemu.


"Kamu mau memperkenalkan papa sama keluarga ini?" Ucap Tio, papa Adam yang emosi

__ADS_1


"Maksud kamu apa sela, kamu mau memperkenalkan papa sama mama mu dengan keluarga ini", ucap raja yang juga emosi.


Sela dan Adam merasa kaget dengan reaksi papa nya, dan mereka tidak mengerti maksud nya.


"Ada apa si sebenarnya? Papa, mama sudah saling kenal sama keluarga Adam?" Tanya sela


"Sangat kenal sekali, siapa yang tidak kenal dengan keluarga yang suka menipu", ucap raja


Mendengar perkataan dari raja yang seperti itu membuat Tio semakin emosi.


"Maksud kamu apa bilang keluarga saya penipu, bukannya keluarga kamu yang sudah menipu keluarga saya?" Ucap Tio


"Apa saya tidak salah dengar!?" Ucap raja


Adam dan sela menjadi kebingungan, melihat ke dua orangtua nya yang terus berdebat dan tidak ada yang mau mengalah.


"Stop pa, sebenarnya ada apa sih? Adam tidak mengerti!", Tanya Adam sedikit emosi


"Ada apa sebenarnya pa? Tanya sela yang kebingungan


Keduanya pun terdiam sejenak, tidak ada yang menjawab pertanyaan dari anak mereka masing-masing.


"Tanyakan kepada keluarga kamu yang penipu itu!!" Ucap raja dengan nada tinggi dan hal itu membuat sela kaget.


"Keluarga kamu itu yang penipu!" Ucap Tio mengatai balik raja dengan nada emosi


"Keluarga penipu tetaplah penipu!" Ucap raja yang sudah sangat emosi dengan perkataan dari Tio


"Ayo kita pulang tidak usah diladeni penipu itu", ucap raja lagi sambil menarik tangan sela.


"Tunggu dulu pa, sebenarnya ada masalah apa pa?" Tanya sela namun raja tidak menjawab pertanyaan nya.


"Ayo kita pulang naik, papa sudah muak dengan keluarga mereka itu" ucap Tio memegang tangan Adam


"Tunggu dulu pa, Adam mau bicara sama sela", ucap Adam lalu melepaskan tangannya.

__ADS_1


Adam pun berlari menghampiri sela, namun raja mencegahnya.


"Jangan pernah kamu dekatin anak saya lagi!, Karena saya tidak akan pernah merestui hubungan kamu dengan anak saya! Ngerti kamu!" Ucap Raja dengan nada emosi.


"Kok papa bilang begitu sama Adam, emangnya Adam salah apa sampai-sampai papa bilang seperti itu ke Adam", ucap sela yang kaget dengan ucapan papanya, namun papanya tidak menjawab nya.


"Kamu dengar Adam, papa tidak akan pernah merestui hubungan kamu dengan anak dari keluarga itu, dan kamu harus jauhin dia mulai saat ini!" Ucap Tio yang merasa emosi dengan ucapan raja yang melarang anaknya, dan dia juga pun begitu.


"Ayo kita pergi dari sini, papa malas melihat muka mereka", ucap raja lalu menarik tangan sela menuju parkiran mobil, dan sela pun langsung di suruh masuk kedalam mobil, dan mereka pun bergegas untuk pulang.


Ditengah perjalanan raja masih kelihatan emosi dengan pertemuan tadi, sekitar 20 menit mereka pun sampai dirumah dan langsung masuk kedalam.


"Ada hubungan apa kamu sama keluarga penipu itu", ucap raja terlihat begitu kecewa dengan sela.


"Memangnya siapa sih penipu itu pa?" Tanya sela balik


"Ya itu Tio dan anaknya, mereka itu penipu semua".


"Adam itu bukan penipu pa, dia orangnya baik selama ini, dan dia yang selalu membantu sela di saat susah, Adam itu anaknya sangat baik dan suka menolong orang, mana mungkin dia itu penipu", ucap sela mencoba menjelaskan dan meyakinkan papanya.


"Pokoknya papa nggak mau tau kamu gak boleh dekat-dekat sama anak penipu itu, kamu lihat sendiri kan bagaimana sikapnya tadi dengan keluarga kita? Papa mau kamu jauhi laki-laki itu, ngerti kamu."


"Iya pa, sela mengerti pa", ucap sela dengan nada rendah dan melemas.


Lalu raja yang masih emosi dengan kejadian tadi, ia pun memutuskan untuk pergi kekamar nya, sedangkan mama Mutia masih duduk di kursi ruang tamu bersama sela.


"Sebenarnya ada masalah apa ma, dengan keluarga Tio?" Tanya sela


"Sebenarnya pas kamu masih bayi, papa kamu dan siapa tadi cowok itu?" Mutia bertanya ke sela karena belum kenal dengan Adam, dan tidak sempat berkenalan papa raja sudah lebih dulu adu mulut dengan Tio.


"Adam ma, namanya Adam", jawab sela


"Waktu kamu masih bayi papa kamu sama papa Adam itu Mereka berteman dan kerja sama dalam membangun bisnis restoran, dan saat itu papa kamu sangat mempercayai papa Adam, dan sudah menganggap nya tangan kanan papa kamu, namun ada kejadian yang tidak mengenakkan saat itu, entah salah paham atau gimana, yang jelas papa kamu dan papa Adam itu bertengkar dan saling merasa di rugikan, sehingga mereka berdua sampai saat ini bermusuhan, dan mama mau kamu jauhi Adam itu, supaya papamu tidak marah lagi". Ucap Mutia menceritakan ke sela dengan singkat.


Jadi bisa di bilang raja dan Tio itu di adu domba, dan saat itu Mutia tidak tau masalah yang sebenarnya apa, dan dia hanya tau cerita dari suaminya saja, karena saat itu Mutia fokus mengurus sela yang masih bayi, dan semua urusan restoran di pegang oleh raja.

__ADS_1


Bersambung!.


****


__ADS_2