Terjerat Cinta Mantan

Terjerat Cinta Mantan
Hari Pernikahan


__ADS_3

Minggu pagi di kediaman Keluarga Besar Handoko..


"Hahaha selamat selamat ya sayang kamu akhirnya jadi bagian dari keluarga Handoko". Celoteh pria gendut sambil mengelus rambut Sasha.


"Hehe terimakasih om". Sasha tersenyum bahagia.


"Eh eh kok masih saja panggil om, panggil papah, kita kan sudah jadi keluarga sekarang ! ".


"Ah maaf pah, hehe masih belum terbiasa".


Sasha dan Aldo resmi menikah saat itu kedua keluarga pun turut hadir dan berbahagia dihari pernikahan Sasha dan Aldo.


"Sayang, apakah kamu lapar atau haus aku ambilkan minum ya?".


Aldo meraih tangan Sasha dan mengecupnya .


"Ah boleh sayang, terimakasih !".


Kata Sasha.


Aldo kemudian pergi meninggalkan Sasha untuk mengambil minuman dan beberapa cemilan untuk istrinya Sasha.


Aldo dan Sasha sepasang kekasih yang sudah lumayan lama menjalin hubungan, Pertama kali mereka bertemu ialah di tempat Sasha bekerja yaitu di peeusahaan Handoko grup yang pemilik nya adalah ayah nya Aldo, Sasha menjabat sebagai manager di perusahaan tersebut, Dan akhirnya Sasha bertemu Aldo yang menggantikan posisi ayah nya karena ayah nya Aldo sudah tua dan mewariskan perusahaan tersebut kepada Aldo anak semata wayang keluarga Handoko.


Berjalan nya waktu Aldo selalu mendekati Sasha karena Sasha adalah wanita paling cantik di perusahaan itu bukan hanya satu atau dua orang pria yang suka dengan Sasha namun banyak yang selalu mendekati Sasha tapi Sasha sama sekali tidak pernah menyukai salah satu dari mereka, Namun berbeda dengan Aldo, Aldo menyukai Sasha ternyata Sasha juga menaruh hati kepada Aldo bukan karena Aldo pemilik perusahaan tetapi cara Aldo memperlakukan Sasha dengan lembut itulah mengapa Sasha jatuh hati kepada Aldo.


Mereka berdua menjalin kasih selama 2 tahun, tak ada yang mengganggu hubungan mereka sehingga kedua keluarga mereka pun cocok satu sama lain, Keluarga Sasha keluarga biasa saja bisa dibilang keluarga yang lumayan berkecukupan tapi tidak sebanding dengan keluarga Handoko, Tapi keluarga Handoko menyukai Sasha karena Sasha wanita yang sangat lembut, elegan, pintar dan menyenangkan .


Selama 2 tahun Sasha selalu membantu Aldo mengelola perusahaan sehingga banyak sekali keuntungan yang perusahaan dapatkan berkat Sasha. Keluarga Handoko semakin menyukai Sasha dan memutuskan untuk menjadikan Sasha menantu keluarga Handoko.


"Aah maaf maaf ". teriak wanita cantik berambut pendek yang sudah menyenggol tangan Aldo.


"Kamu punya mata tidak sih ?!".


Mengibas kemeja tangan yang basah terkena minuman.


"Re Rena.. !!".


Aldo terbata bata melihat wanita yang menyenggol dia ternyata teman kuliah Aldo saat di singapore.


"Hehe Aldo, maaf ya aku gak sengaja menyenggol kamu, aku buru-buru tadi".


"Tidak apa apa, maaf aku tadi berkata kasar padamu Ren".


Tangan Aldo menepuk bahu Rena.


Rena adalah teman Aldo sewaktu kuliah di singapore, Aldo dan Rena lumayan dekat mereka sudah tidak bertemu 5 tahun lama nya.


Rena menyimpang hati kepada Aldo saat kuliah tetapi Aldo tidak pernah menanggapi nya.


"Ren, kamu ada di pernikahan ku, siapa yang mengundang mu ?".

__ADS_1


"Ah eemm itu aku di undang ! Aku disini pianis di pernikahan mu Do".


"Oh yah, wah kebetulan sekali ya. Oh yah Ren, kamu semakin cantik dan dewasa saja, sudah lama kita tidak bertemu ".


"Haha kamu bisa aja Do, dulu kamu tidak pernah memuji ku cantik".


Rena mencubit tangan Aldo.


"Haha kamu selalu cantik, untuk apa aku memuji mu lagi ".


"Haha oh yaj selamat ya Do, kamu sudah menemukan pendamping hidup sekarang".


"Terimakasih Ren, terus kamu tidak membawa pacar mu kesini Ren?".


Tanya Aldo serius.


"Aku aku belum punya pacar Do !!".


(Aku tidak ingin pria manapun kecuali kamu Do, sayang kamu sudah menikah, 5 tahun cinta ku bertepuk sebelah tangan Do, coba lihat aku sekali saja apa kamu tidak melihat ketulusan cinta ku untuk mu) Berbicara dalam hati .


"Kamu jomblo terus dari dulu, atau jangan- jangan kamu lesbi ya, hahaha".


Aldo tertawa sembari menepuk nepuk pundak Rena..


"Huusst Do, kamu jangan bicara kemana aja nanti ada yang dengar, bisa salah paham. Aku sudah ada pria yang dari dulu aku suka.


"Wah siapa pria yang beruntung itu ?".


"Kamu Do".


Aldo hanya terdiam seakan tidak percaya kata-kata Rena yang menyebutkan Aldo adalah pria yang sudah lama Rena suka.


Malam hari pesta resepsi..


"Sayang, kenapa bengong ?". Tanya Sasha ke Aldo yang sedang memikirkan omongan Rena tadi.


"Ah ah tidak apaapa, cuman sedikit capek saja sayang".


"Sabar yah, tamu semakin banyak kita tidak boleh terlihat lemas, lihat papah saja segar bugar begitu padahal beliau sudah tua".


"Iya sayang, aku tahan kok ". Aldo mengelus rambut Sasha dengan lembut.


"Para hadirin, tamu-tamu yang terhormat terimakasih sudah datang ke acara pernikahan anak kami yaitu Aldo dan Sasha, semoga mereka berdua segera dikaruniai anak-anak yang lucu, selamat menikmati hidangan malam ini, Selagi menikmati hidangan tidak lengkap jika tidak ada musik, kalau begitu kita persilahkan masuk untuk pianis kita dari singapore, RENAAA ".


"Uhuk uhuk"..


Aldo kaget dan tersedak buah.


"Ah sayang, kamu tidak apa apa kan?".


Sasha khawatir sembari menepuk pundak Aldo.

__ADS_1


"Ti tidak sayang, aku hanya terlalu cepat mengunyah buah nya haha aku sangat lapar".


"Hehe kamu ini kaya anak kecil tahu !!".


Belai Sasha ke pipi Aldo.


Aldo yang dari tadi tidak fokus memikirkan perkataan Rena yang membuat Aldo gelisah ingin menanyakan kebenaran dari ucapan Rena itu, Melihat ke samping selalu ada Sasha yang menemani Aldo hingga Aldo tidak bisa menemui Rena.


Pesta pun selesai..


Aldo dan Rena menuju kamar hotel di atas, tiba-tiba Aldo melihat Rena yang sedang berjalan ke dalam toilet.


"Sayang, aku ada urusan dulu teman ku menunggu dari tadi aku temui dulu ya, kamu tidak apa-apa kan ke atas duluan".


"Oh begitu, tidak apa-apa, aku juga sudah lelah aku mau mandi dan tidur".


"Baiklah sayang, tunggu aku ya ".


Aldo mengecup kening Sasha lalu meninggalkan Sasha dan mengejar Renang.


"BRAK".


Suara pintu


"Ah siapa itu ". Teriak Rena ketakutan.


"Rena aku mau tahu apa maksud perkataan kamu tadi ?".


"Do Aldo, kamu ngapain masuk ke dalam toilet wanita ?".


"Jawab aku dulu !! Aku mau tau kamu menyukai ku dari dulu ?".


"Hehe, kamu benar Do, aku menyukai kamu dari dulu meskipun kamu tidak pernah melihat cinta ku tapi aku selalu mencintaimu Do".


Rena terduduk menangis mengutarakan isi hati nya kepada pria yang selama 5 tahun dia cintai.


"Jangan seperti itu, ayo bangun jangan menangis Ren".


Aldo mengangkat tubuh Rena. Tiba-tiba Rena mencium bibir Aldo dan mendorong Aldo ke dinding toilet yang berukuran 1 meter itu.


"Sssttttt ada orang di luar, jangan berisik".


Bisik Rena ke telinga Aldo. Membuat aliran darah Aldo langsung naik.


Rena melanjutkan aksinya mencium leher Aldo dan meremas telinga Aldo, Aldo tidak bisa melawan karena diluar ada orang.


"Do, bisakah aku jadi pacar mu, tak apa aku jadi yang kedua aku akan jadi pacar yang penurut ". lirih Rena sembari mengecup pipi Aldo.


Lagi lagi Aldo hanya diam seribu basaha karena orang-orang belum saja keluar dari toilet.


"Do, aku masih perawan, aku jaga untuk kamu selama ini ".

__ADS_1


Rena terus mencium bibir Aldo, meskipun Aldo tidak melawan tapi Aldo tidak menikmatinya. Aldo terus terpikir Sasha yang menunggu nya di kamar hotel...


Lanjut episode ke dua ya !!!..


__ADS_2