
HAPPY READING📖
"nona" ucap asisten jiangwu saat mata nya melihat enji sangat gelisah dalam tidur nya.
Johan dan Min young langsung menoleh ke wajah asisten jiangwu. Min young perlahan mendekati enji yang tengah menggeliat kesana kemari di atas kasur. seluruh tubuh nya sudah di basahi oleh keringat dingin yang terus keluar dari tubuh nya.
"Min young apa yang terjadi pada nona eunji? kenapa nona eunji seperti ini? kau tadi tidak memasukkan obat racun kan ke dalam tubuh nya" cicit asisten jiangwu
"kau ini ya, bicara itu jangan sembarangan. mana ada aku memasuk kan obat ke tubuh nya apa lagi racun." celetuk Min young pada asisten jiangwu
"lalu nona eunji kenapa?" tanya nya
"dia seperti nya mimpi buruk" ucap nya datar sembari menatap enji
...----------------...
...----------------...
" Dasar anak sialan, lihat baju mahal ku sampai gosong seperti ini" teriak seorang wanita dengan mata terus menatap baju nya yang gosong akibat terlalu lama di setrika
"maaf kan aku bu, aku bener benar tidak sengaja melakukan nya" ucap anak perempuan yang baru berusia lima tahun.
"seperti nya kau harus di beri hukuman"
"maaf kan aku bu jangan hukum aku bu" mohon anak kecil itu sembari kedua belah tangan mungil nya ia tangkupkan.
"ayo sini" ucap wanita itu sembari menarik tangan mungil.
"aku tidak mau bu" ucap anak kecil itu sembari menggeleng kan kepala nya
"ayo cepat jalan nya"
setiba nya mereka di depan pintu yang sangat tinggi. wanita itu langsung membuka nya.
"ayo masuk"
anak kecil itu terus menggelengkan kepala nya. karena tenaga nya kurang besar dari wanita itu dengan terpaksa nya ia masuk ke dalam ruangan yang sangat gelap.
wanita itu dengan tega nya melempar tubuh anak kecil itu ke dinding.
"tidur lah malam ini di sini bersama bing bing" ucap wanita itu sembari tersenyum smirk
"bing bing?" ulang anak kecil itu
"iya, bing bing. anjing peliharaan ku yang belum ku beri makan selama tiga hari. semoga mimpi indah" ucap nya sembari meninggalkan anak kecil itu di ruangan yang sangat gelap dan langsung mengunci pintu.
"ibu, ibu mau kemana? jangan tinggalkan enji bu. hiks hiks hiks " rengek nya sembari berusaha bangkit dari duduk nya.
"ini adalah hukuman untuk mu karena kau telah merusak kan baju mahal ku" sahut nya dari luar dan langsung meninggal kan enji yang terkurung dalam ruangan yang sangat gelap bersama hewan peliharaan nya yang kelaparan.
"tapi bu enji takut di sini. di sini gelap bu" ucap nya gemetar dengan tangan terus menggedor pintu
"bu buka pintu nya hiks hiks hiks, enji minta maaf bu" cicit enji disertai oleh suara tangis nya
tanpa sadar suara tangis enji membangun kan seekor anjing yang sangat besar tiga kali lebih besar dari tubuh mungil enji.
Anjing itu pun Menggonggong dengan sangat nyaring nya. enji sampai berhenti menangis kala mendengar gonggongan anjing. ia langsung berbalik mencari asal suara anjing yang bernama bing bing. namun ia sama sekali tidak bisa melihat keberadaan bing bing karena dalam ruangan itu sangat gelap tidak ada sedikit cahaya yang masuk ke dalam ruangan itu.
" aku harus bagaimana tuhan? " monolog enji dalam hatinya.
Enji benar benar ketakutan, tak lama kemudian bing bing kembali menggonggong membuat enji tambah ketakutan. ia pun langsung berbalik badan dan menggedor pintu.
"ibu buka pintu nya bu" teriak enji sembari tangan terus menggedor
"ibu buka pintu nya "
Anjing itu mulai mendekati enji sembari mengeluarkan suara nya membuat enji semakin ketakutan dan berteriak histeris.
__ADS_1
"ibu! buka pintu nya!!" teriak nya dembari tangan berusaha membuka pintu.
...----------------...
...----------------...
Enji terus menggeliat ke sana kemari, kening nya berkerut, napas nya tidak teratur dan suruh tubuh nya sudah basah kuyup karena keringat dingin terus keluar dari tubuh nya.
"ibu... buka pintu nya bu..." gumam enji di tengah tidur nya.
"apa yang terjadi pada diri nya? kenapa dia sampai seperti itu? apa yang sedang ia mimpi kan ? " monolog johan dalam hati nya saat ia melihat enji terus menggeliat
"nona, bangun nona" panggil asisten jiangwu berusaha membangun kan enji sembari menggoyangkan tubuh enji.
Enji pun langsung tersadar dari mimpi buruk nya. napas tak beraturan dengan posisi terduduk di atas kasur.
"hah hah hah" suara napas enji tak beraturan sembari Mata coklat nya menatap sekeliling nya.
"nona " ucap asisten jiangwu sembari memegang bahu kiri enji.
Enji langsung terjingkrak kaget saat ada sentuhan di bahu kiri nya.
"maaf kan saya nona" ucap adisten jiangwu sembari membungkuk kan badan nya.
"a-a-aku ada dimana?" tanya enji
"nona ada di kamar nona" jawab asisten jiangwu.
Enji langsung menatap setiap sudut ruangan.
"iya, ini benar kamar ku" ucap enji dalam hati nya
Saat mata nya terus meneliti setiap sudut ruangan tanpa sengaja mata nya menatap ke depan. mata coklat nya tak sengaja bertabrak kan dengan mata hitam milik johan yang tengah menatap nya datar tanpa ekspresi.
sepuluh detik, tiga puluh detik, dan satu menit enji dan johan saling pandang pandangan tanpa memutuskan tatapan mereka satu sama lain. Enji pun langsung tersadar dan memutus kan pandangan nya ke sembarang arah.
"nona, kenapa nona sangat gelisah saat tidur?" tanya asisten jiangwu.
"aku tak mungkin memberitahu asisten jiangwu " jelas enji dalam pkiran nya
"apa nona mimpi buruk? tapi nona mimpi buruk apa sampai nona tidur nya sangat gelisah?" ucap asisten jiangwu
"ternyata aku baru tau kau banyak bicara dan kepo" timbal Min young
" apa itu salah? aku hanya bertanya saja"
"tentu saja itu salah. kau bertanya pada nya yang terlalu tabu" cicit Min young.
"lebih baik kau buat kan dia sarapan. pasti dia belum makan" sambung nya
Asisten jiangwu langsung pergi mengambil kan sarapan untuk enji diikuti oleh johan.
"bagaimana keadaan mu?" tanya Min young
"keadaan saya baik baik saja" jawab enji tersenyum manis pada min young
"ckk, bukan hanya cantik tapi kau pandai juga berbohong" balas Min young tersenyum tipis pada enji.
"aku tau kau memiliki trauma yang kuat. dan aku tau, pasti kau selalu berusaha melupakan trauma mu tapi keadaan tak memihak mu. di dalam mimpi mu itu pasti kau pernah alami kan." sambung Min young
"apa dia bisa membaca pikiran ku" pikir enji dalam hati nya.
"tentu saja aku bisa membaca pikiran mu" jawab Min young.
Enji langsung tercengang mendengar ucapan Min young.
"aku hanya bercanda, aku tidak bisa membaca pikiran" sambung nya.
__ADS_1
"oh ya sampai lupa, perkenal kan nama ku han min young aku adalah dokter dan juga aku sahabat dari johan. bukan sahabat kecil sih aku kenal padanya saat aku satu universitas dengan nya." intro Min young
"halo tuan, nama saya kim eun ji" balas enji sembari tersenyum manis pada min young yang tengah menatap nya.
"astaga apa apaan ini? kenapa jantungku berdebar sangat cepat saat melihat senyum nya" celetuk min young di dalam batin nya sembari tangan nya memegang dada nya.
"tapi bisa kah kau tak memanggil ku tuan?"
"maaf tuan, tuan kan lebih tua dari saya jadi tidak baik memanggil tuan tanpa embel embel, itu terdengar tidak sopan"
"terserah kau lah tapi berapa umur mu?"
"umur saya baru 19 tahun tuan"
"oh, kau pacar johan maksudku sebelum nikah dengan johan kau kekasih nya. tapi setau ku ya johan itu punya kekasih, kekasih nya lagi koma di rumah sakit"
"saya..."
"tadi aku di larang bertanya tanya pada nona eunji, saat giliran kau bertanya pada nya apa ada aku melarang mu bertanya" timbal asisten jiangwu sudah berada di samping min young.
" mana sarapan nya?" tanya mengalihkan topik pembicaraan ia paling malas berdebat dengan asisten jiangwu.
"sebentar lagi akan di bawakan oleh pak jung"
"kenapa tidak di bawa sekalian?"
"aku ini asisten pribadi johan bukan asisten rumah"
Tok tok tok
"silahkan masuk pak jung, pintu nya tidak di kunci" teriak asisten jiangwu
Pak jung yang mendengar sahutan dari dalam kamar langsung masuk dengan diikuti seorang pelayan wanita yang membawa nampan berisi sarapan.
"ini tuan sarapan nya" ucap pak jung dan pelayan wanita pun langsung meletak kan sarapan berserta airnya ke atas meja dekat sofa.
"iya, pak jung boleh pergi" balas asisten jiangwu.
pak jung langsung pergi di ikuti oleh pelayan wanita.
"silahkan nona di makan sarapan nya lalu minum obat" jelas asisten jiangwu memgambil sarapan enji di meja. dan langsung memberikannya kepada enji.
"iya" balas enji dan mengambil sarapannya ditangan asisten jiangwu.
"selamat makan eunji, semoga cepat sembuh ya. kalau gitu aku pulang dulu" ucap mon young disertai senyum simpul nya.
"iya terimakasih tuan min young"
"sama sama"
Min young berlalu pergi dari kamar enji di ikuti oleh asisten jiangwu.
Bersambung....
Maaf jika adaata uang typo🙏🙏🙏
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK
LIKE👍
COMENT💬
TIP🌟
VOTE✔
FAVORIT❤
__ADS_1
JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA
BYE BYE BYE😘😘😘