
HAPPY READING 📖
.
.
Sejak kejadian itu enji selalu menghindar dari johan, ia berusaha tak memperlihatkan dirinya di depan johan karena ia merasa tak ada harga diri jika di depan johan. karena johan memperlakukannya seperti binatang.
Saat ini enji tengah berada di atas balkon, tiba tiba saja segumpal benda putih berjatuhan menimpa tubuh enji, enji langsung Mendongakkan kepalanya kelangit betapa terkejutnya enji melihat salju berjatuhan.
"wah, salju" ucap enji berbinar binar ia sangat menyukai musim salju.
Perlahan enji mengumpulkan salju di kedua belah tangannya.
Kini salju berjatuhan secara perlahan sampai atas kepala enji terdapat salju. enji tersenyum sangat manis kala salju berguguran dari langit.
Tanpa enji sadari asisten jiangwu memperhatikan enji secara diam diam ia yang baru beberapa menit yang lalu sampai ke mansion dan belum masuk ke dalam mansion.
"nona eunji, nona sangat cantik saat tersenyum. seperti tidak ada penderitaan yang nona alami" ucap lirih asisten jiangwu ia berada di halaman depan mansion.
Johan yang baru saja keluar dari mansion, matanya sama sekali tidak melihat keberadaan asisten pribadinya.
"kemana jiangwu itu, pagi pagi sudah menghilang, apa dia lupa jam 8 nanti ada pertemuan dengan rekan bisnisku" gerutu johan
"hey, kalian berdua! apa kalian melihat jiangwu?!" tanya johan pada dua orang pengawal
"saya tidak melihat tuan" jawab salah satu pengawal dengan wajah menunduk
"kalau kamu?!" tanya johan lagi pada pengawal satunya.
"kalau tidak salah saya melihat asisten jiangwu ada ditaman tepat berhadapan dengan kamar tuan" jawab pengawal itu dengan kepala menunduk
"sedang apa dia di taman itu?" gumam johan ia langsung melangkahkan kakinya ke taman dekat kamar pribadinya.
Sesampainya johan di taman itu, ia melihat asisten jiangwu tengah berdiri di hamparan rerumputan yang hijau namun lama kelamaan rerumputan itu mulai tertutupi oleh salju yang terus berjatuhan.
"ji,,, " ucap Johan terhenti saat melihat arah pandang asisten jiangwu menghadap kamarnya
"apa yang ia lihat?" pikir johan, ia langsung mengikuti arah pandang asisten jiangwu.
"jala*g. sedang apa dia di atas balkon itu? dan kenapa jiangwu memperhatikan jala*g itu?! " monolog johan
Tanpa sadar johan menerbitkan senyumnya kala ia melihat enji tersenyum sangat manis sambil bermain salju yang terus berjatuhan dari langit.
"sangat cantik" puji johan tanpa sadar sembari tersenyum sangat manis.
Tiba tiba saja johan tersadar dari ucapannya barusan.
"apa apaan ku ini, aku memujinya barusan." gerutu Johan sambil menggelengkan kepala nya.
__ADS_1
Asisten jiangwu langsung tersadar dan menghentikan pandangannya kepada enji yang masih asyik bermain salju.
Asisten jiangwu sekilas menoleh ke samping, tak sengaja ia melihat johan tengah berdiri tak jauh dari dirinya sambil terus menggelengkan kepalanya.
"johan?" gumam asisten jiangwu
"ada apa dengan johan? kenapa ia menggelengkan kepalanya?" monolog asisten jiangwu sangat heran melihat johan yang terus menggelengkan kepalanya
"johan" panggil asisten jiangwu sambil berjalan menghampiri johan
Johan langsung menghentikan gelengan kepalanya saat asisten jiangwu memanggil namanya.
"kenapa kau terus menggelengkan kepalamu? kau sakit?" tanya asisten jiangwu
"tidak" jawab datar johan
"lalu?"
"kau dari mana saja hah?dari tadi aku mencarimu ternyata kau di sini. apa kau lupa jam 8 nanti aku akan ada pertemuan dengan rekan kerja ku" balas johan dengan suara sedikit meninggi
"aku hanya mencari udara segar"
"alasan, ayo kita ke kantor. aku tidak ingin terlambat"
Kini johan dan asisten jiangwu tengah berada di dalam mobil menuju perusahaan JOH Corp. Di sepanjang perjalanan hanya ada kesunyian namun kini johan memecah keheningan itu dengan pertanyaanya pada asisten jiangwu yang tengah mengemudi mobil Johan.
"jiangwu" panggil johan dengan mata melihat asisten jiangwu lewat kaca spion.
"aku tadi melihatmu ada di taman dekat kamarku, kau memperhatikan jala*g itu. apa kau menyukainya?" tanya johan
"kau cemburu?" tanya asisten jiangwu dengan pertanyaannya ia melirik Johan lewat kaca spion.
"cih, aku cemburu? itu tidak mungkin" jawab johan ia langsung mengalihkan pandangannya ke jalanan.
"lalu kenapa kau bertanya seperti itu?"
"kenapa kau malah bertanya padaku! seharusnya kau jawab pertanyaan ku dulu!" teriak johan
"jika iya kenapa? apa ada yang salah?" tanya asisten jiangwu
"aku akan mengetes apakah kau cemburu jika aku menyukai nona eunji, jika kau cemburu berarti kau mulai menyukai nona eunji" monolog asisten jiangwu dalam hatinya
"tentu saja itu salah, kau menyukai seorang wanita yang sudah bersuami!" teriak johan dengan wajah memerah padam menahan emosinya yang sebentar lagi akan meluap.
"johan johan, namanya juga perasaan entah kemana ia akan berlabuh mau ke wanita yang sudah bersuami, adik mu atau seorang janda. lagi pula nona eunji sangat cantik siapa coba yang akan menolaknya. kalau sampai ada lelaki yang menolak nona eunji dia adalah lelaki yang tidak normal alis stres" imbuh asisten jiangwu sembari menggelengkan kepalanya
"kau mengatai ku kalau aku stres?" pekik johan
"siapa yang mengataimu, aku tadi cuma bilang kalau sampai ada lelaki yang menolak nona eunji dia adalah lelaki yang tidak normal alis stres. apakah ada kata atau kalimat yang mengataimu?" balas asisten jiangwu
__ADS_1
"tadi barusan, jika ada seorang lelaki yang tidak menyukai jala*g itu adalah lelaki tidak normal atau stres itu sama saja kau mengataiku kalau aku stres" ujar johan dengan tangan mencengkeram kan bahu kanan asisten jiangwu.
"johan! lepaskan cengkeram mu di bahuku, itu sangat sakit! kita bisa kecelakaan" pekik asisten jiangwu kesakitan akibat cengkerama tangan johan.
"kalau bukan ada di mobil kau sudah ku hajar karena telah mengataiku!" kata johan ia langsung melepaskan cengkramannya
"johan" panggil asisten jiangwu
"apa lagi! apa kau ingin ku bunuh di mobil ini! " cetus Johan dengan rahang yang mengeras
"silahkan jika kau ingin membunuhku, tapi sebelum kau membunuhku ada satu hal yang harus kau tau"
"apa! "
"pengkhianat, ada salah satu karyawanmu yang bekerja di perusahaan cabang yang ada di kota XXX. ia telah membocorkan isi dokumen yang sangat rahasia dengan orang lain"
"apa! dasar pengkhianat! " pekik Johan Ia sangat terkejut
"aku mau besok dia sudah berada di tempat biasa, tempat yang menjadi akhir hidupnya. dan jangan lupa semua orang yang ia cintai harus mati bersamanya di tanganku"
"baik lah, besok pagi dia akan ada ditempat biasanya. tempat yang akan menjadi akhir hidupnya"
"bagus, tak sabarnya aku melihat mereka tersiksa dan di mangsa oleh hewan peliharaanku Black dan White" ujar johan sembari tersenyum menyeringai
"ini lah akhir dari hidup kalian yang telah mengkhianati johan" ucap asisten jiangwu dalam hatinya
Tak lama mobil yang di kemudi asisten jiangwu telah sampai di perusahaan JOH Corp. gedung yang sangat tinggi dan luas.
.
.
.
Bersambung....
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK
LIKE👍
COMENT💬
TIP🌟
VOTE✔
FAVORIT❤
JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA
__ADS_1
BYE BYE BYE😘😘😘