
HAPPY READING📖
Johan langsung keluar dari ruangan walk in closet dengan memakai setelan kerja yang membuat diri nya sangat tampan siapa pun yang melihat nya pasti akan jatuh cinta.
(termasuk author wkwkwkwk😂)
Saat johan ingin melangkah kan kaki nya keluar dari kamar nya diri nya langsung menoleh menatap enji masih betah menutup kedua belah mata nya.
"dasar jala*g murahan, belum bangun juga?" kata johan menatap tajam enji yang tengah tertidur di lantai keramik.
Tok tok tok
Johan langsung membuka kan pintu kamar nya terlihat lah pak jung yang menunduk kn kepala nya.
"ada apa?" tanya johan datar
"permisi tuan johan, sarapan pagi sudah tersedia di meja makan" ucap pak jung
"hemmm" balas johan dengan deheman nya.
"kalau begitu saya permisi tuan"
"tunggu dulu"
"ada apa tuan? apa ada sesuatu yang tuan butuh kan?" ucap pak jung
"bangun kan jala*g murahan itu!" titah johan
"baik tuan" jawab pak jung dan langsung masuk ke dalam kamar johan.
Mata pak jung sama sekali tak melihat keberadaan enji.
"nona eunji tidur di mana?" gumam nya
"jala*g itu tidur di lantai" kata johan tangan nya bersedekap di dada
Dan perlahan pak jung mendekati enji yang tertidur meringkuk di keramik yang sangat dingin.
"nona bangun nona" panggil pak jung
"nona bangun nona" panggil pak jung sekali lagi karena enji masih tertidur pulas.
"kalau dia belum bangun juga siram dia pakai air dingin!" ucap johan sembari melangkah kan kaki nya mendekati sofa dan menduduk kan bokong nya.
"baik tuan" balas pak jung dan langsung masuk ke dalam kamar mandi johan.
Tak lama kemudian pak jung keluar dari kamar mandi sembari membawa ember yang berisi air yang sangat dingin.
"maaf kan saya nona" ucap pak jung pelan Dan langsung menyiram enji dengan air yang sangat dingin.
Enji langsung terbangun dari tidur nya.
"uhuk... uhuk... uhuk..." enji langsung terbatuk batuk karena diri nya tak sengaja menghirup air dan masuk ke dalam hidung nya.
"pak jung kenapa menyiram saya pakai air uhuk... uhuk.. uhuk" kata enji
"aku menyuruh nya kenapa?" timbal johan melangkah kan kaki nya menghampiri enji dan langsung berjongkok
"kenapa tuan menyuruh pak jung menyiram saya?" tanya enji
"karena kau tidak bangun bangun dari tadi jal*ng" jawab johan meninggi.
"maaf kan saya tuan" ucap enji pelan.
"cepat kau bersih kan diri mu ku tunggu kau di meja makan!" kata johan langsung berdiri
__ADS_1
"baik" jawab cepat enji, ia tak ingin mendapat hukuman dari johan lagi.
Johan keluar dari kamar nya di ikuti oleh pak jung.
Enji bergegas ke kamar mandi untuk membersih kan diri nya.
Lima menit kemudian enji telah selesai dengan ritual mandi nya dan langsung mengenakkan pakaian rumahan.
Sesegera mungkin enji keluar dari kamar dan menuju meja makan. saat diri nya menuruni anak tangga langkah nya terhenti.
"tapi tunggu dulu meja makan di mana?" tanya enji sembari menggaruk kepala yang tak gatal.
Enji perlahan lahan menuruni anak tangga setiba diri nya di akhir anak tangga. kepala nya menoleh ke kiri dan kanan.
"ke mana ya? Kemarin aku makan di meja makan sama nona Ji hwa tapi aku lupa jalannya" kata enji diri nya benar benar binggung.
"nona kenapa masih di sini?" tanya asisten jiangwu berada di belakang enji
"asisten jiangwu"
"itu, aku tidak tau di mana meja makan" cicit enji cengengesan.
"mari nona saya antar ke meja makan" tawar asisten jiangwu dan langsung melangkah kan kaki nya di ikuti oleh enji.
tak lama kemudian mereka telah sampai di meja makan.
"kenapa kau lama sekali hah?" bentak johan menatap tajam enji.
"maaf kan saya tuan" jawab enji sembari menunduk kan kepala nya.
"nona eunji tidak tau di mana letak meja makan, maka nya ia lama " jelas asisten jiangwu
"kak johan jangan bentak kakak ipar, dia kan memang benar benar tidak tau di mana ruang makan" timbal ji hwa.
"ayo kak eunji duduk di samping aku" ajak ji hwa
Enji langsung menarik kursi di samping ji hwa. saat diri nya ingin duduk di kursi johan langsung menghenti kan aktivitas enji.
"maaf kan saya tuan"jawab enji
"sekarang layani aku makan!"
"baik"
Dengan cekatan nya enji mengambil kan makanan apa yang johan tunjuk.
"kau layani ibu ku dan adik adik ku dan ingat baik baik jangan pernah kau menyentuh barang barang milik keluarga ku dengan tangan kotor mu itu. kau hanya BUDAK" ucap johan penuh penekanan langsung di iyakan oleh enji.
"nyonya mau makan apa? biar saya ambil kan" ucap enji tersenyum tipis pada ibu johan.
"tidak perlu saya bisa ambil sendiri" balas ibu johan sangat datar tanpa ekspresi sama sekali.
"ibu, kenapa sih tidak menyuruh jala*g ini untuk mengambil kan makanan untuk ibu? lumayan kan kita tidak perlu bayar dia untuk menjadi budak di sini" timbal jenny sembari menatap sinis enji.
"sekarang ambil kan aku yang itu!" titaj jenny pada enji
Enji langsung mengambil kan menu yang di tunjuk oleh jenny.
"tidak, aku tidak mau yang itu. aku mau Kimchi. seperti nya kimchi tidak baik di makan untuk sarapan. aku tidak mau kimchi, aku mau,,,"
"kakak apa apaan sih. kakak nyuruh kakak ipar ambil ini itu tapi nggak jadi, kasihan tau kakak ipar"
"itu terserah ku"
"seharus nya kakak menghargai kakak ipar walaupun kakak lebih tua dari kakak ipar"
"apa kau tak dengar yang di ucap kan oleh kak johan, jala*g ini cuma BUDAK." jelas jenny
__ADS_1
"kalian itu bisa diam tidak, ini meja makan bukan nya makan malah berdebat" timbal johan meninggi sembari menatap persatu adik adik nya.
"Dan kau pergi sana. aku sangat jijik melihat wajah mu" usir johan pada enji.
"iya tuan" jawab enji sembari memberi hormat pada johan dan langsung meninggal kan meja makan. ia benar benar tidak tau harus berjalan ke arah mana.
Langkah kaki nya membawa ia ke sebuah taman belakang mansion johan.
Dan enji langsung duduk di antara rerumputan hijau.
"Budak, jal*ng, murahan" ucap enji pelan sembari mengingat makian johan pada diri nya. tanpa sadar air mata nya sudah menetes silih berganti.
"apa aku semurahan itu sampai aku tidak memiliki harga diri lagi?" monolog enji tubuh nya bergetar hebat karena menangis.
"ayah ku saja tidak pernah mengatai ku murahan apa lagi jala*g"
"sedang kan dia, dia hanya orang yang tak ku kenal dengan gampang nya mengatai ku dengan kata kata kotor dengan mulut iblis nya"
" ini tidak adil bagi ku. kenapa tuhan tidak bunuh ku saja " ucap enji langsung membenamkan wajah nya di antara lutut nya.
"kehidupan seseorang itu memang tidak sempurna nona, tidak adil. bukan hanya kehidupan nona tapi dunia ini pun tidak sempurna. kehidupan orang yang ada di dunia ini tidak berjalan seperti apa yang mereka ingin kan. maka sebab itu semua orang mencari kesempurnaan dan keadilan itu" timbal asisten jiangwu sembari du duk di samping enji.
Enji langsung mengangkat wajah nya dan menatap wajah asisten jiangwu lekat lekat.
"ada saat nya nona bersedih dan ada saat nya juga nona bahagia." sambung asisten jiangwu sembari menoleh ke samping menatap wajah mungil yang sudah basah karena air mata.
"apa kehidupan asisten jiangwu tidak adil juga?" kata enji
"seperti yang saya ucapkan"
"apa asisten jiangwu menyesal karena lahir ke dunia ini?"
"menyesal, tentu saja."
"tapi menyesal di akhir tidak ada guna nya."
"jadi asisten jiangwu menerima garis kehidupan?"
"iya nona, coba lah nona menerima garis kehidupan nona saat ini. hidup dalam genggaman tuan johan bukan berarti kehidupan nona akan hancur. belajar lah beradaptasi dengan kehidupan nona saat ini, saya tau kehidupan nona saat ini pasti jauh berbeda dengan kehidupan nona sebelum nya"
"beradaptasi" ulang enji
"percayalah pada sebuah kehidupan. saya yakin nona pasti akan bahagia entah itu kapan terjadi nya"
"kenapa asisten jiangwu mengucap kan kata itu?"
"lebih baik nona masuk ke dalam jangan membuat tuan johan marah lagi. kalau gitu saya permisi nona" ucap asisten jiangwu tersenyum tipis pada enji dan langsung bangkit dari duduk nya.
"baik lah" balas enji bangkit dari duduk nya dan langsung menghapus air mata nya yang masih tertinggal di wajah cantik nya
Enji melangkah kan kaki nya masuk ke mansion johan. diri nya mengikuti langkah kaki asisten jiangwu.
Bersambung....
Maaf jika ada kata yang typo🙏🙏🙏
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK
LIKE👍
COMENT💬
TIP🌟
VOTE✔
FAVORIT❤
__ADS_1
JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA
BYE BYE BYE😘😘😘