TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO

TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO
TMDCP#84


__ADS_3

Kini Enji sudah siap berangkat kuliah tampil apa adanya membuat dirinya lebih cantik secara natural tanpa perintilan perintilan make up,beberapa hari yang lalu Enji sudah sadar dari pingsannya yang begitu lama.


keadaan nya kini sudah sangat membaik namun sangat di sayangkan hati kecilnya sangat kecewa dengan takdir mengapa takdir seolah olah mempermainkan dirinya antara hidup dan mati.dia pikir setelah bangun ia akan bisa bertemu dengan bundanya namun di luar ekspektasinya takdirnya masih sama tidak ada yang berubah sama sekali.


hari ini adalah hari pertama Enji masuk kuliah lagi,dengan keadaan yang berbeda.setelah beberapa bulan menikah dengan Johan, tidak tinggal di rumah ayahnya dan jarak ke kampusnya pun sangatlah jauh karena mansion Johan berada di tengah hutan.


"nona" panggil asisten jiangwu


"nona sudah siap?"


"iya,saya sudah siap asisten jiangwu"


"ayo kita turun nona,tuan Johan sudah menunggu nona di meja makan.nona harus sarapan sebelum berangkat"ajak asisten jiangwu langsung diiyakan oleh Enji.


perlahan asisten jiangwu menuruni anak tangga satu persatu di ikuti oleh Enji di belakang.sesampainya mereka di meja makan.semua mata memandang Enji dengan tatapan tidak biasa,terutama jenny.membuat Enji menundukkan kepalanya.


"selamat pagi,tuan,nyonya,nona jenny,dan nona ji jwa"sapa asisten jiangwu.dan mempersilahkan Enji untuk duduk di samping Johan.


tidak ada suara yang ada hanya dentingan suara sendok dan garpu yang terus beradu di atas piring.


"kakak Enji,nanti berangkatnya bareng aku ya.sekolah aku sama kampus kakak kan searah.so,kakak gak perlu ikut mobil kak Johan sama kak jiangwu barengan aku aja" ajak ji hwa setelah selesai makan beberapa menit yang lalu.


"tidak bisa"cegah Johan


"why?"


"dia akan pergi sendiri"


"what?gak bisa gitu dong kak,masa kakak ngijinin bit*h ini bawa mobil? yang bener aja kak"cibir jenny tidak setuju.


"siapa bilang?dia pergi sendiri tanpa menggunakan alat transportasi" jelas Johan dengan wajah datarnya tanpa ekspresi apapun.


"maksud kakak ,kakak nyuruh kakak ipar jalan kaki?"tanya ji hwa tak percaya.


"kakak jangan gila, mansion kita ini di tengah hutan jauh dari halte bus,bagaimana bisa kakak membiarkan kakak ipar jalan kaki ke kampusnya sendirian"


"itu syarat nya karena aku telah mengijinkan dia kuliah lagi,bukankah begitu jiangwu?" tanya Johan pada asisten Jiangwu.


"jadi kak jiangwu tau,kenapa gak bilang ke aku kalau itu syaratnya.kalau begitu kakak ipar gak usah kuliah."

__ADS_1


"nona ji hwa,saya tidak apa apa kalau saya harus jalan kaki ke kampus" sahut Enji.


"tapi kak,jarak ke kampus kakak kan jauh nanti kakak cape."


"ahahahahaha rasain" gelak tawa jenny mempertawakan nasib Enji.


"ibuuuuu" panggil Ji hwa pada ibunya yang hanya diam sejak tadi.dengan wajah sedikit memelas agar membantu dia membujuk johan.


"maaf ji hwa,ibu tidak bisa membantu" kata ibunya tau maksud anak bungsunya.


setelah menyelesaikan sarapan pagi Enji sudah siap siap berangkat kuliah.pakaian yang melekat di tubuhnya membuatnya dirinya sangat cantik sederhana namun terlihat perfect di mata laki laki.


"kakak ipar yakin mau pergi ke kampus hanya jalan kaki?" tanya ji hwa lagi segurat kecemasan terlihat jelas di wajahnya.


"mengapa tidak ?"


" jarak dari mansion ke kampus kan jauh kak,apa kakak tidak capek jalan kaki? kakak baru aja sehat ,kata dokter kakak gak boleh kelelahan."


" ji hwa jangan khawatir kakak akan baik baik saja" ucap Enji mencoba menenangkan ji hwa agar tidak mengkhawatirkan dirinya.


perlahan Enji mulai melangkahkan kakinya meninggalkan area mansion yang sangat modern itu.baru saja Enji keluar dari gerbang keringatnya sudah tercetak jelas di wajah cantiknya.bukan Enji namanya jika ia harus menyerah di tengah jalan, kesempatan ini hanya datang sekali.


20 menitan akhirnya Enji telah tiba di kampusnya,tempat yang ia rindukan selama ini setelah menikah dengan Johan banyak peraturan yang harus ia taati.termasuk dilarang keluar mansion jangan kan ke kampus sejengkal saja keluar dari mansion akan mendapat konsekuensi nya.


semua orang tercengang melihat Enji yang tengah berjalan di koridor,dengan penampilan sangat sederhana mampu membuat kaum laki laki terpesona dengan kecantikannya seperti bidadari turun dari langit. berbeda dengan kaum perempuan sangat muak melihat wajah Enji karena kecantikannya tidak ada satupun mahasiswi lainnya yang bisa menandinginya.


bisikan demi bisikan bisa Enji dengar dengan jelas namun ia lebih memilih diam berjalan terus sampai ia masuk ke kelasnya.


"hai Tae oh" sapa Enji pada teman laki lakinya yang tengah main game.


" wow Enji"pekiknya sangat kegirangan atas kehadiran teman sekelasnya.


"kamu dari mana aja sih beberapa bulan ini tidak ngampus ?"


"oh itu ada beberapa hal yang harus ku selesaikan" dusta enji.ia tidak mungkin bilang sejujurnya jika ia sudah menikah.


"ku pikir kamu udah out dari kampus"


"guys guys kayanya kita kedatangan tamu deh" ucap sakura yang baru saja datang.

__ADS_1


"dari mana aja Lo? kok baru nongol?abis ngelayan om om ya?" sahut Yeon ji.


"hei,kalian!. bisa tidak di jaga bicaranya!" bentak Tae oh menatap geram .


"are you his boy friend?"


"gak usah diladeni,kita belajar aja.bentar lagi dosen akan datang kan?" tanya Enji pada Tae oh.


tidak berselang lama dosen nam Joo kyuk datang dan langsung memberi materi pembelajaran. disela sela ia mengajar tatapannya tak lepas dari Enji.namun Enji yang selalu fokus belajar tidak mengetahui jika ia di amati oleh dosen Joo kyuk.


beberapa jam kemudian pembelajaran telah selesai semua mahasiswa telah membereskan semua buku buku mereka dan memasukkan nya dalam tas mereka masing masing.


"untuk hari ini, pembelajaran sudah selesai dan saya harap semua tugas tugas yang saya berikan Minggu lalu segera kalian selesaikan.and untuk Kim Eunji ikut keruangan saya ada beberapa hal yang harus dibicarakan.sekarang! permisi" pamit nam Joo kyuk.


"Tae oh,ada apa ya jadi dosen Joo kyuk meminta aku ke ruangannya?"bisik Enji pada Tae oh.


"aduh aduh,baru aja masuk sudah kena skandal.dasar *****!" ujar sakura menatap sinis pada Enji


"helloooo Dewi neraka, iri ya? bilang sayang" sugut Tae oh.


"diem Lo ya gw gak bicara sama Lo!"


Enji tak ambil pusing antara perdebatan Tae oh dan sakura, ia bergegas menuju ruangan dosen nam Joo kyuk.


Bersambung....


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK


LIKE👍


COMENT💬


TIP🌟


VOTE✔


FAVORIT❤


JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA

__ADS_1


BYE BYE BYE😘😘😘


__ADS_2