TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO

TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO
TMDCP #53


__ADS_3

HAPPY READING 📖


.


.


"ibu,,, ayah,,,," ucap anaknya sangat lirih


Hatinya sangat hancur melihat orangtuanya tewas yang mengenaskan akibat perbuatannya.


Johan hanya tersenyum sangat puas melihat mantan karyawannya menangis sangat memilukan.


"inilah akibatnya jika bermain api di belakangku"


"apa salah saya tuan?! sampai tuan mengurung saya bersama orangtua saya dan membunuh mereka dengan keji!" teriak pria itu matanya sudah sangat merah akibat menahan amarah.


"cih, masih belum mengakui apa ke salahanmu?! " decih johan menatap jengah pada mantan karyawannya.


Selalu saja tidak ada yang mengakui kesalahannya sendiri. apa yang ia buat sampai aku harus memusnahkannya dari muka bumi ini, benar benar menjadi sampah dunia, pikir johan


"apa perlu aku yang menjelaskan apa kesalahanmu terhadapku!" teriak johan tepat di depan wajah pria itu


"untuk apa anda menjelaskan kesalahan saya, saya merasa tidak pernah memiliki kesalahan atau pun berulah pada anda. sepertinya anda salah orang!" pria itu langsung membalas ucapan johan dengan teriakannya, ia benar benar tidak memiliki rasa takut pada johan.


"wah wah wah, kau tak takut pada ku sampai kau berani meneriaki ku!!!" teriak johan sangat menggelar di setiap penjuru ruangan bawah tanah.


Enji yang berada di balik tembok jantungnya berdebar sangat cepat melebihi pelari yang berlari sangat jauh.


"aku takut pada anda, jangan mimpi! Anda bukanlah tuhan yang harus ku takuti. Anda hanya lah manusia biasa yang terlahir memiliki semuanya dan seenak nya anda menghancurkan hidup orang lain membunuh sangat keji seperti iblis. Wajah anda saja yang tampan tapi sebenarnya hati anda lebih busuk dari bangkai binatang! "


Emosi johan mulai mengebu gebu mendengar perkataan dari mulut pengkhianat, tanpa aba aba johan langsung meluncurkan timah panas teoat di pundak pria itu.


Dor!


"Agkh! Sial!" umpat pria itu merintih kesakitan akibat tembakan dari johan secara tiba tiba. Ia sama sekali tidak bisa memegang pundaknya karena tangan dan kakinya di ikat dengan rantai.

__ADS_1


Darah segar mulai keluar dari kulitnya akibat dari tembakan Johan. Kemeja birunya telah ternodai oleh darahnya yang kental.


"hahahhah, begitu saja kau mau meninggal. Dasar lemah" maki johan di iringi oleh gelak tawanya sampai menggema.


"kau boleh request alat alat yang akan ku gunakan untuk menyiksamu. Baik bukan aku? menyuruhmu langsung memilih alatnya. Kau tenang saja semua alatnya sangat lengkap di ruangan ini. Tinggal sebut saja, kau ingin alat apa? " johan mulai membuka lemari yang sangat tinggi dan lebar tampak lah semua alat alat yang sangat tajam tersusun rapi.


"apa kau ingin gergaji? Gergajinya masih baru belum ku gunakan sama sekali." johan mengambil gergaji yang terlihat masih baru


"atau kau ingin cambuk? Tapi ku rasa tubuhmu tidak pantas untuk menerimanya karena cambuk ini di buat dari khusus sang ahli untukku, yang lain saja ya" ucap johan sekilas memegang cambuk


"apa kau ingin mencoba Bisbol? Bisbol ini baru ku gunakan satu kali dan coba kau lihat darah nya masih melekat di bisbol ini. Asal kau tau saja, hanya satu kali pukulan saja orang itu tewas, lucu bukan padahal aku ingin bermain dengannya lebih lama lagi tapi sayangnya dia lebih cepat tewas di bandingkan apa yang ku duga" jelas johan dengan wajah kecewa dengan di buat buatnya.


Enji masih berada di balik tembok, ia sama sekali tidak ada keinginan untuk kembali ke kamarnya. Kakinya sangat lemas untuk berjalan akibat melihat Johan membunuh parubaya yang tidak tau apa apa.


"sejak kapan tuan johan menjadi pembunuh seperti ini? Apa yang lain tau jika tuan johan adalah psycho" tanya enji lirih bibirnya sangat bergetar hebat.


"ayo cepat katakan! Kau ingin alat apa?! Aku tidak banyak waktu untuk meladeni mu waktuku lebih berharga dari dirimu!" desak johan karena tidak ada balasan dari mantan karyawannya.


"apa kau bisu atau tuli atau kau sudah mati! Sampai kau tidak jawab ucapanku, Sangat membosankan sekali! Padahal aku ingin bermain lebih lama lagi! Tapi sepertinya kau sudah tak sanggup lagi. Baik lah karena hari ini moodku sangat baik maka sisanya akan ku serahkan pada anak anakku." johan mulai melangkahkan kakinya mendekati pintu bercat merah yang tak jauh dari lemari itu.


Johan sengaja tak memberi 2 peliharannya makanan agar nanti peliharaannya akan memangsa orang yang telah di bunuh johan yang masih hidup atau tidak.


"black, white, lama tidak bertemu tubuh kalian tambah besar saja walaupun tidak ku beri makan tapi tenang saja sayang kalian hari ini akan mendapatkan makanan 3 kali lipat dari biasanya" ucap johan pada peliharannya sambil mengelus lembut tubuh peliharannya secara bergantian.


2 peliharaan johan bernama black dan white sesuai dengan bulu mereka yang Lebat dan tebal. Yang satu berwarna hitam pekat, dan yang satunya lagi berwarna putih bersih.


Black dan white sudah menatap nyalang 3 orang yang tengah duduk sambil bersandar di tembok putih, mulutnya sudah terbuka lebar tampaklah gigi yang sangat tajam.


Darah yang sudah keluar dari tubuh mereka membuat black dan white tidak sabaran untuk memangsanya.


"itu binatang apa? seperti anjing tapi lebih mirip ke serigala apa mungkin itu adalah serigala?" monolog enji mulutnya ia bekap dengan kedua belah tangannya.


Pria itu baru menyadari jika ada beberapa mata tengah menatapnya dengan tatapan yang Memangsa. betapa terkejutnya ia melihat 2 binatang yang sangat buas menatapnya dengan tatapan memangsa.


Sekuat tenaga pria itu mulai memundurkan duduknya namun sama sekali tidak ada kemunduran karena dirinya sudah berada di tembok yang berarti tidak bisa memundur lagi.

__ADS_1


"ampuni saya tuan" pria itu meminta ampun pada johan namun terlambat karena johan tidak akan menarik semua ucapannya lagi.


"sangat terlambat, walaupun meminta ampunan pada ku dari awal itu tidak akan merubah visiku. Karena siapapun yang mengkhianatiku ataupun mengusik hidupku akan berujung kematian. Entah itu tua atau muda, kaya atau miskin, perempuan atau laki laki menurutku sama tidak ada bedanya." kata johan dengan tangan terus mengelus lembut 2 peliharannya. Lalu ia berjalan menghampiri pria itu dan melepaskan rantai yang mengikat tangan dan kakinya. Namun pria itu sama sekali tidak ada tenaga untuk lari dari ruangan itu


"black white, silahkan kalian makan. Waktu dan tempat ku persilahkan." ucap johan


Black dan white langsung mengambil ancang ancang untuk menerkam pria itu. Dan sekali cakaran pria itu mati mengenaskan.


Enji yang melihat kejadian itu sontak langsung berteriak dan memundurkan langkahnya kebelakang sampai kakinya tak sengaja menyenggol gucci yang ada di belakangnya. Akibatnya gucci itu pecah.


Prank!!


.


.


.


Bersambung....


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK


LIKE👍


COMENT💬


TIP🌟


VOTE✔


FAVORIT❤


JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA


BYE BYE BYE😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2