
HAPPY READING 📖
"kakak ipar aku merindukanmu, cepat sadar ya. Aku ingin mengajak kakak ke suatu tempat yang hanya ada kita berdua dan kita bisa melihat salju turun." ucap lirih ji hwa dengan tangan terus mengusap lembut punggung tangan enji.
Min young dan asisten jiangwu masih berada di kamar rawat enji dengan mata tertuju dengan seorang gadis yang tengah berbaring tak berdaya di atas brankar.
"maafkan saya nona" ucap pelan asisten jiangwu sampai terdengar oleh min young.
"hey, manusia batu. Kenapa kau masih di sini? Sana pergi! Kerja sana! " usir min young
"jadi kau mengusirku?!" asisten jiangwu tak terima jika ia di usir apalagi di usir oleh min young teman debatnya yang tak mau kalah dari dirinya.
"aku tidak mengusirmu aku hanya menyuruhmu untuk kerja, ini sudah jam 7 tidak baik seorang asisten pribadi datang terlambat yang ada nanti kau di pecat " imbuh min young
"itu sama saja, pada intinya kau mengusirku" bahas asisten jiangwu
"tentu saja beda, mengusir dan menyuruh itu berbeda"
"sama saja!" pekik asisten jiangwu dengan mata saling beradu tajam dengan min young.
"beda! " ucap min young dengan nada suara sedikit Meninggi membuat ji hwa menoleh ke arah mereka berdua.
"sangat berisik" umpat ji hwa dalam hatinya dengan menatap nyalang asisten jiangwu dan min young.
"hey, kalian berdua! Kalian sangat berisik! Terutama kak min young tadi kakak menyuruhku untuk tidak mengganggu kakak ipar tapi kakak sendiri yang sangat berisik" kata ji hwa dengan wajah datarnya sbil menatap tajam min young.
"aku tidak berisik tapi manusia batu ini yang sangat berisik" tunjuk min young pada asisten jiangwu
"ohh, jadi kau mengkambing hitamkan ku. Seolah olah aku yang salah di sini!" protes asisten jiangwu tidak terima jika dirinya di kambing hitamkan.
"emang kenyataannya memang kau yang salah di sini! "
"ohhh, jadi kau merasa paling benar di sini?"
"tentu saja" jawab santai min young dengan kedua belah tangan ia lipat di atas perut.
"astaga bukannya diam ini malah semakin berisik" gerutu ji hwa dengan tangan menepuk jidatnya.
"hey kalian berdua, kalian itu sama sama salah. Sama sama berisik. badan kalian aja yang boleh gede tapi otak kalian kaya anak kecil" cicit ji hwa sambil menatap asisten jiangwu dan min young secara bergantian.
"dasar anak kecil!" ulang min young dengan mata tertuju pada asisten jiangwu.
"kau yang anak kecil!" ucap asisten jiangwu menatap tajam min young
"diam!!! " teriak ji hwa
"ji hwa" ucap asisten jiangwu dan min young serempak dengan mata melotot ke arah ji hwa karena ji hwa berteriak.
__ADS_1
"kenapa nona malah berteriak? Ini rumah sakit nona" kata asisten jiangwu mengingatkan ji hwa jika ia berada di rumah sakit.
"ya aku tau jika aku berada di rumah sakit"
"jika kau tau kalau ini rumah sakit kenapa malah berteriak? Yang ada nanti semua pasien akan terganggu termasuk eunji" timbal min young
"lalu bagaimana dengan kalian? Sejak tadi berdebat tanpa sadar berteriak dan ketika aku untuk mencoba menghentikan kalian secara lembut, kalian tetap saja berdebat malah semakin riuh. Tidak ada cara lain lagi selain berteriak agar kalian berhenti berdebat "
"salahkan saja dia nih yang duluan mengajakku berdebat" tunjuk min young pada asisten jiangwu.
"ohh, jadi kau menuduhku yang duluan mengajak kau berdebat?!" protes asisten jiangwu tak terima.
"iya, itu memang kenyatannya kau yang ngajakku debat duluan"
"kau tak sadar dirikah jika kau di sini adalah dalang dibalik perdebatan itu"
"jadi kau melimpahkan kesalahanmu terhadapku"
"astaga, baru saja aku menyuruh mereka untuk berhenti berdebat. Ini malah kembali berdebat lagi yang di permasalahkan hanya hal sepele. Dasar bocah" kata ji hwa sembari menggelengkan kepalanya
"katanya dokter tapi hal kecil ini saja kau limpahkan padaku. Dasar dokter gadungan" ucap kesal asisten jiangwu
"hey manusia batu, ja..."
"cukup!!! Bisa tidak hentikan perdebatan konyol kalian itu. Dari dulu sampai sekarang kalau ketemu selalu saja berdebat. Hal sepele saja kalian perdebatan yang tidak ada hasilnya! Lebih baik kak jiangwu pergi kerja ini sudah jam 7 lewat yang ada nanti kak jiangwu di marahi oleh kak johan jika ketahuan terlambat"
"dan untuk kak min young lebih baik kakak urusi pasien lain. Kak eunji bukan satu satunya pasien kakak kan?"
"tapi bagimana dengan eunji? "
"kakak tenang aja, aku akan jaga kakak ipar. Jika nanti kakak ipar mulai sadar aku akan panggil kakak, secepatnya "
"baiklah" ucap pasrah min young.
sedangkan asisten jiangwu berusaha menahan tawanya saat melihat wajah min young begitu pasrah.
"kalau begitu saya permisi nona, jika ada kabar terbaru tentang kondisi nona eunji tolong beritau saya"
"iya nanti aku akan beritau kakak jika ada perkembangan tentang kondisi kakak eunji"
"ingat ya ji hwa, jika ada perkembangan pada diri eunji walaupun itu sekecil apapun tolong beritau aku secepatnya"pinta min young.
"iya"
Asisten jiangwu langsung keluar dari kamar rawat eunji di susul oleh min young dengan wajah sedikit sedih, niatnya tadi ia ingin menemani ji hwa untuk menjaga eunji tapi malah di usir oleh ji hwa akibat ia berdebat dengan asisten jiangwu.
Saat sudah mereka di luar tiba tiba saja asisten jiangwu tertawa.
__ADS_1
"hahahahahha"
"kau kenapa? "tanya Bingung min young
"ini namanya tertawa"
"ya aku tau jika kau tertawa tapi kenapa kau tiba tiba saja ketawa?" menatap heran pada temannya.
"tentu saja aku sedang mempertawakan orang, dan orang itu ingin sekali menemani pasiennya tapi malah di usir"
"ohh, jadi kau mempertawakanku? "
"ohh, jadi orangnya itu adalah kau, kasihan. Hahahhah" ucap asisten jiangwu pura pura tidak tau dan kmbali tertawa lagi.
"sana pergi!!" usir min young menatap tidak suka pada asisten jiangwu yang mempertawakannya
"kau juga harus pergi!"
"apa kau lupa? Aku kerja di sini jadi aku tidak bisa pergi dari sini seenaknya, banyak pasien yang membutuhkanku"
"cih, so soan jadi orang sibuk"
"aku memang orang paling sibuk, bahkan presiden pun sangat sulit untuk menemuiku kecuali membuat janji padaku seminggu lebih awal" kata min young membanggakan dirinya seolah olah dirinya irang oaling sibuk di dunia ini.
"kaya orang penting aja harus bikin janji"
"aku memang orang penting. Tidak seperti ka,,, " Belum juga min young menyelesaikan ucapanya asisten jiangwu langsung meninggalkannya
"hey jiangwu aku belum selesai bicara. Dasar manusia batu!" maki min young
Bersambung....
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK
LIKE👍
COMENT💬
TIP🌟
VOTE✔
FAVORIT❤
JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA
BYE BYE BYE😘😘😘
__ADS_1