
Sebulanan penuh ini Enji menyibukkan dirinya dengan tugas tugas kuliahnya yang begitu banyak.tapi Untungnya Johan sama sekali tidak menyiksanya malah Johan seringkali membantu Enji mengerjakan tugas tugas kuliahnya.
"hari ini kau kuliah kan?"tanya Johan pada Enji yang masih sibuk dengan tugas tugasnya.
"iya tuan tapi masuknya agak siangan"
"hmm"
"ayo turun ke bawah kita sarapan"ajaknya.
"baik tuan"
di sela sela sarapannya,Johan memperhatikan cara Enji sarapan.menambah porsi makanan untuk Enji lebih banyak membuat sang adik jenny menatap tak suka Enji.
"apa yang di lakukan bit*h ini sampai sampai kak johan perhatian kaya gini?liat aja nanti kak Johan akan kembali menyiksa mu"ucapnya dalam hati.
"makan yang banyak " ucap Johan.
Dengan lahapnya Enji memakan sarapannya. Membuat Johan tersenyum tanpa sadar. Di sela sela nya memperhatikan Enji tiba tiba saja ibunya bertanya tentang keadaan kekasihnya,Soo hee.
"Johan"panggil ibunya.
"bagaimana kabar Soo hee? Apa ada perkembangan?" tanyanya membuat Johan berhenti makan dan meletakkan sendok dan garpu.
"tumben ibu bertanya tentang keadaan Soo hee?"
"apa salah jika ibu bertanya tentang keadaan calon menantu ibu" ucapnya menekankan kata MENANTU IBU.
"kalau ibu ingin tau keadaannya, kenapa tidak datang langsung saja ke rumah sakit? "
"karena ibu peduli dengan Soo hee"
"sejak kapan ibu peduli dengan keadaan Soo hee? Ibu cuma peduli sama diri ibu sendiri, ibu dulu suka ngurung diri di kamar. Apa ibu lupa?"
__ADS_1
"kakak! Kakak apa apaan! Kenapa kesannya kakak malah memarahi ibu!" timbal jenny tidak suka kalau ada yang memarahi ibunya.
"sudah bertahun tahun Soo hee dirumah sakit, apa pernah ibu kerumah sakit untuk menjenguknya? Enggak ,gak pernah sama sekali"
"apa salahnya coba kalau ibu bertanya tentang keadaan Soo hee?"
"aku tidak bicara padamu jenny,apa kurang jelas aku berbicara dengan siapa!" menatap nyalang adiknya.
"kak Jen, kakak diam aja jangan ikut campur urusan kak Johan dengan ibu lagian juga yang dikatakan kak Johan benar.mana pernah ibu ke rumah sakit untuk menjenguk kak Soo hee" bisik ji hwa
"diam kamu ji hwa!"
"kenapa Jen? Kamuarah jika aku memarahi ibu?"
"kakak itu harus sadar,kalau ibu sudah bertanya tentang keadaan Soo hee berarti kakak udah ga pernah datang kerumah sakit untuk jenguk Soo hee ,PACAR KAKAK! Dan juga kakak lupa sama rencana kakak. Kakak akhir akhir ini baik banget sama si jal*ng ini" ucap jenny menatap datar wajah kakaknya.
"untuk apa aku datang ke rumah sakit, aku sibuk dengan pekerjaan ku"
"DIAM!" membuat Johan tidak mood untuk melanjutkan sarapannya padahal baru beberapa suap. Ia langsung bangkit dari duduknya dan tak lupa Johan meraih tangan enji.
"kita mau kemana tuan? Makanan saya belum habis"
"ku antar ke kampus ,masalah makan itu gampang nanti kita makan di luar. Makan di rumah membuatku tidak mood"
"tapi tuan tas saya masih di dalam kamar"
"pak Jung!" panggil Johan
"iya tuan, apa ada yang bisa saya bantu?"
"ambilkan tas dan keperluan istri saya untuk ke kampus" perintah Johan menekankan kata ISTRI agar keluarganya mendengarnya.
"ayo kita ke mobil" berjalan lebih dulu sambil tangan menggandeng tangan mungil Enji.
__ADS_1
"kak Johan!"teriak jenny
"kak Jen apa apaan sih, ngerusak mood kak Johan aja. Tau kan kak Johan itu sensitif orangnya" setelah mengucapkan kalimat itu ji hwa berlalu pergi meninggalkan jenny dan ibunya.
"kita harus melakukan apa Bu agar kak Johan benci sama jala*g itu. Otak kak Johan sudah di cuci sama jala*g itu"
"entahlah ibu tidak tau"
"aku punya rencana" ucap jenny dan berlalu membisikkan ke telinga ibunya.
"bagaimana Bu? "
"secepatnya ibu mau ,rencana itu harus dilakukan.ibu sangat takut jika johan sudah jatuh cinta dengan jal*ng itu"
"itu gampang Bu " ucap jenny tersenyum smirk entah apa yang direncanakan jenny dengan ibunya.
Bersambung....
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK
LIKE👍
COMENT💬
TIP🌟
VOTE✔
FAVORIT❤
JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA
BYE BYE BYE😘😘😘
__ADS_1