TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO

TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO
TMDCP #31


__ADS_3

HAPPY READING📖


Di perusahaan JOH Corporation johan sangat sibuk dengan kerja sama nya dengan perusahaan luar.


Asisten jiangwu bersusah payah membawa setumpuk kan berkas yang menggunung ke ruangan johan. dan meletak kannya sangat kasar di atas meja johan. Setumpuk kan berkas sudah terletak di atas meja kerja johan.


brak...


"apa kau tidak bisa meletak kan nya dengan pelan?" ucap johan sembari mata nya fokus ke layar monitor komputer nya dengan tangan terus menari nari di atas keyboard.


"ini kerja kan!" titah asisten jiangwu


Johan langsung menatap nyalang yang menjadi asisten pribadi nya sekaligus sahabat nya.


"kau sudah gila ya jiangwu, apa kau tak lihat aku masih sibuk. berkas yang tadi saja belum selesai dan sekarang kau menambah kan berkas lagi" balas johan sedikit meninggikan intonasi suara nya.


"cepat kerja kan. besok berkas ini akan di kirim ke perusahaan china" titah asisten jiangwu


"kenapa tidak kau saja yang mengerjakan nya? di sini itu yang jadi bos itu adalah aku bukan kau" bentak johan


"aku tidak bisa mengerjakan nya" jawab asisten jiangwu datar


"percuma saja aku mengajih mu sangat mahal, tapi kau tak bisa mengerjakan semua berkas itu" ucap johan sangat ketus


"semua berkas ini hanya minta tanda tangan mu" cetus asisten jiangwu.


"sebanyak ini?" tanya johan tidak percaya dengan tumpuk kan berkas yang harus ia tandatangani


"iya" jawab asisten jiangwu enteng dan berjalan ke arah sofa yang tak jauh dari meja johan.


asisten jiangwu langsung menghempas kan bokong nya di sofa itu sembari mengerjakan beberapa dokumen yang harus ia selesai kan.


Sesegera mungkin johan langsung menyelesaikan perkerjaan nya yang berada di monitor komputer nya.


Tak berapa lama perkerjaan johan sudah rampung Dan tangan nya langsung mengambil pena untuk menandatangani satu persatu semua dokumen yang berada di atas meja nya.


Sekitar jam 11 malam akhir nya semua dokumen sudah selesai ia tanda tangani.


"akhir nya selesai juga" ucap johan sembari merenggangkan otot otot nya.


"sudah selesai semua nya?" tanya asisten jiangwu bangkit dari duduk nya


"hemmm" jawab johan dengan deheman nya


"aku juga sudah selesai dengan beberapa dokumen itu" balas asisten jiangwu


"bagus lah, ayo kita pulang. aku sudah lelah" cetus johan sembari bangkit dari duduk nya di kursi kebesaran nya.


"baik lah" jawab asisten jiangwu sembari mempersilah kan johan lebih dulu berjalan di depan nya.


Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di basement parkiran. asisten jiangwu langsung membuka kan pintu mobil untuk johan.


Tanpa menunggu, mobil Lamborghini milik johan langsung melaju dengan cepat meninggalkan basement parkiran.


Tiga puluh menit kemudian mobil lamborghini milik johan telah memasuki perkarangan mansion johan yang di hiasi oleh lampu lampu yang berada di halaman mansion johan untuk menerang depan mansion.

__ADS_1


Asisten jiangwu langsung keluar dari mobil dan membuka kan pintu untuk johan.


Dan johan langsung keluar dari dalam mobil nya. terlihat lah wajah nya yang sangat lelah namun tak pernah mengurangi ketampan nya.


"Selamat beristirahat tuan johan"


"ckk, tadi di kantor kau tak memanggil ku tuan setelah di mansion baru kau menyebut ku tuan" celetuk johan


"maaf, aku lupa" ucap nya cengengesan


"cihh, pulang sana. aku muak melihat muka mu yang sok imut itu" usir johan sembari memutar bola mata nya.


"baik lah" ucap pelan asisten jiangwu


"dasar tuan tak punya perasaan. aku kan memang imut. di bilang sok imut, emang dia tak punya wajah Aegyo. mungkin dia iri" cibir asisten jiangwu dengan suara pelan nya namun madih bisa di dengar kan oleh johan.


"aku masih mendengar kan nya jiangwu!. tunggu apa lagi sana pergi"


"ini juga mau pergi" sahut asisten jiangwu sembari membuka pintu mobil dan masuk


Mobil Lamborghini milik johan memang khusus untuk antar jemput diri nya telah melaju cepat meninggal kan perkarangan mansion johan.


Johan langsung masuk ke dalam mansion setelah di buka kan pintu oleh penjaga yang bertugas di depan pintu mansion johan.


Setiba nya johan di ruang tengah ia langsung memberhenti kan langkah nya.


"kenapa mansion ini sepi sekali?" monolog johan sembari menatap sekeliling isi sudut mansion nya.


"astaga, aku baru ingat ini kan sudah tengah malam. udah jam setengah 12 sudah pasti ibu, jenny dan ji hwa tidur." ucap johan sembari melihat jam tangan nya.


Setiba ia di depan kamar nya, tangan nya langsung memutar handle pintu. dan menutup nya kembali.


Johan langsung melepas kan pakaian nya yang melekat di badan kekar nya satu persatu.


"dasar jala*g sialan. siapa yang mengijin kan nya tidur di kasur ku" ucap johan rahangnya sedikit mengeras saat mata nya melihat enji tertidur memunggungi nya.


Johan melangkah kan kaki nya mendekati sisi ranjang. saat diri nya sudah berada di depan enji.


"enak sekali ya. kau jal*ng tidur di kasur ku tanpa seijin ku" ucap johan menahan emosi nya


Tangan nya langsung terulur ingin menarik paksa enji yang sedang tertidur namun dengan cepat nya ia kembali menarik tangan nya.


"lebih baik aku mandi dulu, nanti setelah selesai mandi akan ku beri hukuman kau jala*g murahan" cetus johan dan melangkah kan kaki nya menujubkamar mandi


Tanpa menunggu aba aba johan langsung berendam di dalam bathup yang berisi air hangat yang telah ia siap kan beberapa menit yang lalu.


Johan langsung menghirup dalam dalam lilin yang beraroma terapi ada di dalam kamar mandi nya sembari memejam kan kedua belah mata nya.


Setengah jam kemudian johan telah selesai dengan ritual mandi nya. ia tampak sangat segar setelah mandi. dengan memakai piyamanya.


Ia langsung mendekati sisi ranjang di mana enji tertidur pulas.


"mari bersenang senang jala*g" ucap johan sembari tersenyum menyeringai.


Dengan kasar nya johan langsung menarik pergelangan tangan enji sampai enji terjatuh di lantai keramik.

__ADS_1


"aww" ringgis enji


"siapa yang mengijin kan mu tidur di kasur ku!" ucap johan meninggi.


"suara itu" gumam enji dan langsung mendongak kan wajah nya. mata coklat enji membulat sempurna saat ia melihat wajah johan yang memerah karena menahan amarah.


"ayo, jawab! siapa yang mengijin kan mu tidur di kasur ku?! aku kau tuli atau bisu" bentak johan tepat di wajah enji.


"ma-maaf kan saya tuan karena telah lancang tidur di kasur tuan" cicit enji pelan


"ckk, seperti nya kau harus di hukum!"


"jangan hukum saya tuan" mohon enji dengan wajah memelas nya sembari memegang kaki johan.


"lepas kan tangan kotor mu itu dari kaki ku!" teriak johan


Karena enji tidak melepas kan tangan nya di kaki johan. johan langsung menarik rambut enji.


"akhh, ampun tuan"cicit enji sembari memegang kepala nya yang sakit


"tidak semudah itu sayang melepaskan tangan ku di rambut mu. kau mau hukuman apa sayang? tidur di balkon atau di kurung di ruangan yang gelap itu?" ucap johan dengan suara lembut yang di buat buat nya. dengan tangan masih menarik tambut enji.


"jangan kurung saya tuan jangan" balas enji sembari menggeleng kan kepala nya.


"ayo berdiri!" titah johan sembari tangan masih menarik rambut enji.


Dengan terpaksa enji mengikuti perintah johan, diri nya langsung berdiri.


Tanpa aba aba johan langsung mendorong tubuh enji di atas kasur dan menindih nya.


"tu-tuan mau apa?" tanya enji sangat ketakutan.


"kau pikir aku mau melakukan hubungan suami istri dengan mu ? jangan mimpi. aku tak sudi bercinta dengan jala*g murahan seperti diri mu yang tubuh mu ini sudah di jamah oleh lelaki lain. apa lagi punya anak dengan mu. jangan pernah berharap lebih, kau disini itu cuma budak tidak lebih. diri mu lebih rendah dari pelayan ingat itu" kata johan sembari menatap tajam enji yang sudah mengeluarkan air mata.


Johan pun bangkit dari atas tubuh enji.


Bersambung....


Maaf jika ada kata yang typo🙏🙏🙏


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK


LIKE👍


comment💬


TIP🌟


VOTE✔


FAVORIT❤


JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA


BYE BYE BYE😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2