TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO

TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO
TMDCP #32


__ADS_3

HAPPY READING📖


Enji terus menangis atas perkataan johan pada diri nya.


"kau ini bisa diam tidak! aku sudah muak mendengar suara tangisan mu itu!!" bentak johan menatap tajam enji.


Enji terus menangis membuat johan mulai geram dan menahan kesal. johan langsung mencengkram pergelangan tangan enji dan menyeret nya dengan kasar.


"kita mau kemana tuan?" tanya enji gugup


johan hanya diam dan terus menyeret enji masuk ke dalam ruangan walk in closet.


"sekarang cuci baju ku!" kata johan menunjuk tumpuk kan baju kotor


"apa tidak besok saja tuan mencuci nya, sekarang sudah malam tuan" ucap enji


"tidak ada tawar menawar. jika ku bilang cuci sekarang ya sekarang!" cetus johan tanpa penolak kan.


"baik tuan" jawab enji langsung mengambil tumpuk kan baju johan.


"ets, mau kemana?" tanya johan memberhenti kan langkah enji


"mau cuci baju tuan" sahut enji


"kau cuci baju ku pakai tangan, jangan pakai mesin cuci."


"dan ini kau harus cuci pakai tangan mu " ucap johan sembari mengambil semua baju nya di dalam lemari untuk ia beri kan pada enji


"tapi tuan itu kan baju nya masih bersih belum di pakai tuan" cicit enji


" jika ku suruh kau cuci ya cuci jangan membantah."


"baik tuan" jawab enji


"Dan satu lagi setelah kau selesai mencuci semua baju ku, kau bersih kan kamar mandi. aku tak ingin kamar mandi ku bau dan kotor karna kau!!!"


Enji langsung menganggukan kepalanya. dengan susah payah nya enji membawa semua baju johan untuk ia cuci.


Satu persatu enji mulai mencuci semua pakaian johan yang sangat banyak dengan tangan mungil nya.


"huft, banyak sekali cucian nya" keluh enji sembari menatap semua tumpuk kan pakaian johan.


"aku harus kuat, semangat enji" kata enji menyemangati diri nya sendiri.


Wajah cantik nya sudah di guyuri oleh keringat nya yang sebesar biji jagung. sekitar jam 2 dini hari akhir nya cucian enji telah selesai.


"akhirnya selesai juga" ucap enji srmbari mengusap keringat di kening nya.


Manik mata nya menatap telapak tangan nya yang memerah dan mengelupas.


"astaga, tangan ku jadi mengelupas seperti ini" ucap enji


"ini sudah jam berapa ya? aku ngantuk sekali tapi aku belum bisa tidur aku harus membersih kan kamar mandi" keluh enji sesekali ia menguap.


Enji langsung membersih kan kamar mandi, sesekali ia menguap dengan sekuat tenaga nya menahan ngantuk nya.

__ADS_1


Sekitar jam 4 pagi akhir nya enji telah selesai membersih kan kamar mandi. diri nya langsung keluar dari kamar mandi.


manik mata coklat nya menatap johan yang tengah tertidur pulas di atas kasur nya.


"aku harus tidur di mana?" monolog enji


"kalau aku tidur di sofa pasti tuan johan akan marah, lebih baik aku tidur di lantai saja" kata enji sembari perlahan merebahkan tubuh nya di lantai kerampik yang sangat dingin.


Tanpa menunggu waktu yang lama enji sudah terlelap dengan tidur meringkuk di lantai yang sangat dingin. tanpa selimut dan bantal.


Matahari mulai menampak kan wujud nya kicauan burung pun mulai terdengar. johan mulai membuka kedua belah mata nya.


"huft, sudah pagi saja" kata johan mata nya terbuka sebentar dan kembali memejam kan kedua belah mata nya.


Tak berapa lama kemudian ia kembali membuka kedua belah mata nya dan duduk di atas kasur nya.


mata nya langsung membulat saat melihat jam weker nya menunjuk kan jam 7 pagi.


"jam tujuh pagi" ucap nya tak percaya


"kenapa tidak ada yang membangun kan ku? ke mana jala"g sialan itu? apa dia tak membangukan ku? padahal pagi ini aku ada pertemuaan dengan rekan kerja ku" ucap johan sembari menyikap selimut yang menutupi tubuh nya.


johan bangkit dari kasur nya dan melangkah kan kaki nya tanpa melihat ke lantai jika enji berada di lantai sedang tertidur pulas.


Karena johan masih dalam mode ngantuk tanpa sadar kaki nya menginjak sendal yang ia pakai membuat tubuh nya ambruk ke lantai.


Tubuh johan menindih tubuh mungil enji, dengan jarak dekat johan bisa melihat wajah cantik enji yang tengah tertidur pulas tanpa pergerak kan apa pun Karena ia menindih tubuh enji.


"dia sangat imut saat tertidur saat ini" kata johan lolos dari bibir nya


Johan langsung bangkit dan melangkah kan kaki nya masuk ke dalam kamar mandi.


sepuluh menit kemudian, johan telah keluar dari kamar mandi ia telah selesai mandi dengan handuk melilit di pinggang nya. terlihat lah dada nya yang sangat bidang.


(kalian bayangin aja ya badan jungkook yang kelihatan dada bidang nya😳😂)


Johan masuk ke dalam ruangan walk in closet, saat diri nya membuka lebar lebar pintu lemari betapa terkejut nya diri nya tak menemukan sama sekali setelan baju kerja nya.


"kemana semua baju ku?" monolog johan.


"astaga kenapa aku sampai lupa kalau semua baju ku di cuci oleh jala*g itu" kata johan sembari menepuk kening nya.


ia pun langsung bergegas keluar dari ruang walk in closet dan langsung menyambar ponsel nya yang berada di atas nakas.


Dengan cekatan nya johan langsung menghubungi asisten jiangwu.


📞" cepat kau ke sini, bawa kan aku setelan kerja!" titah johan dan tanpa mendengarkan jawaban asisten jiangwu ia langsung mengakhirivpanggilan telpon nya.


Asisten jiangwu yang menerima telpon dari johan hanya diam menahan kesal.


"apa apaan dia ini? menyuruh ku datang ke mansion membawa setelan kerja? apa di kamar nya tidak ada lagi baju setelan kerja? suka nya menyuruh orang saja" umpat asisten jiangwu


Dengan terpaksa nya asisten jiangwu memesan kan setelan baju kerja di butik yang sangat terkenal di kota nya.


Di dalam kamar johan mondar mandir menunggu kedatangan asisten jiangwu.

__ADS_1


"kenapa lama sekali ?" geram johan


"ini juga kenapa jala*g itu belum bangun juga? jam berapa dia tidur?" monolog johan sembari melirik enji yang masih terlelap


Johan mulai menghampiri enji yang masih betah tidur. tubuh nya ia condong kan untuk kembali melihat wajah natural enji.


saat johan mulai mendekat kan wajah lebih dekat ke wajah enji. tiba tiba saja pintu kamar nya terbuka sangat kasar sampai membuat johan terkejut dan tanpa Johan sadari bibirnya mendarat tepat di pipi Enji.


"kakak sedang apa?" tanya ji hwa duduk di tengah ranjang johan sembari melirik johan.


"ti,,,dak ada. aku tak melakukan apa apa" ucap gugup johan


"nona, sedang lihat ap,,,a?" tanya asisten jiangwu sudah berada di belakang ji hwa dan menatao johan yang melepaskan peluk kan nya dari enji.


"wow, seperti nya keberadaan kita menganggu nona." cicit asisten jiangwu


" hey, kau mau kemana?" tanya johan saat sudah bangkit


"keluar lah" jawab asisten jiangwu enteng.


"berikan paperbag itu!!" titah johan sembari menunjuk paperbag yang di bawa oleh asisten jiangwu.


Asisten jiangwu langsung memberikan paperbag yang ada di tangan nya kepada johan.


"tunggu apa lagi sana pergi!" usir johan pada asisten jiangwu.


"dan kau ji hwa, apa kau tak memiliki sopan santun. setidak nya kau ketuk dulu pintu kamar. jangan lagi kau langsung masuk kamar orang sembarangan" sambung johan ia paling tidak suka suka ada orang langsung masuk ke dalam kamar nya tanpa mengetuk pintu.


"maaf tapi kan kakak bukan orang. kakak kan keluarga aku" balas ji hwa


"keluar!" tunjuk johan menunjuk pintu kamar nya


"baiklah, maaf kan aku ya kak. aku janji tidak akan mengulangi nya lagi" kata ji hwa dan melangkah kan keluar dari kamar kakak nya.


johan langsung masuk ke dalam ruangan walk in closet. dan memakai pakaian kerja nya.


Bersambung....


Maaf jika ada kata yang typo🙏🙏🙏


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK


LIKE👍


COMENT💬


TIP🌟


VOTE✔


FAVORIT❤


JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA


BYE BYE BYE😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2