TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO

TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO
TMDCP #29


__ADS_3

HAPPY READINGπŸ“–


Sekitar jam satu siang enji terbangun akibat pak jung mengetuk pintu kamar nya Dan menyuruh enji untuk makan siang yang telah di bawakan oleh pak jung.


Tanpa menunggu waktu yang lama enji langsung memakan makan siang nya sampai habis tak tersisa.


"terima kasih pak jung. makanan nya enak sekali" puji enji setelah meneguk air putih nya


"sama sama nona, nona jangan lupa minum obat"


"iya, saya tidak akan pernah lupa pak jung"


"baik lah nona kalau gitu saya permisi ke belakang masih banyak perkerjaan yang saya harus lakukan. nona silahkan melanjut kan istirahat nya" ucap pak jung


"iya pak jung" balas enji dengan senyumaan nya.


Pak jung langsung keluar dari kamar enji dengan tangan membawa nampan berisi piring bekas.


"kasian pak jung sudah tua tapi masih berkerja saja, seharusnya diusia nya seperti ini menikmati masa tua nya bersama keluarga nya" gumam enji sembari matanya menatap punggung pak jung lama ke lamaan menghilang di balik pintu kamar nya.


"kamar ini sangat besar sekali, kasur nya juga sangat besar. sofa ini juga sangat empuk sekali malah empuk kan sofa ini di bandingkan kasur ku di rumah." tutur enji


"bagaimana kabar jimmy dan ayah di sana ya?" monolog enji


"astaga aku benar benar lupa menghubungi jimmy, pasti dia marah pada ku karena tidak menelpon nya Kemarin" cicit enji sembari menepuk kening nya.


Ia pun langsung bangkit dari duduk nya dan masuk ke dalam ruangan walk in closet. tak berapa lama enji langsung keluar dari ruangan walk in closet membawa ponsel nya di tangan kanan nya.


Enji langsung menghidup kan ponsel nya. betapa terkejut nya ia melihat satu ribu panggilan tak terjawab oleh jimmy dan lima ratus ribu pesan yang masuk ke ponsel nya dari jimmy.


Tangan munggil nya membuka satu persatu isi pesan dari jimmy


**kakak bagaimana kabar kakak di sana?*


*kakak baik baik saja kan di sana?*


*aku merindukan kakak*


*kapan kakak pulang ke rumah*


*kakak kenapa tidak membalas pesan ku?


*kakak


*kakak


*kakak*


Begitu lah isi pesan dari jimmy. jari jari enji mulai menari di atas keyboard dan membalas oesan jimmy satu persatu.


*kakak baik baik saja di sini*


*kakak juga merindukan mu*


*nanti pasti kakak akan pulang, kalau sekarang kakak tidak bisa*


*maaf kan kakak ya baru membalas pesan mu soal nya kakak sibuk dan tidak buka ponsel kaka beberapa hari ini, maaf kan kakak ya jimmy telah membuat mu khawatir. jangan marah ya sama kakakπŸ™πŸ™πŸ™ 😊*


Balas pesan enji, jimmy yang menerima balasan dari enji langsung tersenyum manis membaca setiap isi pesan enji.


"hey jimmy kenapa kau tersenyum? apa yang kau lihat di ponsel mu?"tanya teman perempuan jimmy yang duduk di samping jimmy


"aku membaca pesan balasan dari kakak ku" jawab jimmy tersenyum sangat manis pada teman perempuan nya yang bernama Kim soyoung


"bukan nya kakak mu ada di rumah, kenapa harus mengirim pesan pada mu. kau kan bisa bertemu nya kapan saja"


"dia tidak ada di rumah"


"mwo? tidak ada di rumah lalu kemana kakak mu?"


"kau banyak tanya" celetuk jimmy sembari bangkit dari duduk nya


"kau mau kemana? sebentar lagi pak choi akan masuk" tanya


"ke toilet, nanti kalau pak choi tanya bilang saja aku ke toilet"


"baik lah"

__ADS_1


Jimmy sedikit berlari ke toilet, setiba nya ia di dalam toilet. ia langsung menelpon enji. dan meletak kan ponsel nya di telinga nya.


πŸ“ž" halo kak" panggil jimmy saat panggilan nya terhubung


πŸ“ž"halo jimmy, bagaimana kabar mu disana?" tanya nya enji dari seberang sana


πŸ“ž"kabar ku baik baik saja kak, bagaimana kabar kakak di sana?"tanya jimmy ia benar benar semangat mendengar suara enji


πŸ“ž"aku baik baik saja. bagaimana kabar ayah disana?" tanya balik enji


πŸ“ž" kabar ayah baik baik saja hanya saja, akhir akhir ini ayah jarang pulang ke rumah." jelas jimmy


πŸ“ž" tapi ayah tidak sakit kan?" tanya enji sedikit khawatir dengan kondisi ayah nya


πŸ“ž"ayah tidak sakit kak. tapi kakak di sana di perlakukan dengan baik kan?" tanya balik jimmy ia sangat takut jika enji di perlakukan sangat kasar oleh orang lain.


"tidak mungkin aku mencerita kan ke hidupan ku di sana kepada jimmy, pasti dia sangat cemas pada ku" monolog enji dalam hati nya


πŸ“ž" kakak, halo kakak. kak enji, kakak masih di sana kan?"


πŸ“ž" i-iya. aku masih di sini kok"


πŸ“ž"kakak kenapa melamun? aku tau kakak pasti melamun kan?"


πŸ“ž" siapa yang melamun. kamu sok tau" elak enji


πŸ“ž" lalu kenapa kakak diam dan tidak menjawab pertanyaan ku?"


πŸ“ž"oh itu mereka baik pada ku sangat baik" bohong enji


"maaf kan kakak ya jimmy selalu bohong lada mu" ucap enji dalam hati nya


πŸ“ž"kakak tidak bohong kan kepada ku?"


πŸ“ž" untuk apa aku bohong pada mu. kenapa kau menelpon ku? kau tak membolos kan?"


πŸ“ž"aku tidak membolos, aku sudah minta ijin buat nelpon kakak" cetus jimmy


πŸ“ž"udah dulu ya. kakak mau istirahat, nanti kita sambung lagi. kakak janji akan sering menelpon mu"


πŸ“ž"yah, padahal aku masih merindukan kakak" keluh jimmy


πŸ“ž"baik lah" ucap jimmy pasrah sembari memajukan bibir nya.


πŸ“ž"selamat belajar. fighting" ucap enji menyemangati adik nya.


πŸ“ž"iy"


Tut tut tut


"kebiasaan deh kak enji selalu aja matiin telpon lebih dulu tanpa mendengar kan jawaban ku" gerutu jimmy sembari menatap layar ponsel nya.


Ia langsung memasuk kan ponsel nya ke dalam saku celana nya sembari keluar dari toilet dan melangkah kan kaki nya menuju kelas nya.


setiba ia di dalam kelas nya ia langsung menduduk kan bokong nya di kursi paling belakang.


"bagaimana?" ucap gadis remaja di sampong jimmy


"bagaimana apa nya?" tanya jimmy bingung


"ya nelpon kakak enji kan?" jawab soyoung


"kau tau dari mana kalau aku ke toilet menelpon kakak ku?" tanya jimmy sembari menatap teman sebangku nya


"ya, aku tak sengaja mengikuti mu dan mendengar kan pembicaraan mu bersama kakak mu" jawab soyoung sembari tersenyum tipis pada jimmy


"kau menguping!"


"aku tidak sengaja mendengar kan nya" balas soyoung dengan wajah tenang nya


"itu bukan tidak sengaja memang di sengaja" ceketuk jimmy


"tapi aku mendengar kannya cuma setengah" jelas nya


"tetap saja kau menguping!" cetus jimmy tak suka


"maaf, abisnya aku bingung aja kemana kakak mu pergi?" jawab nya

__ADS_1


"itu bukan urusan mu" balas jimmy datar


"selalu saja di jawab seperti itu. itu bukan urusan mu" sahut soyoung dengan menirukan suara jimmy.


"kenapa kau selalu ingin tau urusan ku?" tanya jimmy


"ya, karena aku teman mu" jawab soyoung cepat sembari tersenyum manis pada jimmy


"teman ku yang lain tidak seperti mu. selalu ingin tau urusan ku" jawab jimmy menatap wajah soyoung


"ya, karena mereka tidak peduli dengan mu. kalau aku sangat peduli dengan mu" jelas nya sembari menatap manik mata jimmy


"dasar gadis aneh, apa kau tak memiliki teman selain aku?"


"ada, tapi mereka tidak mau berteman dengan ku" jelas nya


"karena kau selalu ingin tau urusan orang lain" celetuk jimmy langsung memalingkan wajah nya


"karena aku tak memiliki keluarga. aku miskin, aku jelek. aku tinggal di panti asuhan sebab itu mereka tak mau berteman dengan ku jadi hanya kau satu satu nya teman yang ku miliki saat ini." jelas nya menunduk sembari mata nya ber kaca kaca


Jimmy langsung menoleh ke samping menatap wajah soyoung yang menunduk.


"kau tau aku bisa bersekolah di sini karena mendapat kan beasiswa. aku tak memiliki seseorang yang peduli pada ku. aku selalu di beda kan, di asing kan. sebab itu aku peduli dengan mu. aku juga ingin di peduli kan oleh mu. aku menyayangi mu, aku menyukai mu" jelas soyoung dan langsung mengangkat wajah nya yang sudah basah karena air mata nya.


"apa barusan dia mengungkap kan perasaan nya pada ku?" monolog jimmy


"aku mencintai mu" ungkap soyoung


"kau bicara apa?" tanya jimmy


"aku baru saja mengungkap kan isi perasaan ku" sahut nya.


Jimmy hanya diam mendengar kan ungkapan isi hati soyoung padanya.


"apa yang harus ku lakukan? untung saja semua siswa yang lain berisik jadi mereka tak mendengar kan ungkapan soyoung pada ku" ucap jimmy dalam pikiran nya


tiba tiba saja pak choi yang menjadi guru pengajar di kelas nya masuk dan langsung mengajar.


Disepanjang pak choi mengajar tidak ada siswa yang berani ribut atau pun berbicara.


Sesekali jimmy menoleh ke samping menatap soyoung teman sebangku nya.


"tumben sekali, dia tidak bicara pada ku. biasanya juga langsung bertanya" monolog jimmy


ΔΔΔ


Di mansion johan, tepat nya di dalam kamar johan. enji langsung menyimpan ponsel nya di ruangan walk in closet setelah selesai menelpon adik nya.


Enji langsung merebahkan tubuhnya yang langsing di atas ranjang yang sangat empuk itu mata nya menatap langit langit kamar nya.


"sangat membosan kan" keluh enji


"aku ingin kuliah, seperti nya aku harus minta ijin pada tuan johan, semoga saja tuan johan mengijinkanku kuliah" ucap enji.


Tak lama kemudian ia tertidur dengan posisi meringkuk.


VISUAL KIM SOYOUNG



Bersambung....


Maaf jika ada kata yang typo


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK


LIKEπŸ‘


COMENTπŸ’¬


TIP🌟


VOTEβœ”


FAVORIT❀


JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA

__ADS_1


BYE BYE BYE😘😘😘


__ADS_2