
HAPPY READING📖
Johan yang berada di dalam kamar nya langsung menghempaskan tubuh nya secara kasar di atas kasur nya.
mata hitam nya menatap langit langit ruangan nya. pikiran nya berkelana mengingat kejadian beberapa menit yang lalu ia berkelahi di ruangan nya dengan Nam joo kyuk. sesekali ia mengertakkan gigi nya mengingat perkelahian itu.
"Dasar manusia biadap, kenapa kau tidak mati saja!" ucap kohan rahang nya mengeras mengingat wajah Nam joo kyuk yang menjadi kakak kelas nya dulu
FLASHBACK
" Dasar anak miskin, untuk apa kau bersekolah di sini, hah? kau sangat tidak pantas bersekolah disini. di sini itu untuk anak anak konglomerat dan kau hanya mantan anak konglomerat sekarang menjadi gembel, sampah dunia. lebih pantas nya kau itu dengan saudaramu itu di musnah kan di dunia ini" maki seorang anak remaja yang bertubuh tinggi.
"jaga bicaramu!" ucap johan bangkit dari duduk nya
"apa kau bilang aku tak mendengarkan ucapan mu?" tanya nya sembari mengejek johan
"dia bilang jaga bicaramu" timbal teman nya yang berada disamping nya
" seperti itu kah kau berbicara pada kakak kelasmu, tidak sopan. kau itu harus menunduk dengan ku hormat bila perlu bersujud di kaki ku!!" teriak nya
"apa itu tidak keterlaluan joo kyuk?" sahut teman nya yang berada di samping nya dengan memakai kacamata tebal
"tentu saja tidak"
"kakak, kita pergi saja dari sini"
"tidak joo hee, orang seperti dia harus di beri peringatan"
"kau berani pada ku, ayo lawan aku sekarang!" tantang joo kyuk
Johan langsung memberikan bogem mentah di wajah joo kyuk namun di tangkis oleh joo kyuk. dengan cepat nya joo kyuk langsung menendang wajah johan dengan kaki nya sampai tubuh johan kehilangan keseimbangan dan terjatuh di tanah.
"hanya itu saja kau memberikan peringatan pada ku, dasar gembel!" maki joo kyuk sembari menendang tubuh kecil johan.
Johan hanya diam menerima tendangan dari joo kyuk, hidung nya mengeluarkan darah akibat tendangan kaki joo kyuk yang sangat keras.
joo hee yang melihat johan di tendang oleh joo kyuk langsung berteriak
"hey, hentikan!" teriak joo hee
namun teriak joo hee tidak di dengar kan oleh joo kyuk, ia terus menendang tubuh johan yang kecil.
Dengan terpaksa nya joo hee langsung mengambil beberapa batu yang berada di sekitar kaki nya. dan melempar kan batu itu ke arah joo kyuk.
"aw,,, aw,,,, aw,,, hey gembel hentikan!!" pekik joo kyuk kesakitan namun joo hee terus melempar kan batu itu ke tubuh joo kyuk.
"rasakan itu! karena kau sudah menyakiti kembaran ku!" kata joo hee sembari terus melempar kan batu kecil ke tubuh joo kyuk sampai ia kesakitan dan berhenti menendang tubuh johan.
"astaga batu nya habis!" ucap pelan joo hee dan mata nya mencari batu di sekitar kaki nya namun ia tak menemukannya.
__ADS_1
Joo kyuk merasa joo hee telah berhenti melempar kan batu kecil ke tubuh nya, ia langsung menatap tajam joo hee yang sedang mencari batu kecil di tanah.
Dengan cepat nya joo kyuk melangkah kan kaki nya mendekati joo hee yang tengah mencari batu kecil di sekitar tanah.
Dengan secepat kilat joo kyuk langsung menarik rambut lurus joo hee dan melayang kan tamparan nya di wajah mulus joo hee sampai joo hee tersungkur di atas tanah dengan kening menyentuh tanah.
"dasar adik sama kakak sama saja. sama sama gembel lebih baik kau mati saja!" kata joo kyuk sembari menendang tubuh mungil joo hee
"joo hee" ucap pelan johan
Wajah joo hee sudah basah karena air mata nya yang terus mengalir tanpa berhenti, ia menggigit bibir bawahnya sampai mengeluarkan darah karena menahan rasa sakit disekujur tubuhnya akibat tendangan joo kyuk.
"rasaakan in!" ucap joo kyuk sembari tersenyum smirk.
"hei, hentikan!! jangan sakiti adik ku!" teriak johan sembari bangkit dan melangkahkan kakinya menghampiri joo hee.
Dan johan langsung memeluk joo hee untuk melindungi tubuh mungil joo hee dari tendangan joo kyuk.
"berhenti menangis ya aku ada di sini untuk melindungimu" ucap pelan johan
"kakak hiks,,,hiks,,,hiks,,," panggil joo hee di iringi oleh suara tangosan nya.
"wah wah wah menakjubkan." kata joo kyuk sembari menepuk tangannya.
" apa kalian berdua ingin mati bersama? baik lah aku akan mengabul kan permintaan kalian" ucap joo kyuk dan kembali menendang tubuh johan samgat keras.
Johan hanya bisa meringgis menahan sakit di punggung nya tanpa melawan sedikit pun.
"diam lah, kita akan baik baik saja. kau tenang saja selama aku ada di samping mu aku akan melindungi mu" balas johan keoada joo hee
"hei, kalian berdua bantu aku menendang mereka!" panggil joo kyuk pada kedua teman nya
Kedua teman joo kyuk perlahan menghampiri dan saat mereka ingin menendang johan tiba tiba saja ada anak laki laki yang meneriaki mereka.
"hey! hentikan!" teriak anak laki laki itu
"zhang jiangwu" gumam johan
"dasar pengacau" umpat joo kyuk
"Dasar anak brandalan apa kalian tak punya perkerjaan selain menghina dan menganiaya orang lain!" teriak jiangwu
"itu bukan urusan mu!"
"tentu saja itu urusan ku. lebih baik kalian pergi sebelum aku berteriak dan melaporkan kalian semua pada polisi biar kalian masuk penjara!" ancan jiangwu
"ingat! urusan kita belum selesai " ucap joo kyuk pada johan dan tak lama kemudian ia berserta teman teman nya pergi dari hadapan johan.
"terima kasih, kau sudah menolong ku untuk kesekian kali nya" kata johan pada jiangwu.
__ADS_1
"apa kau tak bisa melawan mereka? kau hanya diam Diperlakukan kasar oleh mereka. kalau sampai aku tidak menolong mu bisa jadi kau tewas kena hajar oleh mereka. lalu bagaimana dengan keluarga mu?" kata jiangwu
"mereka terlalu banyak " balas johan
"walaupun mereka lebih banyak dari mu sebisa mungkin kau harus melawan nya. jangan mau kau di tindas oleh mereka. lihat baju mu sangat kotor dan ku pasti kan punggung mu terluka."
"ayo ku antar pulang" sambung jiangwu sembari mengulurkan tangannya di depan wajah johan
"kenapa diam? ayo!" kata jiangwu saat tangan nya sama sekali tak di pegang oleh johan.
"kakak baik baik saja kan?" tanya joo hee
"tidak baik, punggung ku sakit. dan susah untuk berdiri" kawab johan.
"huft,,, sini ku bantu berdiri" kata jiangwu sembari membantu berdiri johan
"kau bisa berjalan sendiri kan joo hee? apa ada yang terluka ?" tanya jiangwu pada joo hee
"aku bisa berjalan sendiri kak, aku baik baik saja. hanya saja aku terluka sedikit tidak separah kak johan" sahut joo hee berdiri di samping johan yang telah dipapah oleh jiangwu
"okey, ayo kita pulang sebentar lagi malam akan tiba" ucap jiangwu dengan mata menatap langit yang berwarna jingga.
FLASHBACK ON
kenangan yang memilukan kembali teringat oleh johan di mana diri nya bersama keluarga nya dalam keadaan terpuruk. di hina oleh teman teman nya, di kucilkan oleh semua orang hanya karena mereka miskin. dunia benar benar kejam.
"ini semua gara gara jal*ng murahan itu bersama ibu nya"
"andai saja jala*g itu tidak lahir ke dunia mungkin saat ini aku sudah menikah dengan soo hee"
"dan andai saja wanita perusak itu tak menjadi kekasih ayah. mungkin hidup yang dulu ku jalani bersama ibu ku dan adik adik ku di saat dalam keadaan sangat terpuruk aku tak mungkin merasaakan nya bersama adik adik ku dan ibu. mungkin saat ini aku bersama ibu ku dan adik adik ku dalam keadaan bahagia dan sangat harmonis"
"dasar wanita pembawa sial! anak sama ibu sama sama pembawa sial, lihat saja apa yang aku lakukan pada jal*ng sialan itu" kata johan rahangnya sudah mengeras saat mengingat wajah enji.
Bersambung....
Maaf jika ada kata yang typo🙏🙏🙏
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK
LIKE👍
COMENT💬
TIP🌟
VOTE✔
FAVORIT❤
__ADS_1
JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA
BYE BYE BYE😘😘😘