TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO

TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO PSYCHO
TMDCP #60


__ADS_3

HAPPY READING 📖


.


.


Waktu terus berjalan tanpa henti pagi di ganti oleh siang lalu siang di ganti oleh petang, petang akan di ganti oleh malam dan malam akan di gantikan oleh pagi yang di damping oleh mentari sampai seterusnya namun karena ini termasuk musim salju jadi mentari tidak bisa menampakkan dirinya kepada dunia belahan timur hanya bagian yang lain ia bisa menampakkan dirinya.


Salju terus saja berguguran dari atas langit menghiasi kota yang penuh dengan salju. Hanya ada beberapa orang yang keluar dari tempat teduhnya untuk berkerja ataupun keluar untuk mencari keperluaan.


Sudah 1 minggu enji belum sama sekali membuka matanya dari komanya. Hanya ada suara detak jantung enji yang terdengar normal di bantu oleh alat medis. dengan setianya asisten jiangwu menunggu enji untuk sadar dari komanya, mengajak enji bicara walaupun belum ada kemajuaan yang nyata. Sesekali asisten jiangwu membisikkan kata kata yang indah untuk enji.


"nona bangun, apa nona tidak bosan berbaring terus di brankar rumah sakit? Apa tubuh nona tidak sakit? Apa nona tidak ingin melihat salju turun dan bermain di saat salju turun, membuat boneka salju seperti orang lain. Apakah mimpi nona lebih menyenangkan di bandingkan menatap salju di luar sana?" tanya beruntun asisten jiangwu


Hanya ada asisten jiangwu di ruang rawat enji sedangkan johan ia sangat sibuk dengan urusan perkerjaannyaa tapi untungnya ia mengijinkan asisten jiangwu untuk menemani enji di rumah sakit.


"bukankah nona ingin kuliah lagi? Saya janji jika nona bangun dari tidur nona saya akan membantu nona untuk minta ijin pada tuan johan agar mengijinkan nona kuliah lagi, saya janji nona"


Hening


Hanya terdengar suara detak jantung enji.


"kalau begitu saya pamit nona, nanti malam saya akan kembali menjenguk nona lagi" pamit asisten jiangwu bangkit dari duduknya namun saat ia membalikkan badannya dan siap siap untuk melangkahkan kakinya. Tiba tiba saja ia mendengar seseorang memanggil nama hyunjin sangat lirih.


"hyunjin"


Asisten jiangwu langsung membalikan badannya dan memperhatikan mulut enji sedikit bergerak walaupun mata cantiknya masih tertutup raoat. seketika asisten Jiangwu mendekatkan telinganya ke arah bibir enji.


"hyunjin"


"jangan pergi"


"ternyata suara itu berasal dari nona eunji, tapi kenapa nona eunji memanggil nama orang lain? Hyunjin, siapa dia?" monolog asisten jiangwu menatap heran enji yang terus memanggil nama hyunjin.


"apa yang sedang nona mimpikan di alam bawah sadar nona, sampai nona memanggil nama hyunjin?"tanyanya sangat heran.

__ADS_1


Perlahan jemari lentik enji sedikit bergerak membuat asisten jiangwu refleks menekan tombol untuk memanggil dokter agar datang ke ruang rawat enji.


Tak butuh waktu yang lama min young selaku dokter yang bertugas untuk memerikasa setiap saat kondisi enji datang masuk ke dalam ruang rawat enji.


"ada apa?" tanyanya


"tadi jari nona eunji bergerak dan bibir nya juga bergerak sambil memanggil nama seseorang" jelas asisten jiangwu


"benarkah? Wah itu adalah salah satu kemajuan eunji untuk bangun dari komanya"


"apa hari ini nona eunji akan bangun dari komanya?"


"sebentar aku periksa dulu"


cukup lama min young memerikaa kondisi enji. Setelah min young selesai memeriksa enji ia langsung hembuskan napasnya kasar.


"bagaimana?"


"aku akan menjelaskannya di ruanganku"


"kenapa tidak di sini"


akhirnya mereka bertiga tiba di ruang pribadi min young. Di ruangan itu hanya ada min young, asisten jiangwu dan johan karena di koridor asisten jiangwu dan min young sempat berselisihan dengan johan. Oleh karena itu johan mengikuti mereka berdua. Di ruangan yang sangat bersih, rapi, dan ruangannya tidak terlalu sempit dan tidak juga terlalu luas.


Kini asisten jiangwu sangat menunggu penjelasan min young sejak tadi hanya diam dengan mata menatap asisten jiangwu.


"kenapa diam, ayo jelaskan bagaimana kondisi nona eunji?" tanya asisten jiangwu sangat tidak sabaran menunggu penjelasan dari min young.


"huft, untuk saat ini sepertinya eunji tidak akan bangun dari komanya karena kemungkinan yang sangat besar ia memiliki trauma akibat kecelakaan itu" seru min young dengan mata melirik tajam johan yang sejak tadi hanya diam.


"apa apaan min young menatapku seperti itu, seakan akan aku di sini yang bersalah karena medorong jala*g itu" gumam johan dengan mata membalas tatapan mata min young.


"jadi kapan nona eunji akan bangun?"


"mungkin 4 atau 6 hari lagi. Semoga saja dia lebih cepat bangun dari perkiraanku" jelas min young

__ADS_1


"ku sarankan lagi kau harus lebih keras lagi mengajak ia berbicara agar ia memiki keinginan untuk bangun dari alam bawah sadarnya" sambung min young


"lalu kenapa tadi nona eunji jarinya bergerak?"


"mungkin itu bawaan dari mimpinya. saat kita tidur juga pasti kita sering mengucapkan kata atau kalimat dan juga tubuh kita bergerak menyentuh sesuatu atau kita berjalan dengan mata tertutup. Karena eunji baru satu minggu yang lalu melakukan operasi jadi ia hanya bisa menggerakkkan jarinya sebab tubuhnya masih perlu masa pemulihan" seru min young


"lalu kenapa soo hee tidak melakukan seperti jala*g itu, bergerak atau berbicara?" tanya johan tiba tiba


"kau salah, seharusnya kau bertanya pada kakakku karena kakakku merawat kekasihmu itu. Bukan bertanya padaku yang sama sekali tidak merawat soo hee" kata min toung menatap datar Johan.


"bukan kah kau dokter seharusnya kau tau semua keadaan pasien yang ada di rumah sakit ini"


"iya, aku memang dokter tapi setiap dokter itu memiliki bagiannya masing masing. Bukan kah kau sendiri yang ingin soo hee di rawat oleh kakak ku mi sun. Jadi jika kau ingin bertanya tentang keadaan kekasihmu itu bertanya pada kakakku jangan bertanya padaku yang sudah pasti tidak ada jawabannya" seru min young


"dan aku bingung padamu? kenapa kau ada di sini? Bukankah kau orang yang super sibuk" tanya balik min young


"apa ada yang salah jika aku menjenguk kekasihku soo hee?"


"tidak ada yang salah, hanya saja otakmu itu yang salah. kenapa kau tidak menjenguk eunji yang jelas jelas dia itu adalah istrimu. Aku tau, kau kan yang mencelakainya sampai ia mengeluarkan banyak darah untung saja ada jiangwu yang bersedia mendonorkan darahnya pada eunji jika tidak, kau akan jadi duda"


setelah mendengarkan Penuturan min young, johan langsung keluar dari ruangan min young tanpa mengucapkan kata pamit.


Bersambung....


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK


LIKE👍


COMENT💬


TIP🌟


VOTE✔


FAVORIT❤

__ADS_1


JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA


BYE BYE BYE😘😘😘


__ADS_2