
HAPPY READING📖
Enji hanya bisa melihat johan yang tengah makan bersama keluarga nya dari jarak jauh. diri nya tak ingin membuat johan kembali marah lagi pada diri nya.
"nona sedang apa di sini?" ucap pak jung membuat enji terkejut
"astaga pak jung, anda membuat saya terkejut" kata enji sembari mengusap dada nya.
"maaf kan saya nona" balas pak jung cengengesan
"kenapa nona ada di sini? kenapa tidak ikut makan bersama dengan tuan johan?" sambung pak jung
"pak jung tau kan, alasan kenapa tuan johan menikahi saya karena ia ingin menjadi kan saya budak nya" sahut enji sembari tersenyum kejut dengan garis kehidupan nya
"nona kenapa bicara seperti itu?"
"itu kenyataan nya pak jung"
"nona yang sabar ya"
Enji hanya membalas ucapan pak jung dengan senyuman manis nya.
Tak lama kemudian ji hwa menghampiri enji yang tengah berbincang dengan pak jung.
"kakak ipar kenapa ada di sini?" tanya ji hwa
"nona sudah selesai makan nya?" tanya enji
"kenapa kakak menjawab pertanyaan ku dengan sebuah pertanyaan"
"maaf kan saya nona, saya cuma menunggu tuan johan, nona dan lain nya juga selesai makan karena saya tidak mau mengganggu acara makan tuan johan"
"kakak ikut aku yuk" ajak ji hwa langsung menggenggam tangan enji
"ke mana?" tanya enji
"ikut aja"
"oh iya pak jung tolong bawa kan sarapan buat kakak ipar ya ke tempat biasa yang ku datangi" sambung ji hwa
"baik nona" jawab pak jung
Ji hwa langsung membawa enji ke suatu tempat. sesampai nya mereka di suatu tempat yang sangat luas di tumbuhi oleh pepohonan dan ada tempat untuk bersantai
"ayo kak kita duduk di sana" ajak ji hwa sembari menarik tangan enji
"ini tempat apa nona?" tanya enji sangat yerkagum kagum dengan tempat yang di tumbuhi oleh pepohonan
"ini adalah tempat pribadi ku kak, tempat bersantai ku saat pulang sekolah. tempat ini khusus di buat kan oleh kak johan. kata nya sih buat aku santai santai dan juga bisa belajar di sini. udara di sini juga sejuk"
"apa nama tempat ini?" tanya enji
"my little garden." jawab ji hwa sembari tersenyum menatap taman pribadi nya.
"dari sini juga aku bisa lihat jendela kamar ku" ucap ji hwa sembari menunjuk jendela kamar nya.
"kenapa tidak di tanaman bunga di sini?"
"aku paling tidak suka dengan bau bunga kecuali bunga lily"
"kenapa nona tidak menaman bunga lily di sini?"
"karena aku tidak pandai merawat bunga dan juga kakak johan sangat marah sekali jika ada bunga di dalam mansion nya"
__ADS_1
"alasan nya kenapa?"
"aku tidak tau kak, aku tidak terlalu dekat dengan kak johan, kak johan orang nya sibuk sekali. tidak ada waktu untuk ku. apa lagi kak jenny tidak pernah meyempat kan waktu nya untuk menemani ku. sedang kan ibu, dia jarang sekali menghabis kan waktu nya bersama ku kecuali ada kak johan. ibu lebih suka mengurung diri di dalam kamar kecuali kak joo hee dia adalah kakak terbaik ku sesibuk apa pun dia, dia selalu menyempat kan waktu nya untuk menemani ku tapi kakak joo hee tidak ada di sini. aku jadi kesepiaan" kata ji hwa dengan raut wajah sedih nya.
"tapi sejak kakak ipar ada di sini ku rasa aku tak akan kesepian" sambung ji hwa sumbringah
Tak berapa lama pak jung membawakan sarapan untuk enji dan meletak kan nya di atas meja yang tak jauh dari mereka dan berlalu pergi.
"kakak sarapan ya, nanti kalau kakak tidak sarapan pasti kakak akan sakit" jelas ji hwa langsung mengambil sarapan yang di bawakan oleh pak jung.
"saya bisa sendiri nona"
"kakak kenapa bicara nya formal sekali padahal kan di sini tidak ada kak johan. kita hanya berdua kakak jadi bicara nya jangan terlalu formal"
"baik nona, eh,,, maksud saya ji hwa"
"ya sudah kakak makan ya" ucap ji hwa
"iya ji hwa"
Enji langsung memasuk kan sarapan nya ke dalam mulut nya dan mengunyah nya perlahan.
10 menit kemudian sarapan enji telah habis ia makan.
"nona hari ini tidak berangkat sekolah?" tanya enji setelah selesai minum.
"apa kakak lupa kalau hari ini itu weekend"
"oh iya saya lupa, tapi kenapa tuan johan ke kantor?"
"oh itu, walaupun hari weekend kak johan tetap berkerja."
"pantas saja nona ji hwa tak memiliki waktu bersama dengan tuan johan karena sibuk kerja terus. kasihan nona ji hwa harus kesepian" pikir enji dalam hati nya.
"impian ya" ulang enji dan langsung menatap lurus ke depan
"impian ku adalah ingin selalu dekat dengan sahabat ku hyunjin" jawab enji dalam hati nya.
FLASHBACK
"apa kau memiliki impian selain menjadi orang yang sukses di masa depan?" tanya anak remaja laki laki
"*impian ya,seperti nya aku tak memiliki impian selain menjadi orang sukses tapi aku memiliki sebuah ke inginan?" jawab anak perempuan yang berusia 10 tahun.
"apa itu?"
"menikah dengan kak hyunjin" jawab nya enteng
"ck,ck kau ingin menikah dengan ku?" tanya anak remaja itu
"iya " jawab cepat anak perempuan
"kau serius enji ingin menikah dengan ku?" tanya nya lagi
"iya, apa ada yang salah?"
" tidak tapi kau harus menunggu"
"menunggu?"
"iya kau harus menunggu. yang pertama kau kan masih kecil kau baru berusia 10 tahun, kedua aku harus mengejar impian ku dulu baru menikahi mu jika tidak kau mau menikah dengan pria miskin. dan terakhir berhentinlah memanggil ku kakak. mulai detik ini panggil lah aku dengan namaku lee hyunjin atau hyunjin." kata hyunjin sembari mengusao kepala enji
"baik lah hyunjin-ah aku akan menunggu mu"
__ADS_1
"semoga saja kita berjodoh ya"
"iya pasti berjodoh" balas enji dan langsung menghambur ke dalam peluk kan hyunjin*.
FLASHBACK ON
"kak, kakak. kakak ipar!" panggil ji hwa
"ah i,,,iya"
"bukan nya jawab pertanyaan ku ini malah melamun"
"maaf kan saya ji hwa"
"jadi?"
"aku ingin lulus kuliah lalu berkerja sampai sukses"
"kakak masih kuliah?"
"iya, tinggal 1 tahun lagi aku akan lulus"
"apa kakak akan melanjut kan kuliah kakak?"
"iya, aku tidak akan putus di tengah jalan hanya karena menikah dengan tuan johan. dan aku akan minta ijin pada tuan johan. semoga saja tuan johan mengijin kan ku lanjut kuliah lagi" jawab enji sangat berharap semoga diri nya di ijin kan oleh johan untuk lanjut kuliah
"semoga saja kak johan mengijin kan kakak"
"iya semoga saja"
"ku mohon tuhan, berikan aku takdir yang baik agar tuan johan mengijin kan aku lanjut kuliah lagi" doa enji dalam hati nya.
"selain itu apa ada lagi impian kakak?"
Enji langsung menggelengkan kepala nya.
"maaf kan saya nona harus menyembunyi kan ke jujuran saya yang sebenar nya" ucap enji dalam hati nya ia tak berani mengatakan nya langsung pada ji hwa.
"kakak temanin aku di sini ya" kaya ji hwa.
"iya" jawab enji
Mereka terus bercerita sambil bercanda sesekali mereka tertawa sangat lepas.
Bersambung....
Maaf jika ada kata yang typo🙏🙏🙏
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK
LIKE👍
COMENT💬
TIP🌟
VOTE✔
FAVORIT❤
JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA
BYE BYE BYE😘😘😘
__ADS_1