The Grudge Love

The Grudge Love
BAB 49


__ADS_3

Marcel menatap aneh kearah tiga sahabatnya yang tampak menunduk malu, mereka baru saja didapatinya sedang berpelukan dan itu sangat menggelikan dimata pria itu


"Apa kalian semua jadi belok sekarang?" tanya Marcel pada tiga sahabatnya.Mereka bertiga saling memandang satu sama lain dan selanjutnya langsung memisahkan diri dengan jijik


"Ih tidak mungkin" gumam Mike mendorong Billy dikanannya agar menjauh


"Tidak akan" ujar Eric juga mendorong Billy dikirinya agar menjauh dan jadilah Billy sebagai korban pertanyaan aneh Marcel


"Kalaupun aku belok,percayalah! Aku tidak doyan pada dua pria ini" jawab Billy merujuk pada dua sahabatnya yang saling mendorong dirinya


"Siapa juga yang suka sama kamu.Ih amit amit" Mike menampilkan ekspresi jijiknya


"Aku punya istri dan dia lebih menarik untukku daripada jeruk makan jeruk" jawab Eric kalem lalu semua mata tertuju pada Billy karena cuma dia satu-satunya perjaka diantara mereka


"Kenapa menatapku begitu? Hei jangan berpikiran macam-macam ya, ingat! Aku ini playboy jadi, tidak mungkin kan aku masuk dalam jajaran kaum pelangi" ujar pria itu merasa sangat tidak nyaman dengan tatapan tiga sahabatnya


"Oke, cukup bercandanya.Sekarang katakan,kenapa kalian disini tanpa memberitahu kalau Mike sudah kembali?" tanya Marcel dengan wajah seriusnya


"Tuh kan! Dengar Mike, kami semua mengkhawatirkanmu.Marcel saja sampai buru-buru kesini saat mendengarmu kembali" kata Billy mencoba mengalihkan pertanyaan Marcel yang tertuju padanya


"Jangan mengalihkan topik Bil? Katakan, kenapa kamu tidak mengajakku?"


"Billy tidak mau mengganggumu yang sedang sibuk mencari pencuri di perusahaanmu" Eric mewakili Billy menjawabnya, Marcel memandang kearah Billy


"Aku sudah tahu siapa pencuri itu" jawab Marcel yang langsung didekati Billy, penasaran.Siapa pencuri yang sudah membuat sahabatnya itu kesusahan dalam beberapa bulan ini


"Pencuri apa?" tanya Mike dengan bingung.Masalahnya terlalu banyak untuk mengetahui masalah sahabatnya itu


Marcel menghelakan nafasnya lelah


"Nanti akan kuceritakan pada kalian tentang pencuri itu dan untuk sekarang aku ingin tahu kemana perginya sahabat kita yang satu ini selama hampir 2 minggu tidak terlihat batang hidungnya?" ujaran Marcel berhasil mengalihkan tatapan penasaran Billy pada Mike.Lupakan dulu tentang pencuri, masalah Mike lebih membuatnya penasaran


"Aku pergi liburan" jawab Mike dengan asal, dia lupa kalau para sahabatnya sangatlah super kepo dengan masalah mereka satu dengan yang lainnya, bahkan bahasan ranjang pun bisa membuat mereka penasaran

__ADS_1


Billy memicingkan matanya curiga, Marcel menaikkan sebelah alisnya tanda tidak percaya dan Eric menghelakan nafas lelah terus mendengar kebohongan


"Ada apa! Kenapa kalian bersikap seperti itu, aku serius dengan jawabanku.Aku pergi berlibur"


"Seorang workholic sepertimu berlibur! Kamu pikir, kami akan percaya" tutur Marcel


"Iya, kalau memang kamu berlibur, apa saja yang kamu lakukan selama berlibur?" Billy ikut menimpali


"Aku mengcangkul, memotong gulma, memperbaiki genteng bocor, membuat pagar rusak, menyemen..." Mike mengatur semua kegiatannya selama dia dipanti. Tiga sahabatnya itu hanya dapat melongo tidak dapat percaya dengan ujaran Mike.Bahkan, Eric pun yang notebene pria miskin merasa tidak dapat menguasai skill itu semua


"Kau liburan atau ganti profesi jadi kuli?" tanya Billy reflek, menghentikan gerak bibir Mike yang masih mengatur semua kegiatannya


"Sebenarnya kamu liburan kemana?" Eric ikut bertanya


"Tidak dapat dipercaya, kau melakukan itu semua" ujar Marcel takjub


"Sebenarnya selama 2 minggu ini, aku ke desa Elina, mencarinya. Kebetulan dia tinggal di panti asuhan dan aku ikut membantu mereka disana"


"Akhirnya kau jadi laki-laki sejati juga Mike, lalu bagaimana perkembangan pendekatannya?"


"Kami sudah menikah" Mike memperlihatkan buku nikahnya yang tentu saja itu mengundang rasa bahagia dan juga kesal para sahabatnya.Bahagia karena akhirnya Mike kembali jadi manusia setelah berubah seperti iblis dua bulan lalu.Kesal karena Mike menikah tanpa memberitahu kabarnya pada mereka sahabatnya


Lalu Mike mulai menceritakan kronologis bagaimana perjuangannya dalam mendapatkan hati Elina hingga gadis itu bersedia menikah dengannya walau gadis itu belum mencintainya, lalu Mike lanjut menjelaskan kedatangan Revan dan Imelda yang mengacaukan semua perjuangannya


"Apa yang harus kulakukan sekarang?" tanya Mike pada para sahabatnya


"Kasusmu benar-benar rumit Mike, tidak seperti mereka berdua" ucap Billy merujuk pada Marcel dan Eric


"Perbuatan mereka bisa dikatakan masih manusiawi walau tidak dapat dibenarkan tapi kamu! Kamu melakukan kesalahan besar Mike.Kamu menuduhnya sebagai pembunuh, memperkosanya lalu kembali memaksanya dan saat semua fakta terkuak kau berharap dia bisa menerimamu dan mencintaimu.Kurasa,siapapun tidak akan memaafkanmu" jelas Billy sekali lagi menatap kasihan kearah sahabatnya itu


"Tapi, Aku benar-benar mencintainya sekarang" Mike bergumam sendu


"Belum terlambat untukmu Mike.Sekarang akan lebih baik jika kamu selesaikan dulu masa lalumu"

__ADS_1


"Maksudmu?"


Billy mengeluarkan hasil penyelidikannya dan menyerahkannya pada Mike


"Ini hal penting yang ingin kubicarakan denganmu hingga aku buru-buru dari studioku kemari dan lupa mengajak Marcel bersamaku"


Mike menatap berkas didepannya dengan terkejut, tidak dapat percaya dengan apa yang dilihatnya


"Apa maksud semua ini?" tanya Mike bingung dengan foto-foto dan berkas didepannya


"Seperti yang kau lihat, wanita yang kau perjuangkan selama 5 tahun ini tidak lebih dari seorang j****g menjijikan" jawab Billy


"Saat hari pernikahanmu dengannya, dia sedang mengandung waktu itu dan yang lebih mengejutkan, apa kau tahu siapa ayah dari janinnya?" Mike menatap wajah Billy, menunggu lanjutan perkataan Billy


"Dia adalah gubernur Erwin, pria yang kau pikir adalah calon mertuamu.Dalam penyelidikanku ternyata dia tidak lebih dari seorang bandot tua yang sangat memuakkan" Mike membeku dengan semua penjelasan Billy.Saat inilah dia harus bersyukur dipertemukan dengan Elina, setidaknya melalui gadis itu dirinya tidak jatuh dalam rencana yang disusun oleh gubernur Erwin


"Imelda bukanlah anak kandungnya, wanita itu lebih seperti wanita peliharaannya yang biasa dipanggil sebagai sugar baby dan alasan dirinya terus menolak restunya padamu, itu sudah terlihat jelas kan! Dia tidak mau kamu menikahi Imelda, karena jika itu terjadi, dirinya tidak lagi dapat menikmati wanita itu"


"Dia tidak melarang Imelda untuk tidur dengan siapapun asal jangan menikah, karena itu akan mengikat wanita itu, dan tidak ada lagi kesempatan untuknya menikmati Imelda.Itulah kenapa dia membuat alasan kemiskinanmu sebagai alasan dirinya menolak dirimu dan saat dirimu sukses, si bandot tua itu tidak memiliki alasan apapun lagi kan untuk menolakmu, makanya kamu diterimanya sebagai menantu dan kejadian saat hari pernikahanmu, semuanya sudah direncanakan sejak awal.Itu semua rekayasa gubernur itu"


"Kematian Imelda itu bagian dari rencana. Wanita itu hanya pura-pura waktu itu dan Gubernur Erwin mengkambing hitamkan Elina sebagai tersangka, karena hanya gadis itu yang saat itu berdiri disamping Imelda dan dia juga menyuruhmu untuk membunuh Elina kan?" jelas Billy panjang lebar menatap sahabatnya yang sudah meremas kuat foto yang dipegangnya.Dia benar-benar telah dipermainkan oleh Gubernur Erwin dan Imelda


"Untunglah kamu tidak membunuh Elina waktu itu ,Mike. Kalau kau melakukannya maka kemenangan besar bagi gubernur itu.Kamu akan mendekam dalam penjara karena kasus pembunuhan dan dia akan bebas menikmati hidupnya dengan Imelda" Billy menutup penjelasannya dengan menepuk bahu sahabatnya itu sedangkan Marcel dan Eric hanya menatap datar kearah keduanya


Mereka harus mengakui kalau Billy adalah sahabat paling terbaik diantara mereka.Hampir semua masalah mereka masing-masing dapat diatasi dengan bantuan Billy.Seperti saat ini, sahabatnya itu bisa mengetahui dengan detail permasalahan yang dialami sahabatnya,Mike


.


.


.


Kritik dan saran diharapkan🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2