THE SECRET WIFE

THE SECRET WIFE
KELUARGA BARU


__ADS_3

" lama sekali hanya menggambil ini saja ?" gerutu denny yang menunggu menurutny sangat lama .


" bisa tidak kau sedikit lembut denganku ?" ucap nilam .


" aku ? jangan harap !! ingatlah ini hanya sekedar identitas saja , kau paham !! " jelas denny penuh penekanan .


nilam hanya terdiam , dadanya sesak saat mendengar denny berkata seperti itu . nilam menyembunyikan airmatanya dengan cara memandang ke arah luar jendela mobil , sebenarnya nilam tidak nyaman seperti ini , tapi entah mengapa nilam tidak bisa menolaknya sama sekali .


**


    akhirnya mereka pun sampai di markas , disambut oleh maria dan juga saga .


" maria bawa koper nilam dan rapihkan barang - barangnya ke lemari pakaianku !! lalu ingat jangan memanggilnya dengan sebutan nona lagi tapi nyonya , " dan kau saga ikut aku ke ruang kerja ku . " ucap denny dan berjalan ke arah ruang kerja nya !!!


" mari maria aku bantu bawakan " sahut nilam


" tidak usah nyonya biar saya saja " maria tersenyum dan pergi


nilam mengikuti maria menuju kamar denny , seketika nilam diam dan memandang sekeliling kamar tersebut . sebelumnya dia pernah tidur bersama gilbran di sini . tapi nanti malam mereka akan tidur bertiga di atas ranjang tersebut .


" maria , sebenarnya kau tidak perlu memanggilku dengan sebutan nyonya , cukup nilam saja . " tuanmu terlalu berlebihan " ucap nilam


" jangan seperti itu nyonya , tapi selamat atas pernikahan anda dan jendral " sahut maria


" kami hanya menikah biasa , untuk bersama membesarkan gilbran saja " ujar nilam


" nyonya " panggil maria !!!


" ada apa ? " tanya nilam yang bingung melihat wajah maria


" apa aku boleh menangis ? aku sangat bahagia akhirnya jendral menikah juga " sahut maria yang tanpa sadar meneteskan airmatanya .


" ha .. ha .. ha , maria memangnya tuanmu punya kelainan ? kenapa kau sampai takut dia tidak menikah ? " tanya nilam


" bukan nyonya , jendral itu sangat tertutup bahkan tidak pernah membawa wanita pulang " ucap maria yang sedang menghapus airmatanya


" maria kau lucu sekali jelas tuanmu tidak membawa wanita , dia seorang panutan negara , seorang jendral , kalau dia segampang itu dengan perempuan lalu bagaimana masyarakat akan menilai dirinya ? " jelas nilam


" iya juga ya nyonya , oh iya apa nyonya sudah tau kalau nanti malam ada acara pertemuan keluarga jendral di hotel !!! " tanya maria


" tidak , denny tidak memberi tau diriku " sahut nilam


" mungkin nanti nyonya " seru maria yang telah selesai membantu nilam menyusun pakaian nilam ke dalam lemari baju denny


" sudah selelsai , mari kita memasak makan siang " ajak nilam kepada maria , lalu mereka berdua melangkah ke arah dapur bersamaan .


sementara saga dan denny sedang berbincng - bincang di ruang kerja denny


" ada laporan apa untuk hari ini ?" tanya denny yang bersandar pada kursi kerjanya


" lapor jendral , besok kita akan ada pelatihan militer di jepang , kita di undang untuk mempererat tali persaudaraan sesama negara " jawab saga dengan gagah dan lantang


" butuh berapa hari kita disana ? " denny kembali bertanya kepada saga


" butuh waktu empat atau lima hari jendral " saga menjawab dengan lantang lagi .


" okay , duduklah aku ingin berbicara santai dengan dirimu !! " seru denny


sagapun mengambil posisi duduk menghadap denny , di tatapnya orang yang paling di anggapnya sebagai kakaknya sendiri .


" ada apa jendral ? " saga penasaran dengan apa yang ingin denny bicarakan


" aku sekarang sudah resmi menjadi suami istri dengan nilam , tapi karena ini pernikahan pertama ku sebenarnya aku ingin mengadakan pesta tapi itu tak mungkin karena kami hanya terikat kontrak , aku ingin menyembunyikan identitas nilam dari publik . tapi aku juga khawatir kalau nilam akan melupakan identitasnya sebagai istriku , bagaimana cara nya ? apa kau punya jawaban untukku ? " tanya denny


" tapi jendral setidaknya nyonya harus di kenal terlebih dahulu oleh publik , agar tak terjadi kesalahpahaman dengan isu - isu di luar sana " ide saga


" biarkan saja , semua orang orang sudah tau aku mempunyai anak jadi publik pasti akan tau bahwa aku sudah punya istri !!" ucap denny


 

__ADS_1


" baik jendral , saya permisi " sahut saga


" saga !!! sebentar , aku ingin menanyakan satu hal lagi kepadamu " denny mencegah saga yang sudah ingin berpamitan dari hadapannya .


" ada yang bisa saya bantu jendral ? " tanya saga


"kan aku sudah menikah , dan kau tau ini aku tak pernah dekat dengan wanita lain selain mantanku yang telah mengkhianatiku dulu . jadi hal apa yang di lakukan semua orang setelah menikah ? " denny yang malu - malu bertanya hanya bisa menahan wajahnya yang memerah .


" hah ? ini bagaimana ceritanya jendral ? jendral bertanya kepada saya sedangkan saya belum pernah menikah " saga berusaha menyembunyikan tawa nya di hadapan denny yang terlihat polos , bahkan tidak sesuai dengan auranya .


" nanti malam jangan lupa ada acara makan malam dengan keluagaku , siapkan beberapa pasukan untuk berjaga - jaga . dan satu hal apa yang tadi ku tanyakan padamu jangan di bahas lagi aku pusing memikirkannya " ucap denny


" saya permisi jendral " sahut saga dan hilang dari balik pintu dengan senyum yang ingin dirinya lebarkan .


"baru nikah udah buat pusing saja , bagaimana ke depannya ? " maki denny dalam hatinya .,


tak lama dennypun menyusul saga keluar dan berjalan ke arah dapur , denny seketika berhenti memandang nilam dan maria yang sedang memasak dengan sangat akrab . ada lekukan di bibir denny yang tanpa sadar memancarkan lengsung pipi nya , senyum tipis yang dia buat hanya karena memandang nilam .


" nilam aku ingin menjemput gilbran , dan oh satu lagi nanti malam ada acara keluarga . makan bersama keluarga besarku di hotel " ujar denny


" baik tuan " jawab nilam dan membawa sup yang baru saja matang ke arah meja makan .


" apa tadi yang kau sebut ? " teriak denny


" hah ? denny maksudku , jangan berteriak aku tidak tuli !! " sahut nilam yang menahan kesalnya


" baik aku jalan " ucap denny  dan berlalu pergi bersama pengawalnya .


" maria maaf apa kau bisa membantuku menyiapkan makanan di meja ? " sahut nilam


" ah baik nyonya " maria langsung menurut dan melakukannya


ting .... ting .. ( suara pesan dari ponsel nilam )


nilam langsung meraih ponselnya yang berada di saku celananya .


*** aku membelikanmu baju gaun cantik untuk acara keluarga nanti malam _ rara_***


selamat atas pernikahanmu dan kakak \, aku turut bahagia nilam akhirnya kita menjadi saudara _rara_


kau sudah mengetahuinya ? _nilam_


sudah dari kakak \, tadi kakak menghubungiku pas ingin menjemput gilbran _rara_


terima kasih \, kapan kau akan datang ? _nilam_


malam ini \, kita akan pergi bersama - sama tunggu aku lam _rara_


nilam hanya tersenyum membaca pesan singkat bersama adik iparnya , nilam berjalan ke arah kamarnya lalu membersihkan dirinya . saat dirinya mandi yang nilam fikirkan hanya keluarga denny , nilam takut kalau orang tua denny tau bahwa dirinya yatim piatu dan tak suci lagi bagaimana tanggapan orang tua denny


airmata nya menyatu bersama kucuran air yang mengalir dari atas kepalanya , sebenarnya nilam bahagia dia telah menemukan kehidupan baru untuk dirinya . walau bukan ini yang dia mau , tapi jauh dalam hatinya nilam merasa keputusannya adalah yang tepat .


**


satu jam kemudian , nilam kembali turun ke bawah karena berniat menyambut gilbran yang baru saja turun dari mobil daddy nya .


"


" mami " teriak gilbran


" kau sekarang boleh memanggilku dengan sebutan itu sampai kapanpun , mari peluk mami ?" ucap nilam memeluk gilbran


" daddy yang suluh " sahut gilbran


" kenapa harus daddy ? " denny yang tidak mau mengalah dengan buah hati nya sendiri .


" makan dulu habis itu kita ganti baju lalu tidur siang , bagaimana ? " nilam mengelus kepala gilbran


" ayok kita makan bersama , aku sudah menunggu kalian berdua !! " ajak nilam kepada denny seraya menggenggam tangan gilbran bersamanya .

__ADS_1


" apa nanti daddy akan tidul belsama kita ? " tanya gilbran dengan polos dan membenarkan posisi duduknya .


nilam dan denny hanya saling berpandangan , lalu membuang wajah mereka ke sembarang arah . denny yang memperhatikan nilam dengan tatapan kagum begitu telaten mengurus gilbran , tiba - tiba dalam hatinya berbisik "**ini keluarga baruku dan harus aku lindungi" **, begitulah denny yang begitu merasakan kehangatan di meja makan .


" aku datang , wahai pengantin baru " rara yang baru saja tiba berteriak dengan sangat keras sekali .


" ya ampun non saya sampai kaget " ucap maria yang mengelus - elus dada nya ,


" siapa yang mengajarimu berteriak ?" tanya denny melihat tingkah adiknya ,


" tarzan " sahut rara


" sudah - sudah , kemarilah kita makan bersama " ucap nilam menarik bangku sebelah kanannya


" nilam aku membawakanmu gaun , tadi baru saja ku beli " ujar rara yang baru saja mendaratkan bokongnya du kursi yang di siapkan oleh nilam .


" panggil nilam kakak , dia sudah menjadi istriku " sahut denny ,


" tidak mau , aku sudah terbiasa memanggil nilam dengan nama " jawab rara yang memeluk nilam


" tidak apa denny , makanlah aku akan menidurkan gilbran agar nanti malam dia tak menjadi rewel kalau lelah " ucap nilam dan berlalu pergi menggendong gilbran .


nilam berjalan membawa gilbran ke kamar , menggantikan bajunya lalu menidurkannya , tak lama nilam menidurkan gilbran terdengar suara pintu terbuka .


krreeeekkkk ( pintu terbuka )


" apa aku terlalu berisik ?" tanya denny


" tidak , ada apa ?" ucap nilam lalu memposisikan dirinya untuk duduk , dan menghampiri denny yang berdiri di ambang pintu .


" hmm aku ingin pergi dulu , untuk mengurus sesuatu nanti malam kita akan berjumpa di hotel . dan kau akan pergi bersama nilam dan juga maria !! " sahut denny


" seharusnya kau tak perlu pamit , aku kira ada apa " nilam yang bingung hanya memandang denny


" aku hanya ingin belajar jadi suami yang baik , jangan ge'er tapi " denny memalingkan wajahnya


saat nilam memutar tubuhnya rupanya rambut nilam tersangkut di lengan baju denny dan terjatuh ke dada bidang denny


" maaf mas , ah maksudku denny !!" ucap nilam yang takut kalau hoseok akan membentak dirinya ,


" aku lebih suka kau memanggilku dengan mas daripada denny , aku pergi dulu rambutnya sudah terlepas !!" denny mendaratkan bibirnya di kening nilam


nilam merasa hawa tubuhnya berubah menjadi panas , nilam  terkejut akan reaksi denny yang mencium keningnya . di pandangi denny yang berjalan menuju ke bawah ..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2