THE SECRET WIFE

THE SECRET WIFE
MENGIKHLASKAN


__ADS_3

satu bulan berlalu Nilam masih saja tetap diam seribu bahasa membuat denny semakin di rundung rasa bersalah , tapi Nilam tak ingin menunjukkan kekesalannya terhadap denny di depan gilbran .


hari ini Rara akan menginap bersama cristhy di markas itung - itung untuk membantu Nilam dan kakaknya yang cukup lama tidak akur dalam satu atap .


terkadang Rara dan cristhy merasa di teror akan kejadiran denny di kampus mereka , karena ingin meminta bantuan mereka supaya Nilam mau memaafkannya .


" nilllaammmm " teriak Rara dan cristhy secara bersamaan ,


" sepi ? pada kemana Ra ? "


" lah kan aku Dateng nya sama kamu cris !! ''


'' oh iya ' ya !! ''


" maarrriiaaaa !!!!! '' Rara kembali berteriak


tak lama Maria muncul dari balik pintu ruangan seperti gudang , dan berlari ke arah suara yang sudah merusak gendang telinganya ..


" non , ada apa teriak - teriak ? "


" kakak ? Nilam ? gilbran ? , kenapa markas sepi ? "


" nyonya di atas sama tuan kecil , sementara jendral di perpustakaan non "


" baik terima kasih , cris kamu ke Nilam aku ke kakak usahakan apa yang kita bicarakan membuat mereka berbaikan kembali "


" setuju "


cristhy dan Rara berjalan ke arah ruangan terpisah , cristhy menghampiri Nilam sementara Rara menghampiri kakaknya yang berada di perpustakaan .


perlahan Rara membuka pintu perpus dengan memasukan sidik jari nya , saat pintu terbuka denny sudah melirik ke arah pintu tersebut .


" kak ? boleh aku masuk ? "


" sini Ra , kenapa kau tidak kuliah ? dimana cristhy ? magang kalian ? "


" kuliahku kan cuti selama aku magang , hari ini tidak magang karena ada rapat semua pemegang saham kak termaksud ayah ada di sana "


" ayah di sana ? bukankah ayah hari ini harusnya berkampanye ? "


" loh ? ayah gak cerita ke kakak ? ayah mengundurkan diri dari pemilihan presiden karena takut merepotkan kakak katanya "


" tapi aku sudah menikahi Nilam "


" tapi kakak juga tidak mau mengkonfirmasi pernikahan kakak dengan Nilam di negara ini ? apa salah Nilam kak ? jangan bilang masih ada hati untuk Nathalie di sini " Rara menunjuk ke arah dada denny


" Ra ? "


" iya kak ? ada apa ? "


" apa Nilam bercerita tentang dia bertemu dengan Nathalie ? "


" cerita , tapi aku marah sama kakak !! kenapa tidak bilang saja pada Nathalie kalau kakak sudah menikah ? kak , Nilam mempunyai trauma pada hari pernikahannya cristhy menceritakan semuanya padaku "


denny terdiam sejenak memikirkan kembali hari di mana Nilam mengatakan kalau dirinya hanyalah " sepupu denny " , ada rasa sakit yang denny rasakan pada saat itu tapi entah mengapa tidak ada rasa lelakinya yang menghadang pembicaraan itu .


**


sementara Nilam menangis di pelukan cristhy dengan sangat kuat , cristhy berusaha menenangkan Nilam dengan kemampuannya .


" tenanglah , berfikir lah apa yang membuatmu menerimanya sebagai suami ? "


" aku mencoba mengikhlaskan Rangga dengan nathasya "


" dengan cara menerima kak denny ? "


" bukan itu juga , aku menerimanya karena aku juga ingin merawat gilbran !! "

__ADS_1


" apa ada lagi ? selain alasan itu ? " , Nilam hanya menggeleng kepalanya dengan pelan .


" kau tahu kak denny sudah jatuh cinta padamu , tapi hanya karena Nathalie hadir kembali kau tidak percaya dengan suamimu ? "


" kau membelanya ? karena dia sekarang menjadi kakakmu ? hah ? " Nilam melihat ke arah cristhy dengan tatapan sendu


" bukan , tapi aku merasakan kalau kak denny sudah mencintaimu . belajarlah menerima masa lalunya walau dia tak pernah tahu masa lalumu "


Nilam semakin menangis , dirinya merasa bersalah pada denny selama ini Denny selalu menjadi orang paling depan membantunya . bahkan ketika dirinya memutuskan untuk membantu cristhy denny menyetujuinya bahkan membantunya kembali .


cristhy menatap wajah nilam dengan rasa prihatin melihat sahabatnya seperti ini , ingin rasanya cristhy menemui Nathalie dan berkata bahwa Nilam dan denny sudah menikah dan mempunyai anak .


**


" kak ? kakak melamun ? " teriak Rara membuyarkan lamunan denny ,


" Ra , apa sebaiknya kakak menghubungi Nathalie dan bilang kalau kakak sudah menikah ? "


" tidak perlu !!! "


" kenapa ? "


" tidak usah , nanti salah paham Nilam kepada kakak makin besar "


kedua kakak beradik itu berbicara dengan sangat serius , denny terlihat menghela nafas panjang nya untuk mengatur pikirannya yang sudah kusut seperti benang .


rasanya lebih baik berperang , menentukan strategi daripada harus memikirkan cinta seperti ini . denny kembali mendengus kesal pada dirinya .


tak lama Rara dan denny keluar dari perpustakaan tetapi berpapasan dengan Nilam juga cristhy yang baru saja keluar dari kamar gilbran .


" kak " panggil cristhy dan memeluk denny


" kau sudah datang ? sudah makan siang ? "


" sudah kak tadi di kantin kantor sama Rara , ya kan Ra ? " cristhy mengedipkan satu matanya pada Rara .


" ah iya , aku sama cristhy ke bawah dulu ya mau mengoda maria " Rara langsung menarik tangan cristhy untuk mengikutinya .


denny ingin mengikutinya , tapi rasanya dia takut . dia tak sanggup melihat mata istrinya yang telah tersakiti oleh sikapnya .


" mas " Nilam berhenti dan memanggil denny di depan pintu kamarnya .


" I .. iya sayang "


" aku ingin bicara " Nilam masuk terlebih dahulu ke kamarnya ,


setelah mendapatkan ijin dari Nilam denny mengikutinya dari arah belakang dan masuk kedalam kamar mereka .


Nilam memandangi kamar yang lama tak di singahinya , kenapa tidak sebulan yang lalu ketika dirinya sedang marah pada denny semua barang - barangnya di pindahkannya ke kamar gilbran .


denny menatap punggung istrinya setelah menutup kembali pintu kamarnya , ketika Nilam membalikan tubuhnya sepasang mata itu bertemu .


dua insan yang saling merindukan satu sama lain , Denny berjalan perlahan menghampiri istrinya karena tidak ada penolakan dari tubuh Nilam denny lalu berjalan dengan sangat cepat dan memeluk istrinya dengan sangat erat .


" aku merindukanmu sayang " denny memeluk dan mencium kening istrinya berkali - kali .


" mas " Nilam memanggil hoseok dan melihat ke arah wajah suaminya .


" kenapa sayang ? " denny melepas perlahan pelukannya dan menatap mata istrinya , ada sedikit rasa bersalah pada hatinya telah memperlakukan Nilam secara tidak adil .


" aku ... aku merindukan dirimu , hhhuuuaaa " Nilam menangis pecah dan memeluk suaminya kembali .


" bodoh , kenapa menangis ? peluk aku terus jangan pernah lepaskan !! "


mereka seperti anak muda yang baru saja berbaikan dari marahnya setelah satu bulan , Denny mengangkat dagu Nilam dan mencium bibirnya dengan hangat .


Nilam menikmati ciuman lembut dari suaminya , dalam waktu singkat denny berhasil merebahkan tubuh istrinya di atas kasur mereka , ciuman itu semakin panas hingga membuat dua insan itu merasa tubuh mereka semakin ingin .

__ADS_1


ada yang sudah tidak sabar di bawah sana , denny memulai ritualnya dengan pelan - pelan dan semakin memanas . ya kenikmatan yang tertunda selama satu bulan karena diamnya Nilam pada denny .


mereka tidak perduli suara desahan yang keluar dengan sangat kuat membuat mereka semakin menyatu dalam darah satu sama lain .


iya , ini yang di harapkan denny dirinya rindu harum dari tubuh istrinya bahkan itu sudah menjadi candu dalam kebutuhan Denny .


setengah jam berlalu akhirnya permainan pun selesai , denny dan Nilam sama - sama mengatur nafas mereka dengan pelan . Nilam merebahkan kepalanya di dada suaminya , pelukan denny yang dirinya rindukan ...


" maafkan aku mas " Nilam terisak nangis .


" hey " Denny mencubit hidung Nilam dengan gemas ,


" maafkan aku yang tak mau mendengarkan mu , maafkan aku yang egois padahal kita sudah melakukan nikah kontrak "


" Nilam " denny terbangun duduk dari tidurnya dan menatap dalam - dalam istrinya


" apa kau menganggap kita hanya suami istri kontrak ? sudah ku bilang tidak ada kontrak , kau dan aku sah di mata negara dan agama kita ."


" mas , Nathalie hadir kembali dia masih mengharapkanmu "


" aku mau mandi dan tak ingin membahas ini , ku ingatkan kau dan aku sah menjadi suami istri . aku tak ingin kembali dengan siapapun , cukup kau , aku dan gilbran " Denny membanting pintu kamar mandi dengan sangat keras


Nilam tahu bahwa suaminya sedang kecewa pada dirinya , entah harus senang atau sedih mendengar ucapan denny tadi .


Nilam perlahan berjalan mendekati pintu kamar mandi , dirinya mengetuk pintu berkali - kali tapi tak ada jawaban juga dari denny . ketika hendak ingin meninggalkan pintu tersebut tangan Nilam di tarik denny dari balik pintu .


" maaf aku membentakmu " denny memeluk Nilam dengan sangat erat ,


" aku yang salah mas , maafkan aku yang terlalu memikirkan diriku sendiri "


" tidak apa sayang , mari mandi bersama sudah lama kita tidak mandi bersama "


Nilam sudah menduga ketika mandi bersama denny akan melakukannya lagi dan lagi , entah mengapa Nilam merasa denny terlalu sering ingin menyetubuhinya , tapi perasaan senang itu sangat dia nikmati .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


maaf author baru update sekian purnama , harus perbaikan dulu kata - katanya baru bisa muncul di bagian UP ..


jangan lupa terus dukung author di " you a writer season 4 " Karena dukunganmu akan sangat berarti untuk author


__ADS_2