
sore itu Denny kembali dengan cepat setelah meetingnya dari kantor , jadwal yang padat tanpa kehadiran saga membuatnya harus menjalankan semuanya sendiri walaupun di bantu sekertaris ayahnya tetap saja Denny lebih nyaman jika bersama saga .
saat memarkirkan mobilnya di halaman rumah Denny tampak bingung tidak menemukan mobil saga terparkir , Denny berfikir mungkin Nilam sedang dalam perjalanan pulang tapi ketika dirinya membuka pintu sudah di sambut oleh aroma cake buatan istrinya .
" sayang ? kau sudah pulang ? " Denny mendapati Nilam yang sedang bersenda gurau bersama adik - adik nya di meja dapur ,
" hey mas , kok gak kedengaran suara mobilnya ? "
" bagaimana terdengar kalian saja suaranya sudah mengisi seluruh ruangan !! " Nilam , cristhy , dan juga Rara tertawa melihat denny yang protes kepada mereka .
" Hay kalian berdua apa tidak merindukan aku ? " Denny membuka tangannya dan membuat kedua adiknya datang menghampiri dirinya .
" kok tumben pulang cepet kak ? " tanya Rara ,
" hari ini adalah malam terakhir saga menjadi seorang lajang , kami akan menikmati malam ini berdua " Nilam terkejut mendengar ucapan suaminya tersebut ,
" eh , makasudnya ? "
" aku akan memberikan beberapa ucapan pada saga untuk menjalankan beberapa rumah tangga yang harmonis "
" seperti bisa saja " ketus Rara pada kakaknya
" sudah - sudah , duduk lah cepat kau pasti lelah !! akan ku ambil kan teh mu mas "
" makasih sayang "
Denny berbicara pada kedua adiknya tentang rencana perusahaan mereka agar semaki maju , dan membahas beberapa tentang pernikahan saga yang akan di laksanakan di gedung nanti .
beberapa obrolan menjadi hangat ketika candaan Denny mengoda kedua adik nya , Denny sedikit menyentil tentang pasangan adik - adiknya tapi Rara dan cristhy kompak untuk menjawab tidak pada pertanyaan Denny .
Maria dan Nilam menyiapkan beberapa cake dan teh untuk Denny , sekilas Denny melirik Maria lalu ke arah Nilam . tapi hanya senyuman dari istrinya yang terlihat dari wajahnya .
" maria " panggil denny
" saya tuan "
" kau murung ? saga menikah dengan cristhy ? " Rara dan cristhy melotot ke arah Denny , Nilam sudah terbiasa dengan suaminya yang suka sekali berterus terang untuk berbicara .
" ti .. tidak tuan "
" apa kau mau dengan Joan ? dia sangat baik "
" Joan siapa kak ? " tanya Rara
" Joan manager kebersihan di kantor "
" oh kak Joan yang tampan ? "
" iya , besok dia datang dan kau harus berkenalan dengannya "
" jangan tuan , tidak perlu !! biarkan dulu saya sendiri "
__ADS_1
" Maria " Nilam menempelkan tangannya pada lengan Maria
" saya nyonya "
" tadi sudah ku bilang kan , belajar lah membuka hati "
" tapi "
" kalau kau tidak mau biar aku saja , lumayan loh ka joan tampan sekali "
" aku juga mau deh " cristhy ikut - ikutan mengoda maria ,
" jangan , iya tuan saya mau "
" eh tadi gak mau , sekarang mau "
" jangan dong non , lah saya sudah tua ingin menikah !! ibu di kampung sudah nanyain terus kapan bawa suami pulang " semua tertawa mendengar ucapan Maria yang secara spontan keluar dari mulutnya .
" sayang dimana anak - anak ? "
" melati di antarkan pulang oleh supir ke rumah ayah , Abang gil dan Etha tidur setelah makan siang "
" tidur dimana ? "
" di kamar masing - masing "
" baiklah , aku mau mandi dulu baru kita makan malam bersama !! aku ingin melihat anak - anakku dulu "
Denny berjalan meninggalkan ke 4 perempuan di meja dapur kerinduannya kepada putra putri nya membuat denny selalu tak sabar ingin cepat - cepat pulang ke rumah , pertumbuhan keduanya membuat denny merasa sudah layak menjadi Daddy yang terbaik .
" mana yang lain ? " tanya Sherly pada Maria ,
" di dapur non , ada non cristhy dan juga non Rara "
" benarkah ? " Sherly berjalan cepat untuk masuk ke dalam dapur
sekilas pandangan mata saga melihat ke arah Maria , mata yang sembab membuat saga tahu apa jawaban dari mata itu . saga berjalan berlalu meninggalkan Maria yang menutup pintu depan dan kemudian menyusulnya dari belakang .
" Hay " sapa Sherly kepada para wanita yang berada di dapur ,
" ah kalian darimana ? kalau besok mau menikah jangan keluyuran kalo kata orang tua tuh di pingit " ucap cristhy ,
" mulai , mulai , terus cris terus " Rara protes saat mendengar cristhy memulai ceramahnya , tetapi Nilam hanya tertawa melihat kedua nya .
" aku benar kan ? ya kan Nilam ? bisa tidak kalian sabar sampai besok ? "
" crist , mereka hanya habis dari makam sayang lagian Sherly kan sudah mulai tinggal disini !!! rumah ini di berikan Denny kepada saga untuk hadiah pernikahannya , dan kita akan tinggal dirumah almarhum ayah dan ibu "
" aku setuju " teriak Rara ,
" baiklah aku ingin menyusul kakakmu dulu , nanti dia akan berteriak kalau aku lama menyusul " Nilam berpamitan kepada yang lainnya ,
__ADS_1
" saya akan siapkan makan malam nyonya "
" baik Maria , tarik saja kuping Rara dan cristhy biar belajar membantu mu " ucap Nilam yang berlalu menaiki anak tangga ,
" apa ? " Rara dan cristhy memandang heran kepada Nilam yang perlahan menghilang tanpa meninggalkan jejak .
Maria berjalan ke arah dapur dan menghangatkan semua masakan yang telah di masak Nilam , Sherly datang membantu nya !! Maria menerima bantuannya dengan sangat baik .
tak lama cristhy dan Rara juga ikut membantu Maria , saga hanya duduk seraya memijat kepalanya yang terasa pusing . saga merasa berat sekali apalagi menatap wajah Maria yang terlihat begitu sedih karena pernikahan dirinya .
" kau kenapa ? " tanya Sherly ,
" ah tidak apa sayang , duduk lah kau sudah lelah "
" iya benar , besok kau akan di pajang seharian jadi banyak banyaklah istirahat " Sherly hanya tersenyum mendengar ucapan Rara .
" sher , ikut aku ke kamar yuk !! "
" ngapain ? "
" cepat " Sherly menatap ke arah saga dan saga hanya menganggukkan kepalanya dengan tenang .
Rara mengambil kursi yang berada di sampingnya lalu mendekatkannya di samping saga agar lebih dekat dengan wakil Presdir tersebut , saga menatap Rara dengan tatapan sangat bingung , bahkan membuat saga merasa tidak nyaman saat di tatap oleh Rara .
" Maria " panggil Rara tapi tidak melepas pandangan nya dari saga ,
" iya non , ada apa ? " Maria menghampiri Rara yang masih dengan tatapan sinisnya .
" duduk ".
" kenapa non ? saya lagi "
" kalau aku bilang duduk , ya duduk " Rara langsung memotong bantahan Maria saat itu .
Maria terduduk di sebelah Rara dan memandang nya dengan tatapan bingung , bahkan wajah Rara sekarang seperti mau menerkam saga seperti mangsanya .
" ada apa Ra ? "
" kau sudah minta maaf ke Maria ? "
" non , untuk apa ? "
" untuk dia meninggalkan dirimu !! "
" non sudah , sersan saga sudah meminta maaf lagian saya siapa sih " Maria tertunduk ..
" Maria , saga !! kalian orang yang akrab dulu , mengapa sekarang menjadi sebuah magnet yang bertolak belakang ? "
" oh , kau ingin bahas ini ? "..
" jelas dong , sebelum kau menikah !! "
__ADS_1
hayyyyooookkkkk gimana nih ? sersan saga mencintai satu orang tapi dirinya di cintai 2 orang !!! bagaimana kelanjutannya nih ? padahal pernikahan sudah di ambang mata 🙄🙄
okay jangan lupa like , coment , dan vote .. tinggalkan jejak kamu yang vote tertinggi dan komentar menarik akan author kirim pulsa sebesar 50ribu rupiah ❤️❤️❤️❤️