THE SECRET WIFE

THE SECRET WIFE
TANGIS MARIA


__ADS_3

2 jam sudah nilam menemani saga dan juga sherly untuk melakukan fitting baju , tak lama supir pribadi yang di kabari nilam sudah datang menjemputnya . nilam akan menjemput gilbran dan melati terlebih dahulu , barulah mereka akan pergi ke bandara .


nilam berpamitan kepada desainer tersebut dan berpisah di parkiran dengan saga juga sherly , tujuan pertama nilam adalah sekolah gilbran dan melati . saat menuju ke arah sekolah gilbran , ponsel nilam berdering dan tercantum nama adik iparnya di sana .


* ddrrttt .... ddrrrtttt


"hai sayang sapa nilam kepada adik iparnya "*


* nilam kau dimana ? *


* aku sedang di perjalanan menjemput gilbran dan melati \, baru nanti menjemput mu juga cristhy *


* kami sebentar lagi akan keluar dari pesawat lalu melakukan pengecekan barang *


* baiklah \, ahh kau tahu aku sangat rindu dengan kalian berdua !! bagaimana cristhy ? apa masih saja dengan cerewetnya ? *


* kau benar sekali \, kau sangat tepat bertanya tentangnya !! aku tidak bisa tidur tenang selama berada di sana bersamanya \, bahkan kami pernah di tegur karena dia berisik tapi itu hiburan untuk diriku sebenarnya *


* ha .. ha .. ha !! yang benar saja ra \, kau ini pintar sekali mengomentari orang *


* aku rindu cake buatanmu \, samapai di rumah buatkan aku cake dengan tanganmu sendiri !! paham !! *


* baik bu bos \, yasudah aku tutup dulu ya ini sudah sampai sekolah gilbran *


* baiklah \, kami juga sedang berjalan ke arah pengambilan koper *


rara memutuskan pembicaraannya dengan nilam dan menghampiri cristhy yang sibuk mengantri mengambil koper mereka ,keduanya telah menyelesaikan kuliah mereka dengan singkat karena permintaan denny yang ingin di bantu untuk mengurus perusahaan keluarga mereka .


saat koper mereka keluar rara dan cristhy berjalan ke arah luar bandara dan mencari tempat untuk menunggu nilam , cristhy sangat merindukan ibu 2 orang anak itu terkadang dirinya tak ingin menelpon karena takut airmatanya akan turun dengan cepat .


" kau mau makan ra ? "


" nanti saja cris , perutku sedang di siapkan untuk cake buatan nilam "


" kau sangat rindu made cake nilam kah ? " cristhy tersenyum memandang sahabatnya yang sedang memegang perut dan menjulurkan lidahnya .


" kau terus menggodaku , ayolah kau juga rindukan ? " mereka saling tertawa bersama dan menertawakan satu sama lain .


" apa kau sudah menghubungi kakak ? "


" astaga aku lupa , tapi biarkan saja nanti juga nilam yang akan berbicara "


" untung saja kita pulang sekarang ''


" memang kenapa ? " tanya rara yang memasang wajah penasaran


" kau lupa apa memang tidak ingat terakhir kakak menelpon kita ? "


" apa ? "


" besok itu pernikahan sherly juga sersan saga , pasti nanti kita akan sibuk "


" ah astaga aku lupa , iya kau benar crish !! tapi aku jadi memikirkan perasaan maria pasti dia sangat terluka , aku tahu maria sangat mencintai saga dari awal dia datang mendampingi kakakku "


" ya begitu lah jodoh mana ada yang bisa menebaknya , bahkan yang menemani dari awal bukan berarti di ajak berjuang sampai akhir !! bahkan bunga yang terlihat terawat sekalipun akanlayu jika sudah masanya "


" what ? "

__ADS_1


" apa ? " cristhy bingung ketika rara berteriak ,


" semenjak kuliah di luar negri kau menjadi puitis , apa kau kerasukan arwah - arwah seorang puitis di luar negri ? " rara menertawakan cristhy dengan sangat keras , sehingga membuat sekeliling mereka merasa heran .


2 jam sudah mereka menunggu nilam dan akhirnya nilam datang bersama maria juga anak - anaknya , rara dan cristhy melompat melepas rindu nya kepada nilam juga keponakannya . mereka begitu merindukan gilbran juga melati bahkan rara juga cristhy sempat terkejut melihat kehadiran si mungil margaretha .


" apa ini ? kecil sekali , bidadari munggilkah ? " ucap rara yang langsung mengambil etha dari tangan maria .


" lebih tepatnya bidadari kakakmu , baiklah ayok kita pulang kakakmu akan pulang lebih awal hari ini "


" benarkah ? " cristhy sangat antusias mendengarnya , semenjak dirinya di anggap keluarga oleh denny !! cristhy lebih merasa mendapatkan kasih sayang dari seorang kakak .


mereka berjalan menuju mobil , selama di perjalanan pulang rara memandang ke arah maria lalu menyentuh tangan cristhy . tatapan keduanya berpindah ke arah nilam , hanya gelengan kepala saja yang di dapat mereka berdua .


" aunty , bawa oleh - oleh tidak ? " tanya melati ,


" bawa dong buat abang gil juga melati !! ah sayang aunty tidak sempat membeli apapun untuk dirimu , aunty gak tahu kesukaanmu apa " rara menunjukkan wajah bersalahnya pada etha , yang belum paham apa yang rara bicarakan .


" panggil saja dengan nama etha aunty " ucap gilbran


" baiklah - baiklah etha , hey maria kau tumben diam saja ? ada apa ? apa kau tidak merindukan diriku dan juga cristhy ? "


" maaf non , saya sedang tidak enak badan " ucap maria di sambut senyum terpaksanya


" sungguh ? " tanya cristhy kembali


" bener non " jawab maria dengan singkat , nilam kemudia memegang tangan rara memberikan pengertian kepada kedua adiknya agar tak bertanya apapun kepada maria dan utnungnya rara langsung paham dengan apa yang di maksud nilam .


saat tiba di rumah maria masih dengan diam seribu bahasanya makin mebuat rara juga cristhy penasaraan , sebenarnya mereka mengerti mengapa maria diam tanpa ada kata - kata daritadi tapi rara ingin maria sendiri yang bercerita kepadanya .


sementara maria membantu nilam dan masih dengan keadaan diam seribu bahasa , tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut maria .


" maria tolong ambilkan aku susu cream yang tadi sudah di buat "


" baik nyonya " maria berjalan ke arah kulkas lalu memberikan barang yang salah kepada nilam , nilam hanya tersenyum ,


" maria aku minta susu cream bukan buah - buahan "


" maaf nyonya , maaf akan saya ambilkan kembali "


" tidak perlu biar aku saja , kau tolong liat cream nya yang sedang masak "


" baik nyonya "


" maria "


" saya nyonya "


" dari semua cake di toko ku , cake apa yang paling kau sukai ? " nilam berusaha bertanya agar dapat mencairkan suasana yang di rasa kaku olehnya .


" saya paling suka rasa tiramisu nyonya rasanya pas di lidah saya , dan setiap gigitan nya ada lumeran tiramisu yang membuat kita merasa tenang "


" wah seenak itukah ? tapi pernah tidak saat kau ingin membelinya dan tiba di toko cake jadi berpindah ingin membeli cake yang lain ? "


" pernah nyonya saat saya ingin tiramisu tapi ternyata saya tertarik dengan green tea , warna nya sangat mengoda padahal saya dari dulu sangat menyukai tiramisu tapi pas tiba di sana malah membeli green tea . dan saya berkali - kali meminta maaf di depan kaca pajangan cake meminta maaf pada tiramisu , karena tidak memilihnya untuk bersama saya "


" benarkah ? " nilam tak percaya maria adalah sosok wanita yang sangat unik dan lucu ,

__ADS_1


" kenapa nyonya ? ada sesuatu di wajah saya ? " tanya maria yang melihat nilam menertawakannya ,


" tidak , tidak apa kau hanya lucu !! kau sadar tidak tiramisu melambangkan dirimu dan green tea melambangkan sherly , sedangkan kau melambangkan saga . saga dan kau selalu bersama - sama bahkan ku pikir kalian adalah sepasang kekasih dulu , tapi ternyata saga lebih memilih sherly dan berkali - kali meminta maaf kepadamu "


" saya tidak paham apa maksud perkataan nyonya "


" jadilah seperti tiramisu tetap menunggu kembali pembeli yang ingin membelinya , saga bahkan tak sengaja menyakiti dirimu seperti dirimu yang tak sengaja menyakiti si tiramisu karena ingin merasakan green tea . kau harus percaya bahwa kehidupan tak menceritakan satu orang saja , bahkan ketika kau merasakan sakit hari ini akan ada kebahagiaan berkali - kali lipat menanti dirimu "


" sa .. saya ba.. baik saja :'( " maria menangis dengan nafas yang tak beraturan , membuatnya sangat sesak


" menangislah tapi setelah ini tolong jadilah mariaku seperti dulu aku mengenlamu pertama kali di toko , dan jadilah wanita yang kuat yang aku kenal "


nilam menarik maria jatuh kedalam pelukkannya , nilam tahu seperti apa rasanya menjadi maria . mencintai seseorang tapi ternyata bukan dirinya lah yang terpilih untuk mendampingi kehidupan seseorang itu . saat maria merasa sudah cukup menangis , maria mengangkat kepalanya lalu memandang nilam dengan sisa - sisa airmatanya yang ada . perasaan malu dan lucu menjadi satu dalam pikiran maria , dirinya tak menyangka jika nilam adalah orang yang tepat mendengar tangisannya .


" mengapa ? "


" ah nyonya maaf saya jadi menangis di pelukkan nyonya "


" sssstttt , kau bukan orang lain bagiku " maria kembali memeluk nilam dengan erat .


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


maaf gaes author telat update ...


welcome to desember , selamat ulang tahun buat yang berulang tahun bulan ini


jaga kesehatan , karena kesehatan itu mahal .


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2