
denny terbangun dari tidurnya dan tidak melihat istrinya dimana - mana , harum masakan Nilam membuat denny peka kalau istrinya sedang berada di dapur .
semenjak Nilam di sarankan lebih banyak bergerak oleh dokter , Nilam lebih suka menghabiskan waktu di dapur dengan bahan - bahan yang ada .
bagi Nilam ini waktu yang cukup lama dirinya tidak memasak untuk Denny , tubuhnya terasa lebih hangat dari arah belakang ternyata suaminya telah menemukan dirinya .
" sedang apa ? hah ? "
" masak , apa mas tidak lihat ? "
" lihat , jangan terlalu lelah sayang "
" mas dokter menyarankan agar aku lebih banyak bergerak , supaya nanti ketika melahirkan enak "
" apa doktermu tau kalau ada jahitan di perut mu ? "
" tapi kata dokter kalau mau mencoba untuk normal bisa mas "
" jangan macam - macam "
" mas , biarkan aku berusaha !! cukup kau menemaniku saja "
denny menyerah kalau sudah beradu mulut dengan istrinya , Nilam sejenak memberhentikan kegiatannya lalu memutar tubuhnya menghadap suaminya .
" aku rindu Sherly "
" benarkah ? tapi kau harus lahiran dulu baru bisa ke kota kita !! ingat pesan papahmu "
" bagaimana kalau Sherly di jemput saga ? "
" sayang , perja " ucapan denny terhenti ,
" biar saya jemput jendral , besok pagi saya akan jalan " Suga baru saja pulang bersama gilbran yang tertidur di belakang pundak saga ,
" ah anak mu tidur , cepat angkat "
" jarak dari kota kita butuh waktu 6 jam saga , besok pagi kau pergi lalu kembali lagi ? kapan istirahatnya ? "
" tidak masalah "
" ah , kau tidak tahu ? saga menyukai Sherly " Nilam tersenyum lalu mengedipkan mata ke arah saga .
" benarkah ? ah kau sudah dewasa "
" sudah .. sudah cepat saga berat itu mengangkat anakmu "
" iya iya sayang , padahal anakmu juga "
" berangkat lah besok , tapi tolong mampir ke markas dan cek keadaan disana "
" siap jendral !! "
saga tersenyum mendengar dirinya akan menjemput Sherly , betapa dirinya merindukan gadis itu !! gadis yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama .
segera dirinya mengambil ponsel dan memberikan kabar kepada Sherly , bahwa besok dirinya akan menjemput nya .
"aku akan menjemputmu besok "
" jemput ? "
" nyonya Nilam merindukan dirimu "
" benarkah ? apa nona Nilam sudah melahirkan ? "
" belum , mungkin 1 Minggu lagi "
" benarkah ? aku sungguh tidak sabar "
" tunggu aku besok "
Nilam melihat dari kejauhan senyum yang terpancar dari saga , sudah seperti adik bagi Nilam melihat saga yang kini mulai menaruh hati pada seorang gadis .
**
" matikan semua ponsel , ingat ketika kita sampai pada tempat tujuan jangan memikirkan apapun tetap fokus pada perang saat ini "
__ADS_1
" yes sir "
Radit memberikan perintah untuk yoga , agar mengambil barang - barang prajurit untuk di kumpulkan termaksud cincin pernikahan yang di pakai oleh mereka ..
" ingat ketika kita mati dalam pertempuran , benda - benda ini yang akan mengenalkan kita taruh di kotak nama kalian masing masing " ucap yoga menjelaskan ,
" siap sersan "
tunggu papah pulang Nilam maka semua yang ingin kita bagi dari dulu akan segera di lalui , kau harus berjuang untuk melahirkan anakmu dan papah berjuang untuk bisa kembali di tengah - tengah keluarga kita
Radit menyimpan beberapa foto Nilam juga gilbran , memasukan foto Margaretha juga beberapa barang berharga miliknya kedalam kotak namanya .
" ingat , fokus dan fokus jangan lengah dan saling berjaga pada sisi - sisi yang tersembunyi "
" siap jendral "
" 33 20 11 , pesawat akan siap mendarat untuk posisi aman " pesan kode dari pilot
" bersiap lah , lakukan doa "
" yes sir "
Radit berharap apapun yang terjadi dia harus pulang demi Nilam , doa yang dia harapkan hanya berkumpul dengan putri nya tak perduli cacat atau sempurna .
pesawat militer Radit mendarat di lapangan tersembunyi yang telah di siapkan , semua pasukan langsung mengambil posisi untuk siap - siap melakukan perang .
Radit memberi kode untuk berpencar kepada prajuritnya dan menahan yoga agar tetap bersamanya , yoga tetap menjaga Radit dari arah belakang sementara Radit berjaga - jaga di depan .
" monitor R11 tiba "
" terima CINA 12 masuk "
" kami berada di lapangan penerbangan yang telah di siapkan "
" 0.4 km dari selatan , bertemu dengan batu besar kami di belakang "
" jalan "
" dimana jendral "
" siap jendral "
Radit dan yoga berjalan merayap menuju tempat pasukan negara E , sesampainya mereka di sambut antusias dengan jendral kota E , jendral lie .
Radit membuat peta untuk menyusun rencana perang ini , jendral lie ingin perang ini selesai dengan kota nya yang menang .
ada aset yang tercuri maka perang ini terjadi , mau tidak mau Radit harus turun tangan membantu mereka karena memang dulu Radit pernah bertugas di negara ini walau sebenarnya yang mereka tunjuk adalah Denny .
" bagaimana kabar jendral denny ? "
" baik , dia menikah dengan putriku ? "
" kau bercanda ? haha sangat konyol "
" aku tidak bercanda , aku punya putri sangat cantik 😏 "
" benarkah ? "
" tapi dia memang putriku "
" ok tidak ada yang bisa kita debatkan saat ini , kau dengan ku , sersan yoga juga sersan daniel pergi bersama prajurit yang lain " ucap jendral lie
" baiklah , ingat yoga apa yang ku ucapkan padamu "
" siap jendral "
" ahh kalian ini , bukan saat nya seperti ayah dan anak "
Radit tertawa mendengar ucapan jendral lie yang menyatakan yoga seperti anaknya , sementara julukan Denny dana sersan saga adalah Abang dan adik .
mereka berpencar sesuai dengan formasi masing - masing , jendral Radit dan jendral lie fokus dengan menghancurkan pusat milter megara E sementara sersan yoga dan juga sersan daniel fokus membawa prajurit mengamankan sekitar .
" 1 .. 2 .. 3 " Radit mendobrak pintu lalu masuk bersama jendral lie , kosong hanya seperti bangunan tua .
**
__ADS_1
Nilam menyiapkan beberapa sup tulang untuk Denny dan juga gilbran , tetap saga tak pernah tertinggal oleh Nilam .
mungkin karena sudah hamil besar Nilam merasa kesulitan mengatur nafasnya sendiri , serasa sesak terkadang jika sudah terlalu banyak melakukan aktifitas .
" kenapa sayang ? " denny melihat bibir Nilam yang pucat ,
" tidak mas , tidak apa - apa "
" kau sudah lelah , sini duduk "
" mami , istirahat " gilbran ikut protes kepada Nilam
mau apalagi kalau sudah di protes 2 lelaki yang paling di cintainya , Nilam mengikuti yang di ucapkan oleh gilbran juga Denny .
Nilam merasa debaran jantungnya tidak normal saat ini , entah apa yang dia rasa tetapi Nilam merasa seperti akan terjadi sesuatu .
" mas , bisa telpon papah ? "
" sayang , di saat seperti ini tidak memungkinkan untuk berkomunikasi barang - barang pasti sedang di kumpulkan "
" perasaanku tidak enak mas " Nilam berkali - kali memutar - mutar bajunya karena tak nyaman ,
" kita ke kamar , kau sudah lelah "
saat Nilam hendak berdiri , tak sengaja menyenggol gelas di sampingnya lalu pecah ke lantai .
" mas telpon papah "
" tidak bisa sayang "
" yoga , atau siapapun yang bisa di hubungi . cepat !! "
" sayang , sudah ayo kau lelah "
Nilam menangis merasakan ada yang tidak beres pada ayahnya , perasaan tidak tenang dan selalu memikirkan ayahnya .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bagaimana keadaan jendral Radit setelah membuka pintu ?
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan coment , like dan vote terima kasih ❤️❤️💋💋💋