THE SECRET WIFE

THE SECRET WIFE
BERTEMU


__ADS_3

keesokan paginya Denny dan saga bersiap - siap untuk pergi bertemu Nilam juga gilbran , persiapan yang membuat denny merasa sangat senang hampir tak bisa membuatnya tertidur pulas .


" selamat pagi jendral ? "


" pagi saga , ahh aku tak bisa tidur semalam rasanya sudah sangat merindukan kedua malaikatku "


" mari jendral " saga membukakan pintu untuk denny setelah menyusun barang - barang yang akan di bawa .


selama di perjalanan denny sengaja tak menghubungi Nilam , supaya kerinduannya pada Nilam segera terobati . entah mengapa semenjak Nathalie bercerita kepada denny , bahkan sekarang cinta Denny semakin bertambah .


" jendral ? bagaimana nona Nathalie ? "


" ya begitu saga , mungkin dia mengharapkan kembali ke dalam kehidupanku tapi sayang kecerobohannya membuatnya kehilangan diriku "


" apa jendral tidak marah dengan nona Nathalie ? atau sersan agung ? "


" untuk apa aku marah ? harusnya aku berterima kasih pada agung telah mengikuti perintah bodoh Nathalie dan mempertemukanku dengan bidadari yang cantik !! kau tahu saga ? "


" iya jendral ada apa ? "


" saat Nathalie pergi sebelum perang itu terjadi , aku sempat pergi untuk membeli cincin dan melamarnya tapi seperti nya tuhan membenci kami bersatu jadi sebelum aku sampai ke rumah nathalie , aku dapat kabar kalau surat damai tidak pernah sampai di kota E "


" lalu ? "


" ya lalu cincin yang akan ku berikan pada Nathalie aku sumbangkan pada prajurit yang membutuhkan pengobatan untuk istrinya melahirkan "


" hahaha , maaf jendral "


" tidak apa , terkadang aku merasa lucu kalau mengenang masa itu "


perjalanan cukup panjang menjadi singkat karena obrolan Denny bersama saga , walaupun obrolan di masa lalu denny merasa kenangan itu tidak akan pernah dirinya lupakan .


bahkan kenangan saat dirinya dan Nilam bergeliya di tengah hutan memadu kasih bersama , senyum terpancar di wajah denny .


enam jam sudah perjalanan mereka untuk sampai di rumah dinas Radit , pengawal yang sudah di siapkan untuk menyambut mereka mengantarkan sampai pintu depan rumah dinas .


" jendral denny " hormat para prajurit saat denny memasuki halaman rumah dinas ,


Radit menghampiri denny masih dengan wajah kecewanya , mungkin kecewa kali ini harus di kalahkan olehnya karena anaknya membutuhkan suaminya saat persalinan .


" jendral Radit " ucap denny ,


" masuklah , jangan basa - basi Denny " ketus Radit hanya di sambut senyuman oleh denny ,


" saga bawakan semua barang yang kita bawa "


" siap jendral "


denny melihat - lihat ke kanan dan ke kiri seperti mencari sosok Nilam yang tak kunjung tiba menyambut dirinya .


" Nilam dan gilbran sedang mengobrol kandungan bersama yoga "


" oh begitu , bagaimana keadaanmu ? "


" baik , kau ? ayahmu bagaimana ? "


" ayah ku sehat , tapi mungkin luka di hatinya belum sembuh atas kepergian ibuku "


saat sedang berbincang - bincang Nilam dan gilbran datang dari rumah sakit , dan melihat kendaraan mobil denny yang terparkir di depan halaman rumah dinas .


" mami , Daddy datang "


" iya sayang , cepat masuk "


" hati - hati non , tuan " ucap yoga mengingatkan ,


sesampainya di dalam gilbran langsung berlari ke arah pelukan denny , menangis merindukan Daddy nya yang jauh darinya . perasaan Nilam hancur melihat kedua lelaki yang amat di cintainya saling melepas rindu .


" kau menjaga mami ? " gilbran mengangguk ,


" apa kau menjaga adikmu ? " gilbran mengangguk kembali ,

__ADS_1


" maafkan Daddy meninggalkan kalian "


" tidak , kata mami Daddy sedang sedih karena nenek sudah di panggil tuhan "


" anak pintar , Abang gil sudah besar "


" Daddy , bolehkah seorang kakak mengatakan kalau dia merindukan kasih sayang Daddy ? "


" boleh , sangat boleh !! kau merindukan Daddy "


" sangat , Abang gil rindu bersama Daddy " tanggis gilbran semakin besar memeluk Denny ,


tak terasa airmata radit terjatuh menyaksikan gilbran yang melepas rindu bersama Denny , saga dan yoga tak mampu menyembunyikan airmata mereka ikut turut bersedih menyaksikan kerinduan sang anak dan ayahnya .


" pergilah bersama paman saga , ada hadiah untuk Abang gil "


" benarkah ? "


" Abang gil sudah menjaga mami juga adik , jadi harus di beri hadiah "


" asik , paman saga ayok " gilbran. turun dari pelukan denny dan berlari menghampiri saga .


" ehhm yoga , kau ikut ke ruang kerja ada yang harus di bahas " ucap Radit berjalan ke arah ruang kerjanya ,


" siap jendral , permisi jendral denny "


" silahkan , terima kasih pah " ucapan denny membuat Radit menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Denny ,


" sama - sama "


pandangan Denny berpindah pada sosok yang sangat di rindukannya , bertubuh mungil membawa bola di perutnya .


perlahan menghampiri wanita yang sangat dia cintai akhir - akhir ini , wanita yang telah hadir membawa kebahagiaan dalam kehidupannya , wanita yang sabar dalam menghadapi kesalahannya .


" sayang " panggil denny seraya mendekatkan diri kepada Nilam ,


" mas 🥺 " Nilam berlari kecil dan memeluk Denny dengan erat .


" sangat mas , sangat merindukan Daddy nya "


" apa mami nya juga merindukan Daddy nya ? "


" aku juga sangat merindukan dirimu mas "


" maafkan aku sayang , maafkan aku yang tak bisa membedakan antara kesedihan juga perhatian dalam keadaan yang berbeda "


" mas , aku tahu bagaimana rasanya kehilangan orang yang berharga dalam hidup kita menjalani kehidupan tanpa mereka bahkan di benci oleh orang - orang dalam keadaan butuh perhatian "


" enggak mas salah , maafkan aku "


" mas , mas sudah berada di sini saja aku sudah sangat bersyukur berarti mas peduli pada kami bertiga "


" ahh bersyukurnya mas punya istri kaya kamu "


" terima kasih mas " Denny mencium bibir munggil istrinya dengan lembut , lalu melepasnya perlahan .


" kapan kau akan melahirkan ? "


" mungkin 1 atau 2 Minggu lagi , makannya tadi kerumah sakit untuk melihat posisi adik sudah dimana "


" perempuan atau lelaki lagi ? "


" kejutan untuk mas "


" apapun aku tetap menyukainya , yang penting sehat dan kalian berdua tetap di sampingku "


" aku ingin makan cake buatan mu "


" akan ku buatkan "


Nilam berjalan ke arah dapur tapi tak lepas di ikuti dari belakang oleh denny , Nilam hanya tersenyum geli melihat tingkah suaminya yang sangat lucu tak kala sedang bermanja dengannya .

__ADS_1


" kemarin aku bertemu Nathasya saat belanja perlengkapan bayi bersama papah , dan dia mengira aku meninggalkanmu lalu berpaling ke papah "


" benarkah ? lalu apa dia tahu itu papahmu ? "


" iya , setelah papah membayarkan beberapa perlengkapan bayinya "


" Nathasya itu saudaranya Nathalie ya ? "


" iya mas , oh iya mas bagaimana kabar Rara dan cristhy ? "


" apa mereka tidak menghubungimu ? "


" aku Menganti nomor ponselku karena terblokir saat papah tak mengijinkanku berkomunikasi denganmu "


" baik , malah justru Rara dan cristhy ingin datang saat kau persalinan "


" benarkah ? aku sangat merindukan mereka "


" sayang "


" iya mas , kenapa ? "


" kalau aku berkata jujur apa kau akan marah ? " Nilam memutarkan tubuhnya lalu menatap heran kepada suaminya !!


" kenapa orang yang jujur harus kita marahi ? "


" saat aku membelikan beberapa peralatan bayi kita dan mainan Abang gil , aku bertemu dengan Nathalie "


" Nathalie ? kemudian ? "


denny menceritakan semua yang di katakan oleh Nathalie saat bertemu dengan dirinya , Nilam mendengarkan dengan tangan yang masih mengadon cake untuk suaminya .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


kaget ya yang di episode END , maaf maksudnya end itu cerita 6 tahun silam terakhir gitu maafin author ya jangan marah 😂🙏🙏👉👈


jangan lupa vote like and coment ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2