
8 bulan berlalu nilam yang terus - menerus harus pulang pergi mengurus antara suami dan anaknya , semenjak kepergian bu martini nilam merasa dirinya tak sanggup untuk melanjutkan semuanya di tambah kepergian bu martini pak cahya menyusul istri nya 2 minggu kemudian . tapi kini nilam telah bernapas lega , karena kini denny sekarang sudah kembali ke tengah - tengah mereka .
hanya tinggal menunggu kepulangan radit agar keluarga nya semakin lengkap , selama 8 bulan terkahir ini baik nathalie maupun sersan saga tidak pernah memberi kabar kepada nilam juga saga !! nilam berharap semua akan baik - baik saja .
" anak daddy paling cantik !!! margaretha , ya sayang tolong " denny berteriak memanggil istrinya .
" ada apa mas ? aku sedang membantu abang gil menyiapkan peralatan sekolahnya !!! "
" ini margaretha pipis di kemeja kerjaku , bagaimana ini ? " nilam dan gilbran menertawakan denny yang sangat panik saat itu apalagi raut wajah yang di tunjukkan oleh denny kepada keduanya .
" ya di ganti sayang kenapa harus panik ? ini kemejanya !! mari margaretha kau harus menganti popok mu , kau sangat usil sama daddy mu !! " nilam menyenggol hidung etha ,
" mami sudah selesai , abang tunggu di bawah ya !! dah etha ketemu di bawah ya karena ada melati di bawah sudah menunggu abang " gilbran mencium kening etha yang di letakan nilam di atas kasur ,
" ok sayang , suruh melati sarapan juga okay "
" ok mami " gilbran meninggal kan kamar dan berlari ke arah ruang makan
" cepat ganti kemeja mu mas , lalu turun kebawah sarapan dulu dan jangan lupa mengantar abang gil juga melati terlebih dahulu "
" loh ? bus sekolah mereka kemana ? "
" tadi pagi wali kelas nya menelpon karena supir jemputan sekolah mereka sedang sakit "
" oh baiklah !! hmm sayang "
" iya mas , kenapa ? " denny memeluk nilam yang sedang sibuk mengganti popok etha dan membuat istrinya begitu terkejut .
" terima kasih sudah menjadi istri juga ibu untuk aku dan untuk anak - anakku " denny semakin memeluk erat tubuh istrinya ,
" sama - sama mas dan terima kasih telah memilihku menjadi wanita paling beruntung , kau tahu ? "
" apa ? " nilam menggendong etha lalu memutar menghadap denny ,
" ada 2 yang sangat penting di kehidupanku pertama ibuku lalu yang kedua ibuku , setelah aku menikah yang pertama tak pernah di ganti bahkan ketika aku sudah bertemu papah sekarang . tapi yang kedua buku ku telah terganti oleh seseorang yaitu dirimu , entah mulai kapan aku mecintaimu dan menempatkanmu pada sosok kedua terpenting dalam kehidupanku " denny tersenyum menatap istrinya yang begitu anggun di depannya bersama anak gadis mereka yang sangat mungil .
" mami , daddy , etha ? what are you doing ? " gilbran berteriak dari lantai bawah ,
nilam dan denny tersenyum bersama saat putranya yang sudah pintar untuk protes dan enggan menunggu mereka berdua , gilbran sudah memasuki sekolah dasar sementara melati yang berbeda 1 tahun darinya bersekolah tk di samping gedung sekolahnya !! melati di sekolahkan oleh denny agar gilbran tidak merasa bosan saat pulang sekolah .
taman kanak - kanak tempat melati bersekolah adalah dimana gilbran dulu bersekolah disana dan masih satu arah dengan kantor denny , denny memutuskan untuk mengundurkan diri dari dunia militer . dirinya meninggalkan begitu banyak kerja keras yang telah di capainya saat muda dulu , bahkan jabatan yang di dapatnya dengan usaha nya sendiri .
bagi denny masa perangnya telah berakhir dirinya tak ingin menjadi daddy yang buruk untuk anak - anaknya , apalagi tertinggal perkembangan putri kecilnya !! denny tak ingin margaretha merasakan seperti gilbran yang selalu di tinggal dinas olehnya .
__ADS_1
sehingga banyak tumbuh kembang gilbran terlewatkan oleh denny , hanya di bantu oleh sebuah foto yang di abadikan rara agar kakaknya mampu melihat perkembangan gilbran selama denny melakukan dinas di luar kota .
" sayang !! mas , melamun lagi ya ? ada apa ? " denny terkejut karena dirinya membayangkan andai dirinya masih berada di dunia militer .
" tidak apa sayang , oh iya apa rara dan cristhy akan pulang ? bukankah kuliah mereka telah selesai ? "
" iya hari ini , aku sangat merindukan mereka mas " nilam bahagia mendengar kepulangan kedua sahabat sekaligus adik iparnya ,
" mau ku antar ? "
" tidak perlu mas , aku akan mengantar sherly untuk melakukan fiting baju pengantinnya "
" astaga aku lupa , yasudah kau ajak maria atau bi lani untuk menemanimu menjaga margaretha "
" maria saja , etha lebih nyaman bersama maria sayang "
" baiklah , aku berangkat sayang !! ayok abang gil , melati kita harus bertugas "
" siap kapten " icap gilbran juga melati dengan sangat kompak
nilam dan etha mengantar daddy juga kedua kakaknya ke depan pintu rumah , disana sudah ada saga yang menunggu denny !! saga mengikuti jejak denny yang telah keluar meninggalkan dunia militer dan ikut bersama denny untuk menjalankan perusahaan yang di tinggalkan oleh ayah denny .
" selamat pagi presdir " sambutan saga yang baru kepada denny , membuat nilam terkekeh mendengarnya ,
" tidak apa presdir , nanti setelah mengantar saya akan menyusul ke butik "
" tidak , memang nya kau supirku ? hah ? "
" baiklah " saga pasrah ketika dirinya sudah tak sanggup beradu argument bersama denny ,
" kau ini , antar anak - anak ke dalam mobil lalu kau ganti pakaianmu untuk fitting baju . mengerti !! ''
" baik kak "
" panggilan itu lebih baik dari presdir !! " protes denny kembali .
denny berpamitan kepada nilam juga margaretha yang menangisi abangnya untuk ikut bersama mereka , lalu nilam melirik jam tangannya dan berlalu pergi masuk bersama saga .
menemani saga juga sherly untuk melakukan fitting baju pernikahan mereka , nilam sedikit termenung melihat sekeliling ruangan rumahnya , biasannya bu martini akan menyambutnya begitu pun pak cahya . semenjak kepergian mereka rumah ini seakan telah menjadi kenangan untuk dirinya sendiri .
sakit jantung yang di derita oleh bu martini tak di ketahui oleh suaminya sendiri beliau menyembunyikannya dari pak cahya ,saat kepergian bu martini . pak cahya menjadfi seperti orang yang tak kenal kehidupan , kesehariannya di habiskan untuk melamun dan menangisi kepergian istri kesayangannya .
tak lama 2 minggu kepargian ibu martini pak cahya kemudian menyusul nya dengan cepat , tanpa memberikan pertanda sedikit pun kepada nilam juga yang lainnya . dan saat itu nilam masih di sibukkan dengan mengurus denny juga anak - anaknya di tempat yang berbeda - beda .
__ADS_1
keprgian 2 orang yang di anggap seperti orang tua sendiri membuat nilam kacau , hingga membuat keadaannya terkadang harus meminum obat depresi tanpa di ketahui oleh siapapun .
" kak , maria sudah menunggu di mobil !! apa sudah selelsai perlengkapan etha ? " tanya saga ,
" kau duluan , bawa etha bersamamu aku akan mengambil tas dan menyusul kalian "
" baik ka , aku menunggu di depan "
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
eeeetttt udah seribu kata author stop dulu ya , lanjut di episode selanjutnya
terima kasih masih setia menunggu author
__ADS_1