
selama di perjalanan pulang Nilam memperhatikan wajah denny yang terlihat seperti memikirkan sesuatu , sementara gilbran sedang tidur karena asyik bermain bersama Sherly ke taman .
" tidak usah makan di luar , langsung pulang saja aku lelah " denny memijat - mijat kepalanya yang terasa sakit ,
Nilam hanya terdiam melihat suaminya yang berubah sikap saat selesai bertemu dengan Rangga , apa yang sebenarnya terjadi ? ingin bertanya tapi keadaannya belum memungkinkan untuk bertanya .
saga sesekali hanya melirik ke arah jendral dan istrinya , takut - takut kalau Nilam bertanya dari tatapan matanya .
sesampainya di rumah denny langsung masuk ke dalam kamarnya , dan langsung membasahi tubuhnya di bawah air .
pikirannya terbayang akan kata - kata Rangga yang mengatakan bahwa dirinya telah tidur bersama Nilam , kapan dirinya bertemu Nilam ? semakin di ingat semakin sakit kepala denny .
Nilam yang khawatir pada suaminya langsung membawa gilbran ke kamar , dan menyuruh Maria memasak makan malam . lalu menuju ke arah kamar .
tok ... tok ..
" mas , apa kau sudah selesai mandi ? " tak terdengar suara jawaban apapun dari dalam ,
" mas buka pintunya , kau kenapa ? " Nilam yang khawatir hanya bisa berlari ke kamar saga yang berada di bawah .
" Maria , apa saga di kamarnya ? " Nilam bertanya pada Maria , dengan tatapan bingung Maria mengangguk dengan cepat .
Nilam berlari menuju kamar saga , sekali - dua kali ketukan belum juga saga keluar lalu ketiga kali saga keluar dengan keadaan selesai mandi .
" maaf nyonya saya habis mandi "
" katakan padaku , ada apa dengan jendral ? kau yang ikut ke caffe tadi !! " Nilam meminta penjelasan kepada saga .
saga sedikit enggan menceritakan pada Nilam , bukan karena tak ingin tapi alangkah baiknya biar jendralnya sendiri yang bercerita kepada istrinya .
tapi mungkin Denny terlanjur terpukul apa yang di sebut oleh Rangga .
" mari nyonya bicara di ruang tengah " saga mengajak Nilam ke arah ruang tengah ,
Nilam mengikuti saga , akhirnya mereka sampai pada sofa yang empuk tapi terasa panas untuk saga . seperti akan di hukum mati rasanya menceritakan ini kepada istri dari jendralnya sendiri .
" semenjak kalian pulang dinas , sifat jendralmu sudah sudah di tebak , berbicara dengan penuh teka - teki , bahkan sampai detik ini malah makin terlihat aneh " Nilam mengutarakan isi hatinya pada saga ,
" nyonya , bagaimana kalau sebenarnya nyonya dan jendral pernah bertemu 6 tahun lalu ? "
" maksudnya ? "
" apa nyonya tak mengingatnya ? mungkin saja nyonya dan jendral pernah bertemu sebelumnya !"
" rengkarnasi maksudmu ? " Nilam makin bingung di buat saga .
" bukan , aduh gimana ya ? hmm APA nyonya ingat mengapa Anda batal menikah ?
" ingat !! tapi hanya sederet saja "
" coba ceritakan kepada saya "
" mengapa jadi aku ? aku sedang bertanya !! "
" mungkin ceritanya akan tersambung ke cerita nyonya !! " walau saga sendiri pun tak paham apa ini akan ada sangkut pautnya atau tidak ,
kejadiannya 6 tahun lalu , sementara saga bekerja di samping denny 5 tahun berarti kejadiannya sebelum saga naik pangkat menjadi sersan lalu pindah tugas di tempat denny .
" di malam aku mau melangsungkan pernikahan , aku di culik lalu di buang entah dimana tapi rasanya aku di beri obat perangsang waktu itu tapi aku tak ingat dengan siapa ? lalu aku bangun tapi sudah berganti tahun , bisa di katakan aku pingsan di tahun 2000 awal dan sadar pada 2001 awal , bukankah aneh ? tapi tersadar saat sudah di jalan dan keluarga Sherly yang menemukan diriku "
" saya pindah tugas tahun 2001 , berarti jendral waktu itu punya pendamping di tahun 2000 ? saya Carikan dulu arsip personil mantan sersan jendral "
" lalu apa hubungannya ceritaku dengan jendralmu hari ini saga ? "
" tadi pas di caffe saat jendral bertemu dengan tuan Rangga , tuang Rangga bilang yang maaf ya nyonya , yang meniduri nyonya saat pernikahan itu jendral sendiri "
" ba.. bagaimana bisa ? aku saja tidak tahu atau mengenal jendral mu pada saat itu !! "
" tapi entah mengapa dari tatapan tuan Rangga itu seperti memang benar adanya nyonya "
" tidak mungkin , jendralmu pasti bukan orang yang merusak kehidupan seseorang , bukan !! biar aku yang bicara pada Rangga "
__ADS_1
Nilam pergi mengambil ponselnya yang berada di kamar dan meninggalkan saga yang terlihat khawatir .
sesampainya di kamar Nilam melihat suaminya yang sudah tertidur dengan kepala yang di tenggelamkan di dalam selimut , perlahan selimutpun di buka oleh Nilam kerutan di dahi denny membuat Nilam hancur .
mungkinkah denny memikirkan kata - kata Rangga , Nilam mendekati wajahnya menciumi setiap Indra suaminya sebelum akhirnya dirinya berangkat menemui Rangga .
" aku mempercayai dirimu , kau bukan orang yang mudah merusak hidup orang lain "
Nilam beranjak dari tempat tidur lalu menuju keluar kamar , di bawah saga dan maria sedang menunggu Nilam yang ingin pergi dan berusaha mencegahnya .
" nyonya nanti jendral nanya bagaimana ? "Maria tampak gemetar ,
" bilang aku keluar sebentar , aku titip gilbran kalau nanti cristhy dan rara pulang jangan lupa makan aku merindukan mereka !! tolong sekalian cek kamar jendral kalau sudah bangun beri dia makan " Nilam berpamit seperti tak ingin kembali .
" nyonya biar saya ikut " saga menahan Nilam di depannya ,
" jangan ini urusanku dengan Rangga " Nilam melewati saga lalu keluar dari pintu rumah mereka di antar supir pribadi nya .
di tengah perjalanan Nilam menekan ponselnya mencari nama yang akan dia temui , dering yang ketiga kali lalu ponsel terangkat .
" *dimana dirimu ? "
" untuk apa kau tahu ? "
" aku ingin bertemu sekarang juga , di depan toko ku !! "
Nilam langsung mematikan ponselnya tanpa perduli Rangga yang masih belum mejawab setuju atau tidak , Nilam paham betul dengan sifat Rangga yang pasti tidak akan menolah dengan keinginan Nilam .
saat tiba di toko Nilam langsung menyuruh supir pribadinya untuk kembali pulang , sedikit ada penolakan dari supir tersebut tapi Nilam meyakininya hanya beberapa menit saja tidak lama nanti di hubungi kembali , maka supir pun pulang .
lumayan lama Nilam menunggu Rangga sampai akhirnya setelah 1 jam lebih Nilam menunggu Rangga muncul dengan mobilnya yang terparkir depan toko Nilam .
" apa yang kau lihat ? cepat katakan apa yang kau ucapkan pada denny tadi siang ? "
" sabar lah , mari kita cari tempat untuk berbicara " Rangga membuka pintu mobilnya menandakan dirinya tak nyaman berbicara di tempat tersebut ,
mau tidak mau Nilam menuruti ucapan Rangga , akhirnya Rangga melajukan mobilnya di taman belakang toko Nilam , mereka duduk di ayunan dekat pasir yang terdapat istana .
" yakin kau ingin tahu ? Nilam seperti ini mengingatkanku tentang kita yang masih duduk di bangku sekolah du_ ! "
" langsung saja pada intinya ga , aku tak punya banyak waktu nanti suami dan anak ku akan sadar kalau aku tak ada di rumah !! " Nilam merasa jengkel dengan sifat Rangga yang membuang - buang waktu .
" saat menjelang malam pernikahan kita , nathasya menghampiri diriku di rumah yang siap - siap hendak berangkat , ku kira dia menjemputku tapi dia memberitahuku kalau kau sedang berselingkuh pada seorang pria yang tidak tahu entah siapa ? kemudian saat diriku datang di acara kita kau tak terlihat , aku mendapat kabar kau pergi dengan kekasihmu . pagi harinya pengawal keluarga nathasya menemukan dirimu dengan baju pengantin yang sudah tak utuh ada Simbah darah di bagian kedua pahamu , kau pasti paham darah apa !! kau mengkhianati diriku , ta...!!"
" jangan membuat karangan cerita Rangga " Nilam memotong pembicaraan Rangga saat itu ,
" tidak , aku tahu setelah 1 tahun kemudian ternyata suamimu yang sekaranglah pelaku dari kau meninggalkan pernikahan kita "
" bagaimana kau tahu ? bahkan buktinya saja tidak ada "
Rangga mengeluarkan semua foto yang ada di dalam amplop coklat , terlihat jelas wajah denny juga Nilam yang tidur beralaskan daun hutan tak mengenakan sehelai benangpun di tubuh mereka .
Nilam terkejut melihatnya , antara percaya dan tidak apa yang di saksikan olehnya saat ini . fotonya dan denny terlihat jelas sudah tak bisa di sembunyikan lagi dirinya memang telah di nodai oleh seorang jendral .
" da..darimana fotomu ? "
" dari saudara nathasya pacar sah nya jendral denny bahkan sudah menjadi tunangannya !!"
" na..Nathalie ? "
" bagaimana kau tahu ? "
" aku tak ingat nathasya punya saudara bernama Nathalie "
" saat kau tumbuh besar dengan nathasya , Nathalie di rawat oleh adik dari ayahnya nathasya dan di bawa pergi ke negara ini , mereka terpisah sampai saatnya bertemu di acara pernikahanku dengan nathasya "
bagai ada petir yang tersambar , benarkah denny tega melakukan ini padanya ? apa yang membuat denny seperti ini ?
" katamu , aku pernah melahirkan ? "
" iya , tapi kau keguguran pada saat kehamilan dirimu masuk usia 7 bulan , kau tak kunjung sadar dari tragedi saat kau di temukan tak berdaya . lalu saat perayaan tahun baru aku datang kembali ke rumah nathasya tapi katanya kau sudah di bawa pergi dengan keluarga mu "
__ADS_1
" permisi , aku ingin pulang !! "
" tunggu !! "
" ada apa lagi ? "
" Nilam , aku dan nathasya tidak saling mencintai ,aku hanya mencintai dirimu kembalilah padaku aku akan menceraikan nathasya "
" kau sudah dengan jalanmu , aku pun seperti itu mari kita jalani kehidupan kita dengan baik "
" PERMISI !! "
Nilam berlari sesaat tubuhnya bergetar , dirinya tak ingin kembali ke rumah penipu tersebut . Nilam berfikir pantas denny cepat sekali berbaik hati padanya ternyata hanya ingin menutupi kesalahannya pada kejadian lalu .
entah kemana langkah Nilam pergi , dirinya berjalan cukup lama sampai dirinya menghentikan taksi yang ada di persimpangan jalan .
" mau kemana nona ? "
" ke pemakaman lotus pak "
" ba .. baik nona , maaf nona manusia kan ? " dari pertanyaan supir taksi tersebut sudah bisa di cerna bahwa dirinya sedang takut kalau - kalau Nilam adalah hantu yang berkeliaran .
" manusia pak , antar saja aku ingin ke pemakaman ibuku "
" tapi non pemakaman itu 3 jam dari sini ? tidak apa - apa ? "
" aku akan membayar dua kali lipat , jalan saja pak "
karena mendengar dengan sebutan dua kali lipat supir taksi tersebut melajukan mobilnya ke arah pemakaman , setan atau tidak yang penting Nilam membayarnya .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Thor kenapa ayah dan ibu nya denny gak ada nama ?
- ya author malas melibatkan banyak pemain , pada intinya author berharap ini sampai kepada pembaca .
Thor bukannya Nilam mengenali parfum denny ?
- bukan mengenali lebih tepatnya merasa tak asing begitu ,
hai hai para pembaca ku , jangan lupa ya dukung author terus vote sebanyak banyaknya , terima kasih 🙏🙏🙏
__ADS_1