
Radit , Agung serta Nilam telah sampai di markas dan sudah ada Denny dan saga di sana . Denny menghampiri istrinya dan memeluk Nilam dengan erat , mengusap kepala istrinya bahkan Nilam pun tenggelam dalam sedihnya .
" semua akan baik - baik saja " Denny melepaskan perlahan pelukannya dan menatap sejenak istrinya .
kesalahan yang di buat Denny adalah ketika istrinya sudah lelah mengurus semua keperluan dirinya juga anaknya , Denny bahkan tak memberikan Nilam istirahat yang cukup untuk rehat sejenak dari aktifitasnya .
mereka pergi ke lapangan penerbangan helikopter dan segera berangkat ke arah hutan yang di ucapkan Maria , agung mengendalikan helikopter tersebut dan saga menjadi pendampingnya .
" sabar sayang , Etha akan baik - baik saja " Radit mengenggam tangan anaknya yang duduk di hadapannya , Nilam mengangguk dan menatap ke arah luar .
selama di perjalanan Nilam duduk dengan bersandar pada denny , sementara Radit memejamkan matanya untuk berfikir apa yang akan di lakukan untuk ke depannya .
" maaf jendral mungkin helikopter tidak akan mendarat , dan bisa saja jendral dan yang lain akan turun menggunakan tangga "
" aku akan turun terlebih dahulu , baru Nilam kemudian Radit " ucap denny dan yang lain mengangguk
pertama Denny mengikat tali di badannya lalu mengikat kembali kepada Nilam dan baru Radit , mereka turun perlahan ke bawah tanah dan mendarat dengan baik menggunakan tangga walau ini pertama kalinya untuk Nilam .
tampak sebuah bangunan dari kayu yang sudah terlihat usang dari luar , yang lebih di kejutkan kembali Rangga keluar dari bangunan tersebut dan tersenyum kepada Nilam tanpa merasa bersalah .
" aku tahu kau akan mencariku " ucap Rangga menghampiri Nilam
Nilam mencoba dengan tenang untuk maju perlahan ke arah Rangga tapi seketika tangannya tertahan oleh denny , denny hanya tak ingin Rangga menyakiti istrinya .
" mas " Nilam memohon kepada denny
" dimana anakku ? "
" anak kita " ucap Rangga kembali
" enak saja " sahut denny tapi tertahan karena Radit menyentuh tangannya .
Nilam berjalan mendekati Rangga dan mendapat sambutan pelukan hangat dari Rangga , Rangga menciumi pipi Nilam dengan begitu nafsu hingga membuat Denny geram dan ingin sekali menghajarnya .
tapi tetap tertahan oleh Radit yang sedang mengawasi gerak - gerik Rangga dari jaraknya berdiri , bahkan Radit telah mengatur bidikan pada leher Rangga sewaktu - waktu Rangga berbuat lebih kepada Nilam .
Rangga membawa Nilam masuk dan menyodorkan pistol ke arah Radit juga Denny hingga membuat keduanya mundur selangkah , saat Nilam masuk ke dalam ruangan Maria sedang sibuk memberikan susu kepada Etha .
" Maria , Etha " Nilam menghampiri keduanya ,
" nyonya " ucap Maria .
" kau keluar , aku ingin hanya ada Nilam disini dan bawa anak itu bersama mu "
" tapi "
" Maria , percaya padaku !! bawalah Etha keluar aku yang akan disini "
Maria mengikuti perintah Nilam juga si penculik untuk berjalan keluar dari rumah kayu tersebut , di depan rumah sudah ada Radit dan denny yang menunggu di luar .
Denny terkejut ketika mendapati hanya Maria dan Etha yang keluar sementara istrinya masih berada di genggaman Rangga , Radit tetap menahan pergerakan Denny untuk mengajaknya berdamai dengan emosinya saat ini .
" tahan , aku lelah dari tadi harus berusaha menahanmu "
__ADS_1
" aku tidak minta di tahan , yang benar saja istriku di dalam bersama pria sinting "
" ingatlah target kita adalah Maria dan Etha , aku percaya Nilam akan bertahan bersama nya dan bisa melepaskan dirinya sendiri "
" tidak , Ini tidak benar "
" kau yang tidak benar , jangan karena emosi mu anakku yang tadinya baik - baik saja sekarang menjadi tidak baik - baik saja "
Radit mengambil Etha dari Maria dan menyembunyikan Maria di belakangnya memberikan kode untuk menaiki tangga yang menjalar ke bawah untuk sampai ke atas helikopter tersebut .
tak lama Nilam keluar dari rumah kayu dan menghampiri denny juga Radit serta di ikuti Rangga dari belakang , Rangga memandang penuh sinis kepada denny juga Radit entah dendam apa yang merasuki Rangga saat ini .
" sayang " Denny menyambut Nilam dengan senyumnya
" mas , dengarkan aku " Nilam menangis tersedu di hadapan suaminya
" dia menyakitimu ? apa keparat itu menyakiti dirimu sayang ? "
" tidak mas , mas dengarkan aku !! pulanglah tinggalkan aku di sini untuk beberapa hari , biarkan aku yang mengantikan Etha dan Maria disini "
" tidak , tidak !! kau tidak boleh lakukan itu padaku "
" pah , bawa mas Denny pah dan tolong bawa Etha kerumah sakit "
" ada apa dengan Etha ? " tanya Radit yang bingung .
" bawa saja dulu nanti kau akan tahu , dan jemput aku dalam waktu 2 hari "
" enggak sayang , aku tidak akan meninggalkanmu begitu saja "
Rangga membawa Nilam masuk ke dalam rumah kayu dan meninggalkan Denny yang masih termenung menatap istrinya , Denny hancur menatap istrinya yang berada dalam satu atap bersama pria lain di dalamnya yang tak lain adalah mantan kekasih istrinya .
Radit mengangkat Etha di belakang punggungnya dan menaiki tangga menuju helikopter , tali yang masih tersangkut di pinggang Denny dan terhubung ke arah Radit membuat Denny sadar arti dari pergerakan tali tersebut .
helikopter pun perlahan sudah tak terdengar lagi hanya menyisakan suara hening dan hewan terbang yang bersenandung di luar .
Nilam menutup rapat - rapat tubuhnya menggunakan kain gendong Etha yang tertinggal di sana , dan menatap Rangga dengan tatapan penuh ketakutan pada saat itu .
" jangan takut , aku adalah kekasihmu " ucap Rangga perlahan mengelus wajah Nilam ,
" jangan seperti ini , aku sudah menuruti semua mau mu bahkan harus tinggal bersama orang gila dengan mu "
" aku gila karena mu , aku gila karena kau mengkhianati pernikahan kita bahkan kita bisa saja melanjutkannya tapi kau memilih mengandung anak dari pria brengsek itu "
" aku tidak mengkhianati dirimu tapi aku terjebak oleh permainan adik dan kakak "
" pembohong , Nilam yang ku kenal sangat polos dan begitu baik hati !! tapi Nilam yang sekarang sudah lupa akan jati dirinya "
" dengarkan aku , kau salah paham denganku !!! "
" tidak ada yang salah paham , kau terlalu menyakiti hatiku 🥺 pernah kau bayangkan bagaimana hidup dalam kehancuran dan trauma yang terus menerus menghantui diriku "
" ba .. bagaimana aku menebusnya ? kalau kau rasa aku memang yang salah "
__ADS_1
" ikut denganku , kita akan hidup kembali ke dunia baru bersama "
" tidak , jangan bodoh anak - anakku masih membutuhkan aku Rangga "
" ssstttt , jangan ingat mereka !!! mereka hanya pembatas yang selalu menghalangi diriku "
" Rangga "
" diam , aku bilang diam kau harus diam !!! "
Rangga merebahkan dirinya di pangkuan Nilam , Rangga tersenyum ketika sadar kaki Nilam sedang bergetar ketakutan karena dirinya .
sesaat Rangga tidur terlelap di pangkuan Nilam dan tidak memperdulikan tangisan Nilam yang menemani tidur panjangnya , karena lelah menangis Nilam pun tak sadarkan diri dan ikut tertidur di samping Rangga .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
...ditukar ?...
...bagaimana nasib Nilam juga anak - anaknya yang terpisah dari mami mereka ?...
...bagaimana Denny akan menyelamatkan Nilam dari jeratan mantan pacar istrinya ?...
...yukk jangan sampai ketinggalan untuk mengetahui kisah mereka semua...
...dan sekali lagi author ingatkan jangan lupa untuk like , coment , and vote ya sayang...
__ADS_1
...❤️💜❤️💜❤️💜...