
saga menceritakan motif di balik Denny menikahi Nilam , ya dari raut wajah Nilam tak terlihat begitu terkejut dirinya tahu kalau menikah karena di bawah kontrak tapi yang dia pikir adalah untuk menutupi status Denny padahal ada Nathalie .
" bukankah Nathalie ada ? kenapa harus aku ? "
" Nathalie dulu pernah menjadi bagian dari jendral , tapi setelah berkhianat hanya ada kebencian pada jendral "
" lalu kenapa kalian menyembunyikannya dariku ? saat dirinya ada di markas "
" waktu itu jendral sudah saya peringati untuk pulang menemui nyonya , tapi ketika jendral hendak pulang Nathalie akan menghalanginya dengan berbagai cara "
" maksudnya ? "
" waktu Nathalie habis menghancurkan toko nyonya , jendral memanggilnya untuk bertanya apa motifnya tapi tak di sangka Nathalie mencoba membunuh diri di markas , karena kelemahan itulah selalu di gunakan untuk mempertahankan jendral di sisi nya "
" lalu ? "
" Nilam , tidak perlu di lanjutkan " Radit memberhentikan saga untuk bercerita ,
" tapi pah , ini rumah tangga Nilam "
" saga pulang lah dulu , nanti aku yang akan mengantar anakku sendiri "
" baik jendral "
" mami kita ikut pulang paman saga ? "
" tidak sayang , nanti sama kakek ya kita pulang "
" iya , Abang gil masih mau disini kakek beli banyak mainan "
" iya Abang gil jaga mami disini , paman pulang dulu ya "
" siap sersan paman " saga memeluk gilbran karena memang merindukannya ,
" saga jangan biarkan Denny tahu bahwa Nilam ada bersamaku , berpura - pura lah tidak tahu kalau kau sudah bertemu dengan Nilam "
" baik jendral , tapi mohon sempatkan nyonya melihat nyonya besar kasian belum sadar "
" nanti aku yang akan mengantar mereka " ucap Radit .
" titip salam ku pada bu martini dan pak Cahya juga Maria "
" hehehe baik nyonya , hanya saja Maria selalu menangis merindukan nyonya juga tuan muda "
Nilam tersenyum karena membayangkan wajah Maria yang terlihat lucu , sebelumnya dirinya pernah menangis karena Nilam menikah dengan denny terlalu bahagia katanya .
saga pamit untuk kembali ke kota D , perasaannya sekarang sudah tak terbebani hanya tinggal memberitahukan kepada ayah denny bahwa Nilam dan gilbran sudah di temukan kembali .
" kau ingin pulang nak ? " tanya Radit pada Nilam yang melamun semenjak saga pergi ,
" pah , apa Nilam salah pergi begitu saja ? hingga ibu nya denny masuk rumah sakit "
" masalah mu adalah pada suamimu , bukan pada kedua orang tua denny pergilah jenguk tetap atau tidaknya kau disana , rumah papah tetap menunggu kepulanganmu "
" tapi pah "
" sudah - sudah beri anakmu makan lalu istirahatlah , papah berangkat dulu ada perlu "
" iya pah , abang gil kakek mau pergi "
" da da kakek "
" bye sayang "
__ADS_1
Nilam merebahkan kembali tubuhnya , gilbran menghampiri dirinya dan duduk bersama di samping Nilam .
" mami gak kangen Daddy ? "
" Abang gil kangen Daddy ya nak ? " gilbran mengangguk perlahan ,
ada sederet kesalahan melintas di hati Nilam , akibat egoisnya gilbran harus terpisah dari denny jelas Denny lebih berhak daripada Nilam untuk asuh gilbran .
mungkin besok dirinya harus melihat ibu Denny , hanya ibu Denny jangan jendral begitulah pikirnya .
" mami , Abang mau makan sama Daddy , mau tidur bareng Daddy pulang yuk mi "
" iya besok kita siap - siap ya Abang gil "
" beneran mih ? abang gil gak sekolah - sekolah jadi bodoh nanti "
Nilam hampir lupa dengan kegiatan sekolah gilbran karena terlalu memikirkan perasaannya yang tak tahu arah .
setelah semua yang dia ketahui , apa masih ada yang di sembunyikan oleh denny darinya ? Nilam takut menerima kenyataan pahit kehidupannya .
bagaimana tidak baru merasakan kesenangan dan cinta dari suaminya malah ini yang dirinya dapatkan , sebenarnya bukan salah Denny sepenuhnya mungkin Nathalie lah yang belum siap melepas Denny saat itu .
haruskah Nilam memendam egonya untuk gilbran , atau tetap bertahan seperti ini dan menginginkan perpisahan pada pernikahannya ? sejak awal tidak ada yang tahu kan bahwa dirinya adalah istri dari seorang jendral denny .
**
" bagaimana jendral kalau nona Nilam kembali ke sisi jendral denny ? " ucapan pembuka yoga saat menyetir mobil ,
" entahlah , tapi yang saya inginkan Nilam bertindak dewasa dalam menyikapi rumah tangganya bersama denny , saya hanya mendukung apapun keputusan anak saya " ucap Radit .
" saya tidak menyangka jendral mempunyai anak ternyata , hahaha rasanya seperti papah muda "
" tapi aku bersyukur , Margaretha masih mencariku untuk memberitahu kan dirinya hamil . untuk keluarga angkatnya nanti akan kita buat pelajaran !! "
Radit dan yoga berjalan menuju markas pusat tempat berkumpul para jendral untuk membahas tentang keamanan pemilu .
selama di perjalanan pikiran Radit hanya pada Nilam seorang , terkadang tersenyum dalam pikirnya bahwa dirinya sudah mempunyai anak dengan pujaan hatinya .
bahkan anak itu sudah besar , bisa terlihat perbedaan Radit dan Nilam hanya berbeda 15 tahun .
" yoga !! "
" iya jendral ? "
" kau merasa lucu tidak , ternyata Nilam adalah anak kandung saya dengan Margaretha ? " ucap Radit yang masih tak percaya bahwa Nilam sekarang menjadi anaknya .
" maaf jendral dulu waktu masih bersama , apa jendral tidak tahu kalau nyonya Margaretha hamil ? "
" tidak , saya tidak mengetahuinya !! bahkan meninggalkannya saat itu adalah patah hati paling sakit yang saya rasakan "
" hehe , berarti sekarang saatnya jendral membalas kasih sayang nyonya dengan menjaga nona Nilam !! "
" kau benar , terkadang saya merasa lucu dengan jalan cerita hidup ini " Radit terkekeh saat tidak percaya dirinya sudah mempunya cucu .
**
" selamat sore tuan besar " salam saga menghampiri orang tua denny yang berada di rumah sakit ,
" saga ? kau disini ? "
" maaf tuan saya ingin melihat nyonya besar "
" silahkan , bagaimana ada jalan terang menemukan Nilam ? "
__ADS_1
" hhmm , ada yang mau saya ceritakan ke anda tuan "
" apa itu ? mari berbicara di sebelah sana !! " ayah denny menunjuk kursi yang berada di ruangan rawat ibu Denny .
" ada apa saga ? apa Nilam baik - baik saja ? "
" baik tuan besar , baik !! "
" darimana kau tahu ? apa Nilam sudah di temukan ? bagaimana gilbran ? cepat jawab !! " ayah denny merasa sangat lega saat mendengar ucapan saga .
" itu tuan besar , nyonya Nilam tinggal bersama jendral Radit "
" kenapa bisa ? apa mereka berdua saling suka ? "
" hah ? tidak tuan tidak "
" lalu ? "
" apa jendral tidak memberitahu kalau jendral Radit adalah ayah dari nyonya Nilam "
" ayah ? maksudnya ayah Nilam ? bagaimana mungkin ? "
" ibunya nyonya Nilam adalah kekasih yang di tinggal jendral Radit saat bersekolah militer dulu "
" astaga , apalagi ini ? " ayah denny menundukkan wajahnya .
saga menceritakan semua yang dirinya ketahui saat bersama denny di kampung halaman orang tua nya Nilam .
begitu terkejut ayah denny mengetahui semuanya , ada perasaan tak percaya tapi merasa lucu pada kenyataan yang dirinya terima , besannya sendiri adalah teman anaknya sendiri .
" apa Denny tahu ? "
" saya di larang keras memberitahu kan ini kepada jendral denny "
" lalu ? apa Nilam akan pulang ? "
" saya belum mendapat jawaban tuan , semoga nyonya pulang dan menemui tuan dan nyonya besar "
" semoga saja saga "
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1