
surat tugas yang turun dari pusat ternyata di luar prediksi Radit dan yoga , ternyata surat tugas lebih di percepat dari yang mereka duga .
Radit menghela nafas panjang membaca surat yang di perintahkan untuknya , tak luput wajah sedih yoga yang melihat Radit seperti enggan untuk pergi .
keberangkatan tugas Radit dan yoga saat ini adalah antara hidup dan mati yang akan di taruhkan , pulang dengan selamat atau pulang hanya dengan nama saja di tengah keluarga mereka .
" sudah turun , siapkan semua yang kita butuhkan di sana !! dan yoga tolong siapkan pasukan Intel kita dan suruh berangkat terlebih dahulu untuk mengamati situasi "
" siap jendral " yoga pergi meninggalkan ruangan Radit ,
ini sudah hari ke 5 Denny berada di markas Radit , melihat senyum yang selalu muncul di wajah nilam membuat Radit tenang untuk meninggalkan Nilam sementara waktu .
Radit menghampiri denny juga Nilam yang sibuk menemani gilbran bermain bersama saga di ruang tamu , saat Radit mendekat Nilam dan denny berdiri untuk menyambut Radit datang .
" duduklah , ada yang ingin ku bicarakan pada kalian "
" pah , " Nilam menoleh sesaat ke arah Denny lalu berpindah ke arah Radit .
" berjanjilah kau akan melahirkan di rumah sakit yang aku siapkan untukmu , dan dokter terbaik untukmu . jangan pernah menyuruh orang yang aku siapkan untuk menjagamu pergi dari sisimu , biarkan mereka mengantikanku menjaga dirimu "
" pah 🥺 " Nilam tak ingin Radit berpamitan dengan cara seperti ini ,
" den , untuk berjaga - jaga kuserahkan dokumen wasiat ini padamu !! jika nanti aku tak pulang atau kabar tidak ada dalam jangka waktu 3 bulan tolong pergi ke kantor notaris untuk menyelesaikan wasiat ini "
" jendral Radit , kau harus kembali "
" grandpa " panggil gilbran , seraya berlari kecil ke arah kakeknya .
" perintah untuk jagoan kecil grandpa , lanjutkan dulu sekolahmu di sini sampai lulus setelahnya kau harus bersekolah dengan rajin di kota daddymu . sekolahmu di sini hanya beberapa bulan lagi mengejar ketinggalan dulu , lalu bersiaplah melangkah kedunia besar sesungguhnya jangan lupa jaga mami dan adikmu "
" kapan berangkat jendral ? " saga bertanya ,
" besok aku akan berangkat bersama yoga pukul 12 dini hari "
" tidak terlalu malam ? " tanya Denny ,
" menurut perkiraan waktu , di sana adalah waktu yang lengah untuk menjalankan misi kita "
Nilam menangis dan memeluk Radit , dia tak ingin Radit meninggalkan dirinya seperti ibunya yang terlebih dulu meninggalkan dirinya .
" kau harus sehat sekarang anakmu sudah mau 2 , ingat pesan papah jadilah wanita cantik dan sabar dalam setiap masalah seperti ibumu , nanti ketika papah pulang kita akan saling bercerita tentang ibumu yang cantik "
airmata Nilam tak dapat di tahan , Denny membiarkan Nilam memeluk Radit mungkin dengan cara ini Nilam akan rela melepaskan Radit untuk bertugas .
" jagalah anakku , dia putriku , dia hartaku satu - satunya !! kau tahu alasanku untuk pergi bertugas dan ku harap keputusanku tidak mengecewakan diriku sendiri "
" percayalah , aku tak akan membiarkan dirinya terluka seperti sebelumnya "
" jika kau melanggar janjimu , makan kepala rusa yang ada di sana ku gantikan dengan kepalamu " Denny hanya tersenyum menatap Radit yang sangat kesal padanya ,
yoga datang dengan membawa laporan untuk Radit , memberitahukan pada Radit kalau mereka harus ke pusat militer terlebih dahulu untuk melakukan tes fisik dan lainnya .
Radit memeluk putrinya dengan erat , seakan ini adalah pertemuan terakhir untuknya . tuhan adil saat ini dirinya mempertemukan Nilam dengannya seperti wujud Margaretha agar Radit dapat meminta maaf kepada Margaretha .
tanpa di ketahui oleh Nilam , Radit telah berjaga - jaga menyiapkan pemakaman untuk dirinya di samping Margaretha di bantu oleh yoga assisten yang setia menemaninya bertahun - tahun .
" aku pamit , jangan beranjak dari markas sini biarkan Nilam melahirkan dulu baru kalian pergi " ucap Radit .
" pah , kembali dengan selamat " ucap Nilam mencium pipi Radit .
" pasti , doakan papah ya "
__ADS_1
Nilam merangkul tangan Radit sampai depan pintu markas , kepergian ayahnya hari ini membuat Nilam tak luput dari kesedihan Radit merasa bersalah akan hal itu .
" inget aku , dan inget cucu !! menikahlah , papah harus kembali "
" menikah ? " Radit terkejut mendengar ucapan Nilam ,
" sudah waktunya pah , papah ada yang mengurus Nilam tidak masalah mau yang lebih muda atau di atas Nilam , asal papah bahagia Nilam senang "
" aku masih mempunyai putri yang bisa mengurusku "
" cepat kembali "
" jaga dirimu , kirim papah pesan selalu "
" jaga dirimu " sahut denny memeluk Radit , Radit pun memeluk Denny ,
" kami berangkat "
melepas kepergian ayahnya membuat Nilam harus merasakan kegelisahan , tapi dirinya tahu bahwa ini tak baik untuk janinnya .
apalagi Radit sudah berpesan pada Nilam , Nilam harus melahirkan di rumah sakit yang telah dirinya siapkan .
mobil Radit hilang dengan cepat , sudah tak tampak wajah Nilam juga gilbran cucunya !! berkali - kali melihat juga tak ada lagi wujud mereka .
" jendral ? " panggil yoga ,
" tidak apa !! masih belum terbiasa saja "
" kita harus cepat selesaikan "
" iya kau benar , harus segera di selesaikan "
" apa aku harus mempunyai istri ? seperti yang anakku bilang ? "
" haha itu tergantung jendral , sudah membuka hati atau belum "
" ahh yoga , kau tahu !! aku telah melakukan banyak kesalahan dalam hidupku . menyakiti bayank perempuan , ternyata anakku yang terkena dampaknya "
" karma tetaplah karma jendral , tapi tidak ada kesakitan anak di sebabkan oleh orang tua "
" tapi Nilam banyak merasakan luka karena diriku "
yoga hanya tersenyum mendengar ucapan Radit , Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di depan tapi Radit percaya dirinya akan berkumpul kembali dengan keluarga kecilnya .
**
" sedih ? " tanya Denny pada Nilam , Nilam mengangguk
" jangan sedih , ayok istirahat !! papahmu orang yang paling pintar mengatur strategi "
" permisi jendral , nyonya saya akan mengantar Abang gil untuk berbelanja perlengkapan untuk prakarya sekolahnya "
" oh baiklah saga , ini kartunya "
" Daddy , aku punya uang !! grandpa memberikan Abang gil tabungan dan ATM sendiri "
" what ? "
" haha anakmu dimanja disini " ucap Nilam berjalan meninggalkan denny yang terdiam dengan mulut terbuka ,
sementara gilbran juga saga pergi menuju mobil untuk membeli beberapa peralatan yang di butuhkan untuk tugas sekolahnya , Denny tak percaya dengan perlakuan Radit pada anak pertama nya tersebut .
__ADS_1
" hebat , dasar kakek muda tidak punya pikiran " ketus Denny dan berjalan menuju istrinya ,
denny harus extra menjaga Nilam , dan bersiap siaga ketika Nilam sudah merasakan mulas untuk melahirkan .
" mas "
" iya sayang "
" aku takut "
" takut kenapa ? "
" ini pertama kalinya aku melahirkan dengan sadar "
" husst tidak akan sakit , maaf mungkin kelahiranmu kali ini tidak akan bisa normal tetapi sesar "
" iya aku tahu mas , itu yang aku takutkan "
" aku yang akan menjagamu , dan menyambut anak kita ke dunia " ucap denny dan memejamkan matanya perlahan di paha Nilam .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
kira - kira nih !! jendral Radit cocok sama siapa ? Rara ? atau cristhy ? !! apa author kasih pilihan ?
tapi kita berdoa dulu nih , biar jendral Radit kembali dengan keadaan selamat ❤️❤️
selamat bertugas jendral Radit 💋💋💋
__ADS_1