
*masa indah bersama Nathalie membuat denny menutup diri sampai akhirnya bertemu dengan Nilam wanita yang tak sengaja melepas gairah karena obat bius tersebut .
kenangan apalagi yang harus ku ingat pada Nathalie , kini kenangan manis itu terkubur dalam karena dirinya sendiri yang telah melukai diriku* .
" sudah sampai jendral " saga memecah lamunan denny ,
denny langsung menuju ke arah Nathalie yang sudah menunggunya di ambang pintu rumah dinas , lalu menariknya untuk masuk ke dalam rumah .
" sakit den , kau ini kenapa sih ? "
" kenapa ? aku yang harus bertanya padamu sekarang , apa maksudmu menghancurkan toko Nilam ? apa salahnya padamu ? hah ? "
" hebat langsung menemukan orang yang berulah , tidak di ragukan kembali bahwa jendral denny yang terkenal selalu bisa menyelesaikan masalah dengan cepat . aku ? salah Nilam padaku adalah telah merebut dirimu dan kehidupanmu dariku "
" bukan Nilam , tapi dirimu berkacalah sebelum mencari masalah pada orang lain "
" aku ? aku seperti ini karena dirimu den , karena dirimu . apa kau meragukan cintaku selama ini ? hah ? aku juga bisa memuaskan dirimu !! " Nathalie berjalan mendekati Denny dengan perlahan membuka kancing bajunya .
" menjauh dariku , jangan seperti ini . ku katakan sekali lagi , menjauhlah Nathalie !! "
" kenapa ? hah ? kenapa kau membuatku begitu mencintai dirimu ? bahkan aku rela di usir dari rumah hanya karena kita gagal menikah !! harusnya aku yang berada di sampingmu , dengarkan nikahilah aku secara sirih biarkan aku melayani dirimu kau bisa bolak - balik dari rumahmu ke rumah dinas "
" SETAN mana yang memasuki pikiranmu ? hah ? jangan bertindak bodoh , liat aku kau bukan wanita yang ku kenal . Nathalie yang ku kenal adalah gadis yang baik , lupakan aku pergi carilah pemuda yang lain , yang lebih pantas untukmu "
" tidak mau , aku mau dirimu " Nathalie terus mendesak tubuhnya hingga membuat dada nya bersentuhan dengan tubuh denny .
denny yang merasa risih langsung memanggil saga untuk membawa Nathalie keluar dari ruangannya , Denny tak habis pikir dengan Nathalie yang di lihatnya sekarang .
saat saga hendak membawa Nathalie , langkah Nathalie terhenti dan berbalik arah menghadap Denny yang sedang memandang dirinya .
" lepaskan aku saga , aku bisa keluar dengan sendiri . dan kau jendral denny tolong ingat kata - kataku , hidupmu tidak akan pernah tenang selama aku berada di antara kalian !! ingat itu "
" terserah , wanita gila "
Nathalie berlari ke arah luar seakan tak percaya bahwa denny akan mengatakan hal seperti itu padanya , orang yang menyayanginya dulu kini telah menjadi musuh dalam hidupnya .
Nathalie ingat betul perlakuan Denny padanya saat mereka saling merasakan jatuh cinta , kata - kata yang tak pernah dirinya lupakan .
jika langit menjadi tatapan terakhir maka aku ingin menatap langit itu bersama dirimu dan keluarga kecil kita .
manis bukan kenangan itu ? sangat manis seperti baru terjadi kemarin dan di lupakan hari ini .
" aaaaaarrrrrgggggggggggghhhhhhh "
"siapa yang salah ? siapa yang meninggalkan dan siapa yang di tinggalkan ? jawab "
Nathalie terus memaki dirinya , haruskah dirinya mengakhiri semua kehidupannya ? mungkin jalan terbaik .
di raihnya pisau kecil yang sudah dirinya siapkan , seketika sayatan kecil di goreskan olehnya . setiap tetesan darah yang Nathalie keluarkan tertuliskan nama pria yang membuatnya terluka .
aku mencintai dirimu denny
seorang prajurit berlari ke dalam ruangan Denny dan menemukan Denny juga saga sedang berdiskusi .
" lapor jendral !!! wanita yang tadi kami bawa sedang berada di ruang kesehatan militer "
" ada apa dengannya ? "
" lapor jendral menurut dokter militer , wanita tersebut ingin mengakhiri hidupnya "
__ADS_1
saga dan denny berlari secara bersamaan , Denny berjalan dengan sangat cepat menuju ruang kesehatan militer .
ya Nathalie sudah bermandikan darah akibat ulah nya sendiri merobek kulit tangannya hingga membuatnya hampir kehilangan darah dan nyawanya .
" apa yang dia lakukan ? "
" ha jendral seperti sedang frustasi , dan meninggalkan sebuah tulisan di lantai " salah satu prajurit yang menemukan Nathalie
" apa tulisannya ? "
prajurit tersebut menunjukkan nya pada denny , tulisan dengan darah yang masih segar berada di lantai dekat lapangan militer .
lalu denny kembali ke dalam ruang kesehatan perlahan duduk di sebelah Nathalie , mengambil ponselnya dari saku dan berusaha menghubungi seseorang .
ttuuuttt....tttuuuttt
(panggilan suara ke tiga baru terangkat oleh si penerima )
" *iya mas , ada apa ? "
" sayang , hari ini aku bermalam di markas kau tidak apa - apa kan ? sampaikan salam ku pada Abang gil "
" apa ada pekerjaan mendesak ? "
" hmm I .. iya , besok pagi aku akan pulang lebih awal "
" baiklah , kau jangan lupa makan ya mas , dan ingat jangan terlalu tidur malam "
" iya sayang , love you "
" sudah seperti anak muda , ahaha love you too mas* "
maafkan aku sayang , maafkan telah membohongi dirimu aku pasti akan menceritakan semuanya .
**
" sher , supirku telah menjemput aku pulang duluan ya , aku harus menjemput gilbran terlebih dahulu "
" iya non , mari saya antarkan sampai ke depan "
" tidak perlu bantu saja Nara di sana "
" tidak apa non , makasih untuk hari ini telah membantu saya "
" kau selalu seperti itu , kau adikku , kau selalu membantuku . aku pamit ya !! "
" hati - hati non "
Nilam harus menjemput gilbran terlebih dahulu , harusnya tadi bersama denny tapi karena suaminya mendapat tugas yang mendesak pada akhirnya Nilam harus menjemput gilbran sendiri .
gilbran sudah menunggu di depan gerbang bersama gurunya , setelah berpamitan dengan gurunya mereka pulang menuju rumah .
" mami , Daddy kemana ? "
" Daddy mu sedang ada tugas sayang "
" oh , apa adek membuat mami lelah ? "
" tidak !! adikmu sangat baik hari ini , sama seperti Abang gil "
__ADS_1
" hahaha abang gil akan menjaga mami dan adek "
" sayang Abang gil , sayang adik juga "
" kami juga sayang mami "
selama di perjalanan gilbran tak henti - henti nya mengelus perut Nilam , menaruh kepalanya di perut dan berbicara seolah - olah dirinya sedang bersama adik nya .
**
saga berjalan menghampiri denny yang sedang terduduk melamun ke arah Nathalie , entah apa yang Denny pikirkan saga hanya bisa menatap nya .
Nathalie belum juga tersadar dari pingsannya , cukup banyak jahitan di lengan Nathalie membuat denny merasa frustasi seperti orang bersalah .
" jendral , permisi "
" iya saga ? ada apa ? "
" ini sudah mau malam , apa kita tidak pulang ? "
" ah , aku lupa memberitahumu , kita akan bermalam di sini dan jangan beritahukan pada Nilam kalau ada Nathalie di markas "
" ba..baik jendral "
mungkin terdengar agak aneh di telinga saga , tapi bagaimana mungkin jendralnya hanya merasa bersalah pada Nathalie yang berniat mengakhiri hidupnya .
semoga nyonya nya tidak mengetahui apa yang terjadi hari ini di markas , saga merasa bersalah pada Nilam saat ini .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
bosan gak sih ???? takut kalian bosan 🥺🥺🥺 tapi terima kasih telah mendukung author , tetap author tunggu vote nya dan like ya sayang sayang ku ❤️