THE SECRET WIFE

THE SECRET WIFE
MANTAN KEKASIH


__ADS_3

saga mengendarai mobilnya menuju toko kue nilam niat nya untuk bertemu dengan sherly , memastikan apa yang di perintahkan oleh jendralnya . sesampainya di toko nilam saga melihat sherly yang sedang bersiap - siap akan menutup tokonya segera membantunya dengan sigap .


" permisi , bisa saya bantu ? " tanya saga dengan lembut


    " ah , tuan tidak usah merepotkan nantinya . maaf tuan mencari siapa ? " sherly yang menghentikan kegiatannya dan langsung fokus kepada saga .


" tidak tadi saya kebetulan lewat , apa ini toko nilam ? " ucap saga berbasa - basi


    " iya tuan , tapi nona sudah lama tidak kemari katanya ada pekerjaan penting " jawab sherly


" berarti nilam tidak memberitahukan perihal pernikahannya dengan jendral " batin saga


    " maaf tuan , ada perlu apa mencari nona ? " tanya sherly


" ada yang ingin saya tanya kan dengan anda , apa boleh ? " ujar saga saat itu


" mari tuan bicara di dalam saja , tidak enak nanti ada yang lihat " ajak sherly ke dalam toko dan membuka kembali rolling door toko ,


saga pun masuk kedalam mengikuti sherly yang berjalan terlebih dahulu di depan saga , dan mempersilahkan saga duduk . sherly pun berjalan ke arah dapur untuk membuatkan saga minum .


selesai membuat minum sherly pun menghampiri saga dan memberikan coklat panas kepada saga .


" silahkan di minum tuan , cuma ada ini " ucap sherly dan duduk di hadapan saga ,


    " ah merepotkan , tapi terima kasih ya nona !! " sahut saga perlahan meminum coklat panas yang di tiup - tiup nya


" tuan ini darimana ? mengapa bertanya tentang non nilam ? " sherly yang curiga kepada saga tidak menunjukkan segi curiganya sama sekali ,


" begini , apa akhir - akhir ini ada pria seperti ini datang ke toko ini ? " tanya saga seraya menyodorkan ponselnya untuk memberi tahu foto rangga kepada sherly ,


" pria ini ? ah iya saya ingat pria ini pernah kemari tuan , tapi saya tidak tahu siapa karena dia hanya kenal dengan non nilam , tapi pas saya meninggalkan mereka berdua untuk mengobrol setelah saya kembali non nilam menangiis dan terduduk lemas di ujung seblah sana " jelas sherly dan menunjuk ke arah sudut dekat meja cake .


" berapa kali pria ini datang ? " tanya saga kembali ,


" hhmm , kalau saya tidak salah ingat dua kali tuan pertama bersama istrinya yang sedang hamil besar lalu dengan yang kedua sendiri " ujar sherly ,


" apa nilam mempunyai teman selain dirimu ?" saga masih ingin bertanya lebih detail kembali ,


" ada nona cristhy owner dari toko cake ini , tapi nona cristhy memberikan toko ini kepada nona nilam secara percuma sedangkan dirinya bekerja di supermarket di sebrang sana " tutur sherly


" kalau anda sendiri ? saudara atau teman dekat nilam ? " tanya saga


" saya ? hahaha , maaf tuan maaf , saya hanya orang yang membantu nona nilam dengan sukarela . tapi nona nilam tetap menggaji saya dan membiayai rumah sakit ibu saya , saya bertemu dengan non nilam saat dirinya sedang sendiri di jalan lalu ibu saya membawanya kerumah kami yang kecil dan merawatnya . non nilam dulu pendiam , takut gelap bahkan bertemu lelaki saja langsung nangis . tapi semenjak bertemu non cristhy semua telah berubah " sherly bercerita dengan mengenang masa - masa nya bersama nilam .


" apa anda tahu bahwa nona nilam sudah menikah ? " ucap saga


" apa ? menikah ? tidak mungkin nona nilam tidak memberi tahuku , mungkin anda salah orang " sahut sherly


" apa ini nilam ? " tunjuk saga kepada gambar yang ada di fotonya


" iya ini nona nilam , dia cantik sangat cantik . lelaki di samping ini pernah mencari nona nilam kesini " sahut sherly ketika melihat foto denny di sampingnya ,


" jendral ? " tanya saga


" jadi nona nilam itu menikah dengan jendral ?" sahut sherly terkejut mendengarnya


" nyonya menikah dengan tuan tadi pagi , lalu ini pesta makan malam penyambutan nyonya nilam yang di buat khusus keluarga jendral " seru saga yang senang


" aku terharu nona nilam sudah menikah , tapi mengapa nona nilam tidak bicara ? " sherly mendekatkan wajahnya


    " tidak tahu , mungkin kejutan ? " ungkap saga yang bingung harus menjawab apa .


akhirnya saga pun berpamitan pulang dengan sherly , selama perjalanan saga menghubungi denny dan melaporkan semuanya melalui pesan singkat yang di kirimnya . karena tidak ada balasan dari denny saga pun segera melajukan mobilnya ke markas .


**


" apa ada yang ingin kau ceritakan kepadaku ? " tanya Denny


    " mas , apa kau sedang memarahiku ?" ucap nilam memandang


" tidak , kemari aku ingin tahu apa yang telah kau sembunyikan dariku . aku suamimu dan aku berhak tau tentang istriku , jangan ada yang kau sembunyikan lagi dariku " seru denny,


" mas , yang tadi itu adalah mantan kekasihku awalnya kami ingin menikah tapi ternyata di malam pernikahan kami aku di culik oleh seseorang dan di buang entah dimana . setelah bertahun - tahun berlalu aku mendengar kabar bahwa mantan ku telah menikah dengan sahabatku sendiri , ternyata dalang dari semua masalahku adalah sahabat yang ku anggap sebagai keluarga ku satu - satunya . " jelas nilam dan mengeluarkan airmatanya


" sudah , jangan cerita lagi cukup semuanya sekarang kau harus bahagia . " ucap denny dan memeluk nilam dengan erat .


" mas , apa kau tahu aku sangat bahagia saat aku berada di sampingmu . perasaan nyaman yang ku rasakan tak ingin ku melepasnya " seru nilam semakin memeluk erat tubuh denny .


" teruslah menjadi istri ku yang cerewet kau paham ? " denny mengelus - elus kepala istrinya ,


baru tadi pagi rasanya mereka bertengkar mulut , baru tadi pagi rasanya mereka menikah , baru tadi siang mereka saling menggerutu satu sama lain tapi tak ada kata yang mereka ungkapkan untuk malam ini .


**


matahari yang menyinari kamar denny dan nilam mengenai wajah tampan denny yang sedang tidur , tangan nya terasa kaku karena tindihan dari kepala nilam yang semalaman berada di tangannya . di pandangnya wajah istrinya , di elus - elus pipi nilam lalu bibir denny mendarat di kening nilam .


" selamat pagi sayang " ucap denny dan perlahan bangun dari kasurnya .


Denny langsung berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya , karena hari ini adalah dinas nya untuk pergi ke negara tetangga untuk melakukan pelatihan maka dirinya harus meninggalkan nilam dan juga gilbran untuk dua sampai tiga hari ke depan .


nilam yang bangun dan meraba - raba kasur nya sudah tidak mendapati suaminya , terdengar suara kucuran air dari kamar mandi lalu nilam tersenyum . nilam mendekatkan dirinya di ambang pintu kamar mandi untuk memastikan bahwa suaminya masih di dalam .


" mas , apa hari ini kau dinas ? " teriak nilam


    " kau sudah bangun ? istirahatlah biar maria yang menyiapkan semuanya , kau jangan terlalu lelah " denny balik berteriak ,

__ADS_1


" mas , berapa lama kau akan pergi dinas ? " nilam kembali bertanya


    " dua sampai tiga hari ke depan " sahut denny


tiba - tiba hoseok sudah tidak mendengar teriakan istrinya lagi , denny buru - buru untuk menyelesaikan mandinya lalu keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melingkar di pinggangnya .


krreeekk ( suara pintu kamar mandi terbuka )


denny memandang ke arah ranjang , sementara nilam melamun duduk di atas ranjangnya . akhirnya denny menghampiri nilam yang tengah melamun  .


" kau kenapa ? " tanya denny mengagetkan lamunan nilam


    " mas , pakai baju mu " nilam menutup matanya dan setengah mengintip dari celah jari tangannya ,


" hei aku suamimu , kenapa harus malu melihat aku seperti ini ? " tanya Denny


    " mas pakai baju mu , cepat " teriak nilam


denny pun dengan cepat mengambil baju dinas yang telah di siapkan oleh nilam saat itu , dia menyusun satu persatu bintang yang ada di bajunya . gagah nya denny hingga membuat nilam merasa dialah satu - satunya wanita beruntung yang mendapatkan denny saat ini .


" mas , jangan pergi lama " nilam seperti anak kecil yang tak mau jauh dari induknya


    " kau kenapa ? kalau kau bosan bawa gilbran ke toko mu nanti akan di kawal anak buahku , aku akan menghubungi rara untuk datang kemari menemani dirimu !! " ujar denny yang berlutut di depan nilam


" apa aku boleh membawa sahabatku kemari ? " tanya nilam


    " siapa ? " Denny menyipitkan matanya ,


" cristhy " jawab nilam


    " hanya boleh satu , lebih dari satu tidak di ijinkan ini markas sayang tunggu sampai rumah yang ku bangun selesai maka kita akan pindah kesana dan kau lebih bebas !!" ucap denny .


    " terima kasih mas , " nilam yang bahagia langsung memeluk suaminya ,


tok ... tok .. ( suara ketukan pintu )


" mami , daddy ? " teriak gilbran dan berlari masuk ke dalam kamar


    " ah , jagoan daddy sudah bangun ? kau tidak sekolah , sekolahmu libur satu minggu '' ucap denny mencium wajah anaknya .


" mami , " panggil gilbran dan memeluk nilam


    " maafkan mami meninggalkanmu tadi malam " ujar nilam dan memeluk anaknya


" jaga mami mu , daddy akan dinas bersama paman saga dua sampai tiga hari . selesai daddy dinas kita akan pergi mengunjungi taman bermain bersama nenek dan kakek beserta aunty rara , bagaimana ? " ungkap denny kepada anak semata wayangnya


" siap daddy , mami jangan sedih ada aku " ujar gilbran kepada nilam ,


akhirnya mereka bertiga pun turun ke bawah , di meja makan sudah ada maria dan juga saga yang sedang menunggu .


" gilban enggak ? " gilbran yang protes kepada saga dan juga maria ,


" ah iya , pagi tuan kecil " ucap maria tersenyum


" maria maafkan aku bangun kesiangan jadi tidak membantumu menyiapkan sarapan " nilam yang berjalan ke arah maria .


    ' nyonya ini sudah menjadi tugas saya , apakah nyonya sudah sehat ? " tanya maria yang khawatir pada majikannya .


krriinngg ... krriinnggg ( suara telepon rumah ) , maria berjalan untuk segera mengangkatnya


selamat pagi kediaman jendral denny disini _maria_


    maria ... aaaaaa _rara


    astaga non saya kaget , ada apa non ? _maria_


    apa kakak sudah berangkat dinas ? _rara_


    ***belum non , masih disini sedang sarapan


bersama nyonya dan juga tuan kecil _maria_


   


 panggil , aku ingin bicara dengannya _rara_


  


  sebentar non ,saya panggilkan tuan _maria***_


maria berjalan menghampiri ke meja makan , denny yang sibuk memperhatikan istrinya sedang menyuapi anaknya tak sadar maria yang memanggil dirinya .


" mas , maria daritadi memanggilmu " ucap nilam memegang tangan denny


    " ah iya , iya ada apa maria ? " tanya denny


" itu jendral non rara menelpon ingin bicara dengan anda katanya " sahut maria


hoseok pun berjalan ke arah teleponnya ,


ada apa ? _denny_


    kakak , apa aku boleh menginap ? aku merindukan nilam dan juga gilbran _rara_


   

__ADS_1


 aku baru saja ingin menghubungimu , nanti jemputlah nilam dan gilbran saat di toko kue nya _denny


    baik kak _rara_


    nanti nilam akan membawa temannya untuk menginap juga _denny_


    iya kak , okay aku tutup dulu ibu dan ayah sudah berteriak _rara_


denny kembali ke meja makan , dan masih memandang istri dan anaknya .


" ada apa mas ? " tanya nilam ,


    " rara merindukan dirimu dan gilbran , dan aku suruh menjemputmu di toko kue mu " ucap denny


    " kalau begitu aku akan mengajak gilbran untuk mandi bersama , kami siap - siap dulu " seru nilam


    " aku tunggu di sini ya " jawab denny


    " mandi baleng mami , mandi baleng mami " teriak gilbran yang sangat gembira


nilam dan gilbran pun berjalan menuju kamar untuk berdandan karena hari ini nilam akan berangkat ke toko kue nya , dia sudah lama merindukan aroma khas cake yang selama ini di buat nya .


    " jendral , apa anda sudah membaca pesan saya tadi malam ? " tanya saga


    " belum sempat , nanti kau ceritakan saja di mobil atau aku baca di mobil pas perjalanan " sahut denny


    " baik jendral " saga pun terdiam dan mematung


    " maria , temani nyonya ke toko nya agar kau bisa menjaga gilbran di sana " ucap denny


    " baik tuan ,saya permisi berganti pakaian terlebih dahulu .


**


setegah jam kemudian turunlah nilam dan gilbran , di sambut denny dengan mengendong gilbran menuju mobil tak lupa menggenggam tangan istrinya . di dalam mobil saga menyetir di temani maria di depan sementara denny , gilbran , dan juga nilam berada di belakang .


    " jangan terlalu lelah hari ini , aku tak mau kau sakit " ucap denny


    " tidak akan jung , dengarkan aku kau harus cepat pulang !! " sahut nilam


    " pasti sayang , dan kau jagoan ayah jaga mamimu okay !!" denny memeluk kedua harta berharga nya .


.


.


.


.


.


.


.


..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


..


..


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2