THE SECRET WIFE

THE SECRET WIFE
LUKA LAMA


__ADS_3

sesampainya di pantai denny memarkirkan mobilnya di halaman parkir depan villa mereka , nilam membantu maria mengeluarkan barang tetapi di hadang oleh denny .


nilam tersenyum memandang ke arah suaminya . dirinya masih tidak menyangka pria yang di kenal begitu dingin dan kasar terhadapnya sekarang telah berubah menjadi malaikat dalam hidupnya .


" mami , daddy katanya mau ke taman hiburan ? " tanya gilbran mencari tempat permainan yang ingin di tuju nya.


    " iya sayang , nanti kita kesana istirahat dulu di villa ya " nilam berusaha memberikan pengertian kepada anaknya ,


" oh , iya mami " ucap gilbran menuntun tangan nilam ,


    " sudah semua ? ayok masuk ke villa dulu istirahat lalu kita ke taman hiburan !! " seru denny.


" yeeeaaayyyy bibi maria , kita main - main " teriak gilbran ke girangan ,


    " iya tuan kecil " ucap maria dan membawa barang - barang mereka masuk ke dalam kamar .


denny memesan 2 kamar di villa , dirinya dan maria sibuk memasuki barang - barang yang mereka bawa . nilam tidak tahu akan menginap karena memang tidak ada persiapan ganti baju hanya membawa baju ganti gilbran saja .


" maria bawalah gilbran ke pantai terlebih dahulu , aku dan denny akan menyusul " ucap nilam ,


    " baik nyonya " jawab maria dan berlalu mengajak gilbran ke pinggir lautan .


" kenapa ? kau ingin berdua denganku ? " tanya denny menarik istri nya ke dalam pelukannya


    " bu .. bukan seperti itu mas kau ini " nilam memundurkan tubuhnya tapi sayang sudah tak ada lagi jalan hanya dinding saja .


denny mengunci nilam dengan kedua tangannya , nilam yang terkejut menatap denny hanya bisa terdiam pasrah akan kelakuan suaminya .


menyerang nilam dengan bibirnya dan menarik pinggang nilam ke dalam pelukannya hingga tak ada lagi jarak di antara mereka berdua .


" sekali saja , aku janji " bisik denny pada telinga nilam ,


    " mas kau ini , cepatlah nanti anakmu berteriak lagi " sahut nilam yang pasrah .


denny mengangkat istrinya ke atas ranjang dan tak lupa mengunci pintunya , mereka bermain dalam buaian asmara seperti tidak ada habisnya padahal baru tadi pagi nilam mengikuti keinginan denny .


tapi dirinya tak bisa menolak keinginan suaminya , nilam takut menyakiti hati hoseok seperti tadi malam dan dirinya tak ingin mengulanginya kembali .


kali ini denny berhasil membuka semua pakaian istrinya dan membuat nilam tidak menggunakan sehelai benang pun , dirinya pun bersiap melakukan aksinya . denny begitu terbuai oleh wangi dari tubuh dan rambut istrinya , dengan pelan Denny melakukannya terhadap nilam .


" aku mencintaimu nilam " ucap denny yang di balut oleh desahan ,


    " me too mas " sahut nilam yang melingkari tangan nya di leher denny.


10 menit pun berlalu dan akhirnya mereka sampai pada titik terakhir yang membuat badan mereka saling melemah , denny tertidur di samping nilam dan memeluk istrinya berkali - kali dirinya mencium nilam .


" mengapa aku cepat lelah ? " tanya nya pada nilam ,


    " mana aku tahu , olahraga jung perutmu sudah buncit dan kumis mu sedikit menusuk ke bibir ku " nilam mulai protes pada denny


" benarkah , aku akan berolahraga mulai besok " serunya dan meneggelamkan kepalanya di dada nilam .


    " mas aku mandi dulu , kita sudah berjanji pada gilbran untuk menyusul dirinya dan juga maria di pantai " ujar nilam dan bangkit dari tempat tidur menuju kamar mandi .


seketika denny melamun seraya menunggu nilam yang sedang mandi , pikirannya melayang kepada kejadian 6 tahun lalu . rasanya dirinya pernah melakukan hal seperti ini tapi semakin mengingatnya denny semakin merasakan sakit di dada nya .


**


saga berjalan - jalan dengan motornya sudah lama dirinya tak merasakan hirup udara segar , tiba - tiba motornya membawa saga ke arah toko cake nilam dan berhenti di sana .


di pandanginya sherly dari jarak jauh entah mengapa dirinya langsung menuju ke dalam toko setelah memarkirkan motonya di ruas jalan depan toko .


klaanng .... kllaannggg


" selamat siang tuan , ada yang bisa saya bantu ? "


" apa sherly ada ? "


" sebentar saya panggilkan tuan " ucap karyawan baru tersebut dan berlari ke dalam untuk memanggil sherly yang sibuk dengan adonan kue nya .


saga melirik ke arah jam tangannya , di dalam fikirannya apa yang sedang dia lakukan disini . tapi langkahnya tak dapat membohongi dirinya yang sedang tertarik dengan sherly , tak lama dirirnya menunggu sherly muncul dari arah ruangan masak dan berjalan ke arah saga .


" ada yang bisa saya bantu tuan ? "


" ah , kau sudah datang ? aku ingin mengajak mu untuk keluar sebentar . apa bisa ? "


" sebentar saya pamit dulu dengan teman saya " sherly berjalan menghampiri nara karyawan baru yang di rekrut oleh nilam ,


" aku pergi dulu ya nar , maaf meninggalkanmu "


" gpp mbak , santai saja yang pening harganya sudah mbak tinggalkan "


" iya nar sudah , maaf ya aku pergi sebentar ada perlu dengan tuan yang ada di depan " sherly pun berpamitan degan nara dan berlaru pergi .


**


saga mengendarai motonya ke arah taman di belakang toko nilam , di parkirnya kembali motor tersebut di tepi bangku yang ingin mereka duduki .

__ADS_1


" bagaimana kabarmu ?" saga membuka suara


" baik tuan , bagaimana dengan anda ? "


" panggil saja aku saga , maaf aku menculik waktu kerjamu "


" tidak apa tuan saga , ah maksud saya saga . tapi ini sangat canggung "


" kau akan terbiasa nanti nya !! "


saga berbincang - bincang dengan sherly , mereka berdua berjalan menikmati taman yang menuju sore hari bercanda gurau seakan lupa bahwa saga telah menculik waktu kerja sherly .


**


" gibran " nilam berteriak kepada anaknya yang sibuk bermain pasir di pinggir pantai


" mami , daddy sini "


" ayok ke sana gilbran sudah menunggu kita " ajak nilam pada suaminya .


nilam berjalan tepat di depan denny , tangan nya sibuk mengenggam istrinya yang sangat imut akhir - akhir ini . apakah dirinya sudah terlalu dalam mencintai nilam ? entahlah tapi hati denny tidak bisa menolaknya apalagi ketika dirinya sudah berada di dekat nilam rasanya dia ingin sekali setiap saat menikmati tubuh istrinya .


gilbran berlari menghampiri nilam juga denny yang sedang berjalan ke arah nya , denny memperhatikan dua orang yang sangat amat dia sayangi . tiba - tiba tangan seseorang menyentuh lenganya dengan sangat hati - hati .


" denny ? "


" iya , si " denny terdiam melihat sosok wanita yang menyentuh lengannya


" na - nathalie ? " denny terbata - bata menyebutkan nama wanita itu


" ini benar dirimu ? aku sangat merindukan dirimu " nathalie memeluk denny dengan sangat kuat se akan - akan ingin mengutarakan kerinduannya yang telah lama dia pendam


nilam menatap suaminya yang sedang berpelukan dengan wanita lain di depan matanya , dirinya bertnya - tanya siapa wanita itu ? mengapa dia memeluk jung seperti itu ? apakah wanita cantik itu nathalie ? perasaan nilam bercampur aduk menjadi satu , dirinya tak mengerti perasaan apalagi yang sedang dirinya rasakan .


" nyonya ? " maria memanggil nilam dan membuyarkan pandangannya


" bawa gilbran kembali ke villa , mandikan dia dan ganti bajunya lalu bermainlah di kamar aku akan segera menyusul "


" baik nyonya , ayok tuan kecil "


" mami , gilbran masih ingin bermain "


" dengarkan mami , jadilah anak patuh saat ini dan jangan membantah mami . kau jagoan mami , dan jagoan mami selalu menuruti kata - kata mami bukan ? "


" iya " gilbran menjawab pelan dan berjalan di ikuti oleh maria dari belakang ,


akhirnya nilam memutuskan untuk menghampiri denny dan perempuan yang sedang bersamanya , kakinya melemah rasanya berat sekali jika menerima kenyataan bahwa wanita itu adalah nathalie . kalau bukan nathalie makan nilam telah menyiapkan kata - kata untuk wanita itu agar menjauh dengan suaminya , tetapi jika wanita itu adalah nathalie nilam hanya bisa pasrah dan menunggu denny untuk memperkenalkan dirinya .


" mas "


" ni - nilam " denny melepas pelukan nathalie dari tubuhnya


" siapa dia sayang ? " tanya nathali


" di .. dia adalah " denny bingung harus darimana menjelaskannya pada nathalie


" kenalkan saya nilam , saya adalah sepupu dari jendral **DENNY **" nilam berbicara dengan penuh penekanan ,


" oh kau sepupu nya denny ? aku tidak pernah mengetahuinya , yang ku tahu denny hanya mempunyai ryu adik semata wayangnya . kalau begitu kenalkan aku adalah nathalie calon istrinya denny maaf aku baru kembali dari london karena ada urusan di sana " ucap nathalie


nilam menatap mata denny dengan memberi kode bahwa dirinya butuh penjelasan untuk ini semua , denny membuang wajahnya dirinya tahu bahwa nilam pasti sedang merasa terpukul karena ini terjadi tiba - tiba . denny belum pernah menjelaskan tentang nathalie , tapi tanpa denny ketahui nilam telah mengetahui nathalie dari buku album yang di temukannya beberapa hari lalu .


" kalau begitu saya permisi , maaf menganggu kalian dan silahkan menikmati waktu kerinduan ini " nilam pergi tanpa memperdulikan denny yang sedang menatap punggungnya .


" denny , apa kau tidak bahagia aku berada di sini ? "


" lepaskan , jangan menyentuh diriku "


" kau kenapa ? "


" ku bilang jangan sentuh diriku , sudah puaskah kau berkhianat kepadaku dan negara kita ? ''


" denny dengarkan aku dulu , ada yang perlu aku jelaskan kepadamu "


" tidak perlu , pulanglah aku tak butuh penjelasan darimu " denny berjalan tapi langkahnya terhenti saat nathalie berusaha menahannya dengan cara memeluk pinggang pria tersebut .


**


nilam terduduk di atas kasurnya dengan kedua kaki di tekuk di dalam tangan yang di lipatnya , dirinya melamun ini sudah akan menjadi akhir dari hubungannya juga denny tak adalagi yang harus di pertahankan . dirinya menatap ke arah gilbran yang sedang asyik memainkan catur ular nya bersama maria .


tanpa sadar ada airmata yang keluar dari matanya , mungkinkah dirinya cemburu terhadap nathalie ? apa mungkin dirinya yang takut akan kehilangan denny .


di perhatikannya ada bayangan hitam yang muncul dari arah pintu kamarnya dan dengan sesegera mungkin nilam membaringkan tubuhnya dengan berpura - pura untuk tidur di atas kasur nya .


" daddy "


" maria bawa gilbran main bersamamu di kamar sebelah , aku ingin berbicara dengan nilam "

__ADS_1


" baik jendral "


" daddy ? " panggil gilbran , denny paham mungkin anaknya merasakan sesuatu yang terjadi pada orang tua nya saat ini .


denny ingat betul terakhir kali gibran bilang merindukan nilam dan ingin bertemu denganya hingga memimpikannya , denny telah menemukan nilam terbaring lemah di kontrakannya . mungkin ini terjadi lagi dengan perasaan ibu dan anak ini .


" ikut bibi maria dulu ya sayang , daddy mau berbicara dengan mami apa boleh ? "


" iya daddy , "


lagi - lagi gilbran pergi begitu saja menuruti perintah kedua orang tua nya , dia memang terlalu dini untuk mengetahui masalah orang tua nya . maria menuntun gilbran ke arah kamarnya .


denny menghampiri istrinya , ia tahu nilam tidak akan memaafkan dirinya tapi denny tidak mau nilam salah paham dengan apa yang di lihat olehnya tadi .


" sayang ? " denny memeluk nilam dari belakang tapi tidak ada reaksi apapun dari nilam


" apa kau tidur ? kita kan tidak menginap kalau kau tertidur nanti pulang bagaimana ? " denny terus mengajak nilam mengobrol ,


tiba - tiba nilam terbangun dan pergi dari kasurnya dan menghampiri gilbran yang berada di kamar sebelah , denny telah mengetahui reaksi yang di berikan nilam padanya .


denny memaki dirinya kenapa dia tidak membicarakan tentang nathalie tentang hubungan mereka , kalau denny tahu dirinya akan sulit seperti ini dia pasti akan menjelaskan sebelum mengajak nilam menikah .


" daddy , kata mami ayok pulang " teriak gilbran dari luar kamar


denny menghampiri gilbran , maria dan juga nilam yang berada di luar kamar


" maria , bawa semua barang - barang ke dalam mobil "


" baik jendral "


maria berjalan memasuki semua barang - barang yang di perintahkan denny , tak lupa denny membantunya . ketika hendak masuk ke dalam mobil denny terkejut melihat maria berada duduk di samping bangku pengemudi , tapi Denny tak berani protes dirinya tahu betul pasti ini ulah nilam yang sangat marah kepadanya .


" maaf jendral , tapi nyonya ....."


" tidak apa - apa maria , sekarang kau menjadi istriku " denny memantulkan senyumannya melalui kaca mobil depan , tapi nilam hanya membuang wajahnya dan memandang ke arah luar jendela .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


 hy para reader tolong minta dukungannya yah , author lagi ikut lomba " you are a writer season 4 " jangan lupa like , vote nya juga


karena dukungan kalian akan membantu author untuk lebih semangat lagi dalam melanjutkan jendral dan nilam hehehhehe


terima kasih kesayangan author .


dan maaf author lama up , sumpah author takut kalian bosan dengan jalan ceritanya .

__ADS_1


__ADS_2