
sesampainya di pantai denny memarkirkan mobilnya di halaman parkir depan villa mereka , nilam membantu maria mengeluarkan barang tetapi di hadang oleh denny .
nilam tersenyum memandang ke arah suaminya . dirinya masih tidak menyangka pria yang di kenal begitu dingin dan kasar terhadapnya sekarang telah berubah menjadi malaikat dalam hidupnya .
" mami , daddy katanya mau ke taman hiburan ? " tanya gilbran mencari tempat permainan yang ingin di tuju nya.
" iya sayang , nanti kita kesana istirahat dulu di villa ya " nilam berusaha memberikan pengertian kepada anaknya ,
" oh , iya mami " ucap gilbran menuntun tangan nilam ,
" sudah semua ? ayok masuk ke villa dulu istirahat lalu kita ke taman hiburan !! " seru denny.
" yeeeaaayyyy bibi maria , kita main - main " teriak gilbran ke girangan ,
" iya tuan kecil " ucap maria dan membawa barang - barang mereka masuk ke dalam kamar .
denny memesan 2 kamar di villa , dirinya dan maria sibuk memasuki barang - barang yang mereka bawa . nilam tidak tahu akan menginap karena memang tidak ada persiapan ganti baju hanya membawa baju ganti gilbran saja .
" maria bawalah gilbran ke pantai terlebih dahulu , aku dan denny akan menyusul " ucap nilam ,
" baik nyonya " jawab maria dan berlalu mengajak gilbran ke pinggir lautan .
" kenapa ? kau ingin berdua denganku ? " tanya denny menarik istri nya ke dalam pelukannya
" bu .. bukan seperti itu mas kau ini " nilam memundurkan tubuhnya tapi sayang sudah tak ada lagi jalan hanya dinding saja .
denny mengunci nilam dengan kedua tangannya , nilam yang terkejut menatap denny hanya bisa terdiam pasrah akan kelakuan suaminya .
menyerang nilam dengan bibirnya dan menarik pinggang nilam ke dalam pelukannya hingga tak ada lagi jarak di antara mereka berdua .
" sekali saja , aku janji " bisik denny pada telinga nilam ,
" mas kau ini , cepatlah nanti anakmu berteriak lagi " sahut nilam yang pasrah .
denny mengangkat istrinya ke atas ranjang dan tak lupa mengunci pintunya , mereka bermain dalam buaian asmara seperti tidak ada habisnya padahal baru tadi pagi nilam mengikuti keinginan denny .
tapi dirinya tak bisa menolak keinginan suaminya , nilam takut menyakiti hati hoseok seperti tadi malam dan dirinya tak ingin mengulanginya kembali .
kali ini denny berhasil membuka semua pakaian istrinya dan membuat nilam tidak menggunakan sehelai benang pun , dirinya pun bersiap melakukan aksinya . denny begitu terbuai oleh wangi dari tubuh dan rambut istrinya , dengan pelan Denny melakukannya terhadap nilam .
" aku mencintaimu nilam " ucap denny yang di balut oleh desahan ,
" me too mas " sahut nilam yang melingkari tangan nya di leher denny.
10 menit pun berlalu dan akhirnya mereka sampai pada titik terakhir yang membuat badan mereka saling melemah , denny tertidur di samping nilam dan memeluk istrinya berkali - kali dirinya mencium nilam .
" mengapa aku cepat lelah ? " tanya nya pada nilam ,
" mana aku tahu , olahraga jung perutmu sudah buncit dan kumis mu sedikit menusuk ke bibir ku " nilam mulai protes pada denny
" benarkah , aku akan berolahraga mulai besok " serunya dan meneggelamkan kepalanya di dada nilam .
" mas aku mandi dulu , kita sudah berjanji pada gilbran untuk menyusul dirinya dan juga maria di pantai " ujar nilam dan bangkit dari tempat tidur menuju kamar mandi .
seketika denny melamun seraya menunggu nilam yang sedang mandi , pikirannya melayang kepada kejadian 6 tahun lalu . rasanya dirinya pernah melakukan hal seperti ini tapi semakin mengingatnya denny semakin merasakan sakit di dada nya .
**
saga berjalan - jalan dengan motornya sudah lama dirinya tak merasakan hirup udara segar , tiba - tiba motornya membawa saga ke arah toko cake nilam dan berhenti di sana .
di pandanginya sherly dari jarak jauh entah mengapa dirinya langsung menuju ke dalam toko setelah memarkirkan motonya di ruas jalan depan toko .
klaanng .... kllaannggg
" selamat siang tuan , ada yang bisa saya bantu ? "
" apa sherly ada ? "
" sebentar saya panggilkan tuan " ucap karyawan baru tersebut dan berlari ke dalam untuk memanggil sherly yang sibuk dengan adonan kue nya .
saga melirik ke arah jam tangannya , di dalam fikirannya apa yang sedang dia lakukan disini . tapi langkahnya tak dapat membohongi dirinya yang sedang tertarik dengan sherly , tak lama dirirnya menunggu sherly muncul dari arah ruangan masak dan berjalan ke arah saga .
" ada yang bisa saya bantu tuan ? "
" ah , kau sudah datang ? aku ingin mengajak mu untuk keluar sebentar . apa bisa ? "
" sebentar saya pamit dulu dengan teman saya " sherly berjalan menghampiri nara karyawan baru yang di rekrut oleh nilam ,
" aku pergi dulu ya nar , maaf meninggalkanmu "
" gpp mbak , santai saja yang pening harganya sudah mbak tinggalkan "
" iya nar sudah , maaf ya aku pergi sebentar ada perlu dengan tuan yang ada di depan " sherly pun berpamitan degan nara dan berlaru pergi .
**
saga mengendarai motonya ke arah taman di belakang toko nilam , di parkirnya kembali motor tersebut di tepi bangku yang ingin mereka duduki .
__ADS_1
" bagaimana kabarmu ?" saga membuka suara
" baik tuan , bagaimana dengan anda ? "
" panggil saja aku saga , maaf aku menculik waktu kerjamu "
" tidak apa tuan saga , ah maksud saya saga . tapi ini sangat canggung "
" kau akan terbiasa nanti nya !! "
saga berbincang - bincang dengan sherly , mereka berdua berjalan menikmati taman yang menuju sore hari bercanda gurau seakan lupa bahwa saga telah menculik waktu kerja sherly .
**
" gibran " nilam berteriak kepada anaknya yang sibuk bermain pasir di pinggir pantai
" mami , daddy sini "
" ayok ke sana gilbran sudah menunggu kita " ajak nilam pada suaminya .
nilam berjalan tepat di depan denny , tangan nya sibuk mengenggam istrinya yang sangat imut akhir - akhir ini . apakah dirinya sudah terlalu dalam mencintai nilam ? entahlah tapi hati denny tidak bisa menolaknya apalagi ketika dirinya sudah berada di dekat nilam rasanya dia ingin sekali setiap saat menikmati tubuh istrinya .
gilbran berlari menghampiri nilam juga denny yang sedang berjalan ke arah nya , denny memperhatikan dua orang yang sangat amat dia sayangi . tiba - tiba tangan seseorang menyentuh lenganya dengan sangat hati - hati .
" denny ? "
" iya , si " denny terdiam melihat sosok wanita yang menyentuh lengannya
" na - nathalie ? " denny terbata - bata menyebutkan nama wanita itu
" ini benar dirimu ? aku sangat merindukan dirimu " nathalie memeluk denny dengan sangat kuat se akan - akan ingin mengutarakan kerinduannya yang telah lama dia pendam
nilam menatap suaminya yang sedang berpelukan dengan wanita lain di depan matanya , dirinya bertnya - tanya siapa wanita itu ? mengapa dia memeluk jung seperti itu ? apakah wanita cantik itu nathalie ? perasaan nilam bercampur aduk menjadi satu , dirinya tak mengerti perasaan apalagi yang sedang dirinya rasakan .
" nyonya ? " maria memanggil nilam dan membuyarkan pandangannya
" bawa gilbran kembali ke villa , mandikan dia dan ganti bajunya lalu bermainlah di kamar aku akan segera menyusul "
" baik nyonya , ayok tuan kecil "
" mami , gilbran masih ingin bermain "
" dengarkan mami , jadilah anak patuh saat ini dan jangan membantah mami . kau jagoan mami , dan jagoan mami selalu menuruti kata - kata mami bukan ? "
" iya " gilbran menjawab pelan dan berjalan di ikuti oleh maria dari belakang ,
akhirnya nilam memutuskan untuk menghampiri denny dan perempuan yang sedang bersamanya , kakinya melemah rasanya berat sekali jika menerima kenyataan bahwa wanita itu adalah nathalie . kalau bukan nathalie makan nilam telah menyiapkan kata - kata untuk wanita itu agar menjauh dengan suaminya , tetapi jika wanita itu adalah nathalie nilam hanya bisa pasrah dan menunggu denny untuk memperkenalkan dirinya .
" mas "
" ni - nilam " denny melepas pelukan nathalie dari tubuhnya
" siapa dia sayang ? " tanya nathali
" di .. dia adalah " denny bingung harus darimana menjelaskannya pada nathalie
" kenalkan saya nilam , saya adalah sepupu dari jendral **DENNY **" nilam berbicara dengan penuh penekanan ,
" oh kau sepupu nya denny ? aku tidak pernah mengetahuinya , yang ku tahu denny hanya mempunyai ryu adik semata wayangnya . kalau begitu kenalkan aku adalah nathalie calon istrinya denny maaf aku baru kembali dari london karena ada urusan di sana " ucap nathalie
nilam menatap mata denny dengan memberi kode bahwa dirinya butuh penjelasan untuk ini semua , denny membuang wajahnya dirinya tahu bahwa nilam pasti sedang merasa terpukul karena ini terjadi tiba - tiba . denny belum pernah menjelaskan tentang nathalie , tapi tanpa denny ketahui nilam telah mengetahui nathalie dari buku album yang di temukannya beberapa hari lalu .
" kalau begitu saya permisi , maaf menganggu kalian dan silahkan menikmati waktu kerinduan ini " nilam pergi tanpa memperdulikan denny yang sedang menatap punggungnya .
" denny , apa kau tidak bahagia aku berada di sini ? "
" lepaskan , jangan menyentuh diriku "
" kau kenapa ? "
" ku bilang jangan sentuh diriku , sudah puaskah kau berkhianat kepadaku dan negara kita ? ''
" denny dengarkan aku dulu , ada yang perlu aku jelaskan kepadamu "
" tidak perlu , pulanglah aku tak butuh penjelasan darimu " denny berjalan tapi langkahnya terhenti saat nathalie berusaha menahannya dengan cara memeluk pinggang pria tersebut .
**
nilam terduduk di atas kasurnya dengan kedua kaki di tekuk di dalam tangan yang di lipatnya , dirinya melamun ini sudah akan menjadi akhir dari hubungannya juga denny tak adalagi yang harus di pertahankan . dirinya menatap ke arah gilbran yang sedang asyik memainkan catur ular nya bersama maria .
tanpa sadar ada airmata yang keluar dari matanya , mungkinkah dirinya cemburu terhadap nathalie ? apa mungkin dirinya yang takut akan kehilangan denny .
di perhatikannya ada bayangan hitam yang muncul dari arah pintu kamarnya dan dengan sesegera mungkin nilam membaringkan tubuhnya dengan berpura - pura untuk tidur di atas kasur nya .
" daddy "
" maria bawa gilbran main bersamamu di kamar sebelah , aku ingin berbicara dengan nilam "
__ADS_1
" baik jendral "
" daddy ? " panggil gilbran , denny paham mungkin anaknya merasakan sesuatu yang terjadi pada orang tua nya saat ini .
denny ingat betul terakhir kali gibran bilang merindukan nilam dan ingin bertemu denganya hingga memimpikannya , denny telah menemukan nilam terbaring lemah di kontrakannya . mungkin ini terjadi lagi dengan perasaan ibu dan anak ini .
" ikut bibi maria dulu ya sayang , daddy mau berbicara dengan mami apa boleh ? "
" iya daddy , "
lagi - lagi gilbran pergi begitu saja menuruti perintah kedua orang tua nya , dia memang terlalu dini untuk mengetahui masalah orang tua nya . maria menuntun gilbran ke arah kamarnya .
denny menghampiri istrinya , ia tahu nilam tidak akan memaafkan dirinya tapi denny tidak mau nilam salah paham dengan apa yang di lihat olehnya tadi .
" sayang ? " denny memeluk nilam dari belakang tapi tidak ada reaksi apapun dari nilam
" apa kau tidur ? kita kan tidak menginap kalau kau tertidur nanti pulang bagaimana ? " denny terus mengajak nilam mengobrol ,
tiba - tiba nilam terbangun dan pergi dari kasurnya dan menghampiri gilbran yang berada di kamar sebelah , denny telah mengetahui reaksi yang di berikan nilam padanya .
denny memaki dirinya kenapa dia tidak membicarakan tentang nathalie tentang hubungan mereka , kalau denny tahu dirinya akan sulit seperti ini dia pasti akan menjelaskan sebelum mengajak nilam menikah .
" daddy , kata mami ayok pulang " teriak gilbran dari luar kamar
denny menghampiri gilbran , maria dan juga nilam yang berada di luar kamar
" maria , bawa semua barang - barang ke dalam mobil "
" baik jendral "
maria berjalan memasuki semua barang - barang yang di perintahkan denny , tak lupa denny membantunya . ketika hendak masuk ke dalam mobil denny terkejut melihat maria berada duduk di samping bangku pengemudi , tapi Denny tak berani protes dirinya tahu betul pasti ini ulah nilam yang sangat marah kepadanya .
" maaf jendral , tapi nyonya ....."
" tidak apa - apa maria , sekarang kau menjadi istriku " denny memantulkan senyumannya melalui kaca mobil depan , tapi nilam hanya membuang wajahnya dan memandang ke arah luar jendela .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
hy para reader tolong minta dukungannya yah , author lagi ikut lomba " you are a writer season 4 " jangan lupa like , vote nya juga
karena dukungan kalian akan membantu author untuk lebih semangat lagi dalam melanjutkan jendral dan nilam hehehhehe
terima kasih kesayangan author .
dan maaf author lama up , sumpah author takut kalian bosan dengan jalan ceritanya .
__ADS_1