
Nilam terus - menerus menyuruh Denny juga saga untuk menghubungi Radit , perasaan yang dia rasakan tidak pernah seperti ini kali ini seperti perasaan yang sangat mengkhawatirkan .
denny berusaha menenangi istrinya tapi dirinya sudah kehabisan akal untuk menurunkan ke khawatiran Nilam , akhirnya denny memutuskan untuk menelpon pusat .
" saga , cepat telpon pusat bagaimana perkembangan perang di kota E ? "
" baik jendral "
saga pergi ke arah ruang kerja Radit dan menghubungkan telponnya ke pusat , pusat menjelaskan mereka tidak dapat berkomunikasi di negara E karena cuaca yang buruk .
jendral Radit juga jendral lie sepertinya menjadi tawanan , karena terjebak perangkap musuh saat mereka berada di dalam bangunan tua .
lalu komunikasi pusat juga pasukan Radit hilang tidak ada kabar , sementara laporan yang di terima saga hanya itu tak banyak karena memang pusat tak mampu berbagi komunikasi lagi .
saga lalu berlari kembali ke kamar tempat denny dan nilam berada , sementara gilbran masih di ruang makan di tinggalkan .
" paman , ada apa ? " gilbran memberhentikan langkah saga yang berlari .
" tidak apa tuan kecil , hanya laporan dari pusat "
saga kembali berlari ke arah kamar dan bertemu Denny juga Nilam , ada perasaan takut untuk menyampaikan apa yang di dengarnya dari pusat .
" lapor jendral "
" ada apa ? "
" pusat kehilangan komunikasi dengan pasukan jendral Radit juga jendral lie , dan kemungkinan jendral Radit dan juga jendral lie di Sandra "
" bagaimana mungkin ? "
" pusat tidak memberikan jawaban kembali kepada saya , karena laporan dari pusat hanya itu saja "
" papah , mas papah 🥺 "
" tenang sayang , papahmu jendral yang pintar "
" aw perutku , perutku sakit mas aahhh "
" siapkan ambulance militer , pergi ke rumah sakit yang telah di siapkan Radit lalu kau bersama gilbran menyusul menggunakan mobil pribadi "
" siap jendral laksanakan "
saga menuntun ambulance militer agar terparkir depan pintu markas lalu membawa gilbran masuk ke dalam mobil nya , Denny mengendong Nilam untuk masuk ke dalam mobil dan menemaninya di dalam ambulance .
selama di perjalanan denny mengontak salah satu orang pusat dan ternyata apa yang di laporkan saga masih juga jawaban yang sama di dapat olehnya .
" bertahanlah , sedikit lagi kita sampai "
" mas , perutku sakit "
denny terkejut melihat air yang keluar dari kaki Nilam , dokter yang bersama nya memeriksa tubuh Nilam .
" apa yang terjadi ? apa itu ? "
" air ketuban nyonya sudah siap melahirkan !! "
" bukankah 1 Minggu lagi ? "
" perkiraan dokter tidak akan sama dengan perasaan bayi yang ingin segera keluar bertemu ibu nya "
" jalankan ambulance ini lebih cepat lagi , SEKARANG !!! "
denny mengambil ponsel dan menghubungi saga yang berada berbeda mobil dengannya .
"iya jendral "
" cepat hubungi markas , lalu kirim beberapa pasukan ke negara E untuk menyelamatkan jendral Radit juga jendral lie "
" siap laksanakan jendral "
" saga , dengarkan aku baik - baik !! ketika pasukan kita yang dikirim tidak mendapatkan kepastian , maka aku yang akan turun menjemput Radit "
" tapi jendral ? "
" laksanakan saja perintahku , sekarang !!! "
" siap jendral "
saga langsung menghubungi markas Denny dan memerintahkan beberapa prajurit pilihan yang sudah terlatih untuk menyerang .
sesampainya di rumah sakit Nilam langsung di bawa ke ruang persalinan , dan segera di tangani oleh dokter .
denny ikut bersama Nilam di sarankan oleh dokter agar suaminya mendampingi kelahiran anaknya , sementara saga juga gilbran menunggu di ruang tunggu .
" paman "
__ADS_1
" iya tuan kecil ? "
" apa mami akan baik - baik saja ? "
" pasti , percayalah Daddy kan juga menemani nya "
gilbran memeluk saga dengan erat , hanya karena telah di ajarkan tidak boleh seorang lelaki mengeluarkan airmata dirinya hanya bisa bersembunyi di balik tubuh kekar saga .
saga memahami situasi ini , situasi berat yang di alami Nilam di satu sisi khawatir pada ayah nya sementara kelahirannya juga datang .
" sayang "
" mas , dimana aku ? "
" kita akan siap - siap untuk menjalankan kelahiran anak kita "
" mas , maaf aku tidak bisa melahirkan normal "
" tidak apa sayang "
selama menjalani operasi sesar Denny mengajak Nilam berbicara agar tidak merasakan sakit , sedikit canda tawa agar pikiran Nilam tidak terpusat kepada Radit .
*ddrrrttt
" tuan "
" Sherly , ada apa ? "
" tuan ? nona sudah melahirkan ? "
" iya , pesanku telah di baca ? "
" sudah , aku saja yang kesana "
" apa tidak masalah ? "
" tak apa tuan !! "
Sherly mematikan ponselnya dan bersiap - siap pergi ke kota Z untuk menyusul Nilam dan yang lainnya .
saga dan gilbran berdiri saat lampu operasi berubah menjadi warna hijau , menandakan kalau operasi persalinannya sudah selesai .
" selamat ya Abang gil sekarang sudah jadi kakak "
" haha iya tuan kecil "
" paman "
" iya "
" apa Daddy dan mami tidak akan mengurangi kasih sayang kepadaku ? "
" tidak akan , mami dan daddymu akan selalu mengutamakan dirimu "
" benar , akulah Abang " gilbran tersenyum memandang ke arah saga begitupun saga .
denny keluar dengan membawa bayi perempuan munggil dan cantik , mendekatkannya kepada gilbran juga saga dan berdiri di hadapan mereka
" adikmu "
" bayi munggil " ucap saga yang takjub pada anak Denny ,
" Daddy , itu adik ? " tanya gilbran
denny sedikit membungkukkan tubuhnya agar gilbran dapat melihat adiknya yang baru saja di bersihkan oleh perawat .
" selamat jendral , putri anda cantik sama seperti nyonya "
" aku menamainya MARGARETHA PUTRI DENNY "
denny sengaja mengambil nama ibu mertua nya agar kelak tumbuh persis seperti neneknya dan bisa menemani Nilam saat sedih .
tak lama para suster membawa Nilam untuk pindah keruangan pasien , Denny mengenggam tangan gilbran untuk berjalan ke arah kamar mami nya .
Nilam masih merasakan pengaruh bius yang di rasakan nya , sedikit terasa lebih ngilu di bagian perutnya karena bekas jahitan sesar nya .
denny memberikan putri cantiknya kepada Nilam untuk di susui , airmata Nilam menetes tak kala memandang putri munggilnya yang baru saja dirinya lahirkan .
tangan Nilam merasakan sesuatu yang menggenggam nya , tangan gilbran menyapa lembut lengan Nilam .
" kemari , ini adik Abang gil !! cantik tidak ? "
" iya , seperti mami "
" apa dulu Abang kaya gitu mi ? " Nilam menatap sesak ke arah putra nya .
__ADS_1
mungkin gilbran tak merasakan kasih sayangnya waktu kecil , tapi hubungan darah yang mereka miliki sudah menjawab semuanya .
" maafkan mami , tapi sekarang mami ada untuk Abang sampai kapanpun "
" benarkah ? janji jangan pergi dari Abang dan Daddy "
" janji , kemarilah sayang " Nilam memeluk kedua anaknya dan di sambut oleh pelukan denny dari arah samping .
saga memilih untuk keluar ruangan dan menjaga dari luar , tapi Denny menahan dirinya untuk keluar dan tetap berada di dalam kamar .
" jangan keluar , kau bagian dari kami "
" terima kasih jendral "
" saga terima kasih banyak 🥺 mungkin kalau kau tidak ada , aku tidak akan sekuat ini bersama jendral mu "
" tidak apa nyonya , kewajiban saya ada menemani jendral juga nyonya Nilam "
" bisakah aku meminta sesuatu padamu ? "
" siap nyonya "
" bisakah kau berhenti memanggilku dengan sebutan nyonya ? " saga membulatkan matanya dan memandang ke arah Nilam juga denny .
" lalu saya memanggilnya ? "
" kakak atau Nilam saja "
" tidak , tidak itu tidak sopan "
" bagaimana kalau mami juga kaya Abang gil ? " sahut gilbran , semua tertawa mendengar ucapan gilbran .
" kakak saja , apa boleh jendral ? "
" kalau kau memanggil istriku kakak , panggil aku dengan kakak juga di luar dari pekerjaan kita sebagai jendral dan sersan "
" siap jendral , ah itu nonya Sherly sedang dalam perjalanan menuju kemari saya tidak bisa menjemput maaf nyo eh kak maksud saya "
" benarkah ? ahh aku merindukannya , jadi kapan kau akan melamarnya ? "
" loh sayang , nanti saja saga masih harus belajar banyak hal "
" jangan seperti itu , lamar saja dulu sebagai niat keseriusan mu dengannya !! Sherly anak yang baik , aku mengenal baik ibu nya "
saga hanya tersenyum mendengar ucapan Nilam , dirinya tak menyangka akan di terima dengan baik oleh keluarga Denny .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
haloo aunty uncle , namaku MARGARETHA PUTRI DENNY , aku cantik kan kaya mami hidung aku kaya Daddy mancung banget
__ADS_1