
saga melajukan kendaraannya untuk menjemput sherly yang sedang berada di toko selama di perjalanan suasana menjadi kaku , nilam paham apa yang membuat semua menjadi kaku seperti ini . belum lagi tingkah maria yang begitu menjadi pendiam semenjak tahu pernikahan sherly dengan saga , namun saga sudah berkali - kali meminta maaf atas ketidaknyamanan yang telah di buat olehnya .
maria kini menjadi sangat pendiam saat sedang bersama dengan saga mungkin dirinya hanya ingin menjaga jarak bersama saga dan menjaga batasan nya untuk bercanda yang bisa menyakiti calon saga , nilam tahu perjuangan maria yang selalu berusaha untuk mebuat saga jatuh hati kepadanya tapi takdir tetaplah takdir manusia hanya bisa mempunyai keinginan tapi penentunya tetaplah tuhan .
" tumben kau diam ? " tanya saga melirik ke arah maria , nilam hanya tersenyum menatap maria yang sibuk memberikan susu kepada etha ,
" biasa saja , fokuslah menyetir sersan saga ''
" kan sudah ku bilang sekarang aku bukan sersan lagi "
" yasudah , fokuslah menyetir pak wakil presdir " saga tertawa berusaha mencairkan suasana di dalam mobil , dan nilam tetap dengan tersenyumnya .
" maria " panggil saga , maria merasa suasana menjadi ketegangan bagi dirinya saat saga menyebut namanya dengan cara melankolis .
" apa ? "
" aku ingin bertanya , apa boleh ? "
" hmm , silahkan !!! "
" sebelum nya aku meminta maaf atas perbuatanku yang membuatmu terluka , mungkin ada salahku yang membuatmu merasa kita menjadi jauh . tapi apa kau marah karena aku akan menikah ? " maria membulatkan matanya lalu memandang kearah nilam yang mengangguk kepadanya
" tidak "
" apa kau yakin maria ? " nilam ikut bertanya kepada maria ,
"ya .. yakin , memang wajahku ada terlihat bohong '' maria menundukkan kepalanya ,
maria sebenarnya ingin sekali menghindari pembicaraan ini bersama saga juga nilam , karena seharusnya maria merasa mereka sudah pasti tahu apa jawaban dari pertanyaan tersebut . tapi kali ini maria sudah tak bisa menghindari keduanya , secara bersamaan mereka menyerang maria tiba - tiba seperti ini .lai
" jawab saja dengan jujur "
" kau jangan terlalu pede wakil presdir , huuh kau selalu bertingkah seolah - olah aku sangat mencintaimu " maria mulai meneteskan airmatanya dan segera mungkin menyerahkan etha kepada nilam .
" kau menangis ? '' tanya nilam ,
" ti .. tidak , me ... mengapa a.. aku menangis ? " maria mencoba menahan segalanya tapi akhirnya tetap tak bisa tertahan juga ,
saga memang merasa sangat bersalah pada maria karena selama dirinya menjadi pendamping jendral denny , maria lah yang menyambutnya hingga tak menjadi kaku saat berada di markas denny . menemani saga saat membantu denny menemukan ibu kandung dari gilbran , menemani saga saat dirinya merasa belum pantas menjadi pendamping denny .
" maria , maafkan aku !! setelah ini bisa kah kita berteman seperti dahulu lagi ? saaat dimana kau menyambutku menjadi teman di sisimu " maria menelan ludahnya dan menghapus airmatanya .
" maafkan aku , mungkin akulah disini yang terlalu memaksakan hatimu agar memilihku sampai saaat nya aku yang sakit dengan sendiri nya "
" maria , kau tidak salah hanya saja aku sudah menganggapmu seperti adik ku sendiri bahkan jika ada yang menyukaimu harus aku yang mengenalnya agar aku percaya bahwa dia akan membahagiakan dirimu "
__ADS_1
" maria " panggil nilam
" iya nyonya "
" saga telah menemukan pendamping nya dan saga sudah meminta maaf kepadamu , kau harus membuka hati untuk yang "
" a.. aku tidak pernah marah padanya , aku hanya berusaha menerimanya dengan berdiam dahulu "
" baiklah ku harap kita bisa seperti dahulu lagi , jangan marah padaku kau adalah adikku !! "
sesampainya di toko cake sherly sudah menunggu mereka dan segera naik ke dalam mobil duduk di samping saga , sherly terkejut karena yang dia tahu bahwa saga ijin untuk tidak hadir melakukan fitting baju bersamanya . dan ternyta di dalam mobil sudah ada maria juga nilam yang berada di belakang , sherly tampak bahagia melihat calon suaminya memutuskan untuk ikut .
nilam teringat raut wajah maria saat sherly baru saja naik ke dalam mobil , apalagi saat pertama kali dirinya tahu bahwa saga telah melamar sherly dan bukannya dirinya . nilam tahu betapa hacurnya hati maria saat itu , tapi denny melarangnya untuk ikut campur dengan urusan maria juga saga .
" hay nona , hay maria " sherly menyapa kedua perempuan tersebut
" hay sherly " jawab maria ,
" etha kemari bersama aunty '' sherly mengambil etha dari tangan nilam ,
" hati - hati sayang , tulangnya masih lunak " ucap saga
nilam mengenggam tangan maria , hanya di balas senyuman paksa oleh maria . tapi maria paham apa maksud dari genggaman nilam di tangannya , maria berusaha dengan kuat airmatanya mengalir seiring perjalanan menuju butik .
" apa kau gugup ? "
" jangan lupa nanti setelah fitting baju kita harus ke makam ibumu , nanti ingatkan aku untuk membeli bunga untuk dibawa "
" iya siap bos "
15 menit sudah perjalanan mereka menuju ke butik , saat tiba disana mereka sudah di sambut oleh beberapa pegawai yang sudah mengenal nilam dan maria . ya butik ini adalah langganan keluarga dari denny semua baju setiap acara selalu di pesan dari butik ini , dari itu keluarga denny selalu menjadi prioritas dari butik tersebut .
" selamat datang nyonya "
" terima kasih , suamiku sudah membuat janji dengan desainer hari ini untuk baju pernikahan kedua adikku "
" presdir denny sudah menelpon kami tadi dan memastikan nyonya tiba di sini , duduk lah akan saya panggilkan bos kami "
" baik , terima kasih banyak "
maria berjalan ke arah sherly dan membawa etha untuk di pangku bersamanya , sherly tersenyum kepada maria tapi hanya di balas dengan senyuman masam tak enak . sherly tak mengerti mengapa maria bersifat seperti itu kepadanya , tapi dirinya tetap berusaha berfikir positif untuk semuanya .
" hmm saga "
" iya ka "
__ADS_1
" kalian kalau mau pergi ke makam pergilah , maaf aku tidak bisa ikut jadwal penerbangan rara juga cristhy hari ini !! mungkin sekitar 3 jam lagi akan mendarat "
" saya akan antarkan kakak barulah pergi ke makam "
" tidak perlu tadi selama di perjalanan aku sudah menyuruh supir di rumah menjemput kami disini , mungkin akan tiba sebentar lagi "
" ahh kakak selalu seperti itu , jangan begitu tadi presdir bilang kan harus bersama "
" tidak perlu , kami akan baik - baik saja "
" baiklah "
fitting baju pun di mulai , gaun putih untuk akad lalu rose gold untuk resepsi malam mereka . kedua tampak anggun dan tampan menggunkan baju tersebut , maria berusaha menyembunyikan luka nya dengan cara tersenyum melihat calon pasangan pengantin tersebut .
persiapan yang sangat matang oleh sherly juga saga di bantu oleh denny juga nilam , denny mengeluarkan badget yang tidak sedikit untuk orang kepercayaannya bahkan sudah di anggap adik sendiri oelh kedua nya . nilam sibuk dengan ponselnya yang menghubungi beberapa WO untuk acara besok , karena hari ini adalah janji untuk melakukan pemasangan tenda di gedung dan menghias semua nya ..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
untuk yang bertanya melati siapa ? , melati adalah gadis kecil anak dari seorang pelayan yang tinggal bersama orang tua denny dulu .
jangan lupa ya tinggalkan like , vote dan coment terima kasih
__ADS_1