THE SECRET WIFE

THE SECRET WIFE
RADIT


__ADS_3

Rara dan cristhy bernyanyi di ruang tamu bersama gilbran juga Maria , ketika gilbran bangun untung saja Rara sudah berada di ujung tangga untuk menariknya .


takut - takut kalau nanti gilbran membuka pintu kamar kakaknya dan melihat adegan yang terjadi antara kakaknya dan Nilam .


suasana di rumah dinas denny sangat berisik ketika dua racun membuat keributan , Maria yang sangat menikmati sampai berjoget dengan sangat santai tak sadar Nilam dan denny sedang memandang dirinya .


" Daddy , mami " gilbran berlari ke arah Nilam dan denny ,


" sedang apa ini ? mengapa rumah dinasku menjadi tempat karaoke ? ada yang bisa jelaskan ? "


" Jung tidak apa - apa , ini sangat menyenangkan " Nilam ikut berbaur .


denny menggeleng - geleng kepalanya melihat kelakuan istrinya yang hampir sama dengan kelakuan kedua adiknya .


" lapor jendral , di depan ada jendral Radit " sersan saga menghampiri denny


" kak Radit ? " Rara begitu antusias mendengar nama Radit di sebut - sebut


" suruh masuk , biar bergabung dengan orang gila yang ada di rumah dinasku " Denny berjalan ke arah dapur yang berada tepat di samping ruang keluarga .


Nilam tertawa dengan sangat riang , sesekali matanya beradu pandang dengan suaminya . denny merasa lucu dengan tingkah istrinya tersebut .


" selamat siang jendral denny " Radit menyapa denny dan sedikit melirik ke arah Rara ,


" kau ? kenapa kau datang ? perasaanku tidak enak "


" kau selalu seperti itu , berprasangka buruk terhadapku " radit menarik kursi dan duduk berhadapan dengan denny .


Maria datang dan memberikan kopi kepada Radit , sesekali melirik ke arah Radit dengan tatapan genit .


" mariaaaa " teriak Rara dari ruang keluarga


" datang non "


Radit hanya tersenyum melihat kelakuan Rara yang tak pernah berubah , tapi mata Radit terfokus pada satu orang yang menurutnya wajah itu tidak asing .


" apa yang membuatmu datang kemari ? "


" aku mau menyerahkan laporan hasil kita kemarin "


" aku belum buat , nanti saja biar saga yang menyerahkan ke pusat "


**


" Maria , apa ada makanan ? aku lapar " Nilam memegang perutnya yang kelaparan


" gak ada nyonya habis sama non Rara dan non cristhy "


" yasudah , tapi bahan masih ada di dapur kan ? "


" ada nyonya , mau sama buatkan ? "


" tidak perlu , saya akan memasak sendiri "


" mami mau noodle !! " teriak gilbran


" baik sayang , sebentar mami ke dapur dulu ya .


Nilam berjalan melewati denny dan juga Radit yang sedang mengobrol serius di meja makan , Nilam tahu suaminya belum makan sejak pagi .


perlahan dirinya berjalan ke arah kulkas dan juga menyediakan bahan - bahan , Nilam sadar ada mata yang sedang memperhatikan dirinya .


" dimana istrimu ? "


" yang tadi lewat " Denny menjawab santai ,


" yang mana ? yang ngasih kopi tadi ? "


" ppuufftt " denny membuang minuman yang ada di mulutnya .

__ADS_1


" kenapa ? "


" bukan , itu pelayan . yang itu yang sedang masak "


" hah ? " Radit melirik ke arah Nilam yang sedang memasak ,


rambut yang terurai sedikit bergelombang , dalam keadaan masih sedikit basah . Radit tersenyum memandang Nilam sepertinya Radit paham arti dari rambut Nilam yang basah .


" ku pikir kau menikahi Nathalie ? " Radit berkali kali melirik ke arah Nilam , dirinya memastikan bahwa dia tak salah melihat .


" Nathalie ? pengkhianat itu ? " sinis Denny saat mendengar nama Nathalie di sebut ,


Radit menatap denny , sepertinya denny telah melupakan Nathalie . dari matanya sudah menunjukkan kebencian tak ada lagi cinta antara kedua matanya saat membahas Nathalie


Nilam mencicipi masakannya sebelum di sajikan di meja penyajian , dirinya hanya membuat pasta noodle ala Perancis untuk semua penghuni rumah .


ketika di rasa sudah cukup Nilam pun membagikannya kepada semua orang yang ada di ruang keluarga , cristhy dan Rara yang sudah makan pun akan tetap lapar ketika Nilam sudah memasak ..


ketika Nilam merasa semua yang di ruang keluarga sudah dapat , Nilam menyuruh Maria mengantarkannya kepada saga . Nilam selalu seperti itu kepada saga .


" mas ini noodle mu , ini untuk jendral Radit " Nilam menaruh dua pasta noodle di meja makan ,


" ah merepotkan Anda saja , terima kasih " ucap Radit berbasa - basi .


" makanlah , masakan istriku enak . duduk di sini sayang " denny menarik kursi yang berada di sampingnya ,


denny memperhatikan Radit yang daritadi memperhatikan Nilam dengan tatapan aneh , ingin sekali rasanya memukul Radit karena memandang Nilam seperti itu .


tapi denny tak ingin terlihat seperti pria yang posesif terhadap pasangannya , denny semakin cemburu memandang arti dari mata Radit menatap Nilam .


" sayang suapi aku " Nilam menatap ke arah denny dengan tatapan bingung


" ah biasanya makan sendiri , jangan manja gilbran saja makan sendiri bersama aunty nya "


" sayang cepet aku lapar , suapi aku " denny membuka mulutnya menandakan makanan akan ada yang mendarat di lidahnya .


" yoookkk bro , kau seorang pemimpin kah ? " Radit tertawa menatap denny yang sedang di suapi Nilam


Radit tahu denny tidak akan suka terhadap nya , karena denny tahu sifat Radit yang selalu mengonta - ganti pasangan setiap bulannya .


tapi ada rasa tak asing ketika Radit menatap ke arah Nilam , seperti mirip seseorang yang pernah dia kenal sebelumnya .


**


" sersan ini dari nyonya " ucap Maria membawakan pasta noodle untuk saga


" hah ? untukku ? "


" kaya tidak pernah saja , ini ambillah "


" bilang nyonya terima kasih "


saga tersenyum memandang pasta noodle buatan Nilam , dia tahu rasa masakan Nilam tidak pernah mengecewakan dirinya dan lidahnya .


" ini sangat nikmat "


" sersan saga , apa kau bahagia melihat nyonya dan jendral menikah ? " Maria tiba - tiba bertanya ,


" bahagia !!! memang nya kau tidak ? "


" tentu aku akan bahagia , tapi aku takut nanti nona Nathalie akan muncul di hadapan jendral "


" itu sudah terjadi , waktu kalian pergi ke pantai sebulan yang lalu " saga menutup mulutnya karena kelepasan berbicara .


" benarkah ? "


" tidak .. tidak , sudah aku mau lanjut lagi ke markas prajurit "


Maria menatap saga yang pergi meninggalkan dirinya , manusia berencana tapi tuhan yang berkehendak begitulah doa maria saat ini .

__ADS_1


gilbran berjalan menuju denny juga Nilam memberikan piring kotornya menandakan dirinya sudah cukup dengan masakan Nilam .


" mami sudah , hallo paman Radit "


" wow , kau sudah bisa bilang R ? kemarilah kapten aku sudah lama tak memeluk dirimu " Radit memeluk gilbran yang membuka tangannya yang siap akan memeluk denny kembali .


" paman kemana saja ? semua karena mami !! "


" eh mami ? karena dirimu yang mau belajar sayang " sahut Nilam


Radit pun tertawa dengan keluarga kecil ini , tapi sesekali matanya tertarik dengan Rara yang sibuk dengan cristhy di ruang keluarga .


" baiklah , ini laporan ku dan aku pamit "


" cepat sekali , main caturlah dulu aku merindukan masa - masa kuliah kita dulu "


" tidak , ada sesuatu yang ingin aku selesaikan "


" baiklah , prajurit ku akan mengawal perjalananmu menuju kota Z bagaimana ? "


" terserah kau saja tukang paksa "


Radit dan denny pun berjalan ke arah luar rumah , denny memerintahkan saga untuk menyuruh beberapa parajurit untuk mengikuti kendaraan Radit dari belakang .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


ada apa dengan jendral Radit ? mengapa dirinya sangat penasaran dengan Nilam ?


Hay .. Hay .. author up lagi nih dalam 1 hari ada 2 kali up


up yang pagi mengantikan episode yang harusnya tanggal 1 Oktober keluar .


nah up yang ini untuk tanggal sekarang , bagaimana para reader sudah bisa menebak kemana arah cerita ini ?


yuk bentar lagi author mau bikin permainan nih , jangan lupa ya buat bergabung d group author biar gak ketinggalan Hadiah - hadiah dari author .

__ADS_1


sekali lagi author ingetin jangan lupa dukung author dengan cara vote sebanyak - banyak nya dan like sebanyak - banyaknya agar author dapat memenangkan kontes " you a writer season 4"


dukungan kalian author tunggu ya , happy reading sayang sayang author ❤️❣️❣️


__ADS_2