THE SECRET WIFE

THE SECRET WIFE
TERSADAR


__ADS_3

pagi itu mata Nilam terasa sedikit terbuka , tangannya bergerak seperti ingin meminta tolong . tangan sebelahnya pun berat seperti ada seseorang yang tertidur di sana .


Nilam melihat suaminya masih tertidur pulas di sampingnya , perlahan dirinya mengelus kepala suaminya rasa bersalah menghampiri hatinya . entah apa yang terjadi setelah dirinya tak sadarkan diri .


ketika Nilam ingin bergerak , perut nya terasa sakit di bagian tengah di rabanya masih ada bekas perban di sana . Nilam terkejut dengan apa yang di lihatnya , apakah dirinya habis menjalankan operasi ? .


" mas , bangunlah "


denny perlahan membuka matanya , dan melihat bahwa istri yang di cintai nya telah sadar dari komanya .


" kau bangun sayang ? aku merindukanmu " denny memeluk Nilam rasanya tak ingin pisah dari istrinya .


" mas aku kenapa ? ini apa ? "


denny terdiam , apa mungkin Nilam tak tahu dirinya sudah melahirkan ? atau mungkin dia lupa ?


" kau tidak ingat ? "


" apa ? apa aku melupakan sesuatu ? "


" tidak kau hanya sakit perut biasa , dan itu operasi kecil usus buntu mu "


" apa perutku separah itu ? "


" sebentar aku panggilkan dokter "


denny menekan tombol bantuan , tak lama datanglah dokter dan beberapa perawat beserta Radit dan juga yoga .


dokter memeriksa denyut nadi , jantung yang sudah mulai normal dan pernafasan Nilam yang sudah sedikit teratur .


" baik , ini sangat cepat sekali terjadi . apa nyonya ada keluhan lain ? pusing ? mual atau lainnya ? "


" tidak dok , terima kasih "


" bagaimana dokter ? " denny langsung menghampiri dokter tersebut ,


" sangat baik , ini sangat jarang terjadi ternyata tubuh nyonya lebih kuat dari yang kami bayangkan "


" apa tidak ada masalah lagi ? "


" tidak , tidak ada . semua dalam kondisi baik dan normal , saya permisi jendral !! " pamit dokter kepada denny seraya menepuk - nepuk bahu denny .


Radit memandang Nilam matanya berkaca - kaca ingin sekali dirinya memeluk Nilam dan berkata , kau adalah anak dari kekasihku . tapi denny melarangnya !!!


" jendral Radit ? Anda di sini ? " tanya Nilam yang heran


" iya nona Nilam , apa anda sudah membaik ? "


" sudah , sini duduk jangan berdiri . mengapa wajah anda pucat ? apa anda sakit ? "


" sayang , jendral Radit mendonorkan darahnya untuk mu "


" apa ? terima kasih jendral Radit maaf aku merepotkan dirimu "


" tidak apa nona Nilam , bukan anda yang merepotkan diriku tapi suamimu yang terlalu panik sampai hampir membunuhku " Radit menatap ke arah denny .


Radit merasa ini bukan waktu yang tepat , mungkin ada lain hari membahasnya yang penting Radit sudah menemukan orang yang di carinya selama bertahun - tahun lama nya .


akhirnya Radit mengalah dan memutuskan untuk pulang ke negara Z , walau masih ingin berbicara lama tapi Nilam baru saja tersadar dari koma nya .


denny berpamitan kepada Nilam untuk mengantar denny ke depan untuk memastikan Radit baik - baik saja .


" aku titip keponakanku "


" belum tentu "

__ADS_1


" itu sudah pasti , jangan menyakitinya maka kau berhadapan denganku . aku tak memandang kita sahabat saat itu terjadi "


" kau mengancam ku jendral Radit ? "


" bukan mengancam tapi mengingatkanmu !!! "


Radit menaiki mobilnya dan pergi bersama yoga ,selama di perjalanan dirinya merasa lemas tak berdaya . yoga hanya bisa menatap dengan rasa iba kepada jendralnya .


" cari bukti dengan cara apapun dan tunjukkan pada jendral denny kalau Nilam adalah orang ku cari selama ini " radit mengerang menahan amarahnya pada denny ,


" baik jendral laksanakan "


**


" aunty mami telpon mami " gilbran menangis tak henti merindukan Nilam dan juga denny ,


" sebentar aunty akan menghubungi Daddy mu " sahut Rara , cristhy yang memangku gilbran berusaha memeluk keponakannya yang begitu sedih .


ttuuuttt ... ttuuuttt


" *kenapa de ? "


" kak , gilbran merindukan kalian "


" mana dia* ? "


Nilam memberikan ponselnya kepada gilbran dan berbicara video call bersama mami dan Daddy nya .


" *Daddy , mami ? apa kalian liburan tidak mengajak ku ? " gilbran menangis dengan sangat kuat ,


" sayang mami merindukan mu nak , sebentar ya mami lagi kurang sehat " Nilam merebut ponselnya dari tangan denny


" mami , hidung mami ada selang !! " gilbran terkejut melihat Nilam yang terlihat lemas dan masih terpasang alat .


denny tahu Nilam pasti sangat merindukan anaknya , bahkan gilbran pun terlihat begitu merindukan Nilam berada di sisi nya .


" *gilbran dengarkan Daddy , jangan menangis kau anak laki - laki paham !! "


" iya Daddy , cepat pulang "


" segera mungkin Daddy akan pulang nak , bersikap baiklah bersama aunty mu . bye bye*"


denny mematikan ponselnya lalu menatap ke arah Nilam , begitu banyak pertanyaan yang ingin dia tanyakan pada Nilam tapi ini seperti nya bukan waktu yang tepat .


" mau makan apa sayang ? "


" aku masih kenyang mas , aku tidak lapar hanya ingin minum "


" makan dulu , kalau daritadi minum nanti tenaganya gak ada "


" mas , aku ingin tidur memelukmu "


mendengar perkataan itu denny langsung membenarkan posisinya dan tidur bersama dengan nilam di atas kasur .


harum rambut istrinya masih saja terasa segara di hidungnya , aroma yang belum mandi beberapa hari masih membuat istrinya tetap wangi di matanya .


Nilam menenggelamkan wajahnya di dada suaminya , entah mengapa dirinya merasa sangat merindukan denny saat terbangun tadi .


" mas , apa jendral Radit baik - baik saja ? "


" kenapa ? dia kuat sayang "


" berilah dia sesuatu sebagai tanda terima kasihku mas , walau tak bisa ternilai yang dia berikan kepadaku "


" baik sayang , nanti ku utus saga yang akan mengirimnya "

__ADS_1


" jangan !!! " Nilam berusaha menolak


" kenapa ? " mas menatap heran ke arah wajah istrinya ,


" aku istri mu atau istri saga ? " tanya Nilam


" istriku dong , masa istri saga " denny makin memeluk erat istrinya ,


" lalu kenapa bukan dirimu yang mengirimnya , kenapa harus saga ? " ucap Nilam ,


" iya ... iya nyonya besar "


Nilam hanya tertawa melihat suaminya yang pasrah , begitu dirinya sangat mencintai denny tak kenal se dingin apa dulu denny kepada nya tapi inilah wujud cinta denny pada Nilam .


ya !!! tidak banyak yang di ketahui Nilam tentang denny , tapi dirinya pun begitu sudah lama tak merasakan kasih sayang seseorang bahkan sekarang seperti tenggelam bersama cinta suaminya .


ketika dirinya bersama denny Nilam merasakan jantungnya yang sangat berdebar , entah sejak kapan rasa cinta ini tumbuh untuk denny .


" mas apa besok aku bisa pulang ? aku ingin ke toko aku merindukan oven ku "


" aku akan bertanya pada dokter , tidak !! kau tidak boleh ke toko dulu . jahitanmu belum sembuh jangan bandel "


" mas aku bosan , besok mereka akan gajian "


" saga yang akan mengurusnya sayang , nanti aku minta tolong padanya "


" berjanjilah setelah aku sembuh kau tidak akan melarang ku ke toko lagi "


" baik - baik , kau hanya bisa memaksa , dan menyuruhku selalu berjanji itu sangat menyebalkan " denny protes pada istrinya .


begitulah suami istri ini yang selalu bertengkar dengan hal - hal yang berujung mengalah nya denny pada Nilam .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


hy hy ☺️ happy reading 💘

__ADS_1


__ADS_2