THE SECRET WIFE

THE SECRET WIFE
SUDAH MELAHIRKAN ?


__ADS_3

3 bulan berlalu kehamilan Nilam semakin membesar , Radit berusaha membujuk Nilam untuk mengikuti acara adat ibu hamil pada umumnya


merayakan tujuh bulan kehamilannya tapi Nilam menolaknya , dengan alasan ayah dari anak yang di kandungnya tidak ada bersamanya . Radit hanya bisa bersabar atas tingkah putrinya .


bisa di bilang sifat Radit menurun pada Nilam yang tak ingin mengalah di saat berbicara , tapi paras cantik putrinya di dapat dari kekasih hatinya .


hari ini Radit dan gilbran menemani Nilam belanja perlengkapan bayi , karena menurut Nilam ini adalah pertama kali Nilam menyiapkan segala persiapan anaknya tanpa di dampingi suami seperti pada umumnya .


" mau berbelanja sebelah mana nak ? " tanya Radit yang begitu sabar mengikuti kemauan anaknya ,


" sebelah sana pah " tunjuk Nilam ,


" mami , emang adek enggak bisa pake baju Abang gil ? " tanya gilbran yang mulai lelah mengikuti kemauan maminya ,


" ya mana muat bang , yang ada nanti adek kaya pake daster " sahut Nilam , dan di sambut tawa Radit .


" kenapa pah ? "


" ya lagian , kamu ngejelasin ke gilbran yang benar saja nak " Nilam hanya terkekeh mendengar ucapan papah nya .


Nilam akhirnya memilih toko baju anak yang lumayan ramai , Radit tetap mengatur para pengawal nya untuk berjaga jarak dari Nilam jika ketahuan oleh Nilam maka mood ibu hamil ini akan segera berubah menjadi orang kesurupan .


terakhir kali Radit mengantar Nilam berbelanja perlengkapan bayi , salah satu pengawal Radit ketahuan mengikuti Nilam dan gilbran yang sedang asyik berbelanja tapi ternyata itu membuat Nilam marah pada Radit dan mendiami Radit sampai tiga hari .


Radit baru tahu kalau ternyata jika Nilam pergi Denny yang selalu menemaninya , Nilam hanya tak ingin di anggap special sampai harus di jaga ketat oleh para pengawal Denny .


" aku ma " ucapan Nilam terhenti karena tangannya bersentuhan dengan seseorang ,


" ah ma " lagi - lagi terhenti ketika melihat seseorang tersebut .


" hai bertemu lagi , sepertinya hobi mu adalah mengikuti diriku " ucap nathasya yang sibuk memilih baju anak ,


Nilam melihat ke arah perut nathasya yang sudah tak lagi membuncit karena hamil , sepertinya nathasya sudah melahirkan .


" oh kau rupanya " Nilam malas untuk meladeni percakapannya dengan nathasya ,


nathasya mencari - cari seseorang yang datang bersama Nilam , bibirnya tersudut miring ketika tak melihat suami Nilam .


" kemana suamimu ? hahaha suamimu itu telah memilih saudaraku daripada dirimu "


" masa sih ? apakah mereka sedang bersenang - senang saat ini ? " ucap Nilam yang tak ingin terjebak permainan nathasya .


" mereka ingin menikah " sahut nathasya kembali .


Nilam hanya terdiam dan tersenyum mendengar ucapan nathasya , baginya apapun yang di ucapkan nathasya sudah tak ada lagi mempengaruhi Nilam .


Radit dan gilbran datang menghampiri Nilam yang sedang berhadapan dengan nathasya , sedikit menaiki alisnya Radit membuka suara menyapa nathasya .


" temanmu sayang ? " tanya Radit ,


" ow .. ow .. ow , wahh siapa lagi ini ? mangsa barumu kah ? " ketus nathasya ,


" maksudnya ? " Radit menatap bingung ke arah nathasya ,


" hmm nathasya ku tegaskan padamu jangan mencampuri urusanku , urus saja dirimu dan anakmu "


" kenalkan tuan , nama saya nathasya !! saya adalah kakak angkat Nilam tapi dulu sekarang tidak semenjak dirinya mencoreng nama baik keluarga saya " jelas nathasya


" benarkah ? " Radit mulai paham maksud dari pembicaraan nathasya ,

__ADS_1


" Anda tahu , anak yang di hasilnya adalah menipu seorang jendral " bisik nathasya kepada Radit


" jendral ? " tanya Radit heran ,


" iya !! seorang jendral " tegas nathasya , tapi Radit hanya tersenyum .


" baiklah kalau begitu kau ingin apa ? pilihlah untuk anakmu , aku yang akan membayarnya sebagai tanda terima kasih telah memberitahuku tentang sikap nya " Radit membalas bisikan nathasya di kupingnya .


nathasya tak mengetahui kalau Radit sedang mengerjai dirinya , dan memberika kedipan mata kepada Nilam . Nilam hanya tersenyum melihat tingkah papahnya , ya siapa yang tidak mau menolak pesona Radit yang masih gagah .


Nilam pergi meninggalkan nathasya bersama Radit juga gilbran , nathasya mengambil kesempatan untuk tetap berada di samping Radit .


Nilam hanya memilih beberapa pakaian bayi , dan perlengkapan mandi bayi tak lupa membeli bath up bayi untuk mandi .


setelah di rasa cukup Nilam membawanya ke arah kasir ternyata Radit dan nathasya telah menunggunya di sana , entah apa yang mereka bahas tapi sepertinya Nilam sudah hafal yang akan keluar dari mulut nathasya .


" Nilam !! apa benar kau anak seorang pembantu ? " tanya Radit ,


" sudah ku duga kau akan mengatakan itu " ketus Nilam pada nathasya ,


" hey , tidak boleh menyembunyikan identitas sembarangan " sahut nathasya yang masih enggan melepas tangan Radit .


gilbran yang sudah di beritahu Radit hanya diam menyaksikan kakeknya mengerjai nathasya , Radit sudah tahu nathasya sebelum dirinya menghampiri Nilam .


gilbran menahan Radit ketika hendak menghampiri Nilam , dan mengatakan bahwa nathasya adalah orang yang suka membuat Nilam menangis .


" baiklah , kemarikan barangmu aku akan membayarnya bersama dengan nona ini " ucap Radit .


" selamat malam tuan , apa ini akan di gabung untuk pembayarannya ? " tanya seorang pegawai kasir ,


" di gabung saja , tapi di pisah kantongnya ya " jelas Radit ,


" baik tuan "


" jangan sampai wanita sinting ini menjadi ibu tiriku " , ucap Nilam dalam hatinya .


" permisi tuan totalnya menjadi 4 juta "


" sudah dengan belanjaan anak saya ? "


" sudah tuan "


" baik ini kartunya , itu otomatis ya mbak tidak menggunakan pin "


" baik tuan "


nathasya berfikir dengan ucapan Radit yang menyatakan anak ? apakah anak yang di kandung Nilam adalah anak dari pria yang baru saja tergoda oleh nya ?


" permisi nona , anda berbelanja pakaian anak ? apakah sudah menikah ? "


" sudah , tapi suamiku hilang entah kemana karena dirinya " tunjuk nathasya ,


" karena Nilam ? kenapa ? "


" lebih tepatnya karena dia dan suaminya yang sok berkuasa itu "


" jendral denny ? "


" apa anda mengenalnya ? "

__ADS_1


" sangat , dia adalah " ucapan Radit terhenti ,


" permisi tuan , ini belanjaannya dan struk serta kartu anda saya kembalikan "


" terima kasih banyak "


" kembali tuan , silahkan datang kembali "


Nilam berjalan terlebih dahulu mengajak gilbran yang hanya tersenyum memandang tingakah grandpa nya yang unik .


" grandpa lapar "


" tadi es krim , sekarang lapar " ucap Radit ,


" grandpa ? " nathasya terkejut mendengar ucapan gilbran ,


" iya , aku adalah grandpa nya !! kenapa ? bingung ya kenapa masih muda " nathasya mengangguk dengan cepat ,


" tidak perlu terkejut , belanjaan ini saya hadiahkan untuk anak anda dan kenalkan saya adalah papahnya Nilam , suami mantan pembantu anda " tegas Radit


nathasya terkejut mendengar ucapan Radit , mulutnya terbuka lebar tak kala sangat tidak percaya bahwa Nilam mempunya ayah yang tak jauh berbeda dari umur Nilam


Radit dan Nilam tersenyum melihat raut wajah nathasya yang berubah menjadi pucat pasif , tak kala mendengar pengenalan dari Radit .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


jangan lupa vote ya ❣️❣️ like and coment

__ADS_1


__ADS_2