
sudah satu Minggu Nilam di rumah sakit dirinya sangat bosan , untung saja hari ini keluar dan bisa bernafas lega .
Nilam merasa aneh dengan jahitannya yang berada tepat di bawah pusar , harusnya kalau usus buntu antara kanan atau kiri kenapa jahitan ini tepat di tengah dan di bawah pusar nya .
"aku akan menanyakannya pada mas nanti " pikir nya
denny mengenggam tangan istrinya dan berjalan ke arah mobil yang sudah di siapkan oleh saga , wajah suaminya ketika lembut membuat Nilam semakin mencintainya .
" selamat pagi nyonya " saga membukakan pintu untuk denny dan Nilam
" pagi sersan saga , terima kasih banyak ya "
" apa kau sudah menjalankan apa yang ku suruh satu Minggu lalu ? "
" sudah jendral , semua sudah saya transfer "
semenjak Nilam di rawat saga lah yang berperan untuk mengurus toko nya , bahkan hubungannya dengan Sherly semakin dekat karena adanya kesempatan ini .
saga dan Sherly saling bertukar ponsel dengan alasan agar saga dengan mudah menanyakan ke adaan toko tersebut dari Sherly .
" bagaimana gilbran apa rewel ? "
" tuan kecil selama satu Minggu di bawa ke rumah tuan besar dan nyonya besar , bermain bersama melati jendral "
" ah baik kalau gitu "
denny melirik Nilam yang sedang tertidur di bahunya , di usap kedua pipi istrinya lalu mengarah ke arah bibir Nilam yang sangat denny rindukan .
" aku tidak bisa , aku harus menahannya " denny memaki dirinya dalam hati .
back to dokter
" apa istri saya sudah bisa pulang ? "
" sudah besok pagi jendral , nyonya sudah sangat membaik jahitannya juga hampir mengering "
" ah baiklah , kapan akan check up kembali untuk melepas jahitannya ? "
" tidak perlu jendral , itu jahitan daging yang langsung menyatu dengan kulit nyonya jadi tak perlu di lepas hanya kontrol saja sebulan satu kali , untuk memastikan semua sudah bersih . oh iya jendral satu lagi "
" apa ? " denny merasa penasaran takut - takut istrinya masih belum sehat ,
" jangan dulu berhubungan sampai luka jahitan nyonya benar - benar kering dan sembuh "
" I.. itu iya aku paham , terima kasih aku permisi " denny pergi dengan wajah antara senang dan kecewa ,
kenapa tidak senang besok Nilam akan pulang dan dirinya akan berkumpul lagi dengan gilbran , kecewa nya adalah dirinya harus berpuasa dan tak boleh tergoda oleh kecantikan istrinya .
back to sekarang
**
sesampainya di markas Nilam di sambut oleh kedua orang tua denny , Rara , cristhy juga gilbran . betapa bahagianya Nilam melihat dirinya begitu di sayangi oleh banyak orang .
" oh menantu ku sayang , ayo ibu tuntun ke dalam "
" Bu tidak apa , nanti berat ibu mendorong kursi rodanya "
" aku saja , aku kan kuat " sahut ayah denny membuat semua tertawa .
" mami " gilbran mengarah ke Nilam dan menangis ,
" kemari nak , maafkan mami ya sudah merepotkan dirimu ."
" mami jangan sakit lagi , gilbran sayang mami "
__ADS_1
Nilam memangku gilbran duduk di atas pahanya dan kursi roda di dorong oleh denny , semua keluarga berkumpul di ruang tengah dan berbincang - bincang bersama .
pembicaraan yang hangat , tatapan orang tua denny kepada Nilam yang begitu menyayanginya . hati mana yang tidak iri melihat ke kompakan keluarga ini .
cristhy dan Nilam adalah orang yang benar - benar beruntung dalam hal ini , kenapa tidak begitu banyak kesakitan yang mereka rasakan semoga ini akan selamanya seperti ini.
tak terasa waktu menunjukkan pukul 5 sore , ibu dan ayah denny beserta Rara juga cristhy berpamitan untuk pulang ke rumah mereka , denny juga mengatakan dalam waktu beberapa hari ini mereka akan pindah juga kerumah baru .
ibu denny sangat senang mendengarnya karena rumah yang di bangun denny memang tak jauh dari perumahan miliknya .
" mas aku lelah , ingin tidur "
" baik sayang , aku antar ya "
denny berpamitan kepada orang tua yang tidak bisa mengantar sampai depan pintu karena Nilam sudah lelah , orang tua denny dan yang lain sangat mengerti .
gilbran mengikuti Daddy nya yang mengendong mami ke arah kamar , perasaan senang dan juga sedih di rasakan gilbran saat ini .
" mami apa boleh aku tidur bersama kalian ? "
" kemarilah nak , tidak perlu meminta ijin malam ini kita tidur bersama ya " ucap Nilam yang mulai merasa ngantuk nya menyerang karena mungkin efek obat ,
"kemarilah , kau tidur di tengah bersama Daddy juga mami "
gilbran pun berjalan memutar untuk dapat ke tempat yang di tepuk - tepuk oleh denny , bagaimana dirinya tak bahagia ? sudah hampir satu Minggu lebih gilbran di tinggal oleh kedua orang tuanya karena Nilam yang masuk rumah sakit secara tiba - tiba .
tak butuh waktu lama gilbran dan Nilam tidur bersamaan , denny memandang dua berlian yang sedang tidur di samping nya .
"aku yang mencari tau tentang kau dan Radit , tentang apa yang terjadi denganmu dan dimana anakmu sekarang"
batin denny mengelus puncak kepala istrinya yang sedang tertidur lelap bersama gilbran .
denny berjalan menuruni anak tangga dan mencari keberadaan saga disana , tak butuh waktu lama menemukan saga yang sedang asik berbincang dengan Maria .
tiba - tiba bangku yang berada di samping saga berbunyi bergeser spontan saga dan mari berdiri lalu sedikit menjauh karena tak enak hati .
saga dan maria menuruti perintah hoseok , sebelum Maria bergabung dirinya menyiapkan teh terlebih dahulu untuk denny .
" ada apa jendral ? "
" kau tahu mengapa Nilam di operasi tiba - tiba ? " saga menggeleng kan kepala nya menandakan bahwa dirinya tak mengerti ,
" ini teh nya jendral !! " Maria menaruh gelas tersebut di depan denny .
" terima kasih Maria , jadi gini saat dokter memeriksa keadaan perut Nilam yang menjadi penyebabnya ternyata Nilam hampir mempunyai sakit kanker "
" kanker ? kanker usus ? apa kanker lambung ? " tanya maria yang menutup mulutnya dengan rasa tak percaya
denny menggelang kan kepalanya dan menyeruput teh yang ada di depan nya secara perlahan .
" lalu nyonya sakit apa jendral ? " saga penasaran
" sebelum aku bercerita , tolong selidiki lagi tentang Nilam apa yang terjadi saat pernikahannya ? apa sempat dirinya memiliki anak ? "
" anak ? " mata maria dan saga melotot secara bersamaan dengan ucapan mereka ,
" ku pikir tadi nya dokter salah , tapi setelah melihat hasil nya ternyata benar Nilam pernah melahirkan seorang anak dan sepertinya itu kelahiran ilegal yang di paksakan "
Maria merinding mendengar penuturan denny , dirinya tak menyangka mendengar bahwa nyonya mengalami hal - hal terburuk dalam hidupnya
" tapi jendral bagaimana menyelidikinya ? " saga bertanya sedikit ragu , karena ya tak mudah mencari tau tentang kehidupan
" sebelum itu kau selidiki , ada lagi satu yang membuatku tak habis pikir " denny tampak memijat - mijat alis nya ,
" apa jendral ? "
__ADS_1
" Radit dan Nilam ternyata saudara , Radit adalah paman kecil Nilam . aku juga baru tahu kemarin saat Radit mendonorkan darahnya dengan Nilam , tapi sepertinya Nilam tak mengetahuinya "
" je..jendral ra- Radit ? " saga mengaga tak percaya dengan apa yang di dengar olehnya
saga dan maria mendengar penjelasan denny saat dirinya dan Nilam masih berada di rumah sakit , dari bentuk wajah yang di buat oleh saga dan Nilam ada sebesit rasa tak percaya tapi hasil dokter menunjukkan buktinya .
" bagaimana saya harus menyelidikinya jendral ? "
" untuk Radit tidak usah , biar dia sendiri yang mencari buktinya . yang kau harus fokus adalah cari tragedi Nilam , dan kalau bisa cari dimana anak Nilam berada sekarang "
" saya usahakan jendral !!! "
" maaf jendral , kapan nyonya menikah ? " Maria berusaha bertanya walau agak sedikit takut ,
" sekitar 6 tahun lalu , tahun 2000 kalau tidak salah . memangnya kenapa ? "
" bagaimana jendral tau ? kan pada tahun itu jendral sedang perang ? "
" benar juga , tapi setidaknya pasti ada catatan pendaftaran pernikahan sipil di tempat dulu nilam tinggal . itu tinggal di cari satu - satu , bagaimana jendral ? "
" begitu juga bisa , aku serahkan semua padamu kirimlah pasukan mata - mata kita yang sudah profesional , pastikan mereka membawa kabar baik . dan siapkan diri kalian , kalian berdua akan ikut pindah ke rumahku yang baru 2 hari lagi "
" ah , kita di bawa jendral ? " saga tidak percaya dengan apa yang di dengarnya dari mulut denny ,
" kau dan Maria sudah mengerti keluargaku , gilbran juga dekat dengan Maria . aku tak ingin mencari yang lain untuk menjaga gilbran , tidak usah bawa barang - barang hanya baju saja , apa yang ada di rumah dinas ini hanya punya negara "
saga dan maria mengangguk secara bersamaan , mereka berdua tampak senang saat denny mengajak mereka untuk tinggal bersama nya .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
hai maaf author gak up , di ganti hari ini up nya akan ada 2 ya , sekarang dan nanti jam 11 !!!
terima kasih sudah selalu membaca , dan dukung terus author nya ya , vote , like dan coment ya
buat author semangat mengikuti lomba " you a writer season 4 " terima kasih kesayangan author
__ADS_1
💘💘💘💘💘💘💘💘💘