THE SECRET WIFE

THE SECRET WIFE
MENJELASKAN


__ADS_3

tibanya di toko nilam dan gilbran pun turun dan di antar oleh denny masuk ke dalam , maria dan saga pun mengikuti mereka bertiga dari belakang . sherly yang melihat nilam dari dalam langsung berjalan ke arah depan ruangan .


" nona nilam ? " panggil sherly


    " ahh sherly , aku merindukanmu " sahut nilam yang memeluk sherly


sherly menatap ke arah Denny dan juga gilbran , tiba - tiba matanya terpusat oleh satu pria yang tidak asing baginya . pria yang tadi malam datang menemuinya saat toko hampir tutup , saga memberi isyarat agar sherly dia tak bicara kalau dirinya baru saja dari toko ini .


" sherly ini suamiku " ucap nilam menunjuk ke arah denny


    " tuan ? bukankah tuan yang membawa nona nilam waktu itu ? " tanya sherly yang mengingat bahwa denny pernah membawa nilam saat malam ,


" iya kau benar , jangan lama - lama melihatku !!" denny mengoda sherly


    " ah tidak tuan , maaf non " seru sherly yang tak enak hati ,


" sayang aku berangkat ya , takut nanti terlambat jangan kelelahan , hey jagoan daddy jaga mami okay !!" ucap denny yang memeluk nilam dan juga gilbran .


    " daddy cepat pulang , jangan lama " gilbran pun membalas pelukan denny


saga dan denny berjalan ke arah mobil mereka , berkali - kali Denny memandangi nilam dan juga gilbran ada perasaan berat untuk meninggalkan istri dan anaknya . tapi dirinya juga tidak bisa menghindari tugas negara yang sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya .


" jendral kita jalan sekarang ? " tanya saga


    " jalan saga " perintah denny


selama di perjalanan denny berkonsentrasi dengan ponselnya , dirinya sedang membaca pesan dari saga yang tadi malam di kirimnya ,


" jadi kesimpulannya benar , ternyata nilam akan frustasi ketika melihat dua orang ini " batin denny


saga melirik dari balik spion mobil , di lihatnya wajah denny yang berubah menjadi khawatir tak seperti biasanya . denny berfikir bagaimana cara menghilangkan pikiran nilam dari mereka berdua .


" jadi jendral apa yang harus kita lanjutkan sekarang ? " tanya saga yang masih tetap fokus menyetir mobilnya


    " sementara kita masih harus memantau mereka berdua , dan kau saga tolong selidiki lagi masalah nilam yang telah terjadi enam tahun lalu !! " denny yang merasa ada yang ganjal dengan masalah istrinya ingin sekali menuntaskan apa yang di sembunyikan oleh nilam


memang pernikahan mereka baru satu hari , tapi entah kapan denny merasa hatinya sudah terbuka untuk nilam . kadang denny berfikir bahwa dirinya hanya merasa kasihan terhadap nilam , tapi dirinya tak bisa menyembunyikan kecantikan nilam di hadapannya .


" baik jendral " ucap saga


**


" mami mau kue " gilbran langsung meminta kue kepada nilam


    " mau kue apa sayang , jangan banyak - banyak nanti daddy marah " jawab nilam


    " satu aja yang let palpet " ucap gilbran


" sherly tolong siapkan cake red valvet satu , lalu coklat hangat dan keluarkan cemilan lainnya " ucap nilam kepada sherly


    " baik nona " sahut sherly dan segera pergi ke dalam ,


nilam membawa gilbran untuk duduk di sofa pelanggan di dekat meja cake bersama maria , seraya menunggu rara dan juga cristhy yang belum juga datang . nilam yang sudah rindu sekali dengan cristhy karena sudah lama tak berjumpa dengan sahabatnya tersebut .


" nyonya susu tuan kecil ? " tanya maria

__ADS_1


    " oh , apa aku lupa membawa nya maria ? " nilam yang mengecek tas nya


" tidak tapi sepertinya ada di dalam mobil jendral " sahut maria


    " ah syukur , nanti beli saja yang baru " jawab nilam


" baik nyonya " jawab maria .


tak lama terdengar suara lonceng pintu toko cake nilam , seorang wanita belasteran muncul dari balik pintu . dan menyapa nilam yang sedang sibuk mengurus anaknya .


" apa kau sudah melupakan diriku ? " tanya cristhy


    " cristhy " nilam yang berteriak dan berlari ke arah crishty ,


" sesibuk itukah dirimu sekarang ? hingga melupakan diriku sebagai sahabat mu ? " keluh cristhy kepada nilam sahabat nya ,


" duduk lah dulu , nanti aku ceritakan semua padamu . kemana diriku beberapa hari ini !! " sahut nilam .


cristhy pun menurut dengan nilam , di dalam benaknya hanya ada rasa khawatir terhadap nilam karena terakhir dirinya bertemu adalah saat nilam berbicara denngan Denny beberapa hari yang lalu . dan dari situ nilam dan cristhy tidak ada saling berkabar lagi .


" mami , lagi kue nya " ucap gilbran .


    " sini sayang duduk sama mami , hmm maria minta lagi pada sherly cake nya " nilam mengangkat gilbran di atas pangkuannya .


" baik nyonya " maria berjalan ke arah dapur toko nilam untuk bertemu sherly .


" mami ? anak ini ? nilam jelaskan padaku sekarang , atau tidak aku enggan bertemu dengan dirimu lagi " ancam cristhy kepada sahabatnya ,


    " tenang lah cristhy , ini anak dari jendral denny yang waktu itu datang kemari kau juga tau kan ? " sahut nilam


    " pelan kan suaramu aku tidak tuli , kau ini sabar lah akan ku ceritakan semuanya ." ujar nilam


tak lama maria datang dengan membawa cake di tangannya dan duduk bersama nilam dan juga cristhy , semua yang terjadi dengan nilam saat terakhir bertemu dengan cristhy pada malam itu . awalnya cristhy tak menerima dengan apa yang di ceritakan oleh nilam , tapi dari setelah di beri pengertian oleh nilam akhirnya cristhy menerima keputusan sahabat nya tersebut .


kllaannngggg ( suara pintu )


"nilam , ahhhhhh aku merindukanmu " teriak rara yang baru saja datang ke toko nilam ,


    " ahhh baru kemarin kita bertemu , seperti sudah setahun saja dasar kau ini manja sekali " , rara kenalkan ini cristhy sahabat ku dan akan menginap bersama kita nanti malam " jelas nilam ,


" hai cristhy , aku adik ipar nilam " ucap rara dan menyodorkan tangannya untuk bersalaman .


    " hai ra , aku cristhy sahabat nilam " jawab cristhy .


" aaahhhh maria nanti malam kita harus tidur larut , dan buatkan cemilan yang enak , bagaimana nilam ?" rara yang sangat antusias ,


" tidak aku ingin tidur bersama anakku nanti malam , benarkan sayang ? " tanya nilam bersama gilbran


    " iya aunty , mami bobo sama aku kan daddy enggak ada jadi gilban jaga mami " ucap gilbran ,


" ahhh nilam , anak mu begitu lucu aku gemas sekali !! " sahut cristhy ,


tawa mereka pecah di dalam toko nilam , rasanya nilam sudah lama tak tertawa dengan lepas seperti ini . hari ini dirinya merasa kebahagiaan akan berada di pihaknya .


" sherly tolong bungkuskan aku beberapa cake untuk dibawa pulang " ucap nilam kepada sherly

__ADS_1


    " baik non " sahut sherly


" apa kau lelah jika sendiri ? besok akan datang seseorang untuk membantumu di toko aku sudah mendapatkannya seumuran denganmu juga " ucap nilam


    " ah nona tidak apa , lagian belum terlalu ramai juga . tapi tidak apa - apa kalau tidak merepotkan nona " jawab sherly


" bagaimana kabar ibu mu ? apa sudah pulang ?" tanya nilam


    " sudah nona , tapi ibu meminta tinggal di kontrakan yang dulu saja tidak mau di bawa kemari " jawab sherly dengan tangan yang sudah membungkus beberapa kue .


" telpon aku jika ada apa - apa , aku selalu siap , dan ya titip salam untuk ibumu dariku " ucap nilam


    " baik nona , terima kasih " ujar sherly .


nilam pun kembali ke markas untuk beristirahat , dirinya merasa senang karena ada cristhy  dan juga rara di sampingnya . tapi ada perasaan rindu dalam dirinya terhadap suaminya , berkali - kali dirinya mencium gilbran agar tidak terlalu merasakan rindu kepada denny . bagaimana mau bertanya kabar nomor ponsel Denny saja nilam tidak pernah tau .


nilam berkali - kali menghela nafas nya dengan berat , dan sesekali rara pun menoleh ke arah kakak ipar nya . dan kemudian menoleh ke arah cristhy dengan kode bahu yang di angkat .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


....


.


.


.


.


.


.


jangan lupa dukung author ya , terima kasih like nya like

__ADS_1


__ADS_2