THE SECRET WIFE

THE SECRET WIFE
LUKA


__ADS_3

" maria , dimana nilam ? mengapa kalian kembali hanya berdua ?" tanya denny ketika maria baru saja masuk kedalam mobil .


    " anu tuan , eeemmmm nyonya " maria yang mengingat pesan nilam hanya bisa terdiam


" daddy , mami di dalam sedang di malahi sama tante galak " sahut gilbran


    " maria jelaskan kepadaku sekarang , ini perintah !! " ucap denny yang mulai khawatir


" nyonya masih di dalam tuan , tadi saat kami bertiga hendak memilih eskrim ada perempuan dan laki - laki datang menghampiri dan menegur nyonya . lalu nyonya menyuruh saya membawa tuan kecil kembali ke dalam mobil dan meninggalkan nyonya di dalam supermarket .." jelas maria


denny mematikan mesin mobilnya , lalu menggendong gilbran bersamanya . dengan langkah kaki penuh kecpatan denny memasuki area tersebut , denny melihat nilam yang mengepal tangannya seperti menahan emosi yang di pendamnya .


" ada apa dengan nilam ? siapa mereka ? " batin denny


    " daddy itu tante jahatnya " tunjuk gilbran .


" kau pergi di hari pernikahanmu , lalu kau tidur bersama pria lain di hari pernikahanmu ? apa kau masih suci ? " tanya natashya


" suci tidaknya diriku , hanya aku yang tahu . dan kau tidak berhak atas diriku !!" nilam mengeraskan suaranya


    " bagaimana kalau suami mu tau bahwa kau menikahinya dengan keadaan tidak suci lagi ? alias sudah tidur bersama pria lain !! " bisik natashya di kuping nilam


" natashya sudah hentikan , mari kita pulang nanti kau kelelahan " ajak rangga kepada istrinya


    " kau ? jangan membela dirinya !! " teriak natashya kepada rangga


" ada apa ini ? " tanya denny yang masuk dan menghampiri nilam , nilam yang terkejut melihat denny hanya terdiam menatap kedatangan suaminya .


" mami " panggil gilbran dan langsung melopat kepelukan nilam .


    " jung ? sudah ayo pulang " ajak nilam dan menarik tangan denny


" siapa yang menganggu istriku ? " tanya denny melihat ke arah natashya dan rangga


" jendral denny ? " natashya terkejut melihat hoseok yang telah menjadi suami nilam


    " apa aku mengenal kalian ? " denny yang sinis menatap ke arah natashya dan juga rangga


" tidak , kita tidak saling kenal !! " ucap rangga


    " tidak saling kenal , lalu membuat keributan dengan istriku !! " tegas denny


nilam dengan cepat menarik tangan hoseok dan berjalan ke arah mobil . nilam hanya tak ingin merepotkan denny dengan orang - orang dari masa lalu nya !!


denny dan nilam akhirnya masuk ke dalam mobil , selama perjalanan hanya ada rasa hening dan juga kesedihan di raut wajah nilam . dirinya tak menyangka bahwa akan bertemu dengan rangga dan juga natashya .


" pintar juga dia mencari perlindungan , dengan cara menikahi jendral negara " ucap natashya


    " sudahlah kau selalu saja seperti itu " sahut rangga dan pergi meninggalkan natashya


" rangga tunggu , " natashya yang berjalan buru - buru karena takut di tinggal oleh rangga ,


mobil mereka akhirnya tiba di markas , nilam dengan cepat berlari keluar dari mobil dan berjalan ke arah kamar mereka .


" mami ? " lirih gilbran memandang nilam yang meninggalkannya bersama maria dan juga denny


    " hey , malam ini kau tidur di kamar mu sendiri jagoan . bagaimana ? " tanya denny kepada anaknya ,


" daddy , mami kenapa ? " gilbran menanggis menatapi nilam yang telah berlalu .


    " tidak apa , nanti daddy akan menghiburnya . ayok daddy antar ke kamarmu !!" ajak denny kepada anak semata wayangnya .


maria yang sibuk membawa menurunkan barang bawaan tadi dan di bantu oleh saga yang telah tiba di markas terlebih dahulu bersama dengan prajurit lainnya .


" ada tragedi kah ? " tanya saga kepada maria yang hanya diam daritadi


    " aku juga tidak tau sersan , tadi pas saya mau membeli es krim bersama nyonya dan tuan kecil tiba - tiba ada sepasang suami istri melabrak nyonya " ucap maria


" melabrak ? lalu jendral ? " tanya saga kembali


    " jendral , menyusul ke dalam tapi tak lama keluar " sahut maria yang menyusun bawaan kepada tempatnya semula .


saga hanya terdiam , dia yakin pasti yang berulah adalah mantan dari nilam . karena sebelum denny menikah , saga telah mencari tau asal - usul nilam terlebih dahulu . dan orang yang paling di benci nilam dalam hidupnya hanya dua orang mantan yang gagal jadi suaminya lalu sahabat yang mengkhianati dirinya .


" kau melamun sersan ? " tanya maria yang melihat saga seperti sedang berfikir


    " tidak , hanya saja ada kemungkinan dua orang itu memang sengaja mengincar nyonya " jelas saga


" aku rasa sih seperti itu " maria yang satu pemikiran kepada saga .


sementara denny mengelus - elus kepala anaknya , pikirannya melamun ke arah wajah nilam yang menahan airmata nya keluar . sesekali melirik gilbran yang tak berhenti mengeluarkan airmatanya bahkan saat dirinya sudah merasa lelah karena menangisi nilam yang pergi meninggalkannya saat turun dari mobil .

__ADS_1


denny pun berjalan ke arah kamar nya berusaha untuk tetap tenang , walau dirinya tau dia tidak bisa berbuat apa - apa untuk nilam . tapi setidaknya denny ingin di sampingnya dan menenangkan diri nilam , saat akan menaiki anak tangga denny berpapasan dengan saga .


" malam jendral " ucap saga


    " malam saga , apa jadwal mu patroli malam ini ? " tanya denny


" tidak jendral , saya hanya membantu maria saja membawa barang dari mobil " sahut saga kembali


    " baik , siapkan untuk besok kita dinas dan ingat tolong minta percepat kepulangannya kalau bisa dua hari saja jangan empat atau tiga hari " ujar denny


    " baik jendral laksanakan " seru saga dan berlalu pamit keluar


denny melanjutkan perjalanannya menuju ke arah kamar , di bukanya pintu yang masih dalam keadaan dengan lampu mati . denny menyipitkan matanya mencari nilam yang tak terlihat , akhirnya denny memusatkan matanya di sofa yang berada tepat samping lemari pakaiannya .


" jangan mendekat tuan , aku ingin sendiri " ucap nilam yang masih menutup wajahnya dengan kedua tangannya


    " ini kamrku , lalu aku mau kemana ? " tanya hoseok yang perlahan mendekat ,


" baik , aku yang keluar permisi " jawab nilam dan berlalu pergi ,


dengan cepat denny menarik tangan nilam , dan mendekapnya ke dalam pelukan denny


" menangislah kalau kau sudah merasa tidak kuat , ceritalah kepadaku , bukankah aku ini suamimu ? " ucap denny melembutkan suaranya


nilam menangis dengan sangat kencang , dirinya merasakan ada hangatnya kasih sayang yang selama ini dia cari . aroma tubuh yang sangat dia inginkan .


" jangan tinggalkan aku " lirih nilam


    " tidak akan , kau ,aku , dan juga gilbran akan selamanya menjadi kelaurga " sahut denny dan memeluk nilam semakin erat .


tiba - tiba badan nilam terhuyung lemas ke lantai , denny yang panik lalu membawanya ke atas ranjang dan berlari keluar kamar .


" MARIA ,,,, MARIA ,, SAGAA ,, MARIA ,, SAGA !!!" teriak denny dari atas


saga dan maria berlari dengan cepat dan mengikuti denny ke dalam kamar nya , begitu terkejut melihat nilam yang sudah pucat kaku dengan badan yang sangat panas .


" nyonya kenapa jendral ? " tanya maria


" saga panggilkan dokter militer yang sedang berjaga , dan kau maria siapkan kompres selama dokter itu belum datang " denny menyuruh dengan nada penuh getar


saga dan maria berlari keluar kembali untuk menjalankan perintah denny , mereka baru ini melihat denny yang begitu ketakutan akan kehilangan seseorang .


" jangan , jangan tinggalkan aku " nilam yang berbicara dengan mata tertutup membuat denny semakin panik


" permisi jendral , ini kompres nya " seru maria yang baru saja datang membawa kompresan


    " maria periksa keadaan gilbran sekarang , aku takut tadi ketika aku berteriak dia akan terbangun " perintah denny kepada maria .


" baik tuan saya permisi " pamit maria dan berjalan keluar kamar .


dengan pelan - pelan denny mengopres kening nilam , di usapnya kedua tangan nilam supaya masih hangat . berkali - kali di lakukannya sampai dokter dan saga akhirnya pun tiba .


" lama sekali , darimana saja ? " teriak denny yang kesal karena panik


    " maaf jendral , saya harus lapor diri dulu kalau mau bertugas kepada pihak rumah sakit ," jawab dokter tersebut


" kalau aku sudah memperintahkan kalian harus segera tidak perlu lapor sana - sini lagi , cepat periksa istriku !! " ucap denny kembali


    " tenang lah jendral , nyonya akan baik - baik saja " sahut saga menenangkan denny agar tidak terlalu panik


saga yang memperhatikan wajah denny hanya bisa memandang dengan wajah cemas , karena baru kali ini saga melihat denny yang begitu panik selain kepada gilbran anaknya. saga berfikir mungkin  jendral sudah membuka hatinya untuk nyonya tanpa dirinya sadari .


" tidak apa jendral , nyonya hanya kelelahan dan sedikit frustasi " jelas dokter


    " frustasi ? apa lagi selain itu ? " tanya denny yang masih belum puas dengan diteksi dokter tersebut ,


" apa nyonya mempunyai trauma pada seseorang ? " dokter tersebut mengajukan pertanyaan yang sama sekali denny tidak tau ,


    " aku tidak tau , memangnya kenapa ? " tanya denny


" istri anda akan merasa tertekan dan sering pingsan ketika dirinya bertemu dengan orang yang telah membuat nya frustasi selama ini .


denny terdiam sejenak , sebelumnya dia pernah seperti ini dan ternyata meminum obat frustasi tersebut . apa dia juga sebelumnya bertemu dengan orang yang sama hoseok berfikir sejenak .


" saga , apa kau masih ingat toko kue nilam ? " tanya denny


    " iya siap jendral , masih inget ada apa jendral  ? " saga melirik ke arah denny


" pergi dan tanyakan kepada karyawannya nilam , apa waktu aku ke sana dia ada bertemu seseorang dan tunjukkan foto rangga pemilik tanah yang bermasalah dengan kita " ucap denny


" laksanakan jendral , saya mohon pamit " saga berjalan meninggalkan hoseok dan dokter tersebut

__ADS_1


" ah jendral , saya mau bertanya terlebih dahulu boleh ? " dokter ini ragu - ragu untuk bertanya ,


    " tanya lah , apa yang ingin kau tanya kan ? " denny melipat kedua tangannya di depan dada bidangnya .


" apa nyonya mempunyai alergi pada makanan ? " tanya dokter tersebut ,


    " memangnya kenapa ? " denny makin bingung


" tenggorokan nyonya sedikit bengkak , seperti terbakar merah . tapi kalau tidak alergi maka besok akan hilang , mungkin di sebabkan karena nyonya terlalu lama menangis jadi tenggorokannya kering !! " ucap dokter tersebut


" memangnya ada yang seperti itu ? aku baru tau !" sahut denny


    " saya telah menyuntikan vitamin kepada nyonya , mungkin sebentar lagi nyonya akan sadar . saya pamit jendral !! " dokter itu pun berjalan ke arah luar kamar


denny mengambil posisi duduk di samping ranjang tampat nilam berbaring , di pandangnya wajah nilam yang polos . disisihkannya rambut nilam sehingga berada di belakang kupingnya .


" mas " suara nilam melemah memanggil denny


    " kau sudah bangun sayang ? " tanya denny membantu nilam yang ingin duduk


" jung aku haus , aku ingin minum !! " nilam meminta air


    " sebentar aku ambilkan " denny berjalan mendekati dispenser yang ada di ruangannya ,


taklama denny kembali dengan segelas air dan membantu nilam meminumnya ,


" mas , aku kenapa ? " tanya nilam


    " tidak apa , kau hanya kelelahan jangan terlalu lelah bilang padaku kalau kau sudah tidak enak badan " ucap denny


" maafkan aku jung selalu merepotkanmu " seru nilam menundukkan kepalanya .


" kemarilah , apa kau kedinginan ? " tanya denny dan memeluk nilam ,


    " mas apa kau salah minum obat ? " nilam memandang suaminya dengan penuh tanda tanya .


" memangnya kenapa ? " denny melirik ke arah istrinya


    " kau begitu lembut hari ini , jangan seperti ini jung nanti aku susah melupakanmu ketika kita berpisah . aku tak mau ada luka yang kurasakan " lirih nilam mengeluarkan airmatanya ,


denny terdiam mendengar nilam berbicara seperti itu , dia tak memikirkan lagi pernikahan kontrak mereka . di benak denny hanya ingin membahagiakan nilam dan juga gilbran .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2