Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)

Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)
Episode 11# TM3


__ADS_3

Indah pun membuka isi dari pesan itu.


📲1Mesage Andra


Bulek.. Hutangnya tinggal 500rb,koperasinya sudah nagih-nagih ini.


📱Indah Replay


Iya.. Andra,siang bulek transfer ya.Bulek sedang kerja.


"Huft... 500ribu?Aku enggak ada pegangan sama sekali."Kata Indah sambil melipatkan kedua tangannya diatas meja lalu kepalanya menumpu diatas tangannya.


Tidak berapa lama kemudian, Indahpun tertidur.


"Indah.. Indah.."Gugah salah satu karyawati itu.


"Sisil???"Kata Indah yang terbangun dari tidurnya.


"Sebentar lagi meeting mau dimulai,kamu kenapa kok tumben tertidur?"Tanya Sisil seorang receptionis.


"I-iya.Maaf ya aku sedang kurang enak badan."Jawab Indah.


"Oh.. Buruan gih,cuci muka siap-siap untuk meeting!Aku sudah menyiapkan semuanya."Kata Sisil dan beranjak dari ruang kerja Indah.


"Makasih Sil.."


"Iya..."


Indahpun bergegas ketoilet membasuh mukanya.Setelah selesai dia kembali ke meja kerjanya dan mendempul make up nya.


Setelah ber make up,dia bergegas menuju keruang rapat dan duduk disamping bosnya Mochi.


"Sudah ku bilang jangan telat kalau ada meeting kamu kemana aja."Gerutu Mochi yang membisik ketelinga Indah.


"I-iya pak maaf kan saya ya.Lagian rapatnya juga belum di mulai pak."Jawab Indah lirih dan membuat Mochi menaikan alisnya.


"Aduhhh.. Mampus deh!Kayaknya aku salah ngomong nih😣"Batin Indah sambil memejamkan matanya karena melihat si Mochi dengan ber ekspresi kesal.


"Di ingat betul-betul.Dimana-mana yang menungguin itu anak buah,bukan bos!"Ucap Mochi yang marah namun dengan intonasi rendah.


"I-iya pak saya minta maaf."Ucap Indah dengan raut wajah yang memelas.


60 Menit kemudian rapat sudah selesai,Indah pun berberes ruang rapat sendirian.Sisil yang niat membantu di tolaknya dengan alasan karena tadi pagi sudah menyiapkan ruang rapatnya.


Sekarang giliran Indah yang merapikannya.


Drt... Drt.. Drt...


Andra calling📞📞


"*Hallo.. Bulek bagaimana?Kok belum ditransfer uangnya?"


"Iya.. Andra sabar ya,bulek baru selesai dari meeting sebentar bulek transfer*"

__ADS_1


tut.. tut.. tut..


"Huft.... "Kata Indah yang terduduk di ruang rapat sambil mendongakkan kepalanya ke atas menatap langit-langit yang berwarna putih itu.


"500 ribu?Aku belum gajian aku sudah enggak ada pegangan."Gumam Indah.


Tanpa Indah sadari Mochipun mendengar semua percakapannya dengan keponakannya.


"Sudah selesai belum."Kata Mochi yang tiba-tiba membuat Indah terkejut.


"Bapak itu kayak jaelangkung ya.Datangnya tiba-tiba dan mengejutkan."Kata Indah dan Mochi tersenyum.


Indahpun berdiri dari kursi dan mengambil tas slempangnya dan berjalan ke arah pintu keluar diikutin oleh Mochi.


Mereka berdua menuruni anak tangga bersamaan.Dan membuat para karyawan Mochi tersenyum-senyum.


"Sudah bos gaet aja."Seru salah karyawan Mochi.


"Iya.. Jangan lama-lama."Tambah lagi seruan itu.


"Mereka sedang ngomong apa sih?"Batin Indah. Sambil menuruni anak tangga dengan buru-buru.


Mochi hanya diam sambil tersenyum.Para karyawan nya sangat mendukung atas hubungannya dengan Indah.


Mochi dikenal sebagai bos yang humble peduli sama karyawannya sehingga membuat perkembangan perusahannya cepat dalam berproses walau dikatakan perusahaanya masih baru 6bulan berkembang.


Sampainya di lantai dasar Mochi langsung masuk ke dalam mobil bersama Indah.Indahpun duduk disamping Mochi.


"Saya ikut bapak aja!"Kata Indah sambil melihat ke arah jendela luar.


"Ok!Terserah aku ya.. Kalau begitu kita ke hotel!Lets g..."


"Tunggu.. Tunggu..."Kata Indah terkejut mendengar Mochi mengajaknya ke Hotel.


"Maksud bapak apa ya ini?"Tanya Indah sambil menatap bosnya itu dengan tatapan tajam.


"Mau makan siang kan!"Jawab Mochi.


"Terus kenapa dihotel?"Tanya Indah lagi.


"Karena disana ada restauran yang enak!."Jawab Mochi sambil ketawa ngekeh😅.


"Oh..."Kata Indah dengan raut wajah yang bete sambil menyandarkan kepalanya dikaca jendela tangan kirinya sambil memijit ujung pelipisnya.


Mochi yang melihat Indah seperti banyak beban teringat saat dia mendengar keponakannya minta transferan uang.


Mochipun mengutak atik handphonenya dan Indahpun menoleh sebentar ke arah Mochi yang memainkan handphonenya.


"Enak ya.. Menjadi orang kaya."Batin Indah sambil melihati Mochi.


"Kenapa kamu melihati saya begitu?Naksir ya.."Goda Mochi ke Indah.


"Idihhh.. Anda pe de sekali ngomong sepwrti itu."Kata Indah kesal.

__ADS_1


"Yaudah jangan marah-marah seperti itu.Coba lihat handphone kamu aku transfer uang direkening kamu."


Mendengar bosnya ngomong seperti itu membuat Indah cepat-cepat membuka handphonenya.


"Atas dasar apa si bos konyol ini transfer aku."Batin Indah.


📲1Message from Bank MR


Dana masuk ke rekening Anda dengan nominal 1000.000,-


Indahpun langsung menoleh ke arah bosnya itu dan menatapnya dengan tatapan terkejut sambil memegang handphone jadulnya.


"Kenapa bapak mentransfer saya uang sebanyak ini?"Tanya Indah dengan wajah polosnya.


"Enggak apa-apa!Aku dulu pernah berada di posisi kamu,tulang punggung.Disaat susah seperti ini tidak ada satupun orang yang mau membantu."Jelas Mochi.


"Terimakasih ya pak!Bapak bulan depan boleh memotong gaji saya pak."Ucap Indah dan Mochipun terdiam tanpa memberi jawaban.


Mochipun menyalakan mesin mobilnya.Dia mengajak Indah untuk makan siang direstauran hotel.


30 Menit kemudian mereka sampai dihotel.Mochi mengajak Indah ke lobby dimana disana ada resto seafood.


Mochi dan Indahpun duduk di table nomor 20.


Ketika Indah dan Mochi sedang asyik memilih menu tiba-tiba mereka dikejutkan dengan kedatangannya Erika yang tiba-tiba datang dan duduk 1 meja.


"Erika..???"Kata Indah yang terkejut atas kedatangannya.


Mochipun terkejut melihat kedatangan Erika dengan dandanan yang menor mengenakan celana jeans pendek.


"Katanya kamu kerja kok kamu berdua an sama cowok di sini.Di hotel lagi,"Sindir Erika ke Indah.


"Hemmmm Hemmmm."Indah yang bingung memberikan penjelasan ke Erika.


"Maaf mbak.Disini kami sedang menunggu client sambil makan siang.Rencananya setelah makan siang kami akan meeting."Jelas Mochi.


"Ah... Ganteng sekali cowok ini."Batin Erika yang memandangi Mochi.


"Ehem.. Ehem.. "Indah yang mendehem.


"Erika,kenalin bos aku Mochi!"Kata Indah ke Erika yang memperkenalkan Mochi.


"Bos??Tajir melintir lah.. Pinter juga nih sepupu menggaetnya."Batin Erika tersenyum.


"Kenalin Erika,sepupu Indah."Erika yang dengan pe de memperkenalkan dirinya.


"Mochi.!"Jawab Mochi singkat padat sambil mengulas senyum.


Setelah perkenalan itu,Mochi,Indah dan Erika makan siang bersama.Entah kenapa kedatangan Erika yang ikut bergabung membuat Mochi risih sendiri.


"Enggak salah kah Indah ini sepupu an sama gadis ini?Hadih... Jadi gagal makan siangku bersama Indah."Batin Mochi kesal.


Indahpun memperhatikan si bosnya yang sudah memberi kode dengan Indah atas tidak kenyamanannya.

__ADS_1


__ADS_2