Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)

Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)
Episode 51 #TM3


__ADS_3

Hari ini di rumah Nicko sedang melakukan acara pengajian baby Z.Semua undangan sudah hadir termasuk Erika dan Mochi.Andra dan Sisilpun nampak sibuk membantu acara Indah dan Nicko.


Tok Tok Tok


Suara ketukan pintu dari seberang luar kamar Indah.


"Iya.. Masuk..."Jawab Indah yang sedang menyusui anaknya.


Indah nampak mengulas senyumnya ketika melihat Erika yang berdiri di ujung pintu sambil menggendong bayi kecilnya.


"Erika... Sini jangan berdiri disitu."Panggil Indah dan Erikapun menghampiri Indah.


"Terimakasih ya Erika kamu sudah datang diacaranya baby Z."Ucap Indah sambil menidurkan anaknya di ranjang boxnya.


"Iya Indah.. Aku berterima kasih juga kamu masih ingat denganku."


Indah hanya mengulas senyumnya dan beranjak menggendong putri Erika yang sedikit rewel.


"Uluh.. Uluh.. Cantik.Sepertinya dia haus Erika.."Kata Indah sambil menimang-nimangnya.


"Iya Indah... Sebentar Indah aku mau buatkan susunya dulu."


"Asi kamu kenapa Eriķa?"Tanya Indah ke Erika yang mengeluarkan botol susu.


"Enggak mau keluar Indah.."Jawab Erika dan menggendóng putri kecilnya itu.


Indahpun terdiam terpaku melihat Erika.Nampak kasian dengan apa yang sudah terjadi olehńya.Dia juga bersyukur bisa memberikan Asi eklusifnya untuk baby Z.Melihat Erika hanya bisa memberikan susu formula.


Bersyukur juga Erika bisa mengandung dan melahirkan putri kecilnya itu.Mengingat jaman sekarang banyak orang yang menelantarkan anaknya bahkan menggugurkannya karena diluar nikah.


"Erika... Yang kuat dan sabar ya..."Ucap Indah sambil memeluknya.


"Iya Indah... Ini semuà aku ambil sebagai pelajaran."


Erika menjawabnya dengan sendu.


Indah pun memahami saat ini Erika sangat butuh suport dari orang-orang terdekatnya.Ya walau Indah tau dulu Erika pernah menyakitinya,setidaknya Ind masih memiliki rasa kepeduliannya.


Obrolan mereka terhenti ketika ada suara ketukan pintu di luar kamar Indah.


Indahpun tersenyum setelah membuka pintu kamar mereka.


"Mas....??"Kata Indah .


"Sayang,sudah mau dimulai açaranya.Ayok siap-siap"ujar Nicko.


"Iya,kami mau keluar kok."


"Ya udah mas keluaŕ ya.."Kata Nicko dan berlalu melangkahkan kakinya.


Indahpun memutar tubuhnya dan berjalan mēnuju baby box baby Z dan menggendongnya .


"Ayok Erika.. "Ajàk Indah setelah melihat Erika selesäi memberikan susu anaknya.


Indah dan Erikapun menuju ke ruang keluarga dimana acara pengajian akan dimulai.

__ADS_1


"Assalamualaikum wr.wb semuanya."Sapa salam Nicko dan di jawab antusias oleh para tamu undangan.


"Terimakasih sudah menyempatkan waktunya untuk hadir di acara keluarga kami yaitu acara aqiqah dan pemberian nama putra kami baby Z,yang kami beri nama baby Zain Putra Andiro."Lanjut Nicko yang mengenalkan nama putra nya yaitu baby Zain.


"Semoga baby Zain bisa menjadi anak yang sholeh berguna bagi agama nusa dan bangsa.Aamiin."


"Aamiin..."Jawab semua para tamu undangan.


Rangkaian demi rangkaian acara pengajian baby Zain sudah selesai.Kini tinggal para tamu menikmati hidangan yang sudah disajikan oleh keluarga Nicko.


Cuaca hari ini memang sangat cerah dan panas sekalimDisaat Indah sedang sibuk menggendong baby Zain yg rewel karena kepanasan,Mochi datang menghampirinya.


"Indah...."Sapa Mochi yang berada di balik punggung Indah.Indahpun menoleh ke sumber suara tersebut.


"Eh.. Pak Mochi,"Jawab Indah sambil menggendong baby Zaiin dengan menundukkan kepalanya.


"Kok rewel Zain?"Tanya Mochi .


"Iya pak dia mau tidur tapi enggak bisa terpejam matanya.Mungkin ke gerahan..."


5 Menit mereka berdua terdiam membisu kikuk.


"Ehmmm...."Kata Nicko sambil menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal itu.


Indahun mengernyitkan dahinya melihat Mochi yang dari tadi terdiam tidak mau berbicara.


"Selamat ya... Aku melihat kamu bahagia."


"Alhamdulillàh,,terima kasih atas ucapańnya pak Mochi."Ucap Indah dan mengulas senyumnya.


Sejenak Indah membaca ďan mendogakkan kepalanya sambil mengulas senyumnya.


"Selamat pak ya... Akhirnya bapak menemukan tambatan hati bapak."Ucap Indah sambil tersenyum tipis.


"But I not love her!"Pekik Mochi.


"I do it for you."Jelas Mochi dengan menatap tajam Indah.


"Agar aku bisa melupakan mu."Ucap Mochi sambil berlalu pergi di depan Indah.


Indah hanyaa terdiam tertunduk setelah mendengar ucapan Mochi.


"Aku selalu berdoa yang terbaik untuk mu pak Mochi.Semoga kàmu bahağia selalu."Batin Indah.


"Indah... "Kata Suci yang membuyarkan lamunan Indah..


"Hàh.. Iya kaķ??"


"Sini baby Zain kamu kan belum makan.Sekalian temanin Erika makan.Mumpung anaknya di momong sama Sisil."a


"Mas Nicko dimana kak?Biar dia yang gendong Zain."


"Nicko sedang ngobrol sama teman-temanńya.Sekalian kamu mengambilkan dia makan."Suruh Suci sembari meraih bàby Zain.


Indah menghampiri Erika dan mengajak makan bersamanya dengan Nicko.

__ADS_1


Sementara itu Sisil dan Andra sedang sibuk momong baby Erika.Andra pun datang membawakan minum untuk Sisìl dan duduk disampingnya.


"Inih minumnya cantik..."Kata Andra sambil menaruh minumannya di meja.


"Makasih sayang..."Jawàb Sisil dengan mengulas senyumnya.


"Cantik ya... Anaknya Erika??"Kata Sisil .


"Iya lucu.. "Jawab Andra.


"Apalagi kalau kita punya sendiri kan."Tambah Andra ceplos.


deg!!!!!!!!!!


Jantung Sisil serasa mau terlepas.


Tapi Sisil tetep jaga image nya dia enggak mau rayuan gombal dari brpndong jagungnya kini.


"Maksud Andra apa sih ngomong gitu?Aku kan jadinya kayak mau tumbang."


Andra pun meraih salah satu tangan Sisil dan mencium puņggung tangannya.


"Would you marry with me??"Ucap Andra dan Sisil nampak terkejut sembari menggendong baby nya Erika.


"Ishhhh jangan main-main dehh.Enggak lucu tau!"Kata Sisil sembari memonyongkan bibirnya dan memunggungi Andra.


"Aku serius Sil!"Pekik Andra sambil berpindah haluan duduk mènghadap Sisil.


Sebenarnya dari lubuk hati yang paling dalam,ini adalh moment-moment yang ditunggu oleh Sisil.


Andra pun melambaikan tangnnya didepan muka Sïsil.


"Sil??Helo... Loha?"Ucap Andra dan Sisilpùn terbangun dari lamùnannya.


"Eh!!Iya Aňdra.Aku mau menikah dengan kamu."Jawab Sisil sembari tersenyum bahagia.


"Aku sayang kamu..."Ucap Andra sembari memiringkan kepalanya yang sudah mendekat hendak mengecùp bibir Sisil.


"Oek.. Oek..." Tangis baby Erika pecäh ketika Andra hendak mengecup bibir Sisil😁😁😁.


"Waduhhh... Andra gimana nih anaknya Erika dia menängis ?Kamu sihh main nyosorrr kayak bebek!"Kata Sisil panik sambil menggendoņg baby Erika dan menenangkännya denģan menimang-nimang anaknya Erika.


"Iđiihhh kamu juga mau kan ku şosor..."Goda Andra.


"Andra!Jangan main-main,panggilin emaknya cepat!"Pekik Sisil dengan panik sambil menggendong baby Erika.


"Sini... Sini... Ahh kamu yang calon ibu loh."Andra pun meraih baby Erika ke gendongannya.


"Cup.. Cup.. Cantik jangan rewel sayang."Kata Andra sambil menimang-nimang.


Seperţinya Andra sangat sayang sama anak-anak.Buktinya baby Erika lanģsung teŕdiam ketika berada di pelukan Andra.


Bukan baby Erika saja yang merasa nyaman dengan Andra.Baby Zain pun juga merasakan hal yang sama.


"Omaigaddddd... Si brondong kuhh🤗🤗🤗😁😁 Fix nich kàmu calon suami idaman"Batin Sisil sambil tersenyum melihat Andra yaņg menggendong baby Erika.

__ADS_1


__ADS_2