Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)

Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)
Episode 24# TM3


__ADS_3

Jam 09:00 Indah dan Nicko sudah didalam pesawat.Mereka duduk dikursi 7A & 8A.Indah memilih duduk didekat jendela karena bisa melihat pemandangan.Ketika pesawat mulai siap-siap landing perut Indah mulai merasa dikocok.Dia pun menutupi mulutnya dengan kedua tangannya.


Pesawat tiba dengan tepat waktu,Indahpun keluar duluan menuju toilet dan Nicko masih mengemasin barang-barang bawaannya.


Di toilet...


"Hoek.. Hoek..Hoek.."


Indah memuntah kan segala isi dalam perutnya.


"Perjuangan sekali menjadi bumil.Huftt.."Gumam.Indah yang sela-selanya membasuh mulut.


Kemudian Indah keluar dari toilet dan menyusul Nicko yang menunggu di coffeshop untuk istirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanannya ke kota kelahiran Indah.


Merasa sudah bertenaga lagi,Indah dan Nicko melanjutkan perjalanannya naik bus.


Didalam bus..


"Berapa lama lagi dari bandara ini ke kota kamu.?"Tanya Nicko yang duduk disamping Indah.


"3 jam lagi!"Jawab Indah.


"Astaga.. Jauh sekali.."Seru Nicko.


"Namanya juga di desa terpencil,"


Setelah 3 jam kemudian mereka tiba diperbatasan desa.Perbatasan desa itu ditandai dengan adanya penyeberangan Kali Brantas menggunakan perahu Gethek Bambu.


Indah langsung menyusul kakaknya Suci dan Andra dirumah sakit.Sesuai petunjuk Andra kalau Ayahnya saat ini sedang dirawat diruang Anggrek.Indahpun bergegas menuju kesana.


Ruang Anggrek...


Indah mendapati Suci kakaknya sedang berada diluar ruangan.


"Kak...??"Kata Indah yang menghampiri Suci.


"Astaga Indah???"Suci kaget melihat kedatangan Indah dan mereka saling berpelukan.


Suci melepaskan pelukannya ke Indah ketika melihat Nicko yang baru datang dan mengekor dibelakang Indah.


"Indah siapa dia?"Tanya Suci ke Indah dan Indah masih diam menunduk.


"Kenalin mbak saya Nicko."Kata Nicko yang memperkenalkan dirinya dan Suci membalas dengan menjabat tangan Nicko.


"Suci..."

__ADS_1


Suci pun nampak menerka-nerka apa yang disembunyikan Indah sampai-sampai dia jauh-jauh dari luar provinsi datang kepulai Zee.


Indah yang saat itu berdiri ditengah-tengah Suci dan Nicko merasa mual lagi ketika Andra sang keponakan tiba-tiba datang membawa semangkuk mie Instan yang bertoping kan telur ceplok.


"Sebentar kak..."Kata Indah yang menutup mulutnya berjalan ke toilet diikuti Nicko.


Suci pun penasaran dengan keadaan adiknya.Dia pun juga mengikuti adiknya yang menuju ke toilet.


"Hoek.. Hoek.. Hoek.."


"Nicko tolong siapkan minyak kayu putihnya.Aku enggak tahan mual terus mencium bau bumbu mie instan dan telur itu."Kata Indah sembari membasuh mulutnya.


"Obat dan vitamin dari dokter kandungan sudah kamu minum kan?"Tanya Nicko sembari mengolesi hidung Indah dengan minyak kayu putih.


"Dokter kandungan?Siapa yang hamil?"Batin Suci diluar toilet.


Tak berapa kemudian Indah dan Nicko keluar.Indah nampak kaget ketika diluar kamar mandi sudah ada Suci yang berdiri didepan ointu.


"Kakak?"Indah yang terkejut.


"Indah!Coba jelaskan yang sejujurnya,tadi kakak mendengar omongan kalian berdua.Siapa yang hamil?"Tanya Suci yang penuh selidik.


"Jawab Indah"Kata Suci lagi.


Tak berapa lama kemudian Indah berlutut menunduk didepan kakanya sambil mengeluarkan air matanya.


"Maaf?"Kata Suci yang coba mengamati kosa kata Indah.


"Astaga Indah... Bagaimana kamu bisa melakukan hal bodoh itu!Itu dosa Indah,"


"Indah.. Indah.. Kamu izin pergi merantau terus pulang-pulang dalam keadaan berbadan dua!Dimana otak dan pikiran kamu."Kata Suci yang memarahi Indah.


"Kak.. Tolong jangan marahi Indah!Saya adalah penyebab ini semua.Saya yang telah menodai Indah,saya yang memperkosa Indah."Kata Nicko yang membela Indah.


"Saya datang kesini untuk mempertanggung jawab kan semua nya mbak!!"Tambah Nicko.


Suci pun hanya bisa terdiam berdiri dengan tangannya yang satu memijit ujung pelipisnya yang satu dilenggangkan diperut.Sementara Indah masih bersimpuh berlutut dibawah kaki Suci.


"Kamu juga Nicko nafsu sekali dengan adikku.Asal-usul enggak jelas pantas kamu hanya bisa merusaknya."


"Kak..."Pekik Indah.


"Benerkan Indah?Kalau memang dia mau menikahi kamu seharusnya dia membawa anggota keluarganya datang kesini!Bukan lontang-lantung sendirian!"


"Mama papa aku sudah bercerai mbak!"Sahut Nicko.

__ADS_1


"Nah.. Apa pula jadinya adikku nanti."Kata Suci.


"Terus kakak mau nya Indah enggak bersuami gitu?Nicko loh kak sudah datang baik-baik untuk bertanggung jawab.Kenapa kakak seperti ini."Sela Indah.


"Kamu juga mikir dong!Ayah sedang dirawat disana tiba-tiba kamu datang membawa laki-laki yang entah dari mana asal-usulnya ditambah lagi kamu hamil!Seperti murahan kamu Indah!"


"Cukup mbak!"Nicko yang geram melihat Indah di maki-maki kakaknya.


"Maki saja saya!Jangan Indah,dia lagi hamil saya enggak mau ucapan mbak membuat Indah stres."Kata Nicko dan membantu Indah berdiri.


Tiba-tiba Andra datang dan menyuruh Indah masuk keruangan Ayahnya untuk bertemu.Karena Andra memberi tahu kalau buleknya sudah pulang dari rantauan.


"Ayah.... Hiks.. Hiks..."Kata Indah yang memeluk Ayahnya diranjang pasien.


"Maafin Indah ya.. Maafin Indah.. Hiks.."Tangisan Indah yang tersendu-sendu.


"Kamu kenapa ndok?"Tanya Ayah Indah namun Indah hanya diam tertunduk dengan sesenggukannya.


Lalu Ayah Indah melihat Nicko yang mulai masuk ruangan rawat inap.


"Pak.. Kenalin nama saya Nicko teman dekat Indah!"Nicko yang mengenalkan dirinya.


Ayah Indah terdiam sejenak sembari melihat Indah yang menangis tersendu-sendu dikursi dekat ranjang.


"Katakan nak apa tujuanmu sejujurnya?"Tanya Ayah Indah.


"Kenapa tiba-tiba kamu pulang?"


Indah hanya bisa menangis dan menangis.


"Pak,saya minta izin mau menikahi Indah."Ucap Nicko.


"Terus kenapa kamu menangis ndok?"Tanya Ayah Indah yang mengusap kepala Indah.


"Hiks.. Hiks.. I-Indah sudah melakukan dosa Ayah.Dan.. Da..."


"Hmmmmmm...."Ayah Indah menghela nafas panjang.


"Baiklah.. Ayah sudah tau permasalahan kalian.Nak Nicko.. Ayah menikahkan kamu dengan putri bapak hari ini juga disini.Ayah takut nanti ayah tidak bisa jadi wali mu ndok."Kata Ayah Indah dan Indah pun terkejut.


"Nicko.. Ayah titip Indah ya.Jangan sekali-kali kamu menyakiti fisik lahir dan batinnya.Jika kamu sudah enggak sayang lagi dengan Indah,pulangkan dia kembali kan Indah ke rumah bapak.Kamu meminta baik-baik mengembalikannya juga harus baik-baik."


"Indah.. Patuhi semua apa yang diperintahkan suami,ingatkanlah selalu dia kalau dia sedang berbuat salah dan khilaf!Jadilah isteri yang soleha ya"Pesan Ayah Indah.


"Andra panggil ibu mu.Minta tolong panggilkan pak Saing bapak penghulu."Seru Kakeknya Andra itu.

__ADS_1


3O menit kemudian sudah tiba bapak penghulu.2 orang saksi dokter spesialis paru dan seorang perawat yang merawat Ayah Indah.Serta beberapa perawat yang ikut serta dalam ke khidmatan pernikahan itu.


"Mas Nicko.. Silahkan tangannya berjabat dengan tangan saya.Lalu ikutin apa yang saya bilang."Kata pak Penghulu.


__ADS_2