Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)

Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)
Episode 7#TM3


__ADS_3

Ketika Nicko sudah menghabiskan es campurnya,dia beranjak mau berdiri dan Indahpun meraih tangan Nicko.Nicko menoleh ke arah Indah dan duduk lagi ditempat semula.


Indah pun menatap Nicko.


"Aku mau kok menjadi pacar kamu."Jawab Indah sambil mengulas senyumnya.


"Apa....?"Tanya Nicko ulang.


"Iya!Aku mau kok menjadi pacar kamu.."Ulang Indah dan Nickopun memeluk Indah.


"Terimakasih ya...."Kata Nicko yang bahagia dan melepas pelukannya.


"Iya..."


Hari ini adalah hari yang spesial untuk Indah dan Nicko.Mereka meremiskan hubungannya.


Ya.. Walau mereka baru saling mengenal.Entah mengapa mereka sudah merasa saling cocok saja.


Ketika mereka sedang ditaman dan minum es campur,tiba-tiba Nicko menunjukan Indah sesuatu.


"Coba lihat itu siapa disana?"Kata Nicko sambil menunjuk Erika duduk bersama om-om di seberang sana dengan membawa belanjaan banyak.


"E-Erika?"Kata Indah terkejut.


"Iya!Itu sudah sepupumu..."Kata Nicko dan Indah menatap Nicko.


"Sugar daddy nya..."Tambah Nicko lagi.


"Terus cowok yang kemarin?"Kata Indah lagi.


"Ya.. Udah enggak usah pikirin dia.Dia aja jahat sama kamu."Kata Nicko lagi.


Nicko dan Indahpun beranjak pergi dari taman itu.Mereka menunggu angkot untuk kembali ke rumah.


Sampai dirumah..


Indahpun bergegas membersihkan dirinya.Setelah membersihkan diri,Indah mencari sisir rambutnya di meja nakasnya.


"Hah... Ini?"Kata Indah terkejut yang melihat alat kontrasepsi dan pil kb di kotak rias Erika.


"Masak sih...?Ini milik Erika?"Gumam Indah.


Tiba-tiba terdengar suara mobil yang parkir didepan warung.Indah pun segera mengintip dari lubang jendela.


Dia melihat Erika sedang turun dari sebuah mobil yang berwarna hitam.Dia pun di kecup keningnya oleh om-om yang ditaman tadi.


"Astaga.."Kata Indah terkejut sambil menutup mulutnya.


Indahpun buru-buru menuju ke kamarnya sebelum Erika memergokinya.


"Indah.. Indah..."Panggil Erika dari luar kamar.


"Iya.. "Jawab Indah yang menghampiri Erika di meja makan dan duduk.


"Lihat.. Banyakkan belanjaan ku "Kata Erika yang pamer ke Indah.


"Iya banyak!Barang branded lagi.."Puji Indah.

__ADS_1


"Ya iyalah barang branded secara kenalan nya Erika itu orang yang berkelas tau."Kata Erika yang sambil menyindir Indah.


"Alhamdulillah berkelas.Kalau begitu uang ku bisa dikembalikan dong?"Tanya Indah ke Erika.


"Maksudnya?"Tanya Erika tergagap.


"Erika kamu kan yang ambil uang aku di tas ranselku."Kata Indah.


"Ya.. Elah,uang cuman segitu aja kamu cariinnya kayak uang jutaan."Kata Erika ketus sembari merogoh saku celana jeans.


Erika pun melempar uang 10 lembar berwarna merah ke muka Indah.Indahpun memungutinya uang itu.


"Itu uangnya.. Ya,uang gak seberapa aja.Huft!"Kata Erika dan berlalu pergi meninggalkan Indah.


"Alhamdulillah.. Ternyata masih menjadi rezekiku."Batin Indah yang memeluk uangnya.


"Semoga kamu tidak pernah merasakan Erika bagaimana susahnya mencari uang."Batin Indah lagi.


Indahpun duduk di meja makannya.Sambil melihat hp jadulnya.


📲 1 Message From Andra.


"Bulek.. Besok aku harrus bayar spp sama beli obat si mbah."


📱Indah Reply


"Iya.. Andra,tunggu ya bulek transfer."Kata Indah beranjak berdiri dan menuju pintu keluar.


Indahpun berjalan ke luar rumah dengan berjalan kaki mencari atm terdekat untuk mentransfer uang ke Andra.Setelah dari gerai Atm Indah berhenti ke warung makanan Tahu Tek.


Tiba-tiba tangan Indah ada yang menggenggam dan menariknya ke dalam warung.


"E... E...."Kata Indah dan terduduk dibangku kosong dan menoleh ke arah samping yang menggeretnya.


Kemudian cowok itu pun tersenyum.


"Nicko...??"Kata Indah terkejut.


"Kamu dari mana?Ini udah jam 9 malam?"Tanya Nicko sambil melihat jam tangannya.


"Aku habis transfer uang dari gerai Atm itu."Jawab Indah.


"Kan bisa aku anterin."Kata Nicko.


"Deket aja kok."Jawab Indah.


"Lain kali jangan diulangi ya.Denger tu.."Pesan Nicko ke Indah dan Indahpun menganggukkan kepala.


...****************...


Pukul 04 pagi Indah sudah bangun.Bersih-bersih-bersih warung,nyuci piring dan masak untuk jualan nasi campur.


Jam 07 pagi sudah selesai semua tugas-tugas Indah diwarung.Kini dia mandi dan bersiap-siap menuju ke kantor.


Nickopun sudah siap diseberang sana untuk mengajak Indah sarapan pagi.Mereka sarapan pagi di tempat kue yang tidak jauh dari lokasi Indah bekerja.


Setelah sarapan,Nicko mengantar Indah dengan berjalan kaki sampai didepan kantornya.

__ADS_1


"Makasih ya sudah ngantarin."Ucap Indah.


"Iya!Maaf ya.. Aku ngantarnya jalan kaki."Kata Nicko sambil garuk-garuk kepala.


"Helehh.. Deket aja kok."


"Ya.. Udah semangat kerjanya ya."Kata Nicko yang menyemangatinya.


"Iya.. Hati-hati ya."Kata Indah dan berlalu pergi meninggalkan Nicko.


Indahpun mulai memasuki ruang kerjanya.


Tepat pukul 08:00 pagi Mochi sudah tiba diruangan Indah.Ruangan yang tidak jauh dari ruangan kerja Mochi.


"Tepat waktu!Saya suka sekali dengan orang yang tepat waktu."Kata Mochi dan bertepuk tangan.


"Tugas pertama kamu bikin kan aku kopi lalu bawa ke mejaku."Kata Mochi dan Indahpun mengernyitkan alisnya.


"Kopi?"Ulang Indah lagi yang heran.


"Iya.Bikin dulu kopi baru kerja."Perintah Mochi.


Tanpa basa-basi Indahpun segera membuatkan kopi untuk atasannya itu.


Kebetulan sekali pantry nya tidak jauh dari ruangan Indah.


Setelah selesai membuat kan minumnya,Indah bergegas mengantar keruangan Mochi atasannya yang tak jauh dari ruangannya.


Tok.. Tok.. Tok...


"Masuk.."Kata Mochi dan Indahpun masuk keruangannya Mochi.


Indah menaruh kopi diatas meja kerjanya Mochi.Mochipun beranjak dari tempat duduknya dan nyamperin Indah sambil membawa 1 file kerja.


"Dibaca dulu dipahami kalau sudah selesai include yang saya tandai ya."Kata Mochi sambil memberikan file ke Indah.


"Baik pak.Saya permisi dulu."Kata Indah dan memutarkan badan.


Ketika Indah memutar badannya tanpa sengaja dia hampir jatuh karena dia tidak terbiasa menggunakan high heelsnya.


Dengan cepat Mochi meraih tubuh Indah.Hingga mereka berdua sama-sama terjatuh.


Tubuh Indah menindih tubuh Mochi.Tangan Indah bertumpu di dada bidang Mochi.


Terjadi adu tatapan pandang antara Indah dan Mochi.Ketika Mochi menatap mata Indah dengan penuh arti,Indah pun mengibaskan kepalanya dan cepat-cepat berdiri.


"Maaf pak Mochi."Kata Indah berdiri sambil mengulurkan tangannya ke Mochi.


Dengan sigap Mochipun langsung berdiri dan membetulkan dasinya dan stelan kemejanya.


"Its okey"Kata Mochi.


Indah membuka pintu Mochi dan keluar dari ruagannya dengan tertunduk malu.


"Ya.. Ampun Indah.. Bisa-bisanya kamu bikin malu diri kamu yachh.."Gerutu Indah sambil menepuk jidatnya dengan file yang diberikan oleh Mochi.


Indahpun memasuki ruangan Kerjanya dan mencoba membaca file yang diberikan oleh bosnya.

__ADS_1


__ADS_2